Tuesday, 26 July 2016

Emas Turun Jelang Pertemuan Fed

BESTPROFIT FUTURES (27/7) - Emas melemah untuk ketiga kalinya dalam empat hari sebelum pertemuan Federal Reserve yang dapat menjelaskan waktu kenaikan suku bunga, dan seiring investor mempertimbangkan prospek stimulus dari Bank of Japan.
Bullion untuk pengiriman segera kehilangan 0,2 persen untuk berada di level $ 1,317.70 per ounce pada pukul 9:19 pagi waktu Singapura dari level $ 1,320.26 pada hari Selasa, di saat naik 0,4 persen, menurut harga publik Bloomberg. Logam kuning ini naik 24 persen tahun ini.
Reli emas pada tahun 2016 telah terpangkas seiring investor mengalihkan perhatian mereka menuju pertemuan Fed dan berspekulasi apakah BOJ akan melonggarkan kebijakan. Sementara pedagang menempatkan hanya 10 persen peluang pada kenaikan suku bunga pada pertemuan Fed yang berakhir hari Rabu, probabilitas untuk kenaikan Desember naik lebih dekat ke 50 persen dari hanya 15 persen bulan lalu. Untuk Jepang, empat dari lima ekonom memprediksi stimulus tambahan pada Jumat nanti “ perbandingan terbesar sejak Gubernur Bank of Japan Haruhiko Kuroda memimpin pertemuan kebijakan pertamanya pada April 2013. (sdm)
Sumber: Bloomberg

Aussie Naik untuk Hari Ketiga Jelang Rilis Data Inflasi

BESTPROFIT FUTURES (27/7) - Dolar Australia menguat untuk hari ketiga seiring spekulasi bahwa data harga konsumen Rabu akan mengindikasikan pemulihan ekonomi negara berjuluk Negeri Kangguru tersebut, memungkinkan bank sentral untuk mempertahankan suku bunga pada pertemuan kebijakan minggu depan.
Aussie menguat terhadap sembilan dari 10 rekan-rekan pasar maju nya, menuju kenaikan bulanan kedua terhadap greenback. Probabilitas bahwa Reserve Bank of Australia akan memangkas suku pada 2 Agustus nanti turun menjadi 54 persen dari 64 persen pada akhir pekan lalu, swap suku bunga menunjukkan. CPI kuartal kedua naik 0,4 persen dari tiga bulan sebelumnya, di saat jatuh 0,2 persen, menurut estimasi median dalam survei Bloomberg.
Aussie menguat 0,1 persen ke level 75,08 sen AS pada pukul 10:09 pagi waktu Tokyo, memperpanjang kenaikan 0,5 persen dalam dua hari terakhir. Mata uang tersebut naik 0,8 persen pada Juli setelah naik 3 persen pada bulan Juni. (sdm)
Sumber: Bloomberg

Bursa Saham AS Berakhir Stagnan Jelang Keputusan The Fed

BESTPROFIT FUTURES (27/7) - Laba dari perusahaan McDonald Corp terhadap Caterpillar Inc menarik saham AS di arah yang berlawanan, mengirimkan indeks acuan sedikit berubah karena para investor mengalihkan perhatian menuju keputusan kebijakan Federal Reserve pada hari Rabu.
Data perumahan yang menunjukkan kenaikan terbesar dalam penjualan rumah baru dalam delapan tahun terakhir mendorong optimisme dalam perekonomian dan meningkatkan spekulasi bahwa Fed bisa menaikan suku bunga setelah pertemuan selama dua hari. Apple Inc dijadwalkan akan melaporkan labanya setelah penutupan perdagangan.
Indeks S & P 500 naik tipis kurang dari satu angka ke level 2,169.14 pada pukul 16:00 sore waktu New York, hampir menghindari penurunan selama dua hari beruntun pertama sejak Inggris memisahkan diri dari Uni Eropa akibat penyuaraan Brexit pada sebulan yang lalu. Indeks ini telah melonjak sebesar 8,4 % pada waktu itu setelah anjlok 5,3 % dalam dua hari setelah keputusan U.K. untuk memisahkan diri dari Uni Eropa. Indeks itu mengalami pelemahan pada hari Senin dari rekornya, dengan produsen energi turun di tengah kemerosotan harga minyak. Indeks Dow Jones Industrial Average lebih rendah 0,1 % ke level 18,473.61 pada hari Selasa, dan Indeks Russell 2000 yang berskala kecil naik 0,6 %. (knc)
Sumber : Bloomberg

Saham AS Berfluktuasi Karena Dimulainya Pertemuan Kebijakan The Fed

BESTPROFIT FUTURES (27/7) - Saham AS berfluktuasi seiring data perumahan mendorong optimisme dalam perekonomian dan meningkatkan spekulasi bahwa Federal Reserve bisa menaikan suku bunga setelah pertemuan kebijakan selama dua hari. Laba dari Corp McDonald terhadap Caterpillar Inc. memberikan tekanan pada pertumbuhan ekonomi.
Indeks S & P 500 turun 0,1 % ke level 2,167.09 pada pukul 13:12 siang waktu New York, setelah naik sebanyak 0,2 % dan jatuh 0,4 %. Indeks tersebut melemah pada hari Senin dari rekornya, dengan kemerosotan pada produsen energi di tengah penurunan harga minyak. Indeks Dow Jones Industrial Average lebih rendah 0,2 % ke level 18,452.20 pada hari Selasa, dan Indeks Russell 2000 berskala kecil menguat 0,5 %.
Rally yang mendorong Indeks S & P 500 naik selama empat minggu berturut-turut telah goyah terkait pertemuan The Fed selama dua hari akan dimulai, dengan para ekonom memperkirakan bank sentral akan mempertahankan suku bunga tidak berubah, Rabu. Pedagang juga akan fokus pada rilis laba perusahaan, dengan 45 perusahaan di S & P 500 dijadwalkan akan melaporkan laba mereka pada hari Selasa, termasuk Apple Inc. (knc)
Sumber : Bloomberg

Monday, 25 July 2016

Dolar Dekati 4 Bulan Tertinggi Menjelang Keputusan Fed & BoJ

BESTPROFIT FUTURES (26/7) - Pada hari Senin, Dolar menguat dekati level empat bulan tertinggi seiring para investor bersiap untuk keputusan kebijakan moneter oleh Federal Reserve dan Bank of Japan (BOJ) pada pekan ini.
Meskipun The Fed secara luas diperkirakan akan mempertahankan suku bunga pada akhir pertemuan selama dua hari pada Rabu nanti, antisipasi bank sentral AS lebih hawkish tampaknya berada di balik penguatan dolar saat ini, kata para analis.
Indeks ICE Dollar AS yang merupakan alat pengukur uang terhadap enam mata uang utama lainnya, sedikit melemah ke level 97,34, dari level sebelumnya 97,37 pada akhir Jumat. Indeks mata uang diperdagangkan di level tertinggi 97,57 di jam perdagangan Eropa, yang merupakan level tertinggi sejak 10 Maret, menurut data dari FactSet.
Greenback bergerak lebih rendah terhadap yen, karena investor enggan untuk bergerak agresif menjelang pertemuan kebijakan moneter di AS dan Jepang pada akhir pekan ini.
Dolar AS diperdagangkan ¥ 105,99 dalam sesi terakhir, dibandingkan dengan sebelumnya ¥ 106,15 pada akhir Jumat di New York. Euro diperdagangkan pada level ¥ 116,38, sedikit lebih tinggi dari 116,50 ¥ pada akhir hari Jumat. (knc)
Sumber: Market Watch

Saham Jepang Turun dengan Saham Ekpsortir Jatuh terkait Yen

BESTPROFIT FUTURES (26/7) - Saham Jepang jatuh, mengikuti jejak penurunan ekuitas AS, dengan saham eksportir turun imbas penguatan yen sementara saham minyak merosot menyusul harga minyak mentah yang berada di level yang lebih rendah.
Indeks Topix tergelincir 1,1 persen ke level 1,310.51 pada pukul 09:13 pagi waktu Tokyo, jatuh untuk hari ketiga. Indeks telah naik dalam dua minggu terakhir di tengah ekspektasi Bank of Japan akan mengumumkan langkah-langkah stimulus baru di saat mereka menutup pertemuan meeka pada 29 Juli nanti. Nikkei 225 Stock Average kehilangan 1 persen. Yen menguat 0,4 persen ke level 105,35 per dolar setelah naik 0,3 persen pada hari Senin. Harga minyak turun 2,4 persen di New York pada hari Senin, yang merupakan level terendah sejak 25 April.
Pertemuan kebijakan dua hari BOJ pada hari Jumat dilakukan setelah keputusan Federal Reserve pada suku bunga sehari sebelumnya. Sebanyak 32 dari 41 responden yang disurvei Bloomberg News memperkirakan BOJ untuk melonggarkan kebijakan moneter bulan ini. Sementara itu peluang pedagang untuk kenaikan suku bunga AS pada bulan Juli turun menjadi 8 persen dari 54 persen pada dua bulan sebelumnya. (sdm)
Sumber: Bloomberg

Saham Asia Jatuh Bersama Saham Global Jelang Pertemuan Bank Sentral

BESTPROFIT FUTURES (26/7) - Saham Asia jatuh setelah ekuitas AS tergelincir dari rekor tertinggi mereka sebelum pertemuan kebijakan oleh Federal Reserve dan Bank of Japan pekan ini.
Indeks MSCI Asia Pacific turun 0,2 persen ke level 133,90 pada pukul 09:04 pagi waktu Tokyo. Ekuitas global melemah sebelum pertemuan kebijakan bank sentral pekan ini dan di tengah musim laporan laba perusahaan. BOJ diperkirakan akan menambah stimulus pada akhir pertemuan dua hari mereka pada tanggal 29 Juli, dengan 32 dari 41 analis yang disurvei oleh Bloomberg memprediksi kalau para pembuat kebijakan akan menambah program rekor mereka. Sementara Fed kemungkinan besar mempertahankan suku bunga tidak berubah pada Rabu, pedagang berjangka memprediksi 48 persen peluang biaya pinjaman akan naik pada bulan Desember.
Indeks Kospi Korea Selatan turun 0,2 persen. S & P / ASX 200 Index Australia melemah 0,2 persen. S & P / NZX 50 Index Selandia Baru sedikit berubah 0,1 persen setelah ditutup di level rekor tertinggi sepanjang masa pada hari Senin. Pasar di China dan Hong Kong belum memulai perdagangan saat berita ini diterbitkan. (sdm)
Sumber: Bloomberg

Bursa AS Ditutup Turun Dari Level Tertinggi

BESTPROFIT FUTURES (26/7) - Bursa saham AS merosot dari rekor karena penurunan dalam harga minyak mentah menggelamkan saham-saham energi dengan investor menunggu keputusan kebijakan bank sentral akhir pekan ini.
Indeks S&P 500 turun 0,3 persen menjadi 2,168.47 pada pukul 04:00 sore di New York, mengikuti keuntungan untuk minggu keempat. Perdagangan saham dalam indeks adalah 11 persen di bawah rata-rata 30-hari saat ini. Indeks Dow Jones Industrial Average turun 78,13 poin, atau 0,4 persen, ke 18,492.72.
Penghasilan tetap menjadi fokus, dengan perusahaan termasuk Texas Instruments Inc, Sprint Corp dan Gilead Sciences Inc dijadwalkan untuk melaporkan laba pada hari Senin. Keuntungan dan penjualan telah secara luas melebihi proyeksi selama musim ini, dan analis telah mengurangi perkiraan mereka untuk penurunan laba bersih.
Saham energi merosot 2 persen untuk penurunan terbesar dalam sebulan. Saham Chesapeake Energy Corp. dan Devon Energy Corp. jatuh setidaknya 4,4 persen. Produsen bahan material juga turun, setelah keuntungan dalam dolar meredam permintaan untuk produk dalam mata uang tersebut.(frk)
Sumber: Bloomberg

Sunday, 24 July 2016

GOLD MARKET UPDATE - 25JULI2016



Saham Asia Menguat terkait Yen dan Pertemuan BOJ serta Fed Minggu ini

BESTPROFIT FUTURES (25/7) - Saham Asia awali pekan di zona hijau menyusul melemahnya yen mengirim saham di Tokyo berada di posisi lebih tinggi dan investor menunggu pertemuan kebijakan oleh Federal Reserve dan Bank of Japan pekan ini.
MSCI Asia Pacific Index menguat 0,1 persen ke level 134,14 pada pukul 09:01 pagi waktu Tokyo, dengan saham utilitas dan saham keuangan mempimpin kenaikan. BOJ diperkirakan akan menambah stimulus pada akhir pertemuan dua hari mereka pada tanggal 29 Juli nanti, dengan 32 dari 41 analis yang disurvei Bloomberg memprediksi para pembuat kebijakan akan memperluas program rekor mereka. Futures trader melihat persentase  peluang The Fed menaikkan suku bunga pada hari Rabu hanya di 10 persen.
MSCI All-Country World Index telah memulihkan semua kerugian yang dialami imbas keputusan mengejutkan Inggris Uni Eropa. Dengan ratio P/E, indeks ini diperdagangkan pada valuasi tertinggi tahun ini. Indeks acuan regional Asia ini sudah naik 1,6 persen pada tahun 2016, sedangkan Indeks S & P 500 ditutup di level rekor tertinggi pekan lalu.
Indeks Kospi Korea Selatan naik 0,2 persen. S & P / ASX 200 Index Australia menguat 0,1 persen. S & P / NZX 50 Index Selandia Baru bertambah 0,3 persen. Pasar di China dan Hong Kong belum memulai perdagangan saat berita ini diturunkan. (sdm)
Sumber: Bloomberg

Saham Jepang Naik seiring Investor Tunggu Keputusan Kebijakan BOJ

BESTPROFIT FUTURES (25/7) - Saham Tokyo naik, mengikuti keuntungan dalam ekuitas AS, menyusul investor menunggu keputusan kebijakan moneter dari Bank of Japan pekan ini.
Indeks Topix naik 0,2 persen ke level 1,330.81 pada pukul 09:01 pagi waktu Tokyo, sementara Nikkei 225 Stock Average menguat 0,3 persen. BOJ diperkirakan akan menambah stimulus pada akhir pertemuan dua hari nya pada tanggal 29 Juli, dengan mayoritas ekonom yang disurvei Bloomberg News memperkirakan stimulus lebih akan ditambahkan. Federal Reserve juga bertemu pekan ini untuk memberikan putusannya pada tingkat suku bunga. S & P 500 Index naik ke rekor tertinggi terbaru pada hari Jumat di tengah hasil laporan pendapatan yang positif.
Pasar saham Jepang juga akan mengambil petunjuk dari yen pada hari Senin, kata Hiroshi Sasaoka, ahli strategi senior Mizuho Trust & Banking Co. Mata uang ini turun 0,2 persen ke level 106,33 per dolar. Ekspektasi untuk pelonggaran moneter lebih lanjut dari bank sentral melemah setelah yen melonjak ke atas 100 per dolar menyusul keputusan Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa bulan lalu.
Kontrak pada Indeks S & P 500 sedikit berubah. Indeks dasar in naik 0,5 persen Jumat berkat investor menunjukkan kepercayaan diri mereka kalau pendapatan perusahaan tidak akan menggagalkan reli di indeks itu yang saat ini sedang menuju minggu kelima. (sdm)
Sumber: Bloomberg

Emas Anjlok Imbas Penguatan Dolar, Gain Pasar Saham Kurangi Permintaan

BESTPROFIT FUTURES (25/7) - Emas jatuh, melanjutkan penurunan beruntun mingguan pertama sejak Mei, menyusul positifnya pasar ekuitas dan penguatan pada dolar menyakiti permintaan terhadap logam kuning ini menjelang pertemuan bank sentral di AS dan Jepang pekan ini.
Bullion untuk pengiriman segera turun 0,4 persen ke level $ 1,317.26 per ounce dan diperdagangkan di level $ 1,318.60 pada pukul 8:48 pagi waktu Singapura, menurut harga publik Bloomberg. Logam ini turun 1,1 persen pekan lalu setelah merosot 2,1 persen pada minggu sebelumnya.
Reli emas tahun ini telah terpangkas sebagai dolar yang lebih kuat dan rebound dalam ekuitas mengurangi permintaan logam sebagai penyimpan nilai. S & P 500 ditutup pada rekor tertinggi terbaru Jumat lalu di tengah tanda-tanda penguatan dalam ekonomi AS. Pembuat kebijakan Federal Reserve bertemu pada 26-27 Juli, dengan para pedagang melihat peluang 10 persen untuk kemungkinan kenaikan suku bunga, sementara mayoritas ekonom yang disurvei Bloomberg memproyeksikan Bank of Japan akan meningkatkan stimulus pada pertemuan yang berakhir pada tanggal 29 Juli lalu. (Sdm)
Sumber: Bloomberg

Jelang Pertemuan Fed dan BOJ, Dolar AS Perpanjang Gain vs Yen

BESTPROFIT FUTURES (25/7) - Dolar melanjutkan gain dua minggu mereka terhadap yen di tengah spekulasi Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga sementara Bank of Japan akan memperluas program stimulus mereka pada pertemuan kebijakan masing-masing bak sentral tersebut minggu ini.
Yen menjadi pemain terburuk di antara 16 mata uang rekan utama greenback Senin. 32 dari 41 responden yang disurvei oleh Bloomberg memperkirakan BOJ akan melonggarkan kebijakan moneter dalam pertemuan pada 28-29 Juli nanti. Hedge fund dan spekulan besar lainnya di pasar berjangka meningkatkan posisi net bahwa keuntungan dari dolar akan lebih kuat terhadap delapan mata uang utama dengan penguatan terbesar dalam sebulan, menurut Komisi Perdagangan Komoditi Berjangka.
Dolar naik 0,3 persen ke level ¥ 106,43 pada pukul 09:18 pagi waktu Tokyo. Mata uang negeri Paman Sam ini naik 1,2 persen pekan lalu, menambahkan 4,3 persen lonjakan pada periode sebelumnya. Dolar AS menyentuh level enam minggu tertinggi ke level 107,49 ¥ pada hari Kamis. Bloomberg Dollar Spot Index, yang melacak mata uang terhadap 10 mata uang utama, sedikit berubah pada hari Senin setelah membukukan minggu terbaik dalam dua bulan dengan kenaikan 0,8 persen. (sdm)
Sumber: Bloomberg

Thursday, 21 July 2016

Minyak berjangka menetap di bawah level $ 45 per barel

BESTPROFIT FUTURES (22/7) - Minyak berjangka menetap di bawah level $ 45 per barel pada hari Kamis setelah pedagang merasa khawatir atas melimpahnya stok bensin AS dan perlambatan terbaru dalam penurunan produksi dalam negeri.
Kerugian dalam setengah jam terakhir perdagangan berakselerasi, menyusul kerugian tajam di pasar saham, kata Phil Flynn, analis pasar senior di Price Futures Group. "dan juga, pembicaraan mengenai Libya yang mungkin me-restart terminal ekspor nya," sehingga menghentikan beberapa dorongan ke atas untuk minyak, katanya.
Minyak mentah WTI September turun $ 1, atau 2,2%, untuk menetap di level $ 44,75 per barel di New York Mercantile Exchange. (sdm)
Sumber: MarketWatch

Emas Berakhir Lebih Tinggi Untuk Menutup Penurunan Pada Hari Sebelumnya

BESTPROFIT FUTURES (22/7) - Emas berjangka menetap lebih tinggi pada hari kamis untuk menutupi kehilangan terbesarnya pada sesi sebelumnya, saat harga emas berakhir di level terendahnya dalam kurun waktu sekitar tiga minggu.
Pelemahan dalam dolar AS dan pasar saham membantu menarik investor ke logam mulia. Emas untuk pengiriman Agustus naik $ 11.70, atau 9%, untuk menetap di level $ 1,331 per ons,  rebound dari penurunan 1% pada hari Rabu.(frk)
Sumber: MarketWatch

Saham AS Melemah di tengah Laporan Laba Perusahaan

BESTPROFIT FUTURES (22/7) - Saham AS tergelincir menyusul mengecewakannya laporan laba dari perusahaan termasuk Intel Corp dan Southwest Airlines Co, menyeruakan keraguan apakah pendapatan perusahaan akan cukup sehat untuk mempertahankan ekuitas di posisi tertinggi sepanjang waktu.
S & P 500 turun 0,4 persen ke level 2,165.01 pada pukul 16:00 sore waktu New York, mengalami penurunan terbesar dalam dua minggu setelah penutupan pada rekor tertinggi untuk keenam kalinya dalam delapan hari pada hari Rabu. Indeks Dow Jones Industrial Average menghentikan kenaikan beruntun terpanjang nya dalam lebih dari tiga tahun.
Sejak musim pendapatan dimulai, keuntungan dan penjualan perusahaan sebagian besar telah melampaui estimasi analis, memicu optimisme bahwa hal itu akan membantu mendukung kenaikan saham lebih lanjut. S & P 500 telah kembali pulih 18 persen dari level terendah 22-bulan pada bulan Februari, dan Dow menyentuh level rekor tertinggi sebanyak tujuh kali beruntun dalam sembilan hari kenaikan yang dirasakan sebelum mengakhiri kenaikan beruntun nya pada hari Kamis. (sdm)
Sumber: Bloomberg

Bursa Eropa Ditutup Turun Setelah ECB Mempertahankan Suku Bunga

BESTPROFIT FUTURES (22/7) - Bursa saham Eropa menetap di wilayah negatif pada hari Kamis setelah Bank Sentral Eropa seperti yang diharapkan menjaga suku bunga di rekor rendah.
Indeks Stoxx Europe 600 turun 0,3% ke 339,79 setelah dibuka datar dan keuntungan sebanyak 0,3%. Indeks acuan padahari Rabu naik 1% untuk penutupan terbaik sejak referendum Brexit tanggal 23 Juni di Inggris yang mengakibatkan negara tersebut menuju meninggalkan Uni Eropa.
Investor bereaksi sedikit terhadap keputusan ECB untuk mempertahankan suku bunga deposito tersebut di negatif 0,4% dan tingkat pengembalian kembali berada di angka nol. Perbankan menegaskan bahwa mereka memperkirakan suku bunga tetap pada tingkat saat ini atau lebih rendah untuk "jangka waktu yang diperpanjang" serta melanjutkan program pembelian obligasi sampai setidaknya Maret 2017.(frk)
Sumber: MarketWatch

Wednesday, 20 July 2016

Emas berjangka 'settle' di level tiga minggu terendah

BESTPROFIT FUTURES (21/7) - Emas berjangka menetap di level yang lebih rendah pada hari Rabu, berada di posisi terendah dalam tiga minggu, menyusul penguatan dalam dolar AS dan ekuitas mengalihkan perhatian investor dari logam mulia ini.
Emas untuk pengiriman Agustus turun $ 13, atau 1%, untuk menetap di level $ 1,319.30 per ounce. Itu merupakan harga harian terendah sejak 28 Juni, menurut FactSet.
Sementara itu, perak September kehilangan 39,4 sen, atau 2%, untuk berakhir di level $ 19,613 per ounce “ level yang yang terakhir terlihat pada 1 Juli lalu.
Pejabat Federal Reserve terlihat lebih percaya diri terhadap kenaikan suku bunga sebelum akhir tahun, yang kemungkinan akan dilakukan pada awal September, The Wall Street Journal melaporkan hari Selasa. Stabilisasi pasar global menyusul keputusan mengejutkan Inggris meninggalkan Uni Eropa dan cerahnya data ekonomi dianggap memberikan alasan untuk optimisme bank sentral pada kenaikan suku bunga.
Suku bunga yang lebih tinggi mengangkat permintaan untuk dolar, yang dapat melemahkan daya tarik emas yang dihargakan dalam dolar untuk calon pembeli asing. (sdm)
Sumber: MarketWatch

Saham Jepang Menuju Enam Pekan Tertinggi Terkait Laporan Stimulus

BESTPROFIT FUTURES (21/7) - Saham Tokyo naik, dengan indeks Topix menuju enam pekan tertinggi, karena penurunan yen mendorong eksportir di tengah harapan untuk paket stimulus pemerintah Jepang.
Indeks Topix naik 1,2% menjadi 1,346.75 pada 09:08 pagi di Tokyo, berada di jalur untuk penutupan tertinggi sejak 8 Juni Yen diperdagangkan pada 107,16 per dolar pada Kamis setelah turun 0,7% di hari sebelumnya. Perdana Menteri Shinzo Abe sedang mengkaji ¥ 20 triliun ($ 187 miliar) stimulus fiskal, hampir dua kali lipat dari rencana sebelumnya, untuk melawan kemungkinan efek keputusan Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa, Kyodo News melaporkan, mengutip dari seorang analis.(yds)
Sumber: Bloomberg

Saham AS Naik pada Optimisme Laba Mampu Bantu Kenaikan di Ekuitas

BESTPROFIT FUTURES (21/7) - Saham AS menguat, mendorong indeks ke rekor tertinggi terbaru, menyusul hasil kuartalan dari Microsoft Corp dan Morgan Stanley memacu optimisme bahwa pendapatan perusahaan dapat mendukung kenaikan lebih lanjut untuk saham AS.
S & P 500 Index bertambah 0,4 persen ke level 2,173.01 pada pukul 16:00 sore waktu New York. Itu merupakan kenaikan keenam yang membuat indeks melampaui rekor tertinggi sepanjang waktu dalam delapan hari. Indeks Dow Jones Industrial Average menguat untuk sesi kesembilan, atau yang terpanjang sejak 2013, untuk berada di posisi rekor tertinggi ketujuh berturut-turut.
Saham AS telah memulihkan kerugian mereka menyusul keputusan Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa di tengah tanda-tanda kekuatan dalam ekonomi dan spekulasi bahwa Federal Reserve akan mengambil waktu menaikkan suku bunganya. Pedagang mengkalkulasi lebih rendah dari sebelumnya untuk kemungkinan kenaikan sampai Maret 2017, meskipun taruhan pergerakan pada Desember ini telah naik menjadi sekitar 48 persen dari hanya 12 persen dua minggu lalu. (sdm)
Sumber: Bloomberg