Sunday, 12 April 2015

Saham Asia Sedikit Berubah Pasca Gain Mingguan Tertajam Dlm 5 Bulan

BESTPROFIT FUTURES MALANG (13/4) - Indeks saham Asia sedikit berubah, pasca membukukan kenaikan mingguan tertajam lebih dari lima bulan terakhir, karena kenaikan saham farmasi yang mengimbangi penurunan pada sektor utilitas.
Indeks MSCI Asia Pacific naik dan turun kurang dari 0,1% sebelum diperdagangkan pada level 152,30 pada pukul 09:03 pagi di Tokyo. Indeks saham melonjak 3% pekan lalu, kenaikan mingguan tertajam sejak Oktober lalu, seiring ekuitas Hong Kong melonjak dan Jepang Nikkei 225 Stock Average sempat menembus level 20.000 untuk pertama kalinya sejak April 2000.
Sementara pesanan mesin di Jepang tergelincir sebanyak 0,4% pada Februari dari bulan sebelumnya, Turun dari penurunan 2,2% yang diperkirakan oleh para ekonom. China akan melaporkan angka perdagangan hari ini.(yds)
Sumber: Bloomberg

Saham Jepang Berayun Di Sesi Pagi; Sektor Utilitas Turun

BESTPROFIT FUTURES MALANG (13/4) - Saham Jepang berayun antara naik dan turun pasca indeks Topix membukukan kenaikan mingguan tertajam dalam tujuh pekan trakhir. Sementara perusahaan produsen alat presisi memimpin kenaikan diikuti penurunan pada sektor utilitas.
Indeks Topix turun 0,3% menjadi 1,584.42 pada 09:05 pagi di Tokyo, berayun dari kenaikan sebesar 0,2%. Indeks tersebut mencatat kenaikan sebanyak 13% di tahun ini hingga pekan lalu. Indeks Nikkei 225 Stock Average turun 0,2% menjadi 19,866.57, setelah sempat diperdagangkan di atas level 20.000 pada hari Jumat lalu untuk pertama kalinya dalam 15 tahun terakhir.
Kontrak berjangka E-mini pada indeks Standard & Poor 500 sedikit berubah. Indeks saham naik 0,5% pada hari Jumat, melanjutkan tren penguatannya menjadi 1,7%. JPMorgan Chase & Co, Johnson & Johnson dan Intel Corp di antara anggota S & P 500 akan melaporkan laba kuartalan pekan ini.
Risalah dari pertemuan Bank of Japan (BOJ) yang dirilis Senin dan menunjukkan bahwa para otoritas berharap perekonomian terus mengalami pemulihaan. Sementara serangkaian data pemerintah menunjukkan pesanan mesin inti turun 0,4% pada Februari dari Januari, turun dari penurunan 2,2% yang diperkirakan oleh para ekonom.(yds)
Sumber: Bloomberg

Thursday, 9 April 2015

Dolar Naik ke Level Tertinggi Dalam 3-Minggu Terakhir

BESTPROFIT FUTURES MALANG (10/4) - Dolar naik ke level tertinggi dalam tiga minggu setelah risalah terakhir dari pertemuan kebijakan Federal Reserve yang mengusulkan kenaikan suku bunga pertama kali sejak tahun 2006 tetap menjadi wacana di tahun ini.
Dolar menguat terhadap semua rekan-rekan utama akibat outlook bank sentral AS kontras dengan stimulus yang terjadi di Eropa dan berlanjutnya negosiasi antara Yunani dan kreditor. Sementara beberapa pejabat The Fed mendorong untuk menaikkan suku bunga acuan di bulan Juni mendatang, yang lain berpendapat untuk menaikkannya di akhir tahun ini dan beberapa memilih untuk mempertahankan sampai 2016.
Dolar menguat 1,3% ke level $ 1,0641 per euro, naik untuk hari keempat yang terpanjang dalam lebih dari sebulan terakhir, pada pukul 02:35 siang waktu New York. Greenback mencapai level terkuatnya sejak 19 Maret yang lalu.
Bloomberg Dollar Spot Index, yang melacak mata uang AS terhadap 10 mata uang utama, naik 0,8% ke level 1,202.89.(frk)
Sumber: Bloomberg

Emas Turun Ke Level Terendah Sepekan Pasca Risalah The Fed

BESTPROFIT FUTURES MALANG (10/4) - Emas berjangka jatuh ke level terendah dalam sepekan terakhir pasca rilis risalah dari pertemuan terakhir The Fed sehingga memicu kekhawatiran bahwa para otoriras bergerak mendekati untuk menaikkan suku bunga.
Sementara risalah pada hari rabu menunjukan para otoritas The Fed bulan lalu terbagi mengenai apakah mereka akan menaikan suku bunga pada bulan Juni. Kepemilikan emas ETP turun menjadi 1,616.1 metrik ton, yang merupakan level terendah dalam tiga bulan, menurut data yang dihimpun oleh Bloomberg. Dolar naik ke level tertinggi dalam sepekan terhadap sekumpulan 10 mata uang.
Emas berjangka menuju penurunan mingguan pertama sejak 13 Maret. Menurut serangkaian data pemerintah pada pekan lalu menunjukkan pertumbuhan pekerjaan AS stagnan pada bulan Maret. Sementara perdagangan logam mulia mencermati data ekonomi guna menjadi kajian kapan waktu kenaikan suku bunga, sehingga memangkas daya tarik emas yang hanya menawarkan pengembalian melalui kenaikan harga.
Bullion untuk pengiriman Juni turun 0,8% untuk menetap di level $ 1,193.60 per ons pada pukul 1:44 di New York Comex. Harga sebelumnya menyentuh level $ 1,192.40, yang merupakan level  terendah sejak 1 April lalu.
Perak untuk pengiriman Mei turun 1,7% menjadi $ 16,176 per ons di Comex, mencatat penurunan ketiga secara beruntun. Harga menyentuh level $ 16,105, yang terendah sejak 20 Maret.
Platinum berjangka untuk pengiriman Juli turun 0,8% menjadi $ 1.157 per ounce di New York Mercantile Exchange. Palladium berjangka untuk pengiriman Juni naik sebanyak 0,9% menjadi $ 762,40 per ons, yang merupakan kenaikan ketiga dalam empat hari terakhir.(yds)
Sumber: Bloomberg

Bursa Saham Asia Mencatat Gain Mingguan Ditengah Indeks Nikkei 225 Catat Rekor

BESTPROFIT FUTURES MALANG (10/4) - Bursa Saham Asia mencatat kenaikan mingguan, setelah kemarin indeks acuan tersebut ditutup pada level tertingginya dalam kurun waktu 7 tahun terakhir ditengah Indeks  Nikkei 225 Stock Average mencapai level 20,000 untuk pertama kalinya sejak 15 tahun terakhir.

Indeks MSCI Asia Pacific tergelincir 0.2% ke level 151.60 pukul 9:14 pagi ini waktu Tokyo. Pekan ini indeks acuan Saham Asia mencatat kenaikan sebesar 2.5%. Sementara Indeks Nikkei 225 stagnan di level 19,938.08 setelah sempat mencapai level 20,000 untuk pertama kalinya sejak April 2000 silam. Sedangkan Indeks Hang Seng melonjak pada pekan ini ditengah permintaan saham dari investor China setelah adanya penurunan valuasi pada Bursa Hong Kong telah mencapai level tertingginya sejak 2011 lalu dan otoritas China memudahkan bagi dana domestik untuk menggunakan link bursa lintas batas.

Kemarin Indeks Hang Seng China Enterprises atau Indeks H-share melonjak 2.6% seklaigus ditutup pada level tertingginya sejak November 2010 lalu, meski Indeks Shanghai Composite turun untuk pertama kalinya dalam 6 hari terakhir. Hari ini ekuitas China akan masih fokus pada rilis data indeks harga konsumen dan produsen. (bgs)

Sumber : Bloomberg

Indeks Nikkei 225 Menguat untuk Pertama Kalinya Diatas Level 20.000

BESTPROFIT FUTURES MALANG (10/4) - Indeks Nikkei 225 Stock Average Jepang naik di atas level 20.000 untuk pertama kalinya dalam 15 tahun terakhir, dipicu oleh penguatan saham Fast Retailing Co. setelah Uniqlo penjualan pakaian meningkatkan prediksi laba.
Indeks Nikkei 225 naik 0,3 % ke level 20.006 pada pukul 09:08 pagi waktu Tokyo, menuju penutupan tertingginya sejak 14 April tahun 2000 silam. Saham Fast Retailing menguat 3,1 %, memacu kenaikan terbesarnya pada saham Jepang, setelah diperkirakan meningkatnya laba bersih sebesar 20 %. Indeks Topix naik 1,596.19 % ke level 1,596.41, menuju kenaikan mingguan sebesar 2,1 %. Sementara itu, Yen diperdagangkan pada level 120,61 per dolar setelah kemarin melemah 0,4 % seiring meningkatnya angka pekerjaan AS mendorong penguatan dolar.
Saham Fast Retailing menaikkan perkiraan kenaikan tahunan sebesar 20 % menjadi 120 miliar yen ($ 998 juta), memicu kenaikan penjualan domestik maupun internasional. Nomura mengatakan akan mendorong prospek untuk tingkat pengecer, sahamnya harus mencapai ¥ 55.000 dalam 12 bulan. Kemarin saham tersebut ditutup pada level ¥ 48.500.
Yen melemah terhadap dolar setelah data menunjukkan klaim pengangguran AS menurun dalam 4 pekan terakhir dibandingkan dalam hampir 15 tahun. Data tersebut dirilis setelah jeda sehari dari pertemuan terakhir Federal Reserve yang mengumumkan kenaikan suku bunga pertama sejak 2006 pada tahun ini. (knc)
Sumber : Bloomberg

Saham AS Menguat Setelah Saham Energi Mengalami Reli

BESTPROFIT FUTURES MALANG (10/4) - Saham-saham AS naik setelah perusahaan energi menguat di tengah rebound dalam minyak mentah, mengimbangi hasil kuartalan dari perusahaan Alcoa Inc. dan Bed Bath & Beyond Inc. yang mengecewakan investor.
Indeks S&P 500 menguat 0,4% ke level 2,091.09 pada pukul 04:00 sore di New York, sebelumnya indeks tersebut diperdagangkan di sekitar harga rata-rata selama 50 hari terakhir.
Pada hari Rabu kemarin, indeks S&P 500 naik setelah risalah dari pertemuan terakhir Federal Reserve menunjukkan para pejabat terbagi mengenai apakah mereka akan menaikkan suku bunga pada bulan Juni mendatang. Indeks acuan telah turun 1,3% dari rekor yang dicapai pada 2 Maret yang lalu di tengah kekhawatiran penguatan dolar dan penurunan harga minyak akan menurunkan keuntungan.(frk)
Sumber: Bloomberg

Wednesday, 8 April 2015

Dolar Pangkas Penurunan Pasca The Fed Rilis Risalah Pertemuan

BESTPROFIT FUTURES MALANG (9/4) - Dolar pangkas penurunan setelah Federal Reserve merilis risalah hasil pertemuannya yang menunjukkan para pembuat kebijakan pada bulan lalu terbagi mengenai apakah mereka akan menaikkan suku bunga pada bulan Juni mendatang.
Indeks greenback tergelincir setelah mengalami gain dalam dua hari sebelum rilis risalah The Fed, yang menunjukkan perdebatan internal yang terjadi sebelum angka payroll yang mengecewakan baru-baru ini. Pelemahan yang tersembunyi di pasar tenaga kerja memberikan alasan pendekatan bertahap untuk pengetatan, Gubernur The Fed Jerome Powell mengatakan pada hari Rabu.
Bloomberg Dollar Spot Index, yang melacak mata uang AS terhadap 10 mata uang utama, turun 0,1% ke level 1,192.15 pada pukul 02:04 siang di New York. Indeks tersebut turun sebanyak 0,6%.(frk)
Sumber: Bloomberg

Bursa Asia Dibuka Berfluktuasi Ditengah Kenaikan Saham Kesehatan & Penurunan Energi

BESTPROFIT FUTURES MALANG (9/4) - Bursa Saham Asian berfluktuasi di sesi pembukaan, indeks acuan tersebut diperdagangkan mendekati level tertingginya sejak 2008 silam. Saham perusahaan sektor kesehatan mendulang gain, sedangkan saham perusahaan energi melemah.

Indeks MSCI Asia Pacific tergelincir 0.1% ke level 150.96 pukul 9:18 pagi ini waktu Tokyo. Kemarin indeks acuan regional tersebut naik ke level tertingginya sejak Juni 2008 silam setelah Saham-saham perusahaan China yang terdaftar di Bursa Hong Kong melonjak. Sementara itu, Indeks Standard & Poor 500 menguat 0.3% setetlah rilis hasil pertemuan FOMC Federal Open Market Committee tanggal 17-18 Maret kemarin memberikan sinyal bahwa The Fed terpecah terkait kenaikan suku bunga AS yang rencana akan dilakukan pada Juni mendatang.

Indeks Topix sedikit berubah. Indeks Kospi Korea Selatan menguat 0.2%. Indeks S&P/ASX 200 Australia dan Indeks NZX 50 Selandia Baru stagnan.

Indeks Hang Seng China Enterprises atau Indeks H-share pada hari Rabu kemarin melonjak 5.8% sekaligus menembus level tertingginya sejak April 2011 lalu. (bgs)

Sumber : Bloomberg

Penguatan Bursa Jepang di Sesi Pembukaan Dibayangi Hasil Pertemuan The Fed

BESTPROFIT FUTURES MALANG (9/4) - Bursa Saham Jepang dibuka menguat pada hari ke-3 setelah rilis hasil pertemuan Federal Reserve dari pertemuan terakhirnya menunjukkan bahwa Bank Sentral AS tersebut terpecah terkait waktu kenaikan suku bunga AS.

Indeks Topix menguat 0.3% ke level 1,592.55 pukul 9:01 pagi ini waktu Tokyo, dengan 27 dari 33 grup industri mencatatkan kenaikan. Sementara Indeks Nikkei 225 Stock Average menguat 0.3% ke level 19,850.30.

Hasil pertemuan The Fed menunjukkan mereka terpecah terkait waktu untuk menaikkan suku bunga yang rencana akan dilakukan pada Juni mendatang atau di tahun 2016. Pertemuan tersebut diselenggarakan menjelang rilis data payroll yang menunjukkan penurunan tajam dari perkiraan sebelumnya.

Sementara dolar reli setelah rilis hasil pertemuan The Fed yang kemarin sempat menghapus gain terhadap yen setelah BOJ (Bank of Japan) mempertahankan rekor stimulus. Sedangkan yen diperdagangkan di level 120.12 per dolar. (bgs)

Sumber : Bloomberg

Saham AS Menguat Pasca Risalah The Fed Terkait Suku Bunga

BESTPROFIT FUTURES MALANG (9/4) - Saham-saham AS naik setelah risalah dari pertemuan terakhir Federal Reserve menunjukkan bahwa pejabat The Fed terbagi mengenai waktu kenaikan suku bunga.
Nasdaq Bioteknologi Index melonjak setelah Mylan NV menawarkan untuk membeli Perrigo Co. sebesar $ 28.9 miliar. Sementara itu saham Chevron Corp. dan Exxon Mobil Corp. jatuh setidaknya 1,7% seiring harga minyak melemah setelah data menunjukkan persediaan minyak mentah AS tumbuh melebihi perkiraan pada pekan lalu. Saham Alcoa Inc. naik 1,9% sebelum melaporkan laba setelah pasar saham ditutup.
Indeks S&P 500 naik 0,3% ke level 2,081.84 pada pukul 16:00 sore di New York. Indeks Nasdaq Composite naik 0,8%, dikarenakan reli dalam saham biotek untuk hari kedua.
Para pembuat kebijakan The Fed pada bulan lalu terbagi mengenai apakah mereka akan menaikkan suku bunga pada bulan Juni mendatang, perdebatan yang terjadi sebelum angka payroll yang mengecewakan baru-baru ini, menurut hasil risalah Federal Open Market Committee tanggal 17-18 Maret yang dirilis pada hari Rabu.
Beberapa peserta FOMC berpendapat untuk menaikkan suku bunga pada bulan Juni, sementara yang lainnya mengatakan kenaikan suku bunga harus ditunda sampai akhir tahun. Dua orang dari pejabat The Fed mengatakan kemungkinan perekonomian tidak akan siap untuk pengetatan kebijakan sampai 2016 mendatang.(frk)
Sumber: Bloomberg

Reli Saham Perawatan Kesehatan Angkat Ekuitas AS Pada Sesi Siang

BESTPROFIT FUTURES MALANG (9/4) - Saham AS naik ditengah reli saham perawatan kesehatan dikarenakan Mylan NV menawarkan untuk membeli unit saham sesama produsen obat Perrigo Co jelang Federal Reserve merilis risalah pertemuan Maret.
Indeks Nasdaq Bioteknologi melonjak 2,5% karena Mylan naik 14% setelah perusahaan menawarkan senilai $28.9 milyar untuk Perrigo. Macy Inc naik ke level tertinggi sepanjang masa, sedangkan Dollar General Corp dan Netflix Inc menambahkan lebih dari 2,8%. Chevron Corp. dan Exxon Mobil Corp jatuh setidaknya 1,5% seiring pelemahan harga minyak setelah data menunjukkan bahwa persediaan minyak mentah AS meningkat lebih dari yang diperkirakan pekan lalu.
Indeks Standard & Poor 500 naik 0,2% menjadi 2,080.81 pada 12:36 siang di New York. Indeks Dow Jones Industrial Average naik 30,12 poin, atau 0,2%, ke level 17,905.54. Indeks Nasdaq Composite naik 0,7% karena saham biotek mencatat reli untuk hari kedua.
Sentimen penurunan harga minyak dan penguatan dolar akan merugikan pendapatan yang telah membebani ekuitas Amerika. Keuntungan pada perusahaan  S&P 500 kemungkinan turun sebanyak 5,8% dalam tiga bulan pertama tahun ini, menurut perkiraan analis yang dihimpun oleh Bloomberg. Proyeksi laba juga merosot dalam dua kuartal berikutnya.(yds)
Sumber: Bloomberg

Tuesday, 7 April 2015

Dolar Menguat Terkait Investor Kaji Laporan Pekerjaan AS

BESTPROFIT FUTURES MALANG (8/4) - Dolar menguat dikarenakan para pedagang mengkaji hingga pekan lalu mengenai turunnya ekspektasi pada laporan pekerjaan AS.
Greenback menguat terhadap euro dan yen menjelang rilis notulen rapat kebijakan The Fed untuk bulan Maret pada Rabu. Mata uang dolar jatuh terhadap sebagian besar mata uang utama pekan lalu setelah laporan pekerjaan menunjukkan ekonomi AS menambahkan pekerjaan paling sedikit sejak Desember 2013 pada bulan Maret. Sementara Presiden Federal Reserve Bank Of New York William C. Dudley mengatakan hari Senin bahwa lambatnya pertumbuhan kuartal pertama sebagian besar mencerminkan kondisi sementara.
Indeks Bloomberg Dollar Spot, yang menelusuri mata uang AS terhadap 10 mata uang utama, naik sebanyak 0,5% menjadi 1,191.15 pada 01:25 siang waktu New York.
Mata uang AS dihargai 0,7% menjadi $ 1,0847 per euro, dan naik 0,7% menjadi ¥120,33.(yds)
Sumber: Bloomberg

Saham Material Naik Angkat Bursa Asia Menguat pada Hari Kelima

BESTPROFIT FUTURES MALANG (8/4) - Saham Asia naik pada hari kelima seiring saham material dan perusahaan yang bergerak dibidang kesehatan mengalami kenaikan dan para investor menunggu keputusan kebijakan Bank of Japan (BOJ) dan merilis hasil pertemuan Federal Reserve.
Indeks MSCI Asia Pacific naik 0,1 % ke level 149,21 pada pukul 09:03 pagi waktu Tokyo. BOJ mengakhiri pertemuan selama 2 hari lalu hingga hari ini, sebanyak 34 ekonom yang disurvei oleh Bloomberg memperkirakan bank sentral Jepang akan mempertahankan rekor stimulus. Investor menunggu rilis hasil pertemuan The Fed guna menentukkan waktu kenaikan suku bunga AS setelah meningkatnya data payrolls memberikan tanda-tanda melemahnya pertumbuhan pada kuartal pertama di ekonomi terbesar dunia.
BOJ mungkin akan memperluas stimulus pada akhir Oktober mendatang, menurut 22 dari 34 ekonom yang disurvei oleh Bloomberg. BOJ akan melakukan pelonggaran kebijakan bank sentral untuk mencegah deflasi dan memicu pertumbuhan ekonomi. Sebaliknya, The Fed telah mengakhiri program pembelian obligasi dan sedang memikirkan kenaikan suku bunga pertama sejak 2006 silam.
Potensi pertumbuhan ekonomi dunia tidak akan segera kembali ke tingkat sebelum krisis keuangan investasi bisnis pada tahun 2008, meningkatnya urgensi bagi para pejabat untuk menambah permintaan, menurut Dana Moneter Internasional di World Economic Outlook yang dirilis hari Selasa. (knc)
Sumber : Bloomberg

Jelang Keputusan BOJ Bursa Saham Jepang Dibuka di Zona Hijau

BESTPROFIT FUTURES MALANG (8/4) - Bursa Saham Jepang dibuka menguat pada hari ke-2 ditengah pelemahan yen yang telah menaikkan nilai ekspor dan para investor menunggu keputusan kebijakan moneter dari BOJ (Bank of Japan).

Indeks Topix menguat 0.5% ke level 1,587.04 pukul 9:01 pagi ini waktu Tokyo dengan 31 dari 33 grup industri mendulan kenaikan. Semenatra Indeks Nikkei 225 Stock Average naik 0.5% ke level 19,730.45. Sedanhkan yen diperdagangkan di level 120.29 per dolar setelah 2 hari lalu mengalami penurunan.

Semua 34 ekonom pada survei Bloomberg memprediksi bahwa hari ini BOJ akan mempertahankan rekor stimulus. Di lain pihak para investor juga menanti hasil pertemuan Federal Reserve sebagai pertimbangan AS akan menaikkan suku bunganya.

BOJ masih jauh dari pencapaian target inflasi, dengan mengacu pada indeks harga konsumen yang flat di Februari kemarin dibanding bulan sebelumnya. Ketika pertemuan di bulan Januari lalu Gubernur Haruhiko Kuroda memperpanjang stimulus hingga Maret 2016. (bgs)

Sumber : Bloomberg

Saham AS Ditutup Melemah Jelang Rilis Risalah The Fed

BESTPROFIT FUTURES MALANG (8/4) - Saham AS ditutup melemah, pasca membukukan gain selama dua, ditengah penurunan saham konsumen dan utilitas menjelang rilis risalah dari pertemuan Federal Reserve pada Rabu.
Indeks Standard & Poor 500 tergelincir 0,2% menjadi 2,076.31 pada 16:00 sore di New York setelah sebelumnya menguat sebanyak 0,4%.
Musim laba dimulai seiring Alcoa Inc melaporkan hasil kuartalan setelah pasar saham ditutup pada hari Rabu lalu. Sementara menurut perkiraan analis yang dihimpun oleh Bloomberg, Laba pada perusahaan S&P 500 kemungkinan turun sebanyak 5,8% dalam tiga bulan pertama di tahun ini,. Mereka juga memperkirakan penurunan masih berlanjut di dua kuartal berikutnya.
Berita pekan lalu melaporkan bahwa data pekerjaan AS merupakan yang terlemah sejak Desember 2013 di mana penjualan ritel dan pesanan barang menunjukan performa terburuk di kuartal pertama. Meninggalkan perkiraan pertumbuhan pada JPMorgan Chase & Co yang hanya sebesar 0,6%.(yds)
Sumber: Bloomberg

Penawaran Perusahaan & Spekulasi Suku Bunga Angkat Saham AS

BESTPROFIT FUTURES MALANG (8/4) - Saham-saham AS menguat, setelah ekuitas mengalami kenaikan terbesar dalam seminggu, di tengah penawaran perusahaan dan spekulasi pelemahan data dapat menunda kenaikan suku bunga.
Saham FedEx Corp. naik 2,9% setelah setuju untuk membeli saham TNT Express NV sebesar $ 4,8 miliar. Saham Axalta Coating Systems Ltd. naik 7,1% setelah Berkshire Hathaway Inc. setuju untuk membeli 20 juta saham perusahaan tersebut dari afiliasi Carlyle Group LP. Perusahaan perawatan kesehatan memimpin kenaikan setelah Nasdaq Biotechnology Index menguat 2%. Sementara itu, saham-saham energi memperpanjang kenaikan untuk hari keempat.
Indeks S&P 500 naik 0,4% ke level 2,088.24 pada pukul 12:25 siang waktu New York di tengah penguatan untuk hari ketiga. Indeks Dow Jones Industrial Average menambahkan 95,06 poin, atau 0,5%, ke level 17,975.91. Sementara Nasdaq Composite Index naik 0,6%, didukung oleh saham-saham bioteknologi.(frk)
Sumber: Bloomberg

Monday, 6 April 2015

Emas Capai Level Tertinggi Dalam 7 Minggu Terakhir

BESTPROFIT FUTURES MALANG (7/4) - Emas berjangka menguat ke level tertinggi dalam hampir tujuh minggu terakhir setelah data pekerjaan AS lebih lambat dari yang diperkirakan para ekonom, mendorong spekulasi bahwa Federal Reserve akan menunda menaikkan suku bunga. Perak naik ke level tertinggi dalam satu minggu.
Para pengusaha di bulan Maret menambahkan 126.000 pekerja, paling sedikit sejak Desember 2013 dan merupakan yang terkecil dari perkiraan para ekonom di angka 245.000 dalam survei Bloomberg, menurut laporan pemerintah pada hari Jumat yang lalu.
Emas turun selama tiga kuartal berturut-turut setelah mengalami gain dalam pekerjaan bulanan selama setahun yang melebihi 200.000, langkah terpanjang sejak tahun 1995, menambahkan tanda-tanda perbaikan dalam perekonomian Amerika Serkat. Pedagang telah memotong kemungkinan bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga pinjaman pada bulan September mendatang.
Emas berjangka untuk pengiriman Juni naik 1,5% untuk menetap di level $ 1,218.60 per ons pada pukul 1:42 siang di Comex New York. Harga emas sebelumnya menyentuh level $ 1,224.50, level tertinggi sejak 17 Februari yang lalu.(frk)
Sumber: Bloomberg

Dolar Melemah Terkait Pandangan Suku Bunga AS

BESTPROFIT FUTURES MALANG (7/4) - Dolar turun untuk hari keempat, penurunan beruntun terpanjang dalam sembilan bulan, setelah para pedagang berspekulasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan biaya pinjaman rendah lebih lama di tengah tanda-tanda melemahnya pasar tenaga kerja.
Greenback melemah terhadap sebagian besar mitra utama setelah indeks kondisi pasar tenaga kerja turun dan Ketua The Fed, Bank of New York, William C. Dudley mengatakan laju kenaikan suku bunga akan cenderung "datar" setelah bank sentral mulai melakukan pengetatan. Euro menguat setelah Menteri Keuangan Yunani Yanis Varoufakis menegaskan bahwa negaranya akan melakukan pembayaran kepada Dana Moneter Internasional pekan ini.
Indeks Bloomberg Dollar Spot turun 0,1% ke level 1,181.58 pada pukul 12:43 siang di New York, memperpanjang penurunan beruntun terpanjang sejak Juli 2014.
Mata uang Euro menguat 0,2% terhadap dolar ke level $ 1,0989 dan naik 0,3% terhadap yen ke level 130,91 yen. Sementara itu, Yen melemah 0,1% terhadap dolar dan berada di level $ 119,14 per   .(frk)
Sumber: Bloomberg

Bursa Saham Jepang Dibuka di Zona Hijau Pasca Kenaikan Ekuitas AS

BESTPROFIT FUTURES MALANG (7/4) - Bursa Saham Jepang dibuka menguat setelah Federal Reserve menyatakan bahwa suku bunga kemungkinan akan tetap bertahan untuk waktu yang lebih lama, sehingga hal tersebut mendorong ekuitas AS.

Indeks Topix mendulang gain sebesar 0.9% ke level 1,574.82 pukul 9:01 pagi ini waktu Tokyo, dengan semua 33 grup industri mencatat kenaikan. Sementara Indeks Nikkei 225 Stock Average naik 0.8% ke level 19,544.44. Sedangkan yen diperdagangkan di level 119.49 per dolar setelah kemarin melemah 0.5%. Di lain pihak Bursa Saham AS mendulang gain setelah Kepala The Fed New York William C. Dudley menyatakan bahwa laju kenaikan suku bunga kemungkinan akan rendah setelah The Fed mulai untuk memperketat kebijakan moneter.

Komentar Dudley pada hari Senin kemarin mengikuti  data ekonomi AS yang melambat dari yang diperkirakan sebelumnya. Rilis data kemarin menunjukkan pertumbuhan pada industri sektor jasa di bulan Maret melambat dibanding bulan sebelumnya. Sementara di hari Jumat rilis data menunjukkan para pengusaha di AS hanya mencetak tipis pada lapangan pekerjaan dalam kurun waktu setahun terakhir. (bgs)

Sumber : Bloomberg