Sunday, 7 August 2016

Minyak Dekati $ 42 Seiring Meningkatnya Pengeboran di AS dalam Minggu Keenam

BESTPROFIT FUTURES (8/8) - Minyak diperdagangkan mendekati $ 42 per barel terkait meningkatnya pengeboran AS di laju tercepat dalam hampir setahun terakhir.
Kontrak berjangka naik 0,4 % di New York, menghapus kerugian 0,3 % pada Jumat lalu. Pengeboran menambahkan rig untuk minggu keenam, meningkatkan hitungan ke angka 381, untuk keuntungan dalam jangka waktu terpanjang sejak 28 Agustus, menurut data dari Baker Hughes Inc. Negara-negara OPEC tidak mendorong untuk menghidupkan kembali perjanjian bulan April yang dibatalkan dengan non-anggota untuk membekukan produksi minyak, menurut dua delegasi dari kelompok tersebut.
Harga minyak berfluktuasi setelah jatuh lebih dari 20 % ke pasar bearish dan ditutup di bawah level $ 40 per barel pekan lalu untuk pertama kalinya dalam hampir empat bulan. Pengeboran AS meningkat seiring stok minyak mentah nasional terus meningkat, menjaga stok lebih dari 100 juta barel di atas rata-rata lima tahun.
Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman September berada di level $ 41,97 per barel di New York Mercantile Exchange, naik 17 sen pada pukul 08:17 pagi waktu Hong Kong. Kontrak turun 13 sen ke level $ 41,80 pada hari Jumat. Total volume perdagangan sekitar 55 % di bawah 100-hari rata-rata.
Brent untuk pengiriman Oktober 12 sen lebih tinggi pada level $ 44,39 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Harga Brent melemah 2 sen ke level $ 44,27 pada hari Jumat. Minyak mentah acuan global diperdagangkan pada premi sebesar $ 1.64 dibandingkan WTI untuk bulan Oktober. (knc)
Sumber : Bloomberg

Bursa Saham Asia Naik, Dipimpin oleh Ekuitas Jepang

BESTPROFIT FUTURES (8/8) - Saham Asia naik diiringi pelemahan yen setelah laporan pekerjaan AS yang kuat mengirim peningkatan sektor eksportir Jepang.
Indeks MSCI Asia Pacific naik 0,2 % ke level 136,04 pada pukul 09:00 pagi waktu Tokyo. Indeks Topix Jepang menguat 1,1 % setelah data nonfarm payrolls menguat sebesar 255.000 pada bulan lalu, melebihi semua perkiraan yang disurvei oleh Bloomberg terhadap 89 ekonom. Yen melemah 0,3 % ke level 102,08 per dolar, setelah turun 0,6 % pada Jumat lalu karena permintaan untuk aset haven menurun.
Ekuitas Asia melanjutkan reli yang terhenti pada pekan lalu setelah langkah baru stimulus fiskal Jepang mengecewakan investor. Indeks regional telah rebound sekitar 21 % dari level terendahnya di bulan Februari, mengabaikan dampak dari pemilihan suara Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa, seiring bank sentral melepaskan pelonggaran moneter lebih lanjut sedangkan data dari pasar tenaga kerja untuk penjualan ritel dan kepercayaan produksi industri memacu perekonomian terbesar di dunia. (knc)
Sumber : Bloomberg

Saham Jepang Menguat Setelah Pelemahan Yen Mengikuti Data Pekerjaan AS

BESTPROFIT FUTURES (8/8) - Saham Jepang naik setelah dua minggu mengalami penurunan, setelah data menunjukkan pekerjaan AS melebihi dari perkiraan ekonom, yang dapat meningkatkan risiko dan melemahkan mata uang yen.
Indeks Topix naik 1,1 % ke level 1,294.48 pada pukul 09:01 pagi waktu Tokyo, dengan semua 33 kelompok industri bergerak lebih tinggi. Indeks Nikkei 225 Stock Average menguat 1,3 %. Data gaji AS meningkat sebesar 255.000 pada bulan lalu, melampaui perkiraan ekonom untuk peningkatan 180.000, menunjukkan kekuatan di pasar tenaga kerja AS yang akan memberikan dukungan untuk belanja konsumen. Sementara yen melemah 0,3 % ke level 102,11 setelah turun 0,6 % pada Jumat lalu.
Investor telah mengamati dengan seksama data ekonomi dari AS untuk lebih mengkaji kemungkinan kenaikan suku bunga tahun ini. Kemungkinan kenaikan suku bunga di bulan September naik menjadi 26 %, meningkat dari 18 % sebelum laporan pekerjaan. (knc)
Sumber : Bloomberg

Thursday, 4 August 2016

HSI MARKET UPDATE 05 AGUSTUS 2016


GOLD MARKET UPDATE - 05 Agustus 2016


Bursa Asia Menguat Setelah Pemangkasan BOE; Investor Tunggu Data Payrolls AS


BESTPROFIT FUTURES (5/8) - Bursa saham Asia menguat, memangkas penurunan pertama dalam empat minggu, setelah Bank of England mengurangi kebijakannya dan karena investor meninjau laporan data pekerjaan AS hari ini sebagai petunjuk untuk langkah dari Federal Reserve selanjutnya.
Indeks MSCI Asia Pacific naik tipis 0,1 persen menjadi 135,46 pada 09:01 di Tokyo, menuju penurunan 0,7 persen dalam minggu ini. Indeks Topix Jepang naik 0,2 persen setelah Bank of Japan mendorong pembelian dana ETF harian. Bank of England memangkas suku bunga ke rekor pada hari Kamis saat memperkenalkan paket stimulus yang bertujuan menahan dampak dari Brexit. Data payrolls AS diperkirakan menguat pada bulan Juli, kembali ke jalur pertumbuhan, menurut survei Bloomberg terhadap para ekonom.
Ekuitas Asia sputtering setelah reli pada bulan Juli, bulan terbaik mereka sejak Maret, bahkan negara-negara dari Jepang hingga Inggris memperkenalkan stimulus baru untuk menjaga pertumbuhan global berada di jalurnya. Topix Jepang telah kehilangan 17 persen dalam tahun ini karena yen melonjak meski pindah ke suku bunga negatif yang diumumkan pada bulan Januari dan babak baru untuk stimulus fiskal diperkenalkan pada pekan lalu.(frk)
Sumber: Bloomberg

Bursa Jepang Di Buka Naik Setelah BOE Memangkas Stimulus

BESTPROFIT FUTURES (5/8) - Bursa saham Jepang menguat, memangkas penurunan mingguan terbesar indeks acuan ekuitas dalam sebulan, menyusul keputusan Bank of England untuk menurunkan suku bunga dan menjelang rilis laporan pekerjaan AS, hari ini.
Indeks Topix naik 0,4 persen menjadi 1,288.58 pada pukul 09:03 pagi di Tokyo. Indeks tersebut berada di jalur untuk penurunan 2,6 persen dalam minggu ini. Indeks Nikkei 225 Stock Average naik 0,5 persen. Gubernur Bank of England Mark Carney mengumumkan paket stimulus, termasuk pemotongan tingkat suku bunga pertama bank sentral dalam tujuh tahun terakhir serta menjanjikan untuk membeli lebih banyak obligasi pemerintah dan korporasi. AS melaporkan nonfarm payrolls untuk bulan Juli nanti pada hari Jumat.
Bank of Japan mengatakan pada pekan lalu bahwa hampir akan merlipat gandakan pembelian ETF tahunan sebesar 6 triliun yen ($ 59 miliar) dalam upaya untuk menghidupkan kembali perekonomian. Pada hari Kamis, bank sentral telah membeli ETF sebesar 70.7 miliar yen.(frk)
Sumber: Bloomberg

Saham AS Sedikit Berubah Karena Investor Fokus pada Data Pekerjaan

BESTPROFIT FUTURES (5/8) - Saham AS ditutup sedikit berubah pada hari Kamis, seiring para investor melihat adanya peningkatan stimulus di masa lalu oleh Bank of England (BOE) terkait laporan pekerjaan yang akan dirilis pada hari Jumat sebagai petunjuk pada kekuatan ekonomi dan langkah berikutnya oleh Federal Reserve.
Indeks S & P 500 naik tipis ke level 2,164.30 pada pukul 16:00 sore waktu New York, setelah berayun antara keuntungan dan kerugian dalam sepanjang sesi. Kemarin, indeks tersebut menghentikan penurunan selama dua hari, penurunan pertama back-to-back di lebih dari sebulan terakhir.
Indeks S & P 500 telah menguat dekati rekornya dalam beberapa minggu terakhir, dan diperdagangkan pada 18,4 kali pendapatan yang diproyeksikan dari anggotanya, mendekati level tertinggi dalam lebih dari satu dekade. Sebuah laporan laba perusahaan yang melebihi harapan dan spekulasi bank sentral akan mempertahankan pelonggaran kebijakan moneter yang telah membantu mendorong ekuitas sejak adanya brexit yang diikuti warga Inggris yang memilih untuk keluar dari Uni Eropa. (knc)
Sumber : Bloomberg

Saham AS Menguat Pasca Pemangkasan Suku Bunga BOE

BESTPROFIT FUTURES (5/8) - Saham AS berjuang untuk mempertahankan gain pada Kamis ini yang dipicu oleh keputusan Bank of England yang memangkas suku bunga utama mereka untuk pertama kalinya dalam tujuh tahun. Namun data ekonomi bervariasi di dalam negeri mencatatkan kenaikan pasar.
Indeks S & P 500 naik 2 poin ke 2.165. Dukungan datang dari saham bahan baku dan saham teknologi, membantu untuk mengimbangi sektor keuangan yang lemah.
Indeks Dow Jones Industrial Average naik 4 poin ke 18.358, dibantu oleh kenaikan saham Visa Inc. sebesar 1,1%
Indeks Nasdaq Composite naik 10 poin, atau 0,2%, ke 5.170.(mrv)
Sumber: MarketWatch

HSI MARKET UPDATE 04AGUST2016


GOLD MARKET UPDATE - 04 Agustus 2016


Wednesday, 3 August 2016

Minyak Melonjak Karena Penurunan Pasokan Bensin AS

BESTPROFIT FUTURES (4/8) - Minyak mengalami kenaikan terbesar dalam tiga minggu terakhir setelah stok minyak mentah di AS menurun yang paling besar sejak April seiring kilang minyak meningkatkan tingkat operasinya.
Persediaan bensin turun 3,26 juta barel pada pekan lalu, menurut sebuah laporan Energy Information Administration. Stok minyak di sepanjang Pantai Timur, di mana kontrak berjangka dikirim, jatuh dari rekor tertingginya bulan lalu. Permintaan minyak mentah di kilang melonjak ke angka 266.000 barel per hari dari pekan sebelumnya. Produksi minyak mentah merosot sementara impor meningkat.
Harga minyak telah anjlok lebih dari 20 % dari rekornya bulan Juni, memenuhi definisi umum dari pasar bearish dan diakhiri pemulihan yang melihat harga minyak hampir dua kali lipat dari level 12 tahun terendah pada bulan Februari. Analis dari Citigroup Inc untuk Bank of America Merrill Lynch yakin kemerosotan akan berlangsung singkat dan investor membayar premi terkecil dalam dua bulan untuk melindungi terhadap penurunan minyak mentah dari sekarang sampai akhir tahun.
WTI untuk pengiriman September naik $ 1,32 atau 3,3 %, menjadi ditutup pada level $ 40,83 per barel di New York Mercantile Exchange. Ini adalah kenaikan terbesar sejak 12 Juli. Kontrak menyentuh level $ 39,19 sebelumnya, harga intraday terendah sejak 18 April. Jumlah volume yang diperdagangkan adalah 11 % di atas 100-hari rata-rata pada pukul 02:46 siang waktu setempat.
Brent untuk pengiriman Oktober menguat US $ 1,30 atau 3,1 %, ke level $ 43,10 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Tolok ukur global ditutup pada $ 1,52 premium hingga Oktober dibandingkan minyak mentah WTI. (knc)
Sumber : Bloomberg

Dolar Rebound Dari Terendahnya 5-Pekan Didorong Oleh Kekuatan Pasar Tenaga Kerja

BESTPROFIT FUTURES (4/8) - Dolar naik dari level terlemah sejak Juni terkait tanda-tanda kekuatan pasar tenaga kerja AS mendorong spekulasi pedagang untuk membawa spekulasinya ke peningkatan suku bunga The Fed.
Mata uang AS menguat terhadap mata uang utama. Sementara mata uang itu sendiri berada di bawah tekanan karena spekulasi pada kenaikan suku bunga The Fed untuk akhir tahun memudar dalam beberapa pekan terakhir, data dalam beberapa hari mendatang memiliki potensi untuk menghidupkan kembali spekulasi tersebut. Perusahaan pada bulan Juli menambahkan pekerja dengan kecepatan relatif tetap terhadap bulan sebelumnya, sebuah laporan swasta menunjukkan Rabu ini. Angka-angka tersebut merupakan awal dari statistik tenaga kerja bulanan pemerintah AS yang rilis Jumat.
Indeks dolar Bloomberg naik 0,3 persen pada 14:14 siang waktu New York, setelah jatuh sebesar 0,6 persen pada Selasa dan menyentuh level terendahnya sejak 24 Juni. Mata uang AS meningkat 0,3 persen menjadi 101,21 yen dan 0,7 persen untuk ke $ 1,1144 per euro.
Data payroll yang dirilis Rabu oleh ADP Research Institute menunjukkan bahwa perusahaan AS menambahkan 179.000 tenaga kerja bulan lalu, mengalahkan perkiraan.(mrv)
Sumber: Bloomberg

Emas Meredup, Hentikan Rally Terpanjang dalam Enam Minggu

BESTPROFIT FUTURES (4/8) - Emas turun, menghentikan reli terpanjang dalam enam minggu setelah sebuah laporan swasta menunjukkan pasar tenaga kerja AS tetap kuat, membatasi permintaan untuk aset haven.
Perusahaan di AS menambah tenaga kerja untuk data gaji pada bulan Juli berada di laju yang stabil, menurut laporan ADP Research Institute, Rabu. Yang menunjukkan pasar tenaga kerja meningkat walaupun pertumbuhan ekonomi menunjukkan perlambatan.
Emas telah rally 29 % pada tahun ini karena ekspektasi bahwa Federal Reserve akan lambat untuk meningkatkan biaya pinjaman di tengah risiko terhadap pertumbuhan global. Laporan ADP mungkin pertanda data pekerjaan yang akan dirilis Jumat mendatang oleh pemerintah, dapat mempengaruhi keputusan Fed pada saat menaikkan suku bunga.
Emas berjangka untuk pengiriman Desember turun 0,6 % untuk menetap di level $ 1,364.70 per ons pada pukul 1:50 siang di Comex New York. Pada hari Selasa, harga emas naik untuk enam sesi berturut-turut yang merupakan reli terpanjang sejak 16 Juni. (knc)
Sumber : Bloomberg

Rebound Minyak Mentah Memacu Reli Saham Energi, Saham AS Ditutup Naik

BESTPROFIT FUTURES (4/8) - Saham AS menguat, dengan Indeks S & P 500 menghentikan penurunan dua harinya, terkait keuntungan terbesar minyak mentah dalam tiga pekan memacu reli pada produsen energi sementara pendapatan perusahaan membantu meningkatkan perusahaan keuangan.
Indeks S & P 500 naik 0,3 persen ke 2,163.53 pada 16:00 sore di New York, rebound setelah penurunan tertajamnya dalam hampir satu bulan kemarin. Indeks tersebut diperdagangkan di kisaran sempit dalam dua minggu. Goldman Sachs Group Inc kumpulan merupakan saham yang paling singkat medapatkan kenaikan terbesar dalam lima minggu, naik ke level tertingginya sembilan bulan.
Pada 18,3 kali proyeksi laba tahun ini, S & P 500 masih diperdagangkan mendekati level tertingginya dalam lebih dari satu dekade. Beberapa hasil dari perkiraan keuangan dan spekulasi yang lebih kuat bahwa bank sentral akan mempertahankan kelonggaran kebijakan moneter telah membantu mendorong ekuitas mendekati rekor.(mrv)
Sumber: Bloomberg

Tuesday, 2 August 2016

Paradoks Norwegia: Pemimpin Program Iklim dengan Penghasilan Besar dari Minyak

BESTPROFIT FUTURES (3/8) - Norwegia ingin menyingkirkan mobil-mobil berbahan bakar minyak bumi, berencana menjadi negara karbon netral pada 2030 dan menghabiskan miliaran dolar untuk membantu negara-negara miskin mengurangi jejak karbon mereka di atmosfer. Sementara itu, negara itu berlayar lebih jauh di Samudera Arktik untuk mencari lebih banyak minyak dan gas.
"Kami tahu ada paradoks," Vidar Helgesen, Menteri Iklim dan Energi Norwegia, mengakui. "Kami telah hidup makmur dari minyak dan gas. Tapi tidak ada satu negara pun di dunia ini yang telah berbuat lebih untuk menekan industri minyak dan gas selain Norwegia."
Negara pegunungan di Skandinavia yang berpenduduk lima juta orang itu terbelah antara ambisi menjadi pemimpin global dalam perubahan iklim dan kesadaran bahwa kekayaannya didasari ketergantungan dunia akan bahan bakar fosil.
Kontradiksi ini terutama terlihat jelas di Stavanger, ibukota minyak Norwegia.
Kota di pesisir barat itu adalah pusat industri lepas pantai yang telah membuat Norwegia eksportir minyak terbesar ke-8 di dunia dan eksportir terbesar ketiga untuk gas alam.
Penghasilan negara dari minyak yang mencapai US$875 miliar adalah dana investasi khusus milik pemerintah yang terbesar di dunia, dan hidrokarbon mencakup 40 persen dari ekspor Norwegia.
Namun sangat sedikit dari minyak tersebut yang digunakan di dalam negeri. Seperti di daerah lainnya di seluruh Norwegia, Stavanger mendapatkan hampir seluruh pasokan listriknya dari tenaga air.
Dan mobil-mobil Tesla yang dikendarai para pegawai perusahaan minyak di jalanan Stavanger menunjukkan subsidi pemerintah yang berlimpah untuk pasar mobil listrik. Mobil elektrik bebas pajak impor dan pajak penjualannya lebih rendah 25 persen daripada kendaraan konvensional dan sebagian besar jalanan bebas biaya.
Sekitar 29 persen dari mobil baru yang dijual di Norwegia adalah mobil listrik atau hibrida. Pemerintah bulan Juni lalu meluncurkan target 100 persen pada tahun 2025.
Helgesen mengatakan contoh dari Norwegia menyebar ke seluruh dunia, di mana para produsen mobil yang tadinya skeptis sekarang berinvestasi dalam teknologi hijau dan mempercepat transisi keluar dari hidrokarbon.
Bulan Juni, para anggota parlemen mengesahkan komitmen Norwegia untuk menjadi karbon netral tahun 2030, atau 20 tahun lebih cepat dari jadwal.
Sumber : VOA

Emas Berakhir Dilevel Lebih dari 2 Tahun Tertinggi

BESTPROFIT FUTURES (3/8) - Emas berjangka ditutup naik tajam pada hari Selasa, dengan logam kuning tersebut berakhir pada level tertinggi dalam lebih dari dua tahun terakhir seiring para investor mencari aset haven.
Emas untuk pengiriman Desember menguat $ 13 atau 1 %, untuk menetap di level $ 1,372.60 per ons, setelah raih 0,2 % kenaikan moderat pada hari Senin. Logam berakhir pada level tertinggi sejak Maret 2014, menurut data FactSet berdasarkan kontrak yang paling aktif.
Kekhawatiran tentang langkah-langkah efektif oleh bank sentral untuk menopang pertumbuhan ekonomi di Jepang dan Eropa, dan diperbarui harapan bahwa kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve kemungkinan tidak segera, telah tertekan dengan logam mulia. (knc)
Sumber : Market Watch

Minyak AS Ditutup Dibawah $ 40 per Barel Untuk Pertama Kalinya Dalam 4 Bulan

BESTPROFIT FUTURES (3/8) - Minyak berjangka turun dari kenaikan awal untuk berakhir lebih rendah Selasa ini, dengan minyak acuan AS ditutup di bawah $ 40 per barel untuk pertama kalinya sejak awal April. Minyak mentah West Texas Intermediate September di New York Mercantile Exchange turun 55 sen, atau 1,4%, menjadi berakhir pada $ 39,51 per barel.
Minyak sempat mengalami reli pada perdagangan awal, tapi melemah saat menuju tengah hari terkait penurunan yang semakin buruk pada pasar ekuitas dan saham berjangka dan berada di jalur untuk melalui tingkat dukungan grafik penting karena pedagang menunggu data persediaan mingguan AS di tengah melimpahnya minyak mentah global.(mrv)
Sumber: MarketWatch

Saham AS Mengalami Penurunan Terbesar Dalam 4 Minggu Terakhir

BESTPROFIT FUTURES (3/8) - Saham AS mengalami penurunan terbesar dalam empat minggu terakhir, mengikuti merosotnya harga minyak mentah dan data belanja konsumen menimbulkan kekhawatiran bahwa pertumbuhan global akan tertekan.
Ekuitas hampir saja terjadi untuk terhindar dari harian terburuk mereka sejak aksi jual berikut warga Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa, dengan saham produsen mobil tertekan akibat lesunya penjualan sementara tingkat pengecer anjlok tajam dalam lima minggu. Saham Pfizer Inc turun 2,5 % setelah dalam setahun terakhiir tidak sesuai dengan perkiraan, bahkan laba dan penjualan kuartalan melampaui prediksi, dan saham Apple Inc melemah 1,5 % yang dapat membebani kelompok teknologi.
Indeks S & P 500 melemah 0,6 % ke level 2,157.06 pada pukul 16:00 sore waktu New York, menandai penurunan back-to-back pertama sejak pemilihan suara Brexit. Indeks Dow Jones Industrial Average turun untuk hari ketujuh, penurunan terpanjang dalam hampir setahun terakhir. (knc)
Sumber : Bloomberg

Monday, 1 August 2016

Ayah Tentara AS yang Gugur Serukan Petinggi Republik Tolak Trump

BESTPROFIT FUTURES (2/8) - Ayah dari Kapten Angkatan Darat AS Humayun Khan telah menyerukan para pemimpin Partai Republik untuk menolak calon presiden Donald Trump karena komentarnya yang dianggap banyak pihak merendahkan pengorbanan mendiang puteranya dan Muslim Amerika pada umumnya.
Berbicara hari Minggu (31/7) di TV nasional, Khizr Khan menyebut Trump Å“sangat tidak layak memimpin negara yang indah ini. Dia juga mengatakan kandidat partai Republik itu memiliki Å“jiwa yang hitam dan menyerukan Mitch McConnell dan Paul Ryan dari Partai Republik untuk menentang kandidat mereka.
Khan dan isterinya, Ghazala, menjadi sorotan setelah berpidato pada Konvensi Nasional Partai Demokrat pekan lalu. Pasangan itu mengenang puteranya, yang tewas oleh pembom bunuh diri di Irak. Mereka kemudian menyatakan dukungannya terhadap Hillary Clinton.
Khan menambahkan dalam wawancara TV hari Minggu bahwa Trump kurang berempati dan Å“tidak pernah mengorbankan apapun dan siapapun seumur hidupnya. Hal itu memicu perdebatan di media sosial, sampai akhirnya pemimpin Mayoritas Senat Mcconnell dan Ketua DPR Ryan berupaya menjauhkan diri dari kontroversi itu.
Dalam pernyataan, kedua petinggi Kongres itu mengecam segala kritikan terhadap Muslim Amerika yang mengabdi kepada negara. Mereka juga menolak usulan Trump untuk melarang Muslim memasuki wilayah AS, tetapi melakukannya tanpa menyebut nama Trump.
Sumber : VOA