Best Profit (13/8) - Harga emas naik tipis pada penutupan perdagangan
Senin dan bertahan di atas level psikologis USD 1.500 per ounce. Hal
ini terjadi karena kekhawatiran investor akan perlambatan pertumbuhan
ekonomi global karena perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dengan
China.
Mengutip CNBC, Selasa (13/8/2019) harga emas di pasar spot
naik 0,94 persen ke level USD 1.510,86 per ounce. Sedangkan harga emas
AS berjangka AS naik 0,94 prsen ke level USD 1.523,2 per ounce.
"Emas
sedang menguji level rebound karena kekhawatiran perlambatan ekonomi
global dan pembicaraan perang dagang (antara AS dan China)," jelas
analis ActivTrades, Carlo Alberto De Casa. best profit
"Sejauh ini masih ada ruang bagi harga emas untuk terus naik karena memang pasar saham sedang terguncang," tambah dia.
Perkembangan
terakhir, perang dagang yang melibatkan AS dengan China masih terus
belum diketahi ujungnya. Presiden AS Donald Trump pada Jumat lalu
mengatakan bahwa dirinya belum siap untuk membuat kesepakatan dengan
China. best profit
"Untuk mendorong harga emas ke level
yang lebih tinggi, kita perlu kejutan negatif di sisi ekonomi, keuangan
dan geopolitik. Jika tidak melihat eskalasi lebih lanjut, kita akan
cenderung melihat harga emas di bawah tekanan," kata analis Commerzbank,
Eugen Weinberg.
Sementara itu, Goldman Sachs mengatakan pada hari
Minggu bahwa kekhawatiran perang dagang yang mengarah ke resesi
meningkat dan sepertinya tidak lagi perlu mengharapkan kesepakatan
perdagangan antara Washington dan Beijing sebelum pemilihan presiden AS
tahun 2020. best profit
Fokus pelaku pasar saat ini
adalah simposium tahunan Bank Sentral AS atahu the Federal Reserve (the
Fed) di Jackson Hole yang berlangsung pada akhir pekan ini.
Investor
mencari kejelasan yang lebih besar pada jalur penurunan suku bunga di
masa depan. Pelaku pasar melihat peluang 69 persen dari penurunan suku
bunga 25 basis poin oleh Bank Sentral AS pada September nanti.
Harga emas naik sebanyak 4 persen minggu lalu dan naik sekitar 17 persen di tahun ini. best profit
Sumber : Liputan6
Best Profit (12/8) - Bisa saja disalahkan Brexit atau bisa juga hanya
penurunan sementara saja, namun kenyataannya Inggris telah menciut
untuk pertamakalinya sejak 2012 dan resesi yang diambang pintu menjadi
resiko yang sungguh-sungguh. GDP Inggris jatuh sebanyak 0.2% pada
kuartal kedua, lebih buruk daripada yang diperkirakan – yang menunjukkan
stagnasi. Penurunan pada kuartal kedua terjadi setelah ekspansi yang
kuat sebesar 0.5% pada kuartal pertama.
GBP/USD telah turun
dibawah dari 1.2100 dan bahkan dibawah dari kerendahan 2019 di 1.2075.
Data yang ada juga tidak meramalkan ekonomi yang baik – khususnya
kontraksi di manufaktur sebesar 1.4% – sebuah sektor yang seharusnya
bisa mengambil keuntungan dari turunnya nilai tukar Sterling. best profit
Pers
Inggris berspekulasi apa yang Perdana Menteri Boris Johnson kemungkinan
lakukan apabila dia kehilangan kepercayaan dari Parlemen. Johnson dan
Dominic Cummings – penasehat senior dan otak dari kampanye Vote Leave –
kemungkinan berusaha membypass Parlemen dengan mengadakan pemilihan
setelah Brexit. Tenggat waktu dari Brexit adalah 31 Oktober dan sebagian
mengatakan orang Inggris bisa pergi ke tempat pemungutan suara pada
keesokan harinya – tanggal 1 November. best profit
Disisi
lain, perang dagang antara AS-Cina tidak menunjukkan tanda-tanda
berakhir. Pemerintah Trump menolak untuk memberikan kepada Huawei –
raksasa telecom Cina – ijin untuk beroperasi di AS. Pergerakan ini
datang sebagai balasan terhadap keputusan Beijing untuk menghentikan
pembelian barang-barang agrikultural AS yang merupakan pembalasan
terhadap pengenaan tarif oleh Amerika Serikat. Bank sentral Cina
(PBOC) telah menurunkan nilai renminbi sekali lagi, namun kurang
besarnya dibandingkan dengan yang diantisipasikan oleh pasar. Presiden
AS Donald Trump telah menyatakan keinginannya untuk dolar yang melemah,
mengirimkan tweet bahwa dia tidak senang dengan kekuatan dolar AS
sekarang ini. “Greenback” telah melemah bersamaan dengan jatuhnya imbal
hasil obligasi AS – yang merefleksikan meningkatnya kemungkinan dari
Federal Reserve memangkas lagi tingkat bunganya pada bulan September. best profit
Pada
hari Jumat minggu lalu, Poundsterling memperpanjang kerugian secara
luas dengan GBP/USD menyentuh kerendahan baru selama 2 tahun dibawah
1.2050. Secara tehnikal, “support” awal menunggu di 1.2021 yang apabila
berhasil di lewati akan lanjut ke 1.2002 dan kemudian 1.1985. Sedangkan
“resistance” awal menunggu di 1.2056 yang apabila berhasil dilewati akan
lanjut ke 1.2135 dan kemudian 1.2210. best profit
Sumber : Vibiznews
Best Profit (9/8) - Harga emas turun setelah Departemen Tenaga Kerja
AS menunjukkan bahwa klaim pengangguran mingguan awal AS turun sebanyak
8000 menjadi 209.000 di minggu yang berakhir pada hari Sabtu minggu
lalu
Konsensus pasar memandang klaim awal muncul di level 215.000
setelah revisi penurunan 217.000 sebagimana yang dilaporkan pada minggu
sebelumnya.
Emas berjangka Comex turun setelah rilis data klaim
pengangguran AS dan diperdagangkan pada $1,505.60, turun 0.92% pada hari
itu. best profit
Klaim pengangguran yang berkelanjutan,
yang mewakili jumlah orang yang sudah menerima “benefit” berada pada
1.684.000 selama minggu yang berakhir pada 27 Juli, turun 15.000 dari
minggu sebelumnya yang tidak direvisi di level 1.699.000 kata laporan
tersebut. Moving Average selama 4 minggu turun sebanyak 11.000 menjadi
1.687.250. Para trader memonitor data pekerjaan dengan seksama untuk
mengukur seberapa agresifnya Federal Open Market Committee (FOMC)
mengubah kebijakan moneter.
Wyckoff berkata kemarin,”Harga emas
turun pada awal perdagangan sesi Amerika Serikat pada hari Kamis
kemarin, karena aksi ambil untung dari para trader jangka pendek dan
koreksi normal dan konsolidasi setelah harga menyentuh ketinggian enam
tahun pada hari Rabu. Pasar global menjadi lebih tenang pada hari Kamis,
setelah meningkatnya kecemasan diantara para trader dan investor pada
hari Rabu. best profit
Pasar saham Asia dan Eropa
kebanyakan naik semalam, karena beberapa data ekonomi yang bagus yang
datang dari Cina. Indeks saham AS mengarah sedikit lebih tinggi pada
saat pembukaan perdagangan sesi New York dimulai. Pergerakan harga dua
hari yang lalu menunjukkan penurunan indeks saham AS sekarang
kemungkinan sudah mengalami kelelahan, yang mulai menunjukkan dasar
pasar jangka pendek sudah dicapai. Meskipun demikian, pergerakan harga
hari Jumat akan menjadi ekstra penting.
Ekspor Cina mengalami
“rebound” pada bulan Juli, naik 3.3%, yoy dan dibandingkan dengan
penurunan 1.3% yang dilaporkan pada bulan Juni, maupun perkiraan ekspor
bulan Juli yang turun 2%. best profit
Hal kunci diluar
pasar kemarin adalah naiknya minyak mentah Nymex dan diperdagangkan
disekitar $52.25 per barel. Indeks dolar AS diperdagangkan naik sedikit
pada awal perdagangan sesi Amerika Serikat.
Secara tehnikal,
obyektif kenaikan harga emas berikutnya adalah menembus “resistance”
yang solid di $1,550.00 setelah terlebih dahulu melewati $1,518.60 dan
kemudian $1,522.70. Sedangkan penurunan harga emas adalah menembus
“support” di $1,467.00 setelah terlebih dahulu melewati $1,500.00 dan
kemudian $1,490.00. best profit
Sumber : Vibiznews
Best Profit (8/8) - Harga emas naik tajam dan menyentuh ketinggian
enam tahun berikutnya diatas level kunci $1,500.00 pada awal perdagangan
sesi Amerika Serikat hari Rabu kemarin. Perak juga naik dengan solid
dan menyentuh ketinggian selama 13 bulan di $17.01, dengan basis
berjangka Comex bulan Desember.
Pada saat permulaan perdagangan
Amerika Serikat, para trader dan investor benar-benar sigap dengan imbal
hasil treasury AS menyelam secara dramatis pada 90 menit belakangan.
Permintaan “safe-haven” terus terlihat pada dua metal berharga ini. best profit
Emas
berjangka bulan Desember terakhir naik $23.50 per ons pada $1,507.70.
Harga perak Comex bulan September terakhir naik $0.52 pada $16.965 per
ons.
Imbal hasil dari surat berharga benchmark Treasury AS jatuh
ke 1.628% hari Rabu pagi, dengan obligasi pemerintah di Eropa juga
mengalami penuruna imbal hasil, khususnya obligasi Jerman yang
“safe-haven”. Komentator televisi channel bisnis mengatakan pergerakan
turun yang besar di dalam imbal hasil obligasi pada hari RAbu pagi
adalah serupa dengan pergerakan harga obligasi yang terlihat pada krisis
keuangan tahun 2008. best profit
Pasar saham Asia turun
semalam dan indeks saham Eropa menguat sampai pembukaan pasar Amerika
Serikat. Indeks saham AS mengarah kepenurunan yang tajam pada saat
pembukaan perdagangan sesi New York dimulai.
Kerusakan tehnikal
jangka pendek yang serius terjadi atas indeks saham AS baru-baru ini,
yang menunjukkan paling tidak mereka telah berada pada puncak secara
jangka pendek. best profit
Perang dagang AS-Cina terus
menjadi pembakar di depan pasar. Bank sentral Cina pada hari Rabu
kemarin mengatur matauang Yuan dipertukarkan 6.9996 per satu dolar AS.
Hal
kunci diluar pasar metal berharga kemarin adalah turunnya harga minyak
mentah Nymex dan diperdagangkan disekitar $52.70 per barel. Indeks dolar
AS diperdagangkan sedikit turun pada awal perdagangan sesi AS. best profit
Secara
tehnikal, obyektif kenaikan harga emas selanjutnya adalah menembus
“resistance” yang solid di $1,550.00 setelah melewati $1,515.00 dan
kemudian $1,525.00. Sedangkan obyektif penurunan harga emas adalah
menembus “support” yang solid di $1,467.00 setelah melewati $1,500.00
dan kemudian $1,490.00. best profit
Sumber : Vibiznews
Best Profit (
7/8) - Setelah 5 hari berturut alami kerugian yang
besar, bursa saham Amerika Serikat berhasil rebound dan bergerak sangat
kuat hingga penutupan sesi beberapa saat lalu Rabu (06/08). Meskipun
sempat berfluktuasi setelah pergerakan naik awal tetapi mempertahankan
bias positif sepanjang sesi.
Indeks Dow Jones melonjak 311,78 poin
atau 1,2 persen menjadi 26.029,52, Nasdaq melonjak 107,23 poin atau 1,4
persen menjadi 7.833,27 dan S&P 500 melonjak naik 37,03 poin atau
1,3 persen menjadi 2.881,77. best profit
Kekuatan di Wall
Street sebagian karena akhir bargain hunting pasar pasca penutupan
level terendah dalam 2 bulan dengan harga saham yang murah. Sentimen
positif terjadinya bargain hunting oleh berita People’s Bank of China
menetapkan titik tengah untuk mata uang China pada tingkat yang lebih
kuat dari yang diharapkan.
Berita ini meredakan kekhawatiran
pasar, pasalnya penurunan nilai yuan China baru-baru ini semakin memicu
spekulasi Beijing mendevaluasi mata uangnya untuk melawan ancaman tarif
terbaru Presiden Donald Trump. Hingga Menteri Keuangan Steven Mnuchin
secara resmi menyatakan China sebagai manipulator mata uang pada hari
Senin. best profit
Kemudian sentimen positif berikutnya
datang dari postingan Presiden Trump pada akun twitternya, Trump
mengklaim, “Sejumlah besar uang dari China dan bagian lain dunia
mengalir ke Amerika Serikat untuk alasan keamanan, investasi, dan suku
bunga!”
Trump menambahkan “Kami berada dalam posisi yang sangat
kuat. Perusahaan juga datang ke AS dalam jumlah besar. Suatu hal yang
indah untuk ditonton!”. best profit
Untuk pergerakan
saham secara sektoral, saham Telecom menunjukkan langkah signifikan ke
atas setelah jatuh tajam selama beberapa sesi terakhir, dengan NYSE Arca
North American Telecom Index melonjak 2 persen setelah mengakhiri
perdagangan Senin di level penutupan terendah dalam lebih dari dua
bulan.
Kekuatan signifikan juga muncul di antara saham-saham
bioteknologi, sebagaimana tercermin oleh kenaikan 1,7 persen yang
diposting oleh NYSE Arca Biotechnology Index setelah sebelumnya berada
di penutupan terendah dua bulan. best profit
Saham
perangkat lunak, perawatan kesehatan, ritel dan utilitas juga mendapat
kekuatan yang cukup besar pada hari itu, bergerak lebih tinggi bersama
dengan sebagian besar sektor utama lainnya. Dari semua sektor hanya
sektor energi yang melawan tren naik, karena harga minyak mentah
menunjukkan penurunan tajam di tengah kekhawatiran tentang prospek
permintaan energi global. best profit
Sumber : Vibiznews
Best Profit (6/8) - Bursa saham di Amerika Serikat masih belum
memberikan keuntungan dan juga memberikan sinyal positif untuk
perdagangan saham kawasan lainnya, yang terlihat pada indeks utama
anjlok lagi pada penutupan sesi beberapa saat lalu Selasa (06/08).
Indeks
utama bursa Wall Street terjebak dengan kuat di wilayah negatif dengan
indeks Dow Jones turun 554,86 poin atau 2,1 persen pada 25.930,15,
indeks Nasdaq turun 224,13 poin atau 2,8 persen pada 7.779,95. Demikian
juga indeks S&P 500 turun 63,37 poin atau 2,2 persen pada 2.868,68.
best profit
Penurunan nilai yuan China membebani pasar,
karena langkah ini semakin memicu spekulasi bahwa Beijing mendevaluasi
mata uangnya untuk melawan ancaman tarif terbaru Presiden Donald Trump.
Trump menuduh Cina manipulasi mata uang dalam sebuah posting di Twitter
meskipun pemerintahannya telah berulang kali menolak untuk secara resmi
menyebut Cina sebagai manipulator mata uang.
“China menurunkan
harga mata uang mereka ke level terendah yang hampir bersejarah. Ini
disebut ‘manipulasi mata uang.’ Apakah Anda mendengarkan Federal
Reserve? Ini adalah pelanggaran besar yang akan sangat melemahkan
Tiongkok dari waktu ke waktu! ” ungkap Trump dallam postingan
twitternya. best profit
Melihat pergerakan indeks secara
sektoral, saham-saham energi terus melemah oleh anjloknya harga minyak
mentah dunia sehingga Philadelphia Oil Service Index dan NYSE Arca
Natural Gas Index masing-masing turun 4 persen dan 3,3 persen.
Kelemahan
substansial juga tetap terlihat di antara saham semikonduktor,
sebagaimana tercermin oleh penurunan 3,9 persen oleh Philadelphia
Semiconductor Index. Indeks telah jatuh ke level terendah dalam lebih
dari sebulan. best profit
Saham-saham baja, perangkat
keras komputer, dan perbankan juga mengalami pelemahan yang cukup besar,
sementara saham emas menghentikan tren turun di tengah kenaikan tajam
lain oleh harga logam mulia.
Dalam perdagangan semalam terdapat
juga sentimen negatif dari rilis laporan dari Institute for Supply
Management yang menunjukkan pertumbuhan aktivitas sektor layanan AS
secara tak terduga melambat di bulan Juli. Indeks non-manufaktur turun
menjadi 53,7 pada Juli setelah turun menjadi 55,1 pada Juni. best profit
Sumber : Vibiznews
Best Profit (5/8) - Mata uang Amerika tetap lemah dengan Wall Street
melanjutkan kejatuhannya, meskipun Presiden AS Trump berkata bahwa dia
kemungkinan akan menunda atau menghentikan tarif yang diumumkan yang
terbaru atas Cina. Sementara Nonfarm Payroll hanya menambahkan sedikit
berita terhadap apa yang pasar sudah tahu.
Suatu minggu yang sibuk
telah menjadi makin sibuk – dan para trader dapat menunjukkan jarinya
kepada Presiden AS Donald Trump untuk itu. Gedung Putih telah
menggoncang pasar dengan mengumumkan 10% tarif atas sekitar $300 miliar
dari barang-barang Cina – sisa satu-satunya yang sejauh ini telah
dibiarkan tanpa kena pajak. best profit
Keputusan yang
mengejutkan ini telah memicu aksi jual di pasar saham dan membuat imbal
hasil obligasi AS turun – dengan demikian membebani “greenback” atas
sebagian mata uang lainnya. EUR/USD timbul dari kerendahan 2019
sebelumnya di 1.1101.
Gambaran ini bisa berubah jika pasar saham
memperpanjang kejatuhannya. Dolar AS adalah mata uang “safe-haven” yang
bisa menarik permintaan. Yen Jepang – mata uang yang dicari pada waktu
kesulitan – juga mengalami keuntungan. “Greenback” kemungkinan
berikutnya, mengakibatkan tekanan atas EUR/USD. best profit
Menurut
laporan, Trump dan penasehat kabinet seniornya telah mengambil
keputusan setelah delegasi perdagangan AS kembali dari pembicaraan tatap
muka yang pertama dengan mitra Cinanya di Beijing. Presiden mengatakan
bahwa negosiasi tidak bergerak dengan cukup cepat dan bahwa Presiden
Cina Xi Jinping telah melanggar janjinya untuk membeli barang-barang
agrikultur AS.
Namun, sebagian trader melihat waktu dari keputusan
– satu hari setelah the Fed memberikan signal kemungkinan tidak akan
ada pemangkasan tingkat bunga lebih lanjut – sebagai jauh dari
kebetulan. Gubernur Fed Jerome Powell telah menggunakan perkataan
perdagangan sebanyak 26 kali di dalam konferensi pers setelah
keputusannya. Ketegangan mengenai perdagangan global dan inflasi yang
rendah adalah alasan dari pergerakan, sementara angka ekonomi domestik
yang baik telah membatasi ruang lingkup untuk tindakan selanjutnya. best profit
Kecurigaannya
adalah bahwa Trump akan memaksa the Fed untuk melakukan lebih banyak
pemangkasan bunga. Setelah pengumuman pajak, pasar obligasi sekarang
merefleksikan hampir pasti kemungkinan untuk pemangkasan tingkat bunga
di dalam pertemuan Fed yang akan datang pada pertengahan bulan
September.
Secara tehnikal, “support” awal menunggu di 1.1035 yang
apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.0963 dan kemudian 1.0828.
Sedangkan “resistance” awal menunggu di 1.1170 yang apabila berhasil
dilewati akan lanjut ke 1.1234 dan kemudian 1.1369. best profit
Sumber : Vibiznews
Best Profit (2/8) - Harga emas pada perdagangan Kamis (1/8/2019) naik
hampir 2 persen setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan dia akan
mengenakan tarif tambahan untuk impor China.
Ini sekaligus
menambah ketegangan perdagangan antara kedua negara. Selanjutnya,
menjadikan dolar kembali terpersosok dari level tertinggi selama dua
tahun dan menjadikan imbal hasil obligasi jadi lebih rendah.
Trump
mengatakan pada hari Kamis bahwa ia akan mengenakan tarif tambahan 10
persen untuk impor Cina senilai USD300 miliar mulai 1 September. best profit
Dikutip
dari laman CNBC, Jumat (2/8/2019), harga spot emas naik 1,9 persen
menjadi USD1,440,02 per ounce. Sedangkan emas berjangka AS naik hampir 1
persen menjadi USD1,450,90.
"Trump baru saja keluar dan
mengatakan dia mengumumkan tarif 10 persen untuk China yang menurunkan
indeks dolar dan membawa beberapa permintaan safe-haven untuk emas,"
kata Jim Wyckoff, analis senior Kitco Metals. best profit
Sebelumnya,
harga emas batangan turun ke level terendah sejak 17 Juli di
USD1.400,31 karena dolar melonjak setelah Federal Reserve AS memberi
harapan pelonggaran kebijakan moneter lanjutan.
"Emas bertahan di atas level kunci USD1.400 dan memperkecil harapan bagi para pemburu harga emas murah," Wyckoff menambahkan. best profit
Meskipun
bank sentral AS memangkas suku bunga acuan pada hari Rabu untuk pertama
kalinya dalam satu dekade, harga emas turun sebanyak 1,2 persen setelah
Ketua Fed Jerome Powell mengisyaratkan pemotongan tajam lebih lanjut
tidak terjadi dalam waktu dekat.
Dolar AS turun 0,2 persen,
sementara yield treasury AS yang jatuh tempo turun setelah tweet tarif
Trump, mencapai posisi terendah sesi. Indeks dolar sebelumnya naik ke
level tertinggi terhadap mata uang utama lainnya sejak Mei 2017. best profit
"Beberapa
orang memposisikan untuk dovishness yang lebih kuat dari Fed dan mereka
tidak mendapatkannya. Emas menanggapi fakta bahwa ada banyak
ketidakpastian sekarang tentang bagaimana Fed akan menangani kebijakan
moneter ke depan,“ kata Bart Melek, kepala strategi komoditas di TD
Securities di Toronto.
Kini pelaku pasar menunggu rilis data penghasilan non-pertanian A.S. yang akan dirilis pada hari Jumat. best profit
Sumber : Liputan6
Best Profit (1/8) - Bank Sentral Amerika Serikat atau tge Federal
Reserve (the Fed) akhirnya menurunkan suku bunga untuk pertama kalinya
sejak resesi hebat pada 2008. Penurunan suku bunga ini merupakan langkah
the Fed membantu mencegah kemungkinan penurunan ekonomi.
Mengutip
CNN, Kamis (1/8/3019), pembuat kebijakan yang dipimpin oleh Gubernur
The Fed Jeroma Powel memberikan suara 8-2 untuk mendukung pemotongan
suku bunga dengan tingkat yang kecil dahulu. Jerome berkomitmen
bertindak sesuai untuk mempertahankan ekspansi ekonomi.
Suku bunga
the Fed, yang mempengaruhi biaya pinjaman, kartu kredit dan juga
hipotek, ditetapkan di kisaran 2 persen dan 2,25 persen. best profit
Bank Sentral AS berharap penurunan suku bunga ini akan menjadi suntikan yang diperlukan untuk menjaga ekonomi AS tetap sehat.
The
Fed juga mengumumkan rencana untuk mengurangi portofolio aset senilai
USD 3,8 triliun yang akan berjalan efektif pada 1 Agustus, dua bulan
lebih awal dari perkiraan sebelumnya.
Pasar saham anjlok setelah
the Fed mengeluarkan pernyataan pada pukul 2 siang waktu setempat. Dow
Jones Industrial Average, yang hampir di posisi flat sebelum pengumuman,
turun hampir 300 poin sekitar satu jam kemudian, tepat saat Gubernur
The Fed Jerome Powell mengadakan konferensi pers. best profit
Investor
nampak kecewa karena Powell menolak untuk mengatakan bahwa The Fed
memperkirakan beberapa pemotongan suku bunga menyusul keputusan pada
hari Rabu.
Beberapa jam setelah konferensi pers the Fed, Presiden
AS Donald Trump menuliskan komentar di twitter: "Seperti biasa, Powell
mengecewakan kita,"
Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dolar
Amerika Serikat (AS) bergerak menguat pada perdagangan Rabu kemarin.
Hari ini rupiah akan bergerak menguat di kisaran 14.012 per dolar AS
sampai 14.028 per dolar AS. best profit
Mengutip
Bloomberg, Rabu (31/7/2019), rupiah dibuka di angka 14.020 per dolar AS,
menguat jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya yang
ada di angka 14.027 per dolar AS. Pada siang ini, rupiah terus menguat
ke level 14.014 per dolar AS.
Sejak pagi hingga siang hari ini,
rupiah bergerak di kisaran 14.012 per dolar AS hingga 14.014 per dolar
AS. Jika dihitung dari awal tahun, rupiah masih menguat 2,61 persen. best profit
Ekonom
Samuel Aset Manajamen Lana Soelistianingsih mengatakan, dari sisi
eksternal, menguatan rupiah didorong oleh sinyal penurunan suku bunga
acuan Bank Sentral AS (The Fed).
"Terbantu sentimen The Fed yang
mau menurunkan bunga," ujar dia saat berbincang dengan Liputan6.com di
Jakarta, Rabu (31/7/2019).
Lana juga optimis rupiah akan bergerak
menguat sepanjang hari ini. Rupiah diprediksi akan bergerak pada kisaran
Rp 13.980 per dolar AS sampai Rp 14.000 per dolar AS.
"Saya kira bisa (menguat) sepanjang hari. Lebih banyak karena sentimen eksternal," tandas dia.
Sedangkan
berdasarkan Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor)
Bank Indonesia (BI), rupiah dipatok di angka 14.026 per dolar AS,
menguat jika dibandingkan dengan patokan sehari sebelumnya yang ada di
angka 14.034 per dolar AS. best profit
Sumber : Liputan6
Best Profit (31/7) - Harga emas dan perak naik pada awal perdagangan
sesi Amerika Serikat pada hari Selasa kemarin. Kenaikan metal berharga
ini karena perkiraan akan berita baik yang akan datang dari Federal
Reserve pada minggu ini.
Emas berjangka bulan Agustus terakhir
naik $7.50 per ons pada $1,427.90. Harga perak Comex bulan September
terakhir naik $0.045 pada $16.485 per ons.
Dalam perdagangan sesi
AS selanjutnya, harga emas tetap stabil, namun sempat jatuh dari
ketinggian sesi dengan “consumer confidence” AS bulan Juli naik lebih
kuat daripada yang diperkirakan. best profit
Conference
Board AS pada hari Selasa mengatakan bahwa Consumer Confidence Index
naik ke angka 135.7, naik dari revisi bulan Juni sebesar 121.5 dan
mengalahkan yang diperkirakan secara solid. Menurut perkiraan konsensus,
para ekonomis memperkirakan angka disekitar 125.1.
Pasar emas
mengalami sedikit tekanan jual sebagai reaksi terhadap data yang lebih
baik daripada yang diperkirakan, namun harga emas masih berada di
teritori yang positip. best profit
Para analis komoditi
mencatat bahwa pasar sedang fokus kepada keputusan kebijakan moneter
dari Federal Reserve pada hari Rabu malam atau Kamis dinihari. Bank
sentral AS ini diperkirakan akan memangkas tingkat bunga untuk pertama
kalinya sejak tahun 2008. best profit
Menurut Conference
Board, angka bulan Juli adalah level yang tertinggi sepanjang tahun ini.
Mereka mencatat bahwa kejatuhan pada bulan Juni disebabkan karena
meningkatnya ketegangan perdagangan, yang mana sejak saat itu telah
mereda.
Lynn Franco, direktur senior dari indikator ekonomi di
Conference Board mengatakan,”Konsumen sekali lagi merasa optimis
mengenai bisnis sekarang ini dan prospeknya dan kondisi pasar tenaga
kerja. Sebagai tambahan, ekspektasi mereka mengenai outlook keuangan
mereka juga membaik. Level kepercayaan yang tinggi ini harusnya terus
mendukung belanja yang kuat di dalam jangka pendek meskipun pertumbuhan
GDP yang melambat.” best profit
Harga emas juga jatuh
dari ketinggian harian setelah data perumahan AS menunjukkan bahwa lebih
banyak konsumen daripada yang diperkirakan yang komitmen untuk membeli
sebuah rumah pada bulan Juni, menurut the National Association of
Realtors (NAR).
Pending Home Sales AS naik 2.8% pada bulan Juni,
menandakan kenaikan bulanan kedua berturut-turut, kata asosiasi pada
hari Selasa. Sementara konsensus memperkirakan kenaikan hanya 1.1%.
The Pending Home Sales index muncul di 108.3 pada bulan Juni, naik dari angka bulan Mei sebesar 105.4. best profit
Kenaikan
harga emas disebabkan karena ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh the
Fed pada saat Federal Reserve’s Open Market Committee (FOMC) mengadakan
pertemuannya pada hari Kamis dinihari (WIB) untuk menentukan kebijakan
moneternya.
The Fed diperkirakan akan menurunkan tingkat bunganya
pada konklusi dari pertemuannya. Tren naik ari metal berharga akan
sangat kecewa jika the Fed tidak memangkas tingkat suku bunganya.
Kebanyakan pemerhati pasar berpikir akan pengurangan tingkat bunga
sebanyak 0.25%, namun metal akan mendapatkan dorongan yang lebih besar
jika the Fed menurunkan suku bunganya sebesar 0.5% yang lebih kecil
kemungkinannya. best profit
Hal kunci diluar pasar metal
berharga adalah naiknya harga minyak mentah Nymex dan diperdagangkan
disekitar $57.50 per barel. Indeks dolar AS naik sedikit dan pada hari
kemarin menyentuh ketinggian yang baru untuk tahun ini semalam.
Secara
tehnikal, obyektif kenaikan harga emas adalah menembus “resistance”
yang solid di $1,454.40 setelah lebih dahulu melewati $1,434.10 dan
kemudian $1,442.00. Sedangkan obyektif penurunan harga emas adalah
menembus “support” yang solid di $1,400.00 setelah terlebih dahulu
melewati $1,420.00 dan kemudian $1,411.10. best profit
Sumber : Vibiznews
best profit
Best Profit (30/7) - Harga emas stabil pada perdagangan Senin di
tengah ekspektasi penurunan suku bunga oleh Bank Sentral Amerika Serikat
(AS) atau the Federal Reserve (the Fed) pada pekan ini.
Mengutip
CNBC, Selasa (30/7/2019), harga emas di pasar spot naik tipis 0,31
persen menjadi USD 1.422 per ounce. Sedangkan harga emas berjangka naik
0,25 persen ke level USD 1.422,7 per ounce.
"Jelas di sini pasar
emas tengah menunggu keputusan dari the Fed pada Rabu nanti. Kami yakin
the Fed memangkas 25 basis poin. Pertanyaannya selanjutnya adalah apa
langkah selanjutnya," jelas David Meger, Direktur Perdagangan Logam
Mulia High Ridge Futures. best profit
Dari konsensi para analis dan ekonom, 77 persen dari mereka yakin bahwa the Fed akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin.
"Banyak
yang menunggu apa yang dikatakan oleh Gubernur the Fed Jerome Powel
pada pengumuman nanti. Jika ia mengatakan tidak ada siklus penurunan
suku bunga maka membuat emas di bawah tekanan," tulis Commerzbank dalam
catatannya. best profit
Saat ini pelaku pasar juga akan
mengawasi pembicaraan perdagangan AS-China di Shanghai, karena
negosiator dari kedua negara bertemu untuk pembicaraan langsung pertama
mereka sejak gencatan senjata di G20 bulan lalu.
Emas adalah aset pilihan selama masa ketidakpastian ekonomi dan politik.
Harga
emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) atau emas Antam naik tipis
Rp 1.000 per gram menjadi Rp 705 ribu per gram, pada perdagangan Senin
(29/7/2019). Pada perdagangan kemarin, harga emas Antam di patok Rp 704
ribu per gram. best profit
Sedangkan untuk harga buyback
emas Antam, pada awal pekan ini juga naik Rp 1.000 menjadi Rp 634 ribu
per gram. Harga buyback ini adalah jika Anda menjual emas, Antam akan
membelinya di harga Rp 634 ribu per gram.
Saat ini, Antam menjual
emas dengan ukuran mulai 0,5 gram hingga 1.000 gram. Hingga pukul 08.14
WIB, mayoritas ukuran emas Antam masih tersedia. best profit
Harga emas Antam ini berlaku di kantor Antam Pulogadung, Jakarta. Sementara, di gerai penjualan emas Antam lain bisa berbeda.
Sementara
untuk harga emas Antam bercorak batik dengan ukuran 10 gram ditetapkan
Rp 7.260.000. Sedangkan untuk ukuran 20 gram dijual Rp 14.010.000
Harga
emas Antam sudah termasuk PPh 22 sebesar 0,9 persen. Sertakan Nomor
Pokok Wajib Pajak (NPWP) untuk memperoleh potongan pajak lebih rendah
(0,45 persen). best profit
Sumber : Liputan6
Best Profit (29/7) - GBP/USD diperdagangkan dibawah 1.2400 setelah
Perdana Menteri Inggris Boris Johnson bertikai dengan Uni Eropa mengenai
Brexit. Sementara itu di Amerika Serikat, GDP AS muncul lebih baik
daripada yang diperkirakan pada 2.1% dan menguatkan dolar AS.
“Pendekatan
dari Boris Johnson adalah menantang perang” kata kepala negosiator Uni
Eropa Michel Barnier dan mengirim Sterling turun. Presiden Komisi Eropa
Jean Claude Juncker juga menekankan kepada Perdana Menteri Inggris yang
baru bahwa Persetujuan Penarikan tidak bisa dibuka. best profit
Kata-kata
ini dari para pejabat Eropa yang top kemudian diikuti dengan komentar
yang kurang lebih sama dari Irlandia dan Perancis dan muncul sebagai
respon terhadap pidato Johnson yang pertama sebagai Perdana Menteri di
Parlemen. Penghuni baru dari no 10 ini menuntut agar “backstop” Irlandia
dibuang dan juga mengisyaratkan Inggris tidak akan membayar 39 miliar
pound yang telah dijanjikan.
Johnson telah mempertahankan garis
keras yang menjadi ciri dari kampanyenya dan telah mendominasi nominasi
dari kabinetnya – yang termasuk posisi top untuk para penganut Brexit.
Pertikaian ini membebani pounsterling. Meskipun demikian, sebagian orang
mencurigai bahwa Johnson sedang mempersiapkan pemilihan yang baru. Dan
jika rakyat Inggris pergi ke pemilihan, segala sesuatu bisa terjadi –
termasuk kemenangan bagi kubu Pro-Remain Liberal – Democrats. best profit
Kejatuhan
GBP/USD juga didorong oleh menguatnya dolar AS – sebagai reaksi
terhadap angka Durable Goods Orders yang bagus. Order inti melonjak 1.9%
dan menaikkan ekspektasi untuk rilis pertama dari GDP AS. Perkiraan
pendahuluan atas GDP AS kuartal kedua menunjukkan ekonomi AS melambat
sebesar 2.1% dibandingkan dengan angka GDP pada kuartal pertama sebesar
3.1%. Meskipun demikian, angka ini 2.1% ini masih lebih besar daripada
GDP yang diperkirakan sebesar 1.8%. Hal ini mendukung kenaikan dolar AS.
best profit
Secara tehnikal, “support” awal menunggu di
1.2380 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.2330 dan kemudian
1.2250. Sedangkan “resistance” awal menunggu di 1.2440 yang apabila
berhasil dilewati akan lanjut ke 1.2480 dan kemudian 1.2520. best profit
Sumber : Vibiznews
Best Profit (26/7) - Mata uang bersama Eropa diperdagangkan disekitar
1.1150 terhadap rival Amerikanya, dengan meskipun European Central Bank
kurang “dovish” dibandingkan dengan yang diantisipasikan, pelonggaran
tetap sedang datang ke Uni Eropa. Data AS yang kuat menambah kasus
“bearish” dari pasangan matauang ini.
Mata uang bersama Eropa
telah jatuh ke 1.110, kerendahan baru dalam tahun 2019 terhadap dolar AS
pada hari Kamis kemarin, setelah pengumuman kebijakan moneter ECB. Bank
sentral Eropa ini tetap mempertahankan tingkat bunganya tidak berubah,
namun di dalam petunjuk ke depannya, para pembuat kebijakan mengumumkan
bahwa tingkat bunga diperkirakan akan tetap seperti pada keadaan
sekarang atau level yang lebih rendah paling tidak sampai kepada paruh
pertama tahun 2020. best profit
Pasangan mata uang ini
berada dalam tekanan tambahan setelah kebanyakan data ekonomi dari
Amerika Serikat yang keluar memberikan semangat, dengan Initial Jobless
Claim selama minggu yang berakhir pada tanggal 19 Juli muncul di
206.000, lebih baik daripada yang diperkirakan sebesar 219.000,
sementara Durable Goods Orders meningkat substansial 2.0%, dua kali
lipat lebih daripada yang diperkirakan sebesar 0.7%. Dan juga Wholesale
Inventories hanya bertambah 0.2% menurut perkiraan pendahuluan.
Satu-satunya nada yang negatif datang dari Goods Trade Balance dengan
defisit bertambah menjadi $74.17 miliar pada bulan Juni. best profit
Namun,
pasangan matauang ini dengan cepat membalikkan arah turunnya selama
konferensi pers dari Presiden ECB Mario Draghi dan naik ke ketinggian
harian 1.1187. Draghi berkata bahwa keputusan dari ECB tidaklah seragam
dan tidak ada diskusi mengenai pemangkasan tingkat suku bunga.
Setelah
fluktuasi yang tajam ini, pasangan matauang ini mulai
mengkonsolidasikan keuntungan hariannya dan terakhir diperdagangkan pada
1.1145.
Secara tehnikal, “support” awal menunggu di 1.1127 yang
apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1105 dan kemudian 1.1070.
Sedangkan “resistance” awal menunggu di 1.1185 yang apabila berhasil
dilewati akan lanjut ke 1.1220 dan kemudian 1.1250. best profit
Sumber : Vibiznews
Best Profit (25/7) - Harga emas naik pada penutupan pedagangan Rabu
(Kamis pagi waktu Jakarta), didorong oleh harapan terhadap kebijakan
stimulus ekonomi Bank Sentral Amerika Serikat atau the Federal Reserve
(The Fed).
Harga emas mengalami lonjakan dibandingkan perdagangan
sebelumnya di tengah ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter dari bank
sentral untuk menopang perekonomian global. Meskipun dolar AS yang lebih
kuat menahan kenaikan. best profit
Mengutip CNBC, Kamis
(25/7/2019), harga emas di pasar spot naik 0,4 persen ke level USD
1.422,05 per ounce. Namun tidak setinggi pekan lalu yang mencapai
puncaknya pada harga USD 1.452,60 per ounce. Harga emas berjangka AS
naik USD 1,90 menjadi USD 1,423.60.
"Berlanjutnya minat investasi
yang kuat dan pembelian emas, ekspektasi penurunan suku bunga,
ketegangan geopolitik tinggi mengenai Iran dan prospek ekonomi global
yang suram menopang harga emas hari ini," kata Analis Commerzbank,
Carsten Fritsch. best profit
Bank Sentral Eropa (ECB)
diharapkan memberi sinyal kebijakan moneter yang lebih mudah ketika
bertemu pada hari Kamis. Investor juga melihat ke depan untuk pertemuan
kebijakan The Fed pada 30-31 Juli, di mana diharapkan untuk memotong
suku bunga pinjaman acuan
Futures tetap dihargai 100 persen untuk
pemotongan suku bunga 25 basis poin dari The Fed minggu depan dan bahkan
menyiratkan peluang 18 persen dari 50 basis poin. best profit
Kekhawatiran
tentang pertumbuhan ekonomi telah mendorong bank sentral di seluruh
dunia untuk meninjau kembali sikap mereka terhadap kebijakan moneter.
IMF
pada hari Selasa menurunkan perkiraan untuk pertumbuhan global tahun
ini. IMF juga memperingatkan bahwa lebih banyak tarif AS, China, atau
tarif otomatis Brexit dapat mengenai pertumbuhan, melemahkan investasi
dan mengganggu rantai pasokan. best profit
Suku bunga
yang lebih rendah mengurangi biaya peluang memegang nonyield bullion.
Terhadap mata uang lainnya, dolar AS naik tipis ke tertinggi lima minggu
di 97,755 setelah naik hampir 0,5 persen pada hari sebelumnya.
Analis teknis Reuters Wang Tao mengatakan bahwa emas spot terlihat netral dalam kisaran sempit USD 1.412-USD 1.427. best profit
Sumber : Liputan6
Best Profit (24/7) - Harga emas turun pada penutupan pedagangan
Selasa (Rabu pagi waktu Jakarta), tertekan penguatan dolar AS. Meskipun
data ekonomi AS tak menunjukkan perbaikan, namun dolar AS tetap mampu
menguat karena sentimen penurunan suku bunga Bank Sentral AS atau the
Federal Reserve (the Fed).
Mengutip CNBC, Rabu (24/7/2019), harga
emas di pasar spot turun 0,43 persen ke level USD 1.418,63 per ounce,
setelah sempat menyentuh level terendah selama sesi tersebut di USD
1.413,80 per ounce.
Harga emas sempat naik tinggi menyusul penjualan rumah AS yang lebih lemah dari perkiraan para analis dan ekonom. best profit
Sedangkan harga emas berjangka AS turun 0,51 persen di angka USD 1.419,6 per ounce.
"Data
perumahan yang sebenarnya tidak terlalu berdampak banyak tampaknya
memicu aksi beli emas. Namun itu tak berlangsung lama," jelas analis
derivatif dari BMO, Tai Wong.
"Harga emas kemungkinkan akan tetap dalam koridor USD 1.414 per ounce sampai dengan 1.435 per ounce," ia memprediksikan. best profit
Dolar
AS menguat dan bertahan di dekat level tertinggi dalam lima minggu,
didukung oleh kesepakatan untuk memperpanjang batas utang pemerintah AS.
"Saya pikir harga emas terkunci dalam kisaran ini," kata Ryan McKay, analis komoditas di TD Securities.
"Harga
berbalik ketika berita tentang Boris Johnson terpilih. Ada alokasi dana
untuk emas hanya karena risiko Brexit tidak ada kesepakatan." tutur
dia.
Untuk diketahui, hasil jajak pendapat di Parlemen Inggris
menunjuk Boris Johnson sebagai calon terkuat untuk menjabat Perdana
Menteri Inggris yang baru. best profit
Johnson menang
suara sebagai pemimpin Konservatif, mengalahkan Jeremy Hunt dalam
pemilihan kepemimpinan partai, demikian sebagaimana dikutip dari The
Guardian.
Mantan wali kota London, yang telah lama digadang untuk
memimpin negaranya, memenangkan pemilihan dengan selisih tegas antara
92.153 dan 46.656 suara, atau dengan kata lain sebanyak 66 persen.
Sebelumnya,
perdebatan mengenai apakah bank sentral Amerika Serikat (AS) The Fed
akan memangkas suku bunga acuannya sebesar 25 atau 50 basis poin (bps)
terus meningkat, padahal keputusan itu hanya tinggal 10 hari lagi
lamanya. Hal ini akan turut mempengaruhi harga emas ke depan. best profit
Melansir
dari Kitco, Senin (22/7/2019), emas merupakan salah satu pendorong yang
mendominasi tingginya sentimen pasar bagi keputusan The Fed.
Pada
Kamis (18/7) sore hari, waktu setempat, Presiden The Fed New York, John
Williams mengatakan bank sentral (The Fed) perlu bergerak cepat ketika
ekonomi dunia melambat. Itu lebih baik mengambil tindakan pencegahan
daripada menunggu sampai bencana terjadi. Pernyataan ini pun memantik
harga emas di pasar saham melonjak signifikan. best profit
Analisa
FedWatch Tool menyebutkan, ekspektasi pasar untuk The Fed melakukan
penurunan suku bunga acuan pun kini ikut melambung dari semula sebesar
50 basis poin kini naik menjadi 60 basis poin.
Namun, The Fed
melalui seorang juru bicaranya mengungkapkan bahwa pernyataan William
tersebut tidak berbicara tentang kebijakan moneter saat ini melainkan
itu hanyalah "pidato akademik tentang 20 tahun penelitian."
Dengan
klarifikasi tersebut, ekspektasi pasar, menurut CME, telah turun
kembali ke peluang 36,9 persen dari pergerakan 50 bps. Kendati harga
emas telah jatuh dari harga tertinggi, emas ternyata masih menunjukan
kenaikannya di pekan ini. best profit
Sumber : Liputan6
best profit
Best Profit (23/7) - Harga emas mendekati stabil pada awal
perdagangan sesi Amerika Serikat, karena istirahat yang normal dan
sebagian konsolidasi koreksi setelah harga pada akhir Jumat yang lalu
mencatat ketinggian selama 6 tahun. Sementara harga perak membukukan
keuntungan yang solid pada hari Senin kemarin, setelah metal berharga
ini menyentuh puncak selama 13 bulan pada hari Jumat minggu lalu.
Emas
berjangka bulan Agustus terakhir turun $0.40 per ons pada $1,426.30.
Harga perak Comex bulan September terakhir naik $0.205 pada $16.40 per
ons. best profit
Kenaikan harga emas dan perak yang
menjadi penggerak pada pertengahan musim panas, dan berhenti dalam tren
naik jangka pendek bukanlah hal yang mengejutkan pada minggu ini.
Pasar
saham Asia dan Eropa bercampur semalam. Indeks saham AS mengarah kepada
sedikit kenaikan pada saat pembukaan perdagangan sesi New York dimulai.
Indeks saham AS menyentuh rekor ketinggian kontrak pada minggu lalu. best profit
Ketegangan
politik meningkat pada saat memulai minggu perdagangan yang baru, atas
kabar bahwa militer Iran pada akhir hari Jumat menangkap tanker minyak
Inggris dekat selat Hormuz, jelas merupakan respon atas penangkapan
kapal Iran oleh Inggris beberapa minggu yang lalu. Konfrontasi Iran
dengan AS dan Inggris kemungkinan akan meningkat pada minggu-minggu yang
akan datang, dengan keprihatinan di pasar adalah serangan militer AS
yang besar terhadap Iran, yang bisa mengganggu pengangkutan minyak di
teluk Persia. Hal ini merupakan faktor yang “bullish” bagi metal
“safe-haven” ini.
Fokus para trader dan investor tetaplah pada
bank-bank sentral utama dunia dan kebijalan moneter mereka yang mengarah
kepada lebih akomodatif ditengah kekuatiran atas melambatnya
pertumbuhan ekonomi global. European Central Bank akan mengadakan
pertemuan kebijakan moneter yang regularnya pada hari Kamis. Minggu
depan, Federal Reserve’s Open Market Committee (FOMC) AS akan mengadakan
pertemuan kebijakan keuangannya. Kedua-dua bank sentral ini
diperkirakan akan melonggarkan kebijakan moneter mereka pada
pertemuannya masing-masing. Hal ini juga merupakan skenario yang
“bullish” bagi metal berharga. best profit
Hal kunci
diluar pasar metal berharga pada hari kemarin adalah harga minyak mentah
yang naik lebih tinggi dan diperdagangkan disekitar $56.50 per barel.
Sementara indeks dolar AS naik sedikit pada hari Selasa kemarin.
Secara
tehnikal, obyektif kenaikan harga emas adalah menembus “resistance”
yang solid pada $1,500.00 setelah terlebih dahulu melewati $1,430.80 dan
kemudian $1,442.00. Sedangkan obyektif penurunan harga emas adalah
menembus “support” yang solid pada $1,400.00 setelah terlebih dahulu
melewati $1,420.00 dan kemudian $1,410.00. best profit
Sumber : Vibiznews
Best Profit (22/7) - Perdebatan mengenai apakah bank sentral Amerika
Serikat (AS) The Fed akan memangkas suku bunga acuannya sebesar 25 atau
50 basis poin (bps) terus meningkat, padahal keputusan itu hanya tinggal
10 hari lagi lamanya. Hal ini akan turut mempengaruhi harga emas ke
depan.
Melansir dari Kitco, Senin (22/7/2019), emas merupakan
salah satu pendorong yang mendominasi tingginya sentimen pasar bagi
keputusan The Fed.
Pada Kamis (18/7) sore hari, waktu setempat,
Presiden The Fed New York, John Williams mengatakan bank sentral (The
Fed) perlu bergerak cepat ketika ekonomi dunia melambat. Itu lebih baik
mengambil tindakan pencegahan daripada menunggu sampai bencana terjadi.
Pernyataan ini pun memantik harga emas di pasar saham melonjak
signifikan. best profit
Analisa FedWatch Tool
menyebutkan, ekspektasi pasar untuk The Fed melakukan penurunan suku
bunga acuan pun kini ikut melambung dari semula sebesar 50 basis poin
kini naik menjadi 60 basis poin.
Namun, The Fed melalui seorang
juru bicaranya mengungkapkan bahwa pernyataan William tersebut tidak
berbicara tentang kebijakan moneter saat ini melainkan itu hanyalah
"pidato akademik tentang 20 tahun penelitian." best profit
Dengan
klarifikasi tersebut, ekspektasi pasar, menurut CME, telah turun
kembali ke peluang 36,9 persen dari pergerakan 50 bps. Kendati harga
emas telah jatuh dari harga tertinggi, emas ternyata masih menunjukan
kenaikannya di pekan ini.
Emas berjangka Agustus lalu
diperdagangkan pada USD 1,4257 per ounce, naik 1 persen dari minggu
lalu. Ke depannya, sejumlah analis pun menilai bahwa perdebatan
pemangkasan suku bunga The Fed sebesar 25 atau 50 bps akan terus
meningkat. Adapun emas nantinya akan menyesuaikan dengan baik terkait
penurunan suku bunga acuan The Fed itu. best profit
"Saya
rasa The Fed dapat memangkas 25 bps dan membuka pintu lebar untuk
penurunan suku bunga di masa mendatang," ujar Analis Pasar Saham di CMC,
David Madden.
Di sisi lain, Analis logam mulia, Carsten Fritsch,
di Commerzbank berpendapat, meskipun ada risiko beberapa aksi ambil
untung mengikuti reli emas terbaru, lingkungan masih bullish untuk emas.
best profit
Christopher Vecchio mengatakan, meskipun dia
mengharapkan setidaknya 50 basis poin poin pelonggaran dari The Fed,
dia tidak berharap semuanya akan datang pada bulan Juli.
Menurutnya,
bank sentral akan tetap berhati-hati karena melihat perlunya melindungi
ekonomi domestik dari perlambatan pertumbuhan global. Namun, pihaknya
masih tetap melihat ruang untuk harga emas bergerak lebih tinggi.
"Selama suku bunga riil AS terus bergerak lebih rendah, maka emas akan terus melakukan penyesuaianya dengan baik," terangnya. best profit
Sumber : Liputan6
Best Profit (19/7) - Harga emas di pasar spot stabil pada penutupan
perdagangan Kamis (Jumat pagi waktu Jakarta) karena dolar yang melemah
efek dari meningkatnya ekspektasi penurunan suku bunga oleh Bank Sentral
Amerika Serika (AS) atau The Fed.
Mengutip CNBC, Jumat
(19/7/2019), harga emas di pasar spot stabil di level USD 1.426 per
ounce. Ini setelah menyentuh level tertinggi sejak 3 Juli di USD 1.429.
Sedangkan harga emas berjangka naik 0,3 persen menjadi USD 1.427 per
ounce. best profit
Harga emas melonjak sekitar 1,5 persen
di sesi sebelumnya karena dolar jatuh setelah data perumahan AS lebih
lemah dari yang diperkirakan. Mata uang AS tersebut terakhir turun
sekitar 0,1 persen terhadap rival utama.
"Dolar telah kembali
melemah, dan ini telah memungkinkan emas untuk menemukan minat beli baru
setelah reli hari Rabu," kata Analis Pasar Forex.com Fawad Razaqzada. best profit
Harga emas sempat jatuh ke level terendah USD 1,414.36 di awal sesi, tetapi pulih setelah dolar melemah.
"Tren
jangka panjang emas berada di arah bullish sehingga para pedagang
senang untuk terus memudar dalam apa yang merupakan latar belakang
fundamental yang mendukung dengan dolar dan saham berjuang," ungkap
Razaqzada. best profit
Para Analis menilai, meningkatnya
ekspetasi penurunan suku bunga Fed telah menopang harga emas di atas USD
1.400 dan momentum keseluruhan positif.
menurut FedWatch CME
Group, para pedagang suku bunga berjangka memperkirakan 65 persen The
Fed akan memangkas suku bunganya sebesar 25 basis poin bulan ini dan 35
persen kemungkinan pemotongan 50 basis poin,
“Antisipasi penurunan
suku bunga telah benar-benar mendorong banyak momentum yang telah kita
lihat belakangan ini. Jika kita tidak mendapatkan pemotongan suku bunga,
emas akan kembali ke USD 1.300," kata Pendiri, Presiden dan Kepala
Investasi SICA Wealth Management LLC Jeffrey Sica. best profit
"Dolar
telah kembali melemah, dan ini telah memungkinkan emas untuk menemukan
minat beli baru setelah reli hari Rabu," kata Analis Pasar Forex.com
Fawad Razaqzada. best profit
Harga emas sempat jatuh ke level terendah USD 1,414.36 di awal sesi, tetapi pulih setelah dolar melemah.
"Tren
jangka panjang emas berada di arah bullish sehingga para pedagang
senang untuk terus memudar dalam apa yang merupakan latar belakang
fundamental yang mendukung dengan dolar dan saham berjuang," ungkap
Razaqzada. best profit
Sumber : Liputan6
Best Profit (18/7) - Pelemahan perdagangan saham di bursa Amerika
terus berlanjut hingga penutupan sesi beberapa saat lalu Kamis (18/07),
dimana semua indeks utama kembali terpukul di zona merah setelah
mencapai rekor tinggi pada perdagangan awal pekan.
Indeks Dow
Jones turun 115,78 poin atau 0,4 persen menjadi 27.219,85, indeks Nasdaq
turun 37,59 poin atau 0,5 persen menjadi 8.185,21 dan indeks S&P
500 turun 19,62 poin atau 0,7 persen menjadi 2.984,42. best profit
Secara
sektoral, saham transportasi menunjukkan langkah besar penurunan dengan
Dow Jones Transportation Average jatuh 3,6 persen setelah melonjak 1,8
persen ke penutupan tertinggi dua bulan pada hari Selasa. Saham CSX Corp
(CSX) memimpin sektor ini lebih rendah setelah operator kereta api
melaporkan pendapatan kuartal kedua lebih lemah dari yang diharapkan dan
memangkas proyeksi pendapatan setahun penuh.
Saham-saham layanan
minyak juga alami pelemahan yang cukup besar pada hari itu, menyeret
Philadelphia Oil Service Index turun 3,3 persen. Saham gas alam, kimia,
dan baja juga menunjukkan pergerakan negatif, sementara itu saham emas
bergerak secara signifikan lebih tinggi seiring dengan kenaikan harga
logam mulia. best profit
Kerugian di bursa Wall Street
terjadi setelah rilis laporan Departemen Perdagangan yang menunjukkan
penurunan yang lebih besar dari yang diperkirakan dalam data ijin
bangunan dan pembangunan rumah.
Data Housing Start merosot 0,9
persen ke tingkat tahunan 1,253 juta pada Juni setelah tergelincir 0,4
persen ke tingkat revisi 1,265 juta pada Mei. Izin bangunan juga anjlok
6,1 persen ke tingkat tahunan 1,220 juta pada Juni setelah naik 0,7
persen ke tingkat revisi 1,299 juta pada Mei. best profit
Namun,
aktivitas perdagangan agak tenang, karena para pedagang terjebak di
sela-sela saat mereka menunggu musim pendapatan untuk mengambil pijakan
yang membuat taruhan lebih signifikan. Investor akan menunggu data
keuangan seperti IBM Corp, eBay , dan Netflix setelah penutupan
perdagangan. Juga Honeywell , Morgan Stanley, UnitedHealth , Microsoft ,
Capital One , dan American Express juga di antara
perusahaan-perusahaan karena akan melaporkan hasil kuartalan mereka
dalam beberapa hari mendatang. best profit
Sumber : Vibiznews
Best Profit (17/7) - Setelah mencapai rekor perdagangan sebelumnya,
bursa saham di bursa Amerika bergerak fluktuatif sepanjang sesi dan
berakhir negatif beberapa saat lalu Rabu (17/07). Indeks bursa utama
sempat menguat awal sesi masih merespon positif terhadap berita
pendapatan dari Citigroup.
Penutupan bursa Wall Street, indeks Dow
Jones yang mencapai rekor tinggi baru awal sesi mengakhiri hari turun
23,53 poin atau 0,1 persen pada 27.335,63. Indeks Nasdaq yang sarat
dengan saham teknologi juga turun 35,39 poin atau 0,4 persen menjadi
8.222,80, sedangkan indeks S&P 500 turun 10,26 poin atau 0,3 persen
menjadi 3.004,04. best profit
Secara sektoral, saham
energi tertekan oleh karena harga minyak mentah turun tajam setelah
Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan Iran siap untuk
bernegosiasi tentang program misilnya. Karenanya NYSE Arca Natural Gas
Index anjlok 2,1 persen, sedangkan Philadelphia Oil Service Index
merosot 1,4 persen.
Kelemahan yang signifikan juga terlihat di
antara saham-saham perangkat lunak, dengan Dow Jones A.S. Software Index
turun 1,2 persen. Saham perangkat keras komputer dan saham
semikonduktor juga melemah. best profit
Sementara itu
kekuatan terjadi pada saham sektor transportasi dengan Dow Jones
Transportation Average naik 1,8 persen ke penutupan tertinggi dua bulan.
J.B. Hunt Transport Services (JBHT) memimpin sektor transportasi lebih
tinggi setelah perusahaan truk tersebut melaporkan pendapatan kuartal
kedua lebih baik dari yang diharapkan.
Tekanan jual saham di Wall
Street muncul jelang penutupan setelah Presiden Donald Trump mengatakan
kepada wartawan AS bahwa pembicaraan perdagangan China masih memiliki
jalan panjang dan sekali lagi mengancam untuk mengenakan tarif pada
barang-barang Cina senilai $325 miliar lainnya. best profit
Penutupan
yang lebih rendah di Wall Street juga merespon data ekonomi AS yang
mixed dan menimbulkan ketidakpastian tentang prospek jangka pendek
untuk suku bunga. Departemen Perdagangan merilis laporan yang
menunjukkan pertumbuhan penjualan ritel AS yang lebih kuat dari yang
diharapkan.
Departemen Perdagangan mengatakan penjualan ritel naik
0,4 persen pada Juni, sesuai dengan kenaikan pada bulan Mei setelah
diperkirakan hanya naik 0,1 persen. Sementara itu, sebuah laporan
terpisah dari The Fed menunjukkan produksi industri AS secara tak
terduga Juni datar, karena penurunan tajam dalam output utilitas
mengimbangi peningkatan manufaktur dan output pertambangan.
Pedagang
juga mencerna berita pendapatan dari perusahaan besar seperti Goldman
Sachs , Johnson & Johnson, JPMorgan, dan Wells Fargo. best profit
Sumber : Vibiznews