BESTPROFIT FUTURES (2/10) - Jumlah demonstran prodemokrasi di Hong
Kong diperkirakan akan mencapai jumlah terbesar hari Rabu (01/10) pada
awal hari Nasional Cina.
Puluhan ribu orang masih memadati Hong Kong pusat dan memblokir sejumlah tempat dalam beberapa hari terakhir.
Mereka menuntut agar Cina mencabut rencana untuk mengajukan calon bagi pemilihan pemimpin Hong Kong pada 2017.
Pemimpin saat ini CY Leung mendesak para pengunjuk rasa untuk pulang.
Sementara Presiden Cina Xi Jinping dalam komentar pertamanya mengatakan Cina akan menjaga kemakmuran dan stabilitas Hong Kong.
Xi
juga mengatakan kepada para pemimpin Partai Komunis Selasa (30/09)
bahwa pemerintahnya akan menerapkan garis besar "satu negara, dua
sistem."
Leung menolak seruan para demonstran untuk mengundurkan diri.
Ia akan menghadiri upacara menandai Hari Nasional, yang menandai pendirian komunis Cina pada 1949.
Pemerintah Hong Kong membatalkan atraksi kembang api yang sedianya berlangsung Rabu (01/10) malam.
Sumber : BBC
Wednesday, 1 October 2014
Tembakan Artileri Tewaskan 10 Orang di Ukraina Timur
Sepuluh orang tewas hari Rabu (1/10) ketika tembakan artileri menghantam sasaran di kota Donetsk, Ukraina timur.
Sedikitnya sepuluh orang tewas ketika tembakan artileri menghantam sasaran dekat sebuah sekolah dan minibus di kota Donetsk yang dikuasai oleh pemberontak di Ukraina timur.
Empat orang tewas ketika peluru meledak hanya beberapa meter dari gedung itu, pada hari pertama sekolah dimulai di daerah itu. Tidak ada anak yang terluka dalam serangan artileri itu, tetapi seorang guru dan satu orang tua murid menjadi korban.
Dalam insiden terpisah, sebuah tembakan artileri menghantam minibus umum, menewaskan enam orang.
Di tempat lain, pemberontak mulai mendekati bandara Donetsk yang dikuasai oleh pemerintah.
Kantor berita Associated Press melaporkan seorang komandan pemberontak mengatakan bahwa pemberontak menguasai sebagian besar bandara itu, yang telah menjadi fpusat pertempuran terburuk di kawasan itu selama berminggu-minggu.
Sumber : VOA
Sedikitnya sepuluh orang tewas ketika tembakan artileri menghantam sasaran dekat sebuah sekolah dan minibus di kota Donetsk yang dikuasai oleh pemberontak di Ukraina timur.
Empat orang tewas ketika peluru meledak hanya beberapa meter dari gedung itu, pada hari pertama sekolah dimulai di daerah itu. Tidak ada anak yang terluka dalam serangan artileri itu, tetapi seorang guru dan satu orang tua murid menjadi korban.
Dalam insiden terpisah, sebuah tembakan artileri menghantam minibus umum, menewaskan enam orang.
Di tempat lain, pemberontak mulai mendekati bandara Donetsk yang dikuasai oleh pemerintah.
Kantor berita Associated Press melaporkan seorang komandan pemberontak mengatakan bahwa pemberontak menguasai sebagian besar bandara itu, yang telah menjadi fpusat pertempuran terburuk di kawasan itu selama berminggu-minggu.
Sumber : VOA
Aksi Jual Saham AS, Angkat Emas
BESTPROFIT FUTURES (2/10) - Emas naik di hari Rabu ini waktu New York,
rebound dari hari sebelumnya yang menyentuh level 9 bulan terendahnya
sebesar $1,200 per ounce, kenaikan hari ini akibat mengecewakannya rilis
data manufaktur AS yang memicu aksi jual saham pada Wall Street dan
mendorong para investor mencari alternatif pada aset safe haven pada
logam mulia tersebut.
Bullion juga mempertegas kestabilan dollar AS ditengah penurunan pada imbal hasil obligasi Treasury AS dan melemahnya saham-saham global. Penurunan tajam pada saham-saham penerbangan dan yang berhubungan dengan transportasi setelah adanya diagnosa pertama Ebola di AS juga telah mengantarkan Indeks S&P 500 turun lebih dari 1%.
Sementara itu, aktivitas manufaktur AS September lalu melambat dari yang diperkirakan sebelumnya meskipun perekrutan tenaga kerja pada sektor swasta naik, pertanda masih adanya pertumbuhan ekonomi yang tidak merata di negeri Paman Sam. Hari Rabu The Institute for Supply Management (ISM) menyatakan bahwa indeks aktivitas manufaktur nasional Agustus lalu turun.
Spot emas naik sebesar 0.5% ke level $1,214.45 per ounce pukul 2:10 siang (16:10 GMT), sebelumnya sempat tergelincir sebesar 10 sen ke level 9 bulan terendahnya di level $1,204.40.
Sementara emas berjangka bulan Desember di COMEX terselesaikan naik $3.90 per ounce ke level $1,215.50.
Pada kuartal ke-3 ini emas mengalami penurunan sebesar 9%, mencatat penurunan bulanan tertajam sejak Juni 2013 lalu dan penurunan kuartalan pertama sepanjang tahun 2014 ini. Penurunan tersebut sebagai akibat dari Federal Reserve AS yang pada bulan lalu mengindikasikan akan menaikkan suku bunga pinjaman lebih cepat dari perkiraan awal. (bgs)
Sumber : Reuters
Bullion juga mempertegas kestabilan dollar AS ditengah penurunan pada imbal hasil obligasi Treasury AS dan melemahnya saham-saham global. Penurunan tajam pada saham-saham penerbangan dan yang berhubungan dengan transportasi setelah adanya diagnosa pertama Ebola di AS juga telah mengantarkan Indeks S&P 500 turun lebih dari 1%.
Sementara itu, aktivitas manufaktur AS September lalu melambat dari yang diperkirakan sebelumnya meskipun perekrutan tenaga kerja pada sektor swasta naik, pertanda masih adanya pertumbuhan ekonomi yang tidak merata di negeri Paman Sam. Hari Rabu The Institute for Supply Management (ISM) menyatakan bahwa indeks aktivitas manufaktur nasional Agustus lalu turun.
Spot emas naik sebesar 0.5% ke level $1,214.45 per ounce pukul 2:10 siang (16:10 GMT), sebelumnya sempat tergelincir sebesar 10 sen ke level 9 bulan terendahnya di level $1,204.40.
Sementara emas berjangka bulan Desember di COMEX terselesaikan naik $3.90 per ounce ke level $1,215.50.
Pada kuartal ke-3 ini emas mengalami penurunan sebesar 9%, mencatat penurunan bulanan tertajam sejak Juni 2013 lalu dan penurunan kuartalan pertama sepanjang tahun 2014 ini. Penurunan tersebut sebagai akibat dari Federal Reserve AS yang pada bulan lalu mengindikasikan akan menaikkan suku bunga pinjaman lebih cepat dari perkiraan awal. (bgs)
Sumber : Reuters
Saham Jepang Jatuh Hari Ketiga Pasca Penguatan Yen VS Dolar
BESTPROFIT FUTURES (2/10) - Saham
Jepang jatuh, menyeret indeks Topix turun untuk hari ketiga setelah yen
menguat terhadap dolar, serta melemahnya prospek pendapatan perusahaan
eksportir.
Indeks
Topix turun 1,5% ke level 1,298.93 pada 09:06 pagi di Tokyo. Indeks
tersebut turun 3% di bawah level tertinggi enam tahun yang dicapai bulan
lalu. Indeks Nikkei 225 Stock Average merosot 1,3% menjadi 15,876.57
hari ini. Yen tergelincir kurang dari 0,1% ke level 108,96 terhadap
dolar. Kemarin mencatat rebound setelah melemah ke level terendah sejak 2008.
Kontrak pada indeks Standard & Poor 500 flat setelah kemarin Indeks AS turun 1,3% ke
terendah tujuh pekan. Indeks Russell 2000 perusahaan lapis kedua telah
jatuh lebih dari 10% dari rekor di Maret. Pabrik zona euro menurunkan
harga lebih dari setahun terakhir dan manufaktur Jerman menyusut,
menegaskan tantangan yang dihadapi para otoritas jelang pertemuan bank
sentral hari ini.
Sementara
presiden European Central Bank (ECB) Mario Draghi yang berjanji akan
memulai program pembelian aset bulan ini seiring pihaknnya yang berusaha
untuk menangkal deflasi dan memicu stagnansi perekonomian.(yds)
Sumber: Bloomberg
Sentimen Suku Bunga The Fed Tekan Bursa Asia
BESTPROFIT FUTURES (2/10) - Saham-saham
Asia turun, dengan indeks acuan menuju penurunan hari kelima, di tengah
keprihatinan atas berakhirnya program stimulasi pembelian obligasi oleh
Federal Reserve dan tanda-tanda pelemahan dalam perekonomian di kawasan
euro.
Indeks MSCI Asia Pacific turun 0,1 % ke
level 139,64 pada pukul 09:02 pagi di Tokyo setelah kemarin terkoreksi
ke level terendah dalam empat bulan. Indeks tersebut mencatatkan
penurunan bulanan terbesar dalam lebih dari dua tahun pada bulan
September di tengah kekhawatiran melambatnya pertumbuhan China dan bahwa
Federal Reserve AS dapat meningkatkan suku bunga lebih cepat setelah
mengakhiri pembelian aset. Saham AS jatuh kemarin, menghantarkan Indeks
Russell 2000 terkoreksi.
Indeks Topix Jepang turun 1,3 %,
penurunan terbesar dalam hampir dua bulan. Indeks Kospi Korea Selatan
kehilangan 0,5 %. Indeks S&P/ASX 200 Australia turun 0,4 %,
sementara Indeks NZX 50 Selandia Baru turun 0,3 %. Pasar saham di Hong
Kong tetap ditutup hari ini, sementara pasar saham China daratan ditutup
sampai 7 Oktober mendatang.
Kontrak pada indeks Standard & Poor
500 sedikit berubah. Indeks tersebut kehilangan 1,3 % kemarin ke
penutupan terendah sejak 12 Agustus. Russell 2000 turun 1,5 %,
memperpanjang penurunan lebih dari 10 % dari rekor yang dicapai pada
bulan Maret, memenuhi definisi koreksi.
Lebih dari $ 200 miliar aset dihapus
dari pasar ekuitas AS selama tiga bulan terakhir, setelah data penguatan
ekonomi memicu kekhawatiran The Fed akan menaikkan suku bunga lebih
cepat dari yang diantisipasi. Perekrutan tenaga kerja di AS dipercepat
untuk pertama kalinya dalam tiga bulan, menurut sebuah laporan swasta
jelang rilis angka payrolls bulanan yang jatuh tempo besok.
Sumber : Bloomberg
Tuesday, 30 September 2014
Harga Kopi Arabika Terus Menguat, Sentimen Positif Cukup Kokoh
Harga kopi arabika di bursa ICE Futures
US pada penutupan perdagangan Selasa 30 September 2014 terpantau ditutup
menguat signifikan. Penguatan signifikan pada harga kopi di bursa ICE
Futures US dipicu oleh ekspektasi akan penurunan output Brasil untuk
panen periode ini.
Kondisi cuaca Brasil yang buruk pada
tahun ini, masih menjadi sentimen positif kuat pada pergerakan harga
kopi arabika. Cuaca di Brasil yang sempat mengalami suhu panas dan
kering di awal tahun, dianggap berpotensi kuat untuk menjadi gangguan
kuat terhadap panen kopi Brasil. Dampak dari hal tersebut, harga kopi
arabika pun terangkat dari sentimen sisi supply.
Walaupun ekspektasi akan terjadinya
gangguan terhadap perkebunan kopi di Brasil cukup potensial, namun
sejauh ini ketidakjelasan pada tingkatan output Brasil masih kerap
menjadi faktor yang memicu fluktuasi signifikan harga kopi Arabika.
Meskipun demikian, sepanjang kuartal 3 tahun ini harga kopi berhasil
naik hingga 11,8%.
Pada penutupan perdagangan kopi arabika
di bursa ICE Futures US, harga kopi arabika terpantau ditutup menguat
signifikan. Harga kopi arabika berjangka ICE Futures US untuk kontrak
Desember 2014 ditutup naik 1,10% ke tingkat harga #193,35/ton atau
menguat $2,10/ton.
Sementara pada perdagangan kopi robusta
di bursa LIFFE, harga kopi robusta juga ditutup menguat signifikan.
Harga kopi robusta berjangka LIFFE utnuk kontrak November 2014 ditutup
naik hingga 1,48% ke tingkat harga $1.992/ton atau menguat $29/ton.
Analis Vibiz Research Centre memprediksi
harga kopi arabika masih akan cenderung berada dalam trend positif. Hal
tersebut dilandasi oleh ekspektasi yang cukup tinggi terhadap gangguan
tanaman kopi Brasil yang dapat mengurangi output Brasil secara
signifikan. Terkait pergerakan harga, range normal diprediksi akan
berada di kisaran $180-$205 pada arabika dan $1.985-$2025 pada robusta.
Sumber : Vibiznews
Euro Turun Ke Level 2 Thn Terendahnya Ditengah Spekulasi ECB
BESTPROFIT FUTURES (1/10) - Euro turun ke level terendahnya dalam 2
tahun terakhir terhadap dollar akibat melambatnya pertumbuhan inflasi
yang mendorong bagi ECB (European Central Bank) guna menambah stimulus
moneter lanjutan guna meredam deflasi.
Mata uang 18 negara tersebut berada pada performa kuartalan terburuknya sejak 2010 silam ditengah upaya ECB untuk menghadapi pembengkakan neraca keuangan dan memangkas suku bunga pinjaman guna memicu pertumbuhan ekonomi. Sementara mata uang ruble Russia melemah setelah Bloomberg News melaporkan bahwa bank sentral sedang mempertimbangkan pengendalian modal dan dollar Kanada turun akibat perekonomian negara tersebut stagnan. Pada kuartal ini dollar AS menguat tajam sejak 2008 lalu sebagai pengaruh dari Federal Reserve yang mempertimbangkan menaikkan suku bunga.
Euro melemah sebesar 0.4% ke level $1.2630 pukul 4:36 sore waktu New York dan menyentuh level $1.2571, level terendah sejak September 2012 lalu. Bulan ini mat auang tersebut mengelami penurunan sebesar 3.8% dan merosot 7.8% sejak 30 Juni lalu, penurunan tajam sejak kuartal kedua 2010 lalu. Hari ini Euro turun 0.3% ke level 138.49 yen.
Dollar catat gain sebesar 0.1% ke level 109.65 yen dan mencapai level 109.85, level tertinggi sejak Agustus 2008 lalu. September ini mengalami kenaikan sebesar 5.3%. (bgs)
Sumber : Bloomberg
Mata uang 18 negara tersebut berada pada performa kuartalan terburuknya sejak 2010 silam ditengah upaya ECB untuk menghadapi pembengkakan neraca keuangan dan memangkas suku bunga pinjaman guna memicu pertumbuhan ekonomi. Sementara mata uang ruble Russia melemah setelah Bloomberg News melaporkan bahwa bank sentral sedang mempertimbangkan pengendalian modal dan dollar Kanada turun akibat perekonomian negara tersebut stagnan. Pada kuartal ini dollar AS menguat tajam sejak 2008 lalu sebagai pengaruh dari Federal Reserve yang mempertimbangkan menaikkan suku bunga.
Euro melemah sebesar 0.4% ke level $1.2630 pukul 4:36 sore waktu New York dan menyentuh level $1.2571, level terendah sejak September 2012 lalu. Bulan ini mat auang tersebut mengelami penurunan sebesar 3.8% dan merosot 7.8% sejak 30 Juni lalu, penurunan tajam sejak kuartal kedua 2010 lalu. Hari ini Euro turun 0.3% ke level 138.49 yen.
Dollar catat gain sebesar 0.1% ke level 109.65 yen dan mencapai level 109.85, level tertinggi sejak Agustus 2008 lalu. September ini mengalami kenaikan sebesar 5.3%. (bgs)
Sumber : Bloomberg
Emas & Perak Jatuh Kelevel 8 Bulan Terendahnya Sejak 2010
BESTPROFIT FUTURES (1/10) - Emas
berjangka jatuh ke level terendahnya sejak Januari lalu seiring prospek
tingkat suku bunga AS yang lebih tinggi dan menguatnya dolar untuk
memangkas permintaan logam mulia terkait lindung nilai terhadap inflasi.
Sementara perak turun ke level 4 tahun terendahnya.
Bullion
yang rally pada semester pertama tahun ini di tengah meningkatnya
ketegangan di Ukraina dan Timur Tengah, membukukan penurunan pada
kuartalan pertama tahun 2014. Perak anjlok sebesar 12 persen bulan ini,
yang merupakan penurunan terbesarnya sejak April 2013 lalu, seiring
kedua logam melemah.
Emas
berjangka untuk pengiriman bulan Desember turun sebesar 0,6 persen
bertahan di level $ 1,211.60 per ons di Comex New York pada pukul 1:43
waktu New York setelah sebelumnya menyentuh level $ 1,204.30, merupakan
level terendahnya sejak 2 Januari lalu. Emas merosot sebesar 8,4 persen
pada kuartal ini. (knc)
Sumber : Bloomberg
Data Kepercayaan Konsumen AS & Situasi Hong Kong Tekan Bursa Asia
BESTPROFIT FUTURES (1/10) - Saham Asia jatuh, dengan indeks acuan menuju penurunan untuk hari keempat, setelah data consumer confidence di
AS secara tak terduga melemah dan Hong Kong bersiap untuk menghadapi
protes yang lebih besar bersamaan dengan dimulainya hari libur China.
Indeks
MSCI Asia Pacific turun 0,1 % ke level 140,20 pada pukul 09:02 pagi di
Jepang setelah kemarin terkoreksi ke level terendah dalam empat bulan.
Indeks tersebut mencatatkanpenurunan bulanan terbesar dalam lebih dari
dua tahun pada bulan September di tengah kekhawatiran melambatnya
pertumbuhan ekonomi China dan bahwa Federal Reserve dapat meningkatkan
biaya pinjaman di AS lebih cepat setelah mengakhiri program pembelian
aset.
Pimpinan
Eksekutif di Hong Kong, Leung Chun-ying menghadapi tenggat waktu untuk
merespon tuntutan pengunduran dirinya dan untuk melakukan pemilihan umum
yang bebas di kota setelah pengunjuk rasa pro-demokrasi memasuki hari
keenam. Memasuki pagi hari, puluhan ribu pengunjuk rasa memadati area
utama, tidak terpengaruh oleh hujan lebat semalam. Ratusan demonstran
telah pindah ke area di kawasan Wan Chai di mana Leung menghadiri
upacara pada pukul 8:00 pagi untuk menandai ulang tahun ke-65 berdirinya
Republik Rakyat Cina.
Indeks
Topix Jepang tergelincir 0,2 % setelah para investor mengkaji survei
sentimen bisnis kuartalan oleh Tankan. Indeks Kospi Korea Selatan
tenggelam 0,5 % setelah adanya laporan yang menunjukkan bahwa ekspor
naik kurang dari yang diharapkan pada bulan lalu. Indeks NZX 50 Selandia
Baru turun 0,1 %. Indeks S&P/ASX 200 Australia turun 0,3 %. Bursa
Hong Kong ditutup hari ini dan besok untuk libur nasional, sementara
bursa China daratan ditutup sampai 7 Oktober mendatang.(frk)
Sumber : Bloomberg
Saham AS Ditutup Melemah Seiring Saham Global Turun Pada Kuartalan
BESTPROFIT FUTURES (1/10) - Saham-saham
AS jatuh, dengan indeks ekuitas global memangkas penurunan pada
kuartalan terburuknya sejak 2012 lalu, seiring saham produsen energi dan
minyak menurun. Dolar memperpanjang level tertingginya dalam 4 tahun
terakhir, sementara perak mengalami penurunan.
Indeks Standard &
Poor 500 turun sebesar 0,2 persen pada pukul 04:00 waktu New York,
memangkas kenaikan pada kuartalan ketujuh. Indeks Spot Dolar Bloomberg
yang berakhir pada kuartal terbaiknya terjadi kenaikan pada 8 hari
berturut-turut dalam 6 tahun terakhir, dan euro melemah dalam 3 bulan
terakhir sejak 2010 lalu. Saham Eropa menguat untuk membatasi reli
terpanjangnya sejak 2006 lalu pada kuartalan. Sementara perak jatuh ke
level terendahnya hari ini, emas merosot sebesar 8,4 persen yang
merupakan level terendahnya dalam 3 bulan terakhir. Obligasi pemerintah
mengalahkan utang perusahaan dalam tiga tahun terakhir pada kuartal ini.
Produsen energi di
Indeks S & P 500 turun sebesar 1,2 persen hari ini seiring minyak
mentah West Texas Intermediate (WTI) dan minyak mentah Brent menutup
penurunan pada kuartalan terbesar dalam lebih dari dua tahun terakhir di
tengah cadangan minyak yang cukup. Indeks Russell 2000 merosot sebesar
1,5 persen, sementara saham EBay Inc rally setelah mengatakan akan
memisahkan diri unit cara pembayarannya. Inflasi di zona euro naik pada
bulan September dengan laju kurang dari seperempat dari target Bank
Sentral Eropa, memicu spekulasi pejabat akan meningkatkan stimulus
ketika mereka bertemu pada 2 Oktober mendatang. (knc)
Sumber : Bloomberg
Monday, 29 September 2014
Emas Dekati 9 Bulan Terendah Di Kuartalan 2014
BESTPROFIT FUTURES (30/9) - Emas
diperdagangkan mendekati level terendah dalam sembilan bulan terakhir,
serta berada di jalur penurunan di kuartal pertama tahun ini, karena
prospek yang lebih tinggi biaya pinjaman AS sehingga mendorong dolar
berada di kuartal terbaiknya sejak krisis keuangan lalu.
Bullion
untuk pengiriman segera diperdagangkan pada level $ 1,217.14 per ons
pada 9:22 pagi di Singapura. Logam ini telah mengalami penurunan
sebanyak 8,3% sejak akhir Juni lalu, jatuh pada 25 September di level $
1,207.04, merupakan level terendah sejak 2 Januari dan menghapus gain
sebebanyak 0.5% tahun ini yang sebagian dipicu oleh ketegangan di
Ukraina dan Timur Tengah.
Pada
tahun 2013 emas merosot sebesar 28% terkait ekspektasi The Fed yang
akan mengurangi pembelian aset dikarenakan perekonomian sudah mengalami
pemulihan. Indeks Spot Dollar Bloomberg meningkat 6,6% di kuartal ini,
merupakan yang terbesar sejak tiga bulan terakhir sampai September 2008.
Para otoritas The Fed telah menaikkan perkiraan suku bunga AS,
sedangkan bank sentral dari Eropa, Jepang dan China masih bertahan atau
memperpanjang stimulus moneter guna memacu perekonomi di wilayah mereka.
Emas
untuk pengiriman Desember turun 0,1% menjadi $ 1,217.10 per ons di New
York Comex. Holdings di SPDR Gold Trust, produk yang diperdagangkan di
bursa emas, stagnan pada posisi 772,25 metrik ton kemarin, merupakan
level terendah sejak Desember 2008 silam.(yds)
Sumber: Bloomberg
WTI & Brent Menuju Penurunan Kuartalan
BESTPROFIT FUTURES (30/9) - Minyak
mentah West Texas Intermediate dan Brent menuju penurunan kuartalan
terbesar dalam lebih dari dua tahun di tengah spekulasi bahwa kenaikan
produksi minyak mentah akan menyangga pasar dari potensi gangguan
pasokan dari Timur Tengah.
Minyak
berjangka turun sebanyak 0,6 % di New York dan turun 11 % dari awal
Juli. Amerika Serikat dan sekutu Eropa dan Arab telah melakukan ribuan
misi penerbangan sejak memulai kampanye pemboman untuk melawan Negara
Islam di Suriah dan Irak (ISIS), produsen terbesar kedua OPEC. Stok
minyak mentah AS mungkin menguat sebesar 1,5 juta barel pekan lalu,
sebuah survei Bloomberg News menunjukkan sebelum laporan Administrasi
Informasi Energi (EIA) besok.
WTI
untuk pengiriman November turun sebanyak 57 sen menjadi $ 94 per barel
dalam perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange dan berada
di level $ 94,27 pada pukul 8:41 pagi waktu Singapura. Kontrak naik $
1,03 ke $ 94,57 kemarin. Volume semua berjangka yang diperdagangkan
adalah sekitar 44 % di bawah rata-rata 100 hari. Harga telah mengalami
penurunan 4,2 % dalam tahun ini.
Brent
untuk pengiriman November turun sebanyak 21 sen, atau 0,2 %, ke level $
96,99 per barel di bursa ICE Futures Europe exchange. Harga turun 14 %
dalam kuartal ini, terbesar sejak Juni 2012. Minyak mentah acuan Eropa
diperdagangkan $ 2,86 lebih besar dari WTI. Spread ditutup di level $ 2,63 kemarin, yang merupakan spread tersempit sejak 9 Agustus.(frk)
Sumber : Bloomberg
Indeks Manufaktur China Turun Dari Pembacaan Awal
BESTPROFIT FUTURES (30/9) - Indeks
manufaktur China mengalami penurunan dari pembacaan awal pada minggu
lalu pasca kemerosotan dalam sektor properti memberatkan perekonomian
terbesar kedua di dunia tersebut.
Data
Indeks Pembelian Manajer (PMI) dari HSBC Holdings Plc dan Markit
Economics untuk bulan September berada di 50.2, lebih rendah dari flash
reading di 50,5 dan tidak berubah dari bulan Agustus. Angka di atas 50
mengindikasikan ekspansi.
Laba
industri yang lebih lemah dari perkiraan ekonom, output dan kredit
telah memacu untuk memotong perkiraan pertumbuhan produk domestik bruto
tahun ini. Satu titik terang dalam data untuk bulan Agustus, pertumbuhan
ekspor, tercermin dalam laporan hari ini, yang menunjukkan ekspansi
yang lebih kuat dari total bisnis baru, didorong oleh kenaikan terbesar
dalam pekerjaan ekspor baru dalam empat setengah tahun.
Surplus
perdagangan China naik ke rekornya pada bulan Agustus setelah ekspor
menguat di belakang meningkatnya pengiriman ke AS dan Eropa. Hal
tersebut telah membantu mengimbangi hambatan dari sektor properti: harga
rumah baru jatuh semua, kecuali dua dari 70 kota yang dipantau oleh
pemerintah bulan lalu, terbesar sejak Januari 2011.
Indeks
manufaktur terpisah dari Biro Statistik Nasional dan Federasi Cina
Logistik dan Pembelian dijadwalkan akan diterbitkan pada 1 Oktober.
Indeks tersebut turunmenjadi 51,1 pada bulan Agustus dari 51,7 pada
bulan Juli. Perkiraan rata-rata dari 31 ekonom yang disurvei Bloomberg
menyerukan angka 51.0.
Laporan
bulan ini menunjukkan laju ekonomi tetap terjebak dalam "gigi rendah"
dalam kuartal ini. China Beige Book menunjukkan pertumbuhan investasi
melambat, biaya pinjaman naik dan saham perusahaan-perusahaan mengajukan
dan mendapatkan pinjaman dari bank tetap berada pada "tingkat
terendah."
Pemerintah
telah menetapkan target ekspansi sekitar 7,5 persen untuk tahun ini.
Perdana Menteri Li Keqiang dan para pembuat kebijakan lainnya telah
bersikeras selama berbulan-bulan bahwa mereka tidak memerlukan
langkah-langkah yang kuat untuk membantu pertumbuhan.(frk)
Sumber : Bloomberg
Produksi Industri Jepang Tak Terduga Turun Di Agustus
BESTPROFIT FUTURES (30/9) - Produksi
industri Jepang secara tak terduga turun pada bulan Agustus, menegaskan
pelemahan dalam perekonomian terbesar ketiga di dunia tersebut karena
Perdana Menteri Shinzo Abe mengkaji peningkatan lain dalam pajak
penjualan.
Output
pabrik turun 1,5% dari Juli lalu, kementerian perdagangan mengatakan
hari ini. Menurut perkiraan rata-rata dari 31 ekonom yang disurvei
Bloomberg News menyerukan kenaikan 0,2%. Output pabrik turun 2,9% dari
Agustus tahun lalu.
Melemahnya
bidang manufaktur menegaskan bahwa perekonomian mengalami perlambatan
dari kontraksi tertajam dalam lima tahun terakhir setelah kenaikan
penjualan pajak April. Perdana Menteri Shinzo Abe telah memberikan
sinyalemen siap untuk meningkatkan stimulus untuk membantu konsumen dan
pengusaha guna meningkatkan retribusi tahun depan.(yds)
Sumber: Bloomberg
Saham Hong Kong Menuju Penurunan Tertajam 2 Hari Sejak Februari
BESTPROFIT FUTURES (30/9) - Saham-saham
Hong Kong jatuh, dengan indeks acuan menuju penurunan dua hari tertajam
sejak Februari lalu, karena jalan-jalan utama di pusat kota tersebut
masih dibarekade oleh para pengunjuk rasa untuk hari ketiga.
Indeks
Hang Seng turun 0,7% ke level 23,060.83 pada 9:30 pagi di Hong Kong,
setelah merosot 1,9% kemarin. Indeks MSCI Hong Kong turun 0,8%, mencatat
penurunan dari 20 Agustus lalu sebesar 10%. Indeks saham volatilitas
tergelincir 0,1% setelah melonjak ke level tertinggi dalam tiga tahun
terakhir kemarin. Sementara pasar saham di kota tersebut akan ditutup
untuk liburan mulai besok, dan akan dibuka kembali pada 3 Oktober.
HSBC
Holdings Plc dan Markit Economics akan melaporkan pembacaan akhir pada
Indeks manufaktur China daratan hari ini. Laporan dalam beberapa bulan
terakhir menandakan penurunan dalam perekonomian China, dengan data
selama akhir pekan menunjukkan keuntungan perusahaan industri mengalami
penurunan di bulan lalu untuk pertama kalinya dalam dua tahun terakhir.
Perusahaan
ritel jatuh kemarin ditengah protes demokrasi yang akan menghalangi
pengunjung ke Hong Kong dan membatasi pendapatan. Sebuah laporan yang
diterbitkan setelah penutupan kemarin menunjukkan nilai penjualan ritel
tak terduga naik pada bulan Agustus dari tahun sebelumnya, meningkat
sebesar 3,4%.
Indeks Volatilitas HIS tergelincir 0,1% menjadi 19,03 hari ini setelah melonjak tajam sejak Agustus 2011 kemarin.(yds)
Sumber: Bloomberg
Sunday, 28 September 2014
Aksi Protes Di Hong Kong Meluas Setelah Polisi Menembakan Gas Air Mata
BESTPROFIT FUTURES (29/9) - Ribuan
demonstran pro-demokrasi bagian dari Hong Kong pagi ini memblokir
jalan-jalan di pusat bisnis dan mengancam untuk mencipatakan kekacaun di
pagi hari ini pasca bentrokan akhir pekan kemarin di mana polisi
menembakkan gas air mata dan semprotan merica kepada para demostran.
Seiring
fajar menyingsing, banyak jalan yang diblokade menuju jantung pusat
keuangan dan mengepung salah satu jalur subway pemerintah ke arah timur.
Protes Baru bermunculan semalam di distrik perbelanjaan Causeway Bay
dan Mongkok, dengan ratusan masa yang menduduki jalanan dan mendirikan
barikade di wilayah tersebut.
Massa
menjamur kemarin mendukung protes yang dipimpin mahasiswa yang dimulai
26 September untuk menentang rencana China untuk mengendalikan
kepemimpinan kota ini di 2017 mendatang.
Dalam
bentrokan terbesar tersebut menjadi permasalahan selama beberapa dekade
terakhir, polisi anti huru-hara mengenakan gas air mata serta membawa
tongkat dan senjata melakukan bentrokan secara berulang kali semalam
dengan para demonstran yang menggunakan masker wajah, kacamata,
bungkusun plastik dan payung untuk melindungi diri.(yds)
Source: Bloomberg
Emas Berada di Dekat Level Terendah, Tertekan oleh Penguatan Dolar
BESTPROFIT FUTURES (29/9) - Emas
diperdagangkan mendekati level terendah dalam hampir sembilan bulan
setelah dolar naik ke level tertinggi empat tahun di tengah prospek
biaya pinjaman yang lebih tinggi akibat membaiknya ekonomi AS. Platinum
diperdagangkan mendekati level terendah 15-bulan.
Bullion
untuk pengiriman segera turun sebanyak 0,2 % ke level $ 1,216.02 per
ons, dan diperdagangkan di level $ 1,218.86 pada pukul 8:48 pagi di
Singapura, menurut Bloomberg generic pricing.
Logam kuning tersebut telah turun 5,3 % dalam bulan ini, setelah
melemah ke level $ 1,207.04pada 25 September lalu, yang merupakan level
terendah emas sejak 2 Januari dan berada 0,5 % dari penghapusan gain
tahun ini.
Emas
menuju penurunan kuartalan pertama tahun ini pasca Indeks Bloomberg
Dollar Spot naik 6,4 %. Laporan hari ini diprediksi akan menunjukkan
data pengeluaran pribadi di AS diperluas pada bulan Agustus setelah data
pekan lalu menunjukkan ekonomi terbesar dunia tersebut mengalami
pertumbuhan terbesar sejak tahun 2011 pada kuartal kedua. Belanja
konsumen menyumbang sekitar 70 % dari produk domestik bruto AS.
Emas
untuk pengiriman Desember naik 0,2 % ke level $ 1,217.90 per ons di
bursa Comex New York. Kepemilikan di SPDR Gold Trust, ETP berbasis emas,
terkontraksi pada 26 September lalu ke 772.25 metrik ton, terendah
sejak Desember 2008.
Perak
untuk pengiriman segera turun 0,3 % ke level $ 17,595 per ons,
ditetapkan untuk kemunduran bulanan ketiga dan penurunan kuartalan
pertama tahun ini. Harga mengalami penurunan ke level $ 17,3491 pada 22
September yang lalu, level terendah sejak Juli 2010.(frk)
Sumber : Bloomberg
Dolar Tahan Gain Pasca Data GDP, Indeks Berjangka AS Turun Diikuti Minyak Mentah
BESTPROFIT FUTURES (29/9) - Dolar
mendekati level tertinggi enam tahun terhadap yen pasca data ekonomi
Amerika yang kuat mendorong tingkat suku bunga ke level yang lebih
tinggi. Indeks saham berjangka turun diikuti minyak mentah dan utang
Australia.
Greenback stabil di
level 109,42 ¥ pada 08:24 pagi di Tokyo setelah naik sebanyak 0,7% pada
26 September lalu, sementara dolar Australia merosot ke level terendah
tujuh bulan. Kontrak pada indeks Standard & Poor 500 turun sebanyak
0,2% setelah Indeks ekuitas AS naik 0,9% pada September 26, penurunan
mingguan terburuk dalam dua bulan terakhir. Nikkei 225 Stock Average
berjangka yang tahan kenaikan di Chicago. Minyak jatuh setidaknya 0,3%,
seiring perak turun 0,4%. Obligasi Australia diikuti Treasuries AS
berada pada level yang lebih rendah.
Ekonomi AS tumbuh 4,6%
pada kuartal kedua, merupakan laju tercepat sejak 2011 lalu, memicu
spekulasi Federal Reserve dengan meningkatnya data payrolls bulanan di
pekan ini. Treasuries jatuh pada 26 September kemarin.(yds)
Sumber: Bloomberg
Mayoritas Saham Asia Naik Terkait Reli Saham Jepang Serta Data Ekonomi AS
BESTPROFIT FUTURES (29/9) - Mayoritas
saham Asia menguat, pasca indeks regional ditutup turun di level
terendahnya pada pekan ketiga sejak Mei lalu, karena pelemahan yen yang
menopang saham Jepang dan data menunjukan bahwa ekonomi AS sedang
mendapatkan momentumnya.
Dengan
tiga saham naik untuk setiap satu saham yang jatuh pada Indeks MSCI
Asia Pacific, yang mengalami stagnansi pada level 142,01 pada 09:06 pagi
di Tokyo, sebelum pasar saham di Hong Kong dan China dibuka. Indeks
saham terkoreksi 1,7% pekan lalu ke level terendah sejak 30 Mei di
tengah kekhawatiran melambatnya pertumbuhan ekonomi China serta
spekulasi Federal Reserve yang dapat meningkatkan suku bunga AS lebih
cepat dari perkiraan para investor. Investor Hong Kong bersiap untuk
mencatat penurunan di pasar saham ditengah tindakan keras polisi
terhadap para demonstran di Hong Kong pasca kota tersebut kembali ke
pemerintahan China.
Indeks
Topix Jepang naik 0,6% karena yen melemah 0,1% menjadi 109,36 per
dolar, melanjutkan penurunan 0,5% pada 26 September kemarin. Indeks NZX 50 Selandia Baru naik 0,4% dan indeks S & P / ASX 200 Australia melemah 0,1%.(yds)
Sumber: Bloomberg
Bursa Saham Jepang Menguat, Yen Tertekan Data Pertumbuhan AS
BESTPROFIT FUTURES (29/9) - Saham-saham
Jepang naik, dengan indeks Topix mengalami reli dari penurunan terbesar
dalam tujuh minggu, setelah eksportir menguat terhadap pelemahan yen
akibat penguatan data ekonomi AS.
Indeks
Topix naik 0,6 % ke level 1,339.79 pada pukul 09:01 pagi di Tokyo,
dengan semua kecuali tiga saham dari 33 kelompok industri yang menguat.
Indeks tersebut turun 1,1 % pada 26 September yang lalu, yang merupakan
penurunan terbesar sejak 8 Agustus yang lalu. Indeks Nikkei 225 Stock
Average naik 0,7 % ke level 16,339.48 hari ini. Yen melemah 0,1 % ke
level 109,36 per dolar setelah pada 26 September turun 0,5 %.
Ekonomi
AS tahunan tumbuh 4,6 % yang pada kuartal kedua, memicu spekulasi atas
timeline Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga dengan data payrolls
bulanan akan di rilis dalam minggu ini.
Kontrak
pada indeks Standard & Poor 500 kehilangan 0,2 % hari ini. Indeks
tersebut mengalami kenaikan tajam dalam lima minggu pada 26 September
pasca laporan data perusahaan yang melampaui perkiraan dan rilis data
produk domestik bruto.(frk)
Sumber : Bloomberg
Subscribe to:
Posts (Atom)
