Thursday, 2 April 2015

Ekuitas AS Ditutup Naik Ditengah Data ekonomi Jelang Data Tenaga Kerja

BESTPROFIT FUTURES MALANG (3/4) - Saham AS ditutup naik, setelah ekuitas turun selama dua hari terakhir, seiring tren data ekonomi bervariasi terus sebelum laporan tenaga kerja pada hari Jumat.
Saham CarMax Inc reli ke level tertinggi sepanjang masa pasca laba kuartal keempat lebih kuat dari perkiraan. Lorillard Inc dan Reynolds Amerika Inc naik seiring pihak otoritas mengkaji merger perusahaan rokok tersebut. Qualcomm Inc dan Google Inc tergelincir lebih dari 1,4%.
Indeks Standard & Poor 500 naik 0,4% menjadi 2,066.80 pada 16:00 sore di New York, dan diselesaikan untuk pekan tertinggi sebesar 0,3%.
Indeks saham memperpanjang kenaikan setelah Iran dan kekuatan dunia mengatakan mereka mencapai kesepakatan untuk mengakhiri sengketa nuklir selama satu dekade terakhir.(yds)
Sumber: Bloomberg

Dolar Melemah Menjelang Rilis Data Payroll AS

BESTPROFIT FUTURES MALANG (3/4) - Dolar jatuh untuk hari kedua jelang rilis data nonfarm payrolls pada Jumat ditengah sinyal pertumbuhan ekonomi AS yang mungkin kehilangan momentumnya.
Indeks Spot Dollar Bloomberg, yang menelusuri mata uang AS terhadap 10 dari rekan utama, turun 0,6% menjadi 1,191.23 pada 16:00 sore waktu New York, setelah mengakhiri kenaikan empat hari pada Rabu. Kenaikan sebesar 6,2% dalam tiga bulan yang berakhir 31 Maret adalah kenaikan kuartal pertama tertajam sejak 2004.
Dolar melemah 1,1% menjadi $1,0880 per ons, memangkas gain di 2015 sampai 10%, dan ditransaksikan sedikit berubah pada level ¥119,72.(yds)
Sumber: Bloomberg

Emas Ditutup Turun Jelang Rilis Data Payroll AS

BESTPROFIT FUTURES MALANG (3/4) - Emas ditutup turun pada hari Kamis ini menyusul dampak pelemahan dolar diimbangi oleh positifnya data ekonomi yang memberikan harapan kepada pasar tenaga kerja untuk naik meskipun pertumbuhan ekonomi stagnan menjelang rilis data nonfarm AS.

Spot emas anjlok 0.3% ke level $1,200.10 per ounce pukul 3:01 sore waktu New York. Sedangkan emas untuk pengiriman bulan Juni turun $7.30 per ounce dengan ditutup di level $1,200.90.

Emas sempat membalikkan kenaikan setelah rilis data menunjukkan sejumlah warga Amerika yang mengajukan klaim pengangguran pada pekan lalu secara mengejutkan turun, sementara defisit neraca perdagangan AS bulan Februari menurun ke level terendah sejak Oktober 2009 silam.

Akan tetapi dolar masih berada di bawah tekanan terkait perkiraan bahwa pertumbuhan  ekonomi AS kuartal pertama melambat tajam.

Para investor menanti rilis data nonfarm payroll AS di hari Jumat ini dimana survei para ekonom dari Reuters memperkirakan bahwa data tersebut akan menunjukkan kenaikan sebesar  245,000 di bulan Maret kemarin setelah bulan Februari juga mencatat kenaikan sebesar 295,000.

Spot perak turun 1.2% ke level $16.68 per ounce, sementara platinum menurun 0.7% ke level $1,150.50 per ounce dan palladium naik 0.1% ke level $743 per ounce. (bgs)

Sumber : Reuters

Wednesday, 1 April 2015

Negatifnya Data Ekonomi Hantam Dolar Tumbang

BESTPROFIT FUTURES MALANG (2/4) - Dolar melemah setelah secara mengejutkannya data ekonomi AS yang menunjukkan penurunan, sehingga memunculkan kembali spekulasi bahwa Federal Reserve tidak akan terburu-buru untuk menaikkan suku bunga.

Indeks Spot Dolar Bloomberg anjlok untuk pertama kalinya dalam 5 hari terakhir setelah laporan data pekerjaan dari pihak swasta dan indeks manufaktur menunjukkan penurunan dari yang diperkirakan sebelumnya. Hal tersebut terjadi menjelang laporan data nonfarm payroll dari Departemen Tenaga Kerja AS yang akan dirilis pada 3 April besok.

Indeks Dolar Spot Bloomberg anjlok 0.2% ke level 1,198.19 pukul 5 sore ini waktu New York. Bulan Maret kemarin indeks acuan tersebut mendulang gain yang sekaligus kenaikan pada bulan ke-9 yang merupakan kenaikan terlama secara beruntun sejak 2004 silam.

Dolar AS turun 0.3% ke level $1.0763 per euro setelah pada 16 Maret lalu sempat mencapai level $1.0458 yang sekaligus level tertingginya sejak Januari 2003 silam.

Sedangkan yen mendulang gain untuk pertama kalinya dalam 3 hari terakhir terhadap dolar dengan mencatatkan kenaikan 0.3% ke level 119.76. Sementara dolar terhadap euro hanya sedikit berubah di level 128.89. (bgs)

Sumber : Bloomberg

Emas Melonjak Tajam Dalam Dua Bulan Terakhir Pasca Perkiraan Payroll AS

BESTPROFIT FUTURES MALANG (2/4) - Emas melonjak ke level tertinggi dalam dua bulan terakhir diatas level  $ 1.200 per ons pasca sebuah laporan pada sektor swasta menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan AS menambahkan pekerja lebih sedikit dari perkiraan pada bulan Maret, sehingga meningkatkan spekulasi bahwa Federal Reserve akan menunda untuk menaikkan suku bunga.
Logam mulia mengakhiri penurunan tiga sesinya. Jumlah Pekerjaan bertambah 189.000, kenaikan terkecil sejak Januari 2014 dan di bawah perkiraan rata-rata menyerukan kenaikan 225.000 dalam survei Bloomberg terhadap para ekonom, menurut data dari ADP Research Institute di Roseland, New Jersey, menunjukkan pada hari Rabu.
Emas turun selama tiga kuartal secara beruntun ditengah sentimen pertumbuhan ekonomi AS yang lebih cepat akan memacu The Fed untuk menaikkan suku biaya pinjaman. Suku bunga yang lebih tinggi memangkas daya tarik logam mulia. Sementara data dari departemen tenaga kerja pada Jumat diproyeksikan akan menunjukkan bahwa para pengusaha akan menambahkan hampir seperempat juta pekerja dalam angka payroll di bulan Maret.
Emas berjangka untuk pengiriman Juni naik 2,1% untuk menetap di level $ 1,208.20 per ons pada pukul 1:43 di New York Comex, kenaikan tertajamr untuk kontrak teraktif sejak 15 Januari lalu.(yds)
Sumber: Bloomberg

Indeks Topix dibuka Menguat dari Level Terendah dalam Tiga Pekan

BESTPROFIT FUTURES MALANG (2/4) - Saham Jepang menguat mengirim indeks Topix naik dari level terendahnya dalam tiga pekan terakhir, seiring saham Asuransi memimpin kenaikan.
Indeks Topix naik sebesar 0,6 persen ke level 1,537.47 pukul 09:01 pagi di Tokyo, naik untuk pertama kalinya dalam tiga hari terakhir. Indeks Nikkei 225 Stock Average menguat sebesar 0,5 persen ke level 19,125.72. Sementara itu, yen menguat sebesar 0,2 persen ke level 119,54 per dolar.
Kontrak E-mini berjangka indeks Standard & Poor 500 turun sebesar 0.1 persen pasca indeks acuan melemah sebesar 0,4 persen pada penutupan perdagangan kemarin terkait lemahnya perkiraan data perkerjaan dan manufaktur .
Kekhawatiran pertumbuhan Ekonomi telah membebani kinerja saham-saham Jepang pekan ini, indeks Topix turun sebesar 0,9 persen rabu kemarin pasca survey Tankan Bank of Japan (BOJ) survai menunjukkan produsen besar melihat pelemahan aktifitas bisnis pada kuartal ini dan sebagian sebagian perusahaan besar berencana untuk mengurangi investasi pada tahun depan. (izr)
Sumber: Bloomberg

Saham Asia Menguat untuk Pertama Kali dalam Enam hari Jelang Data Pekerjaan AS

BESTPROFIT FUTURES MALANG (2/4) - Saham Asia naik untuk pertama kalinya dalam enam hari terakhir, ditopang penguatan saham industri, seiring investor menunggu rilis laporan pekerjaan bulanan AS untuk petunjuk tentang kebijakan moneter The Fed dan sebelum banyak pasar di seluruh dunia ditutup untuk liburan.
Indeks MSCI Asia Pacific naik sebesar 0,4 persen ke level 146,53 pukul 09:02 pagi di Tokyo. Indeks mengalami koreksi selama lima hari terakhir, dipimpin oleh penurunan di antara perusahaan kesehatan dan material, pasca tingkat valuasi pada indeks regional naik ke level tertinggi dalam lima tahun terakhir.
Sebuah laporan pemerintah AS yang akan dirilis pada hari Jumat mendatang diperkirakan menunjukkan perekrutan naik 245.000 pada bulan Maret. The Fed mengatakan kenaikan suku bunga pertama sejak 2006 akan tergantung pada data yang menunjukkan kekuatan ekonomi dan kembalinya target inflasi.
Indeks Topix Jepang dibuka menguat 0,6 persen. Indeks Kospi Korea Selatan naik sebesar 0,4 persen. Indeks S&P/ASX 200 Australia meningkat sebesar 0,4 persen, sementara Indeks NZX 50 Selandia Baru tergelincir 0,4 persen. (izr)
Sumber: Bloomberg

Saham AS Ditutup Turun, Sementara Obligasi Meningkat; Minyak Menguat

BESTPROFIT FUTURES MALANG (2/4) - Saham AS ditutup turun diikuti dolar, sementara obligasi naik seiring menurunannya perkiraan data dari yang diperkirakan pada perekrutan dan manufaktur yang meningkatkan kekhawatiran atas melambatnya pertumbuhan ekonomi. Minyak naik pasca produksi minyak mentah Amerika turun.

Indeks Standard & Poor 500 turun 0,4% pada 04:00 sore di New York, pasca membukukan kenaikan kuartalan kesembilan secara beruntun. Imbal hasil obligasi dengan tenor 10-tahun turun enam basis poin menjadi 1,87%.

Indeks Spot Dollar Bloomberg melemah 0,2% pasca membukukan gain selama empat hari. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) reli 5,2% untuk gain terbesar dalam dua bulan terakhir.(yds)

Sumber: Bloomberg

Tuesday, 31 March 2015

Izin Pembangunan Rumah di Australia Turun

BESTPROFIT FUTURES MALANG (1/4) - Jumlah penerbitan izin pembangunan rumah di Australia jatuh pada bulan Februari lalu, berbanding terbalik pada empat bulan sebelumnya yang meningkat secara berturut-turut.
Persetujuan pembangunan atau merenovasi rumah dan apartemen turun 3,2% dari Januari, menurut Badan Biro Statistik Australia pada hari Rabu.
Persetujuan bangunan naik 14,3% pada bulan Februari dari tahun sebelumnya, menurut ABS.
Izin untuk pembangunan rumah turun 0,1% pada bulan Februari dari Januari, sementara persetujuan untuk apartemen, townhouse dan tempat tinggal lainnya turun sebesar 6%. (izr)
Sumber: MarketWatch

Saham Jepang Dibuka Melemah Setelah Tankan

BESTPROFIT FUTURES MALANG (1/4) - Saham Jepang memperpanjang penurunan pada Rabu pagi ini, dengan data dalam negeri, memberikan isyarat saham asing dan yen mengalami penurunan.
Indeks Nikkei Stock Average turun 0,7 %, sementara kemarin melemah sebesar 1,1 %, sedangkan Indeks Topix jatuh sebesar 0,8 %. Diikuti dengan anjloknya saham AS, serta diawasi pengetatan Bank of Jepang (BOJ) pada kuartalan "Tankan" menurut survei bisnis sentimen, yang menunjukkan bahwa indeks untuk perusahaan terbesar kehilangan ekspektasi dari survei Wall Street Journal dan memperkirakan penurunan belanja modal tahun fiskal tersebut. Sementara mata uang yen menunjukkan tidak segera menanggapi Tankan, mulai menguat setelah pembukaan pasar perdagangan saham, seiring mata uang Dolar AS kembali melemah di bawah level 120 yen. (knc)
Sumber : MarketWatch

Saham Asia Turun Pasca Catat Kenaikan Kuartalan Tertinggi Sejak 2013

BESTPROFIT FUTURES MALANG (4/1) - Saham Asia turun pasca indeks saham regional catat penguatan kuartalan tertinggi sejak 2013 lalu. Saham bahan material dan konsumen pimpin penurunan.
Indeks MSCI Asia Pacific turun sebesar 0,3 persen ke level 145,85 pukul 09:01 di Tokyo. Pada hari Selasa indeks catat penutupan kuartal terbaik sejak kuartalan ketiga 2013 lalu, naik sebesar 6,1 persen, Sementara di China, bank sentral mulai mendorong stimulus. Valuasi pada indeks naik pekan lalu ke level tertinggi sejak Mei 2010 lalu.
Indeks Topix Jepang turun sebesar 0,3 persen. Indeks Tankan kuartalan untuk produsen besar berada di level 12 pada bulan Maret, Bank of Japan mengatakan hari ini, dibawah perkiraan ekonom di level 14. Sebuah angka positif berarti optimis melebihi jumlah pesimis.
Indeks Kospi Korea Selatan tergelincir sebesar 0,2 persen dan Indeks Australia S&P/ASX 200 turun 0,1 persen. Indeks NZX 50 Selandia Baru mendatar.
Kontrak pada indeks FTSE China A50 naik 0,3 persen. Manajer uang internasional telah menjual saham China akibat tingkat valuasi yang naik ke level tertinggi sejak 2010 lalu dan penurunan pertumbuhan ekonomi China. Indeks Shanghai Composite menguat sebesar 84 persen selama 12 bulan terakhir telah melampaui setiap pasar utama lainnya di seluruh dunia. (izr)
Sumber: Bloomberg

Bursa AS Ditutup Melemah 0,9% Pasca Anjloknya Saham Jasa Kesehatan & Industri

BESTPROFIT FUTURES MALANG (1/4) - Bursa Saham AS berakhir melemah ditengah penurunan saham perusahaan pelayanan kesehatan dan industri yang sekaligus memangkas kenaikan kuartalan ke-9 secara beruntun pada Indeks Standard & Poor 500.

Indeks S&P 500 merosot 0.9% ke level 2,068.05 pukul 4 sore ini waktu New York yang sekaligus menandai kenaikan kuartalan terlama secara beruntun sejak 1998 silam. Sementara Indeks Nasdaq Composite melemah 0.9% dengan mencatat kenaikan kuartalan terpanjang secara beruntun yang pernah tercapai.

Indeks S&P 500 berayun rata-rata 1.1% diantara level terendahnya dalam sehari terakhir dan tertingginya dalam kuartal pertama yang juga merupakan pergerakan harian tertinggi sejak kuartal ke-2 di tahun 2012 lalu, menurut data dari Bloomberg. Indeks acuan tersebut mengalami penurunan sebesar 2.2% dari rekor yang tercatat pada 2 Maret kemarin dan termasuk diantara bursa dengan performa terburuk dari 24 bursa di negara maju sepanjang tahun 2015 ini. (bgs)

Sumber : Bloomberg

Kecemasan Hutang Yunani Kembali Hantam Bursa Saham Eropa di Sesi Penutupan

BESTPROFIT FUTURES MALANG (1/4) - Bursa Saham Eropa ditutup melemah menyusul rilis data yang bervariasi dan perdebatan dana talangan Yunani, sementara Bursa Saham Inggris gagal mendulang gain pasca rilis data pertumbuhan ekonomi.

Indeks FTSE 100 Inggris turun 1.72% ke level 6,773.04 poin.

Indeks DAX 30 Jerman anjlok 0.99% dengan ditutup di level 11,966.17 poin dan Indeks CAC 40 di Paris merosot 0.98% ke level 5,033.64 poin.

Sedangkan mata uang euro melemah $1.0740 dari level $1.0825 yang tercatat kemarin.

Deflasi Zona Eropa bulan Maret menurun, menurut rilis data pemerintah pada hari Selasa ini, sehingga berhasil meredam kecemasan bahwa perekonomian sedang menghadapi kecemasan yang serius setelah indeks harga konsumen mencatat penurunan pada bulan ke-4 secara beruntun.

Akan tetapi dengan situasi Yunani yang sedang mengalami krisis keuangan sekaligus hal pahit bagi mitra-mitra Eropa lainnya dan euro yang sedang mengalami penurunan tajam, para analis merasa khawatir jika krisis hutang baru di Zona Eropa dapat mempengaruhi perekonomian dunia. (bgs)

Sumber : AFP

Monday, 30 March 2015

Emas Berjangka Turun Tajam Dalam Tiga Pekan Terakhir

BESTPROFIT FUTURES MALANG (31/3) - Emas mengalami penurunan tertajam dalam tiga pekan terakhir pada tanda-tanda bahwa investor meninggalkan logam mulia meski pasca reli baru-baru ini.
Nilai lindung memangkas posisi beli ke level terendah sejak Desember 2013. Aset global pada emas ETP turun 56,6 metrik ton pada bulan Maret, yang tertajam dalam 15 bulan terakhir. Reli harga dalam dua pekan sebelumnya karena spekulasi bahwa suku bunga AS akan meningkat pada laju yang lebih lambat dari yang diharapkan sebelumnya.
Meskipun para otoritas The Fed memangkas outlook untuk suku bunga pinjaman di akhir tahun, investor berspekulasi bahwa para otoritas masih akan mengangkat suku bunga acuan mendekati nol guna mencegah inflasi dari lonjakannya seiring perekonomian yang mengalami rebound. Emas secara historis telah digunakan sebagai lindung nilai terhadap harga konsumen yang lebih tinggi.
Emas berjangka untuk pengiriman Juni turun 1,3% untuk menetap di level $ 1,185.30 per ons pada pukul 1:40 di New York Comex, yang merupakan penurunan tertajam sejak 6 Maret.
Indeks harga konsumen, yang tidak termasuk makanan dan bahan bakar, naik sebanyak  1,4% pada bulan Februari dari tahun sebelumnya, menurut angka Departemen Perdagangan menunjukkan pada Senin.(yds)
Sumber: Bloomberg

Indeks Topix Reli Melanjutkan Penguatan Kuartalan Terbesar dalam Dua Tahun

BESTPROFIT FUTURES MALANG (31/3) - Saham Jepang naik mengirim indeks Topix mencatat rally kuartalan paling tajam dalam dua tahun terakhir, seiring optimisme atas prospek stimulus China didukung penguatan saham global dan pelemahan yen mendorong sektor eksportir.

Indeks Topix naik sebesar 1,2 persen ke level 1,576.12 pukul 09:02 pagi di Tokyo, menuju penguatan kuartalan sebesar 12 persen, terbesar sejak kuartal pertama 2013 lalu. Indeks Nikkei 225 Stock Average naik sebesar 0,9 persen ke level 19,589.22. Sementara Yen, ditransaksikan pada level 120,06 per dolar pasca kemarin terkoreksi tajam dalam hampir tujuh pekan terakhir. Indeks ekuitas global rally sebesar 0,7 persen pada Senin kemarin pasca China mengumumkan langkah-langkah untuk merasangkan pertumbuhan pasar perumahan dan gubernur bank sentral China (PBOC) mengatakan para pembuat kebijakan dapat berbuat lebih banyak untuk mendukung pertumbuhan ekonomi terbesar kedua di dunia.

Euro melemah 0,5 persen terhadap dolar kemarin. Yunani, negara berhutang terbesar di Eropa, mengalami kebuntuan dalam pembicaraan dengan negara-negara kawasan euro dan Dana Moneter Internasional (IMF) terhadap persyaratan yang melekat untuk dana penyelamatan senilai 240 miliar euro ($ 260 milyar). Kebuntuan, membuat Yunani bergantung pada pinjaman Bank Sentral Eropa, yang beresiko mengarah ke default dalam beberapa pekan kedepan.

China memiliki ruang untuk bertindak, baik dengan menurunkan suku bunga dan pelonggaran langkah-langkah "kuantitatif", kepala Bank Rakyat China (PBOC) Zhou Xiaochuan mengatakan pada hari Minggu. China mengambil langkah Senin untuk mendukung pasar properti dengan menurunkan uang muka yang diperlukan dan memperpendek minimum holding period untuk pembebasan pajak penjualan untuk beberapa pemilik rumah. Indeks Shanghai Composite ditutup melonjak sebesar 2,6 persen kemarin.

Kontrak E-mini berjangka S&P 500 stagnan pasca indeks acuan menguat sebesar1,2 persen pada Senin kemarin di New York, mencatat reli dua hari pertama sejak 17 Februari lalu dan memperpanjang keuntungan kuartalan kesembilan. (izr)

Sumber: Bloomberg

Saham Asia Naik untuk Kuartal Terbaiknya dalam 3 Tahun Terakhir

BESTPROFIT FUTURES MALANG (31/3) - Saham Asia naik, dengan indeks acuan regional bersiap untuk kuartal terbaiknya dalam 3 tahun terakhir seiring China bergerak untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, mengirim penguatan saham Amerika Serikat dan Eropa dan mata uang yen melemah terhadap dolar.
Indeks MSCI Asia Pacific naik 0,6 % ke level 147,35 pada pukul 09:01 pagi waktu Tokyo, mengalami kenaikan kuartalan sebesar 6,9 %, yang merupakan kenaikan terbesarnya dalam 3 bulan pertama sejak tahun 2012. Bank sentral China mengumumkan langkah-langkah yang bertujuan untuk menghentikan penurunan pada saham properti setelah Gubernur Zhou Xiaochuan mengatakan bahwa pada akhir pekan lalu para pembuat kebijakan dapat melakukan lebih banyak untuk mendukung perekonomian terbesar di Asia. Indeks Shanghai Composite melonjak sebesar 17 % pada tahun ini sampai dengan kemarin dan Indeks Topix Jepang menguat sebesar 11 %.
Indeks Topix naik 1,2 % pada hari ini setelah kemarin yen turun 0,8 % terhadap dolar. Indeks Australia S & P / ASX 200 menguat 1,2 % dan Indeks NZX 50 Selandia Baru naik 0,2 %. Indeks Kospi Korea Selatan meningkat 0,7 %.
Kontrak pada Indeks FTSE China A50 naik 1,5 % pada sesi terbaru. Kenaikan saham China daratan pada tahun ini memicu ekspektasi pelonggaran kebijakan bank sentral, optimisme pemerintah tidak akan membiarkan pertumbuhan ekonomi jatuh pada tahun ini di bawah target 7 % dan terkait pemerintah mengurangi pembatasan pada penjualan properti. (knc)
Sumber : Bloomberg

Ekuitas AS Ditutup Menguat Ditengah Aktifitas Merger Perusahaan

BESTPROFIT FUTURES MALANG (31/3) - Saham AS ditutup menguat, melanjutkan kenaikan kuartalannya ditengah aktifitas merger sejumlah perusahaan dan optimisme bank sentral optimis yang akan mendukung pertumbuhan global.
Indeks Standard & Poor 500 menguat 1,2% menjadi 2,086.22 pada 04:00 sore di New York, mempertahankan kenaikan kuartalan beruntun terpanjang sejak tahun 1998. Dengan kenaikan sebesar 0,2% pada hari Jumat, indeks tersebut menyelesaikan gain back-to-back pertama setelah 28 hari , menurun tajam sejak 1994 silam.
Ketua Federal Reserve Janet Yellen pada hari Jumat kemarin menyatakan bahwa Bank Sentral AS di tahun ini diperkirakan akan menaikkan suku bunga dengan kenaikan selanjutnya dilakukan secara bertahap tanpa mengikuti prediksi yang ada. Sementara Gubernur Bank Sentral China menyatakan bahwa pemerintahnya dapat melakukan upaya yang lebih guna mendukung pertumbuhan ekonomi di China.
Laba kuartal pertama untuk perusahaan S&P 500 diperkirakan menurun untuk pertama kalinya sejak tahun 2009. Perusahaan akan melihat kontraksi 5,8% untuk periode tiga bulan, menurut perkiraan ekonom yang dihimpun oleh Bloomberg. Perkiraan pertumbuhan Laba untuk kuartal yang positif sejak Januari, data menunjukkan.(yds)
Sumber: Bloomberg

Bursa Saham AS Sesi 1 Menguat 1% Ditengah Aktifitas Merger Sejumlah Perusahaan

BESTPROFIT FUTURES MALANG (31/3) - Bursa Saham AS sesi 1 menguat dengan memperpanjang kenaikan kuartalannya ditengah aktifitas merger sejumlah perusahaan dan optimisme bank sentral yang akan mendukung petumbuhan ekonomi global.

Indeks S&P 500 menguat 1% ke level 2,082.02 pukul 11:57 siang ini waktu New York. Kuartal pertama ini indeks acuan tersebut mengalami kenaikan sebesar 1.1% yang sekaligus mempertahankan kenaikan kuartalannya terpanjangnya secara beruntun sejak 1998 silam. Sementara Indeks Dow Jones Industrial Average naik 264.69 poin atau 1.5% ke level 17,977.35. Sedangkan Indeks Nasdaq Composite menguat 0.8%.

Ketua Federal Reserve Janet Yellen pada hari Jumat kemarin menyatakan bahwa Bank Sentral AS di tahun ini diperkirakan akan menaikkan suku bunga dengan kenaikan selanjutnya dilakukan secara bertahap tanpa mengikuti prediksi yang ada. Sementara Gubernur Bank Sentral China menyatakan bahwa pemerintahnya dapat melakukan upaya yang lebih guna mendukung pertumbuhan ekonomi Negeri Tirai Bambu tersebut. (bgs)

Sumber : Bloomberg

Sunday, 29 March 2015

Harga Minyak Mentah Melorot, Tetap Naik Mantap dalam Seminggu


BESTPROFIT FUTURES MALANG (30/3) - Harga minyak mentah di bursa komoditas Amerika Serikat pada akhir perdagangan Sabtu dini hari akhirnya anjlok, menyerah kalah setelah sempat mengalami peningkatan hingga mencapai 5 minggu tertinggi pada perdagangan sebelumnya  (30/3). Harga minyak mentah anjlok tajam dan menghapuskan seluruh kenaikan yang terjadi pada hari sebelumnya karena para pelaku pasar mulai fokus pada usaha penyelesaian perjanjian nuklir Iran dengan Barat.
Jumlah pengeboran minyak mentah di Amerika Serikat turun 12rigs minggu lalu menjadi hanya 813 rigs. Jumlah tersebut merupakan yang paling kecil sejak bulan Desember lalu. Dengan penurunan yang terjadi pekan lalu jumlah pengeboran minyak mentah di Negeri Paman Sam telah mengalami penurunan selama 16 minggu berturut-turut.
Sebelumnya harga minyak mentah mengalami kenaikan tajam sebesar 5 persen pada penutupan perdagangan Jumat dini hari di tengah kekhawatiran bahwa konflik di Yaman akan mengakibatkan gangguan pasokan. Akan tetapi para pelaku pasar berpendapat bahwa Yaman hanya negara eksportir yang tidak terlalu signifikan sehingga potensi gangguan hanya akan berdampak minim.
Harga minyak mentah berjangka jenis WTI untuk kontrak Mei yang merupakan kontrak paling aktif saat ini ditutup anjlok tajam. Harga berakhir turun sebesar 5 persen dan ditutup pada posisi 48,87 dollar per barel. Sepanjang minggu harga minyak mentah masih tampak membukukan kenaikan sebesar 5,48 persen, kenaikan mingguan kedua berturut-turut.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga minyak mentah jenis WTI kontrak paling aktif pada perdagangan hari ini akan kembali mengalami pelemahan meskipun terbatas. Secara teknikal rally harga minyak saat ini masih berada dalam kondisi bullish lemah. Tekanan yang berpotensi koreksi mulai terjadi.
Untuk perdagangan hari ini harga minyak mentah WTI kontrak April diperkirakan akan mengalami level resistance di 50,00 dollar. Resistance selanjutnya ada di 52,00 dollar. Jika terjadi pergerakan retreat sehingga harga melemah support akan ditemui pada posisi 46,00 dollar dan 44,00 dollar.

Sumber : Vibiznews

Melihat Peluang Besar, Korsel Daftar Jadi Anggota Pendiri AIIB

BESTPROFIT FUTURES MALANG (30/3) - Mengikuti keputusan 4 negara maju dari Barat pada pekan ini. pada hari Kamis (27/3/2015) kemarin, Korea Selatan (Korsel) memutuskan akan bergabung juga dengan Asian Infrastructure Investment Development Bank (AIIB) sebagai salah satu calon anggota pendiri bank yang diketuai oleh Tiongkok tersebut.
Sekedar mengingatkan, AIIB adalah bank yang dibentuk secara khusus untuk membiayai proyek infrastruktur negara-negara yang berada di Asia. AIIB ini pun sering disebut-sebut sebagai rival Bank Dunia milik Amerika Serkat (AS) dan Asian Development Bank (ADB) milik Jepang. Kementerian Strategi dan Keuangan Korsel mengatakan dalam sebuah pernyataan menyampaikan bahwa pemerintah Korsel akan menandatangani perjanjian tersebut dalam bentuk formal sekitar Juni mendatang.
Menurut ADB, permintaan pendanaan untuk proyek infrastruktur di Asia diperkirakan akan mencapai $ 730.000.000.000 per tahun hingga tahun 2020 mendatang. Dengan demikian, AIIB yang bertujuan untuk memperkuat kerjasama ekonomi dan keuangan antara negara-negara di kawasan ini akan menjadi bank pelopor pembangunan ekonomi di Asia.
Korsel melihat ada sebuah peluang yang cukup besar bagi negaranya apabila bergabung sebagai calon anggota pendiri AIIB. Para pejabat tinggi Korsel menilai dengan bergabung di AIIB, maka perusahaan-perusahaan di Korsel memilik peluang yang lebih besar untuk berpartisipasi dalam proyek-proyek infrastruktur Asia seperti bidang konstruksi, komunikasi, dan transportasi.
AIIB sendiri diharapkan akan resmi didirikan pada akhir 2015, dengan modal setoran awal sebesar 50 miliar dollar AS dan modal dasar sebesar 100 miliar dolar. Tercatat hingga hari ini sudah 21 (dua puluh satu) negara, termasuk Tiongkok, India dan Singapura, telah menandatangani nota kerjasama ini di Beijing pada bulan Oktober 2014 lalu, sedangkan 6 (enam) negara lainnya, termasuk Indonesia dan Arab Saudi, baru bergabung pada bulan ini.

Sumber : Vibiznews