Thursday, 12 May 2016

Saham Teknologi dan Kesehatan Bebani Wall Street

BESTPROFIT FUTURES MALANG (13/5) - Saham AS ditutup sebagian besar lebih rendah pada perdagangan Kamis waktu setempat. Pelemahan terbebani oleh penurunan saham kesehatan dan teknologi, karena para edagang tengah fokus pada harga minyak dan mereka menunggu laporan penjualan ritel pada Jumat.

Saham Apple ditutup melemah dua persen ke level paling rendah sejak Juni 2014.

"Pasar tampaknya berada pada titik perubahan dan investor mencoba meraba langkah apa selanjutnya," kata Myles Clouston, direktur senior di Nasdaq Advisory Services dilansir dari CNBC, Jumat (13/5/2016).

"Benar-benar ada kekurangan keyakinan di akhir. Tak ada yang mengejar itu lebih tinggi," imbuhnya.

Indeks saham S&P 500 ditutup lebih rendah, karena penurunan dalam saham kesehatan, teknologi dan industri mengimbangi keuntungan di sebagian besar sektor yang dipimpin oleh telekomunikasi.

Sementara Dow Jones Industrial Average mengambil keuntungan kurang dari 10 persen karena kontribusi dari saham produsen pesawat Boeing, dan Apple memberikan efek yang negatif.

"Apple bukanlah alasan penurunan. Dia hanya berkontribusi dan memperburuk keadaan," ujar Chief Market Strategist di FBN Sekuritas, Jeremy Klein.

Harga minyak AS pulih dari penurunan selama perdagangan harian menuju ke level US$ 46,7 per barel. Sebelumnya, West Texas Intermediate sempat berada di level US$ 47, tertinggi sejak November 2015.

Sementara Brent, harga minyak acuan sempat berada di level US$ 48 per barel sebelum akhirnya menetap di US$ 47 pada perdagangan kemarin.


Sumber : Liputan6

Minyak berjangka berakhir lebih tinggi untuk sesi ketiga beruntun

BESTPROFIT FUTURES MALANG (13/5) - Harga minyak menetap di level yang lebih tinggi pada hari Kamis untuk mencatatkan kenaikan sesi ketiga beruntun, didukung oleh harapan bahwa surplus pasokan minyak mentah global akan berakhir seiring penurunan produksi.
Minyak WTI Juni naik 47 sen, atau 1%, untuk menetap di level $ 46,70 per barel di New York Mercantile Exchange.
Harga jatuh ke posisi terendah di bawah level $ 46, tertekan oleh kenaikan produksi di Iran. (sdm)
Sumber: MarketWatch

Emas Berjangka Turun terkait Rebound Dolar AS

BESTPROFIT FUTURES MALANG (13/5) - Emas berjangka turun untuk ketiga kalinya dalam empat hari seiring rebound dalam dolar menahan permintaan untuk logam kuning ini sebagai investasi alternatif.
Dolar menguat setelah diperdagangkan sedikit berubah terhadap sekeranjang 10 mata uang. Greenback menguat terhadap yen di tengah spekulasi pelonggaran moneter lebih lanjut oleh Bank of Japan.
Bullion sudah reli 20 persen tahun ini menyusul kekhawatiran tentang kekuatan ekonomi global mendorong para pedagang memangkas ekspektasi mereka untuk kenaikan suku bunga Federal Reserve AS tahun ini, sehingga menyakiti dolar dan mendorong daya tarik emas terhadap aset berbunga lainnya.
Emas berjangka untuk pengiriman Juni melemah 0,3 persen untuk menetap di level $ 1,271.20 per ounce pada pukul 2:00 siang waktu New York di Comex.
Kemungkinan bahwa Fed akan menaikkan suku sebelum akhir tahun berada di sekitar 54 persen, turun dari lebih dari 90 persen pada Januari, menurut data berjangka Fed fund.
Permintaan Emas melonjak ke rekor posisi tertinggi kedua di kuartal pertama dengan investor masuk ke dalam dana yang diperdagangkan di bursa, World Gold Council mengatakan dalam sebuah laporan Kamis. Investor membeli emas melalui produk yang diperdagangkan di bursa untuk  12 hari berturut-. Holdings bertambah 4,3 metrik ton menjadi 1.811 ton pada hari Rabu, yang merupakan tingkat tertinggi sejak Desember 2013, data yang dikumpulkan oleh Bloomberg menunjukkan.
Sama halnya bagi saudara logam kuning, perak untuk pengiriman Juli melemah 1,2 persen ke level $ 17,103 per ounce di Comex.
Sumber: Bloomberg

Saham AS Ditutup Sedikit Berubah seiring Penurunan Apple Imbangi Gain Monsato

BESTPROFIT FUTURES MALANG (13/5) - Saham AS ditutup sedikit berubah di sesi yang cenderung naik turun, seiring kenaikan harga minyak mendorong rebound pada sore hari dissat aksi jual di Apple Inc. diimbangi oleh keuntungan di Monsanto Co
Saham Apple jatuh ke level terendah 22-bulan setelah sebuah laporan meningkatkan spekulasi bahwa penjualan iPhone terus merosot. Monsanto melonjak 8 persen seiring seorang pakar mengatakan bahwa Bayer AG sedang menjajaki tawaran potensial untuk pesaing di AS.
S & P 500 turun kurang dari 0,1 persen ke level 2,064.29 pada pukul 16:00 sore waktu New York, setelah berayun di antara keuntungan dan kerugian. Penurunan sebelumnya tertahan di harga rata-rata indeks selama 50 hari terakhir. Nasdaq 100 Index kehilangan 0,4 persen imbas penurunan Apple.
Naik turunnya ekuitas dalam seminggu terakhir berlanjut seiring ekuitas berjuang untuk mendapatkan kembali momentum ke atas yang masih sulit diraih sejak S & P 500 mencapai level empat bulan tertinggi tiga minggu lalu.
Presiden Fed Boston Eric Rosengren terdengar memberika nada hawkish hari ini, mengatakan data baru baru ini membenarkan kenaikan suku bunga lebih lanjut secara bertahap dan pembuat kebijakan bisa mengambil risiko memicu gejolak di pasar real estat komersial apablila mereka menunda melakukan tindakan terlalu lama.
Dengan musim pendapatan yang hampir berakhir, analis memperkirakan pendapatan pada perusahaan S & P 500 turun 7,4 persen pada kuartal pertama. Di antara 90 persen anggota yang telah mengumumkan hasil sejauh musim ini, 75 persen mengalahkan perkiraan laba, dan 54 persen melebihi proyeksi penjualan. (sdm)
Sumber: Bloomberg

Wednesday, 11 May 2016

Gold Market Update - 12mei2016

Minyak ditutup di level 6 bulan tertinggi

BESTPROFIT FUTURES MALANG (12/5) - Minyak berjangka melonjak pada hari Rabu, menyusul penurunan persediaan minyak mentah AS dan penurunan produksi dalam negeri yang berhasil mengangkat harga untuk menetap di level tertinggi sejak awal November.
Administrasi Informasi Energi melaporkan bahwa stok minyak mentah turun 3,4 juta barel pekan lalu dan total produksi turun tipis untuk minggu kesembilan berturut-turut.
Minyak WTI Juni naik $ 1,57, atau 3,5%, untuk menetap di level $ 46,23 per barel di New York Mercantile Exchange. (sdm)
Sumber: MarketWatch

Emas Naik pada Permintaan Investasi seiring Goldman Tingkatkan Perkiraan

BESTPROFIT FUTURES MALANG (12/5) - Emas naik seiring aset dana yang didukung bullion naik ke level tertinggi sejak Desember 2013 dan Goldman Sachs Group Inc menaikkan perkiraan harga mereka.
Holdings di exchange-traded funds yang didukung emas bertambah 0,2 persen menjadi 1,806.7 metrik ton pada hari Selasa, yang merupakan tingkat tertinggi dalam lebih dari dua tahun dan gain kesebelas beruntun. Meskipun masih bearish terhadap prospek logam, Goldman meningkatkan perkiraan untuk harga emas, menimbang kembali ekspektasi untuk suku bunga AS Federal Reserve yang lebih selama tahun depan. Suku bunga yang lebih tinggi mengurangi daya tarik emas, yang tidak mampu membayar bunga atau menawarkan pengembalian, lain halnya dengan aset seperti obligasi atau saham.
Emas berjangka untuk pengiriman Juni menguat 0,8 persen untuk menetap di level$ 1,275.50 per ounce pada pukul 1:49 siang waktu New York di Comex, naik untuk pertama kalinya dalam tiga sesi terakhir.
Goldman meningkatkan perkiraan 3, 6 dan 12 bulan menjadi $ 1200, $ 1180, dan $ 1.150 per ons dari $ 1.100, $ 1.050 dan $ 1.000, masing-masing, analisis termasuk Jeffrey Currie dan Max Layton menulis dalam sebuah laporan tanggal 10 Mei.
Perak berjangka naik 1,3 persen ke level $ 17,319 per ounce di Comex. Sementara logam lainnya Di New York Mercantile Exchange, platinum dan paladium keduanya bertambah lebih dari 1,5 persen. (sdm)
Sumber: Bloomberg

Dolar Melemah Imbas Reli Mata Uang Eksportir Komoditi Dengan Minyak

BESTPROFIT FUTURES MALANG (12/5) - Dolar jatuh untuk hari kedua seiring reli dalam minyak menunjang penguatan pada mata uang negara-negara pengekspor komoditas.
Greenback melemah terhadap semua mata uang utama menyusul rilis laporan pemerintah yang menunjukkan persediaan minyak mentah AS secara tak terduga turun. Mata uang Selandia Baru dan Kanada bergerak lebih tinggi terhadap dolar berkat kenaikan minyak mentah West Texas Intermediate ke level di atas $ 46 per barel, dan  penguatan Bloomberg Commodity Index.
Dolar merosot setelah menguat 1,5 persen pekan lalu, kenaikan yang beberapa orang lihat sebagai bukti untuk membangun rebound setelah tiga bulan penurunan. -Sumber daya alami yang terkait dengan mata uang naik selama tiga bulan terakhir seiring kenaikan minyak setelah penurunan terjal ke level kurang dari $ 30 pada bulan Januari dari level hampir $ 116 per barel pada pertengahan 2014.
Bloomberg Dollar Spot Index, yang melacak greenback terhadap 10 rekan-rekan, turun 0,5 persen pada pukul 13:31 waktu New York, meraih penurunan harian terbesar pada basis penutupan sejak 29 April. Mata uang AS melemah 0,7 persen ke levek 108,54 ¥, dan kehilangan 0,5 persen ke level $ 1,1430 per euro, sedangkan aussie naik 0,4 persen ke level 73,90 sen AS.
Greenback diperkirakan menguat ke level $ 1,11 per euro dan 115 yen pada akhir tahun, menurut perkiraan median analis dalam survei Bloomberg. (sdm)
Sumber: Bloomberg

Saham AS Jatuh pasca Laporan Kinerja Disney dan Macy Picu Selloff

BESTPROFIT FUTURES MALANG (12/5) - Saham AS jatuh untuk pertama kalinya dalam empat hari, membalikkan reli mereka pada hari Selasa setelah laporan kinerja yang mengecewakan dari Macy Inc sampai Walt Disney Co meningkatkan kekhawatiran bahwa konsumen Amerika masih ragu-ragu untuk meningkatkan pengeluaran.
Laporan kinerja yang tidak sesuai dengan harapan dari Disney dan Macy mengirim saham diskresioner konsumen jatuh menuju penurunan terbesar dalam tiga bulan menyusul investor menunggu laporan pemerintah hari Jumat untuk penjualan ritel AS. Fosil Group Inc juga melaporkan hasil yang lemah, sementara laporan pendapatan dari J.C. Penney Co dan Nordstrom Inc akan dirilis minggu ini Penurunan ekuitas diperdalam dalam perdagangan sore dengan pengembang obat memimpin penurunan untuk saham kesehatan dan bank menghapus kenaikan mereka
S & P 500 turun hampir 1 persen ke level 2,064.56 pada pukul 16:00 sore waktu New York, setelah naik 1,3 persen kemarin, yang merupakan terbesar dalam dua bulan.
Dengan mendekati akhirnya periode pelaporan laba, analis telah memoderasi prediksi mereka untuk penurunan laba kuartal pertama dalam perusahaan S & P 500 menjadi 7,4 persen, dari 10 persen bulan lalu. Sejauh ini, sekitar 75 persen dari perusahaan-perusahaan yang telah merilis laporan laba mereka berhasil mengalahkan perkiraan laba, dan 54 persen mampu melebihi proyeksi penjualan.
Sementara itu, pedagang berspekulasi bahwa Federal Reserve akan tetap menahan diri dalam melakukan pengetatan kebijakan moneter setelah data pekan lalu menunjukkan kenaikan yang lebih sedikit dari perkiraan untuk data pekerjaan bulan lalu. Pedagang sekarang mengkalkulasi di kemungkinan 4 persen untuk suku bunga yang lebih tinggi pada bulan Juni, dibandingkan dengan 22 persen pada dua minggu lalu. Februari 2017 sekarang diprediksi menjadi bulan pertama untuk setidaknya kenaikan suku bunga pinjaman AS akan dilakukan. (sdm)
Sumber: Bloomberg

Saham Walt Disney Dorong Indeks Dow Turun

BESTPROFIT FUTURES MALANG (12/5) - Bursa Amerika Serikat (AS) melemah pada penutupan perdagangan Rabu (Kamis pagi waktu Jakarta) dengan indeks Dow Jones berada di posisi terburuk sejak Februari. Hal ini dipicu laporan kuartalan Walt Disney, Macy dan Fossil yang merusak kepercayaan di sektor konsumen.

Melansir laman Reuters, indeks Dow merosot 1,21 persen menjadi 17.711,12 poin. Ini penurunan terbesar dalam satu hari sejak 11 Februari. Sementara indeks S&P 500 turun 0,96 persen menjadi 2.064,46. Dan indeks Nasdaq Composite turun 1,02 persen menjadi 4.760,69 poin.

Pelemahan Dow dipicu pendapatan Disney yang turun 4,04 persen. Hal serupa terjadi pada perusahaan department store Macy yang mengalami penurunan 15,17 persen ke level terendah sejak 2011.

Sedangkan pembuat jam tangan Fossil turun hingga 34 persen ke level terendah 2009. Ini setelah kedua perusahaan memangkas perkiraan pendapatan tahunan mereka.

Penurunan juga terjadi di saham ritel, Office Depot yang merosot 40,39 persen dan Staples turun 18,34 persen. Ini dipicu keputusan hakim federal AS yang memerintahkan penghentian kesepakatan sementara keduanya yang berencana melakukan merger.

Pada S&P, 10 besar sektor indeks ini jatuh kecuali utilitas yang naik 0,24 persen.

Penurunan indeks S&P 500 menurunkan keuntungan dari laju sehari sebelumnya didorong penguatan saham Amazon.com. Kemarin, Saham Amazon melonjak 3,43 persen menuju rekor tertinggi yaitu US$ 703,07. Kenaikan saham perusahaan e-commerce ini menjadi pendorong terbesar penguatan indeks saham S&P 500 dan indeks Nasdaq.

"Tidak ada kekuatan harga, tidak ada pertumbuhan pendapatan dan Anda memiliki Amazon yang mendapatkan banyak pesanan," kata Bruce Bittles, Kepala Strategi Investasi Robert W. Baird & Co di Nashville.

Sekitar 7,0 miliar saham berpindah tangan di bursa AS, tepat di bawah 7,2 miliar rata-rata harian selama 20 hari perdagangan terakhir, menurut data Thomson Reuters.


Sumber : Liputan6

Tuesday, 10 May 2016

Copy of GOLD MARKET UPDATE - 11MEI2016

Pembom Bunuh Diri di Wilayah Afghanistan dekat Pakistan, 6 Tewas

BESTPROFIT FUTURES MALANG (11/5) - Pemboman bunuh diri menggunakan mobil di wilayah Afghanistan timur yang berbatasan dengan Pakistan menewaskan sedikitnya enam orang Selasa malam (10/5), kata para pejabat.
Serangan itu terjadi di distrik Nazyan provinsi Nangarhar dan anak-anak termasuk di antara korban yang tewas, kata polisi provinsi. Dia menambahkan pemimpin milisi kesukuan yang pro-pemerintah rupanya menjadi sasaran serangan itu.
Provinsi Afghanistan merupakan tempat militan yang terkait dengan Negara Islam atau ISIS juga terlibat dalam serangan teroris terhadap pasukan keamanan Afghanistan.
Sumber: voaindonesia

Rebound Komoditas Buat Saham AS Raih Reli Terbesar dalam 2 Bulan

BESTPROFIT FUTURES MALANG (11/5) - Sentimen bearish yang melanda pedagang dalam dua minggu terakhir mereda di tengah melonjaknya saham komoditas, dengan saham AS naik ke level tertinggi dalam dua bulan untuk bergabung dengan ekuitas global yang juga menghijau mulai dari Jepang sampai Eropa.
Produsen energi, saham industri, bank dan Amazon.com Inc berada di antara saham yang menjadi kontributor terkuat reli yang mengeluarkan ekuitas dari penurunan baru-baru ini. Ritel raksasa online Amazon.com naik 2,9 persen untuk berada di level tertinggi mereka setelah seorang analis meningkatkan target harga saham perusahaan menjadi $ 1.000. Bloomberg Commodity Index rebound dari penurunan terbesar dalam enam minggu, memperkuat sentimen terhadap saham bahan baku.
S & P 500 melonjak 1,3 persen ke level 2,084.37 pada pukul 4 sore waktu New York, yang merupakan kenaikan terbesar sejak 11 Maret. Indeks itu mengakhiri 18-sesi beruntun tanpa pergerakan lebih dari 1 persen dalam kedua arah, yang tercatat sebagai periode terpanjang sejak 2014. Itu merupakan hari ketiga keuntungan dengan indeks memantul kembali dari penurunan pertama mingguan beruntun sejak Februari.
Seiring dengan musim laba yang mendekati akhir, analis sudah memoderasi prediksi mereka untuk penurunan laba kuartal pertama menjadi 7,4 persen, dari 9,5 persen pada awal April. Sejauh ini, sekitar 75 persen dari perusahaan-perusahaan yang telah merilis laporan laba berhasil mengalahkan perkiraan laba, dan 55 persen melebihi proyeksi penjualan.
Bersama dengan laporan laba, investor terus meneliti data ekonomi AS sebagai petunjuk pada kesehatan ekonomi dan jalur untuk suku bunga. Sebuah laporan hari ini menunjukkan tanda-tanda pasar tenaga kerja tetap solid pada kuartal pertama, seiring lowongan pekerjaan meningkat lebih dari yang diproyeksikan pada bulan Maret untuk berada di posisi tertinggi kedua sejak tahun 2000. (sdm)
Sumber: Bloomberg

Minyak Naik dari Level 2 Minggu Terendah terkait Kekhawatiran Libya dan Nigeria

BESTPROFIT FUTURES MALANG (11/5) - Minyak naik dari posisi dua minggu terendah pada kekhawatiran bahwa pasokan dari Nigeria dan Libya, yang merupakan pemegang cadangan minyak mentah terbesar beu=nua Afrika, akan terganggu.
Futures naik 2,8 persen di New York. Royal Dutch Shell Plc dan Chevron Corp. mengevakuasi pekerja dari Delta Niger karena memburuknya keamanan, kata seorang pejabat serikat. Di Libya, beberapa lading minyak akan dipaksa untuk menghentikan produksi kecuali apabila blokade pelabuhan dicabut, menurut National Oil Corp. perusahaan pasir minyak Kanada menahan pasokan menyusul kebakaran hutan di Northern Alberta pekan lalu. Keuntungan berakselerasi dengan penguatan ekuitas global.
Minyak mentah kembali pulih dari level terendah 12-tahun awal tahun ini pada tanda-tanda kelebihan pasokan global akan berakhir seiring penurunan output non-OPEC dan pasokan regional menghadapi ancaman di Afrika dan Kanada. Namun, bertambahnya produksi dan stok di tempat lain mengimbangi keuntungan yang diraih.
West Texas Intermediate untuk pengiriman Juni naik US $ 1,22 ke level $ 44,66 per barel di New York Mercantile Exchange. Ini merupakan kenaikan terbesar sejak 27 April, total volume yang diperdagangkan yakni 17 persen di atas 100-hari rata-rata pada pukul 02:44 siang waktu New York.
Brent untuk pengiriman Juli naik $ 1,89, atau 4,3 persen, ke $ 45,52 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Minyak mentah patokan global ini ditutup level dengan premi 17 persen untuk WTI Juli. (sdm)
Sumber: Bloomberg

Penguatan ekuitas global buat emas jatuh ke dekat level terendah dalam 2 minggu

BESTPROFIT FUTURES MALANG (11/5) - Emas berjangka menetap di dekat level dua minggu terendah pada hari Selasa, imbas dari penguatan dalam ekuitas global yang mengurangi daya tarik investasi untuk logam kuning ini serta ketidakpastian menggerayangi prospek untuk dolar AS.
Emas untuk pengiriman Juni kehilangan $ 1,80, atau 0,1%, ke level $ 1,264.80 per ounce di Comex. Harga, yang kehilangan 2,1% pada hari Senin, berakhir di level terendah sejak 27April lalu. sementara itu, SPDR Gold Trust naik tipis sebesar 0,3%.
Suku bunga yang lebih rendah cenderung menekan dolar dan meningkatkan aset berdenominasi dolar seperti emas; dolar yang lebih kuat cenderung memberikan dampak negative untuk emas.
Pada hari Selasa di AS, ekuitas menuju posisi yang lebih tinggi seiring kenaikan pada harga minyak berjangka. Yang diikuti kenaikan berturut-turut untuk saham Eropa serta kenaikan di pasar Asia. Penguatan di pasar saham bisa menarik investor beralih dari 'emas.
Harga emas juga turun menyusul naiknya dolar AS yang mencapai posisi tertinggi dua minggu terhadap yen Jepang. Pejabat Jepang berusahan menggenjot retorika untuk menjaga mata uang mereka terkendali untuk kepentingan eksportir Jepang. ICE AS Dollar Index stabil pada hari Selasa, bersiap mencatatkan kenaikan 6 sesi beruntun.
Di tempat lain dalam perdagangan logam, perak Juli berakhir sedkit berubah di level $ 17,092 per ounce. Tembaga Juli bermutu tinggi menetap di level $ 2,093 per pon, turun 1,4 sen, atau 0,7%. Platinum Juli menguat $ 2,50, atau 0,2%, ke level $ 1,049.30 per ounce, sementara paladium Juni naik $ 8,10, atau 1,4%, ke level $ 592,20 per ounce. (sdm)
Sumber: MarketWatch

Harga Minyak Naik, Penghentian Produksi Jadi Fokus Investor

BESTPROFIT FUTURES MALANG (11/5) - Harga minyak naik pada penutupan perdagangan Selasa (Rabu pagi waktu Jakarta). Pendorong kenaikan harga minyak adalah ekspektasi bahwa akan ada penghentian produksi minyak seperti di Kanada dan Nigeria sehingga akan membantu meringankan kelebihan pasokan dunia.

Mengutip Wall Street Journal, Rabu (11/5/2016), harga minyak mentah jenis Light Sweet untuk pengiriman Juni ditutup naik US$ 1,22 atau 2,8 persen ke angka US$ 44,66 per barel di New York Mercantile Exchange. Sedangkan harga minyak Brent yang merupakan patokan global, naik US$ 1,89 atau 4,3 persen ke angka US$ 45,52 per barel di ICE Futures Europe.

Pengurangan pasokan minyak dari beberapa daerah karena penghentian produksi menjadi pendorong kenaikan harga minyak. Selama ini harga minyak telah mengalami penurunan yang cukup tajam terhitung sejak pertengahan 2014 lalu. dua tahun lalu,harga minyak mampu mencapai angka US$ 110 per barel.

Namun memang, para analis mengatakan bahwa terganggunya pasokan di beberapa daerah ini hanya bersifat sementara. Ke depan jika keadaan sudah kembali normal maka pasokan minyak akan kembali berlebih dan harga minyak akan kembali tertekan.

Sebagai contoh, belum lama ini perusahaan minyak milik Arab Saudi mengatakan bahwa pihaknya berencana untuk meningkatkan produksi tahun ini. Hal tersebut bisa menjadi penekan harga minyak.

Para analis dan pelaku pasar juga memperkirakan bahwa data persediaan minyak mentah di AS yang akan dikeluarkan pada Rabu waktu setempat juga mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan data sebelumnya.

Sebelumnya memang harga minyak mampu melonjak karena di beberapa daerah memang sedang menghentikan produksi karena berbagai hal.

Contohnya kebakaran hutan di Kanada telah mengurangi produksi sekitar 1,6 juta barel per hari atau lebih dari 1 persen pasokan global. Sejauh ini belum ada perhitungan yang jelas sampai kapan penghentian pasokan tersebut.

"Saat ini pelaku pasar sedang mencoba menghitung berapa lama penghentian pasokan tersebut akan berlangsung," jelas analis Price Futures Group Chicago, AS, Phil Flynn. Semakin lama penghentian pasokan tersebut terjadi maka kemungkinan besar harga minyak untuk terus naik juga semakin besar. 

Saat ini, kondisi kebakaran mendorong api bergerak ke timur laut Kota Alberta di jantung Kanada. Sekitar sepertiga dari kapasitas produksi minyak mentah harian Kanada telah terpotong dan beberapa pipa utama ditutup demi keamanan.


Sumber : Liputan6

Monday, 9 May 2016

GOLD MARKET UPDATE - 10MEI2016 MORNING

Tentara Israel Diadili dengan Tuduhan Tembak Penyerang Palestina yang Luka

BESTPROFIT FUTURES MALANG (10/5) - Peradilan seorang tentara Israel yang dituduh membunuh seorang penyerang Palestina yang luka telah dimulai di mahkamah militer dekat Tel Aviv.
Elor Azaria (19 tahun) menghadapi tuduhan pembunuhan yang tidak terencana dan perbuatan yang tidak wajar dalam penembakan tanggal 24 Maret itu.
Insiden tersebut, di kota Hebron, Tepi Barat, diketahui setelah video yang menunjukkan Azaria menembak mati Abdel-Fattah al-Sharif (21 tahun) ketika ia tergeletak di tanah dan luka-luka, setelah menikam seorang tentara Israel.
Dalam tuduhannya oditur militer mengatakan Azaria Å“yang bertindak dengan berlawanan dengan peraturan, melepaskan tembakan dan tanpa alasan operasional apapun. Tuduhan itu mengatakan penyerang Palestina itu Å“tidak merupakan ancaman yang jelas saat itu.
Pembela Azaria mengatakan ia yakin penyerang, walaupun sudah ditaklukkan, mungkin mempunyai sabuk bom bunuh diri dan masih berbahaya.
Sumber: voaindonesia

Militan Serang Markas Polisi Mogadishu, Somalia, 5 Tewas

BESTPROFIT FUTURES MALANG (10/5) - Sedikitnya lima orang tewas dan 13 lainnya luka-luka setelah ledakan dan serangan senjata api terhadap markas-besar polisi lalu lintas Mogadishu di sebelah timur ibukota Somalia, demikian dikatakan oleh sumber-sumber medis dan para saksi.
Militan al-Shabab telah mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.
Para saksi mengatakan mereka mendengar ledakan besar yang disusul oleh tembakan senjata api di gerbang markas besar polisi lalu lintas dekat pelabuhan laut tua di daerah Shangani. Pusat polisi lalu lintas itu terletak dekat kedutaan Uni Emirat Arab.
Satu bom mobil diledakkan oleh seorang pembom bunuh diri, dan beberapa saat kemudian seorang militan berusaha untuk memasuki gedung itu, tetapi ditembak oleh polisi, sumber-sumber keamanan mengatakan kepada VOA.
Dinas ambulan Mogadishu mengatakan kepada VOA mereka mengangkat jenazah lima orang dan mengangkut 13 lainnya yang luka.
Tiga orang polisi termasuk di antara yang tewas, kata sumber keamanan.
Sumber: voaindonesia

Minyak Sentuh Level 2 Minggu Terendah seiring Kebakaran Hutan di Kanada Berganti Arah

BESTPROFIT FUTURES MALANG (10/5) - Minyak mentah menetap di level terendah dalam dua minggu seiring bergesernya angin kebakaran hutan di Kanada menjauhi fasilitas minyak-pasir di Alberta, mengurangi kekhawatiran bahwa pemotongan produksi akan memberikan dampak signifikan untuk stok minyak AS.
Minyak berjangka menghapus keuntungan intraday dan turun 2,7 persen di New York. Kebakaran hutan di Kanada menyebabkan pemangkasan produksi setara dengan sekitar 40 persen dari produksi minyak pasir, berdasarkan perkiraan IHS Energy. Dampak dari penurunan output dapat diredam seiring stok minyak mentah AS masih bertahan pada tingkat tertinggi sejak 1929. Dengan kebakaran di Alberta yang sudah berada di bawah kendali, mayoritas proyek penambangan pasir minyak bisa kembali lagi ke tingkat produksi normal mereka dalam waktu sekitar satu minggu, kata Morgan Stanley.
Persediaan minyak mentah AS naik menjadi 543.400.000 barel, yang merupakan level tertinggi sejak Oktober 1929, menurut data dari Administrasi Informasi Energi. Stok minyak mentah nasional diperkirakan meningkat 750.000 barel pekan lalu, menurut estimasi median dalam survei Bloomberg dari analis sebelum laporan EIA Rabu. Persediaan di Cushing, Oklahoma, titik pengiriman untuk WTI dan pusat penyimpanan minyak terbesar nasional, berada di tingkat yang mendekati rekor tertinggi.
West Texas Intermediate untuk pengiriman Juni kehilangan $ 1,22 untuk menetap di level $ 43,44 per barel di New York Mercantile Exchange. Total volume yang diperdagangkan yakni 32 persen di atas 100-hari rata-rata.
Brent untuk pengiriman Juli merosot $ 1,74 untuk mengakhiri sesi di level $ 43,63 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. WTI untuk bulan Juli berada di premi 40 sen ke Brent. Terakhir kali premi melebar ke lebih dari 30 sen yakni pada bulan Maret. (sdm)
Sumber: Bloomberg