Thursday, 17 July 2014

Harga Kopi Arabika Masih Terkoreksi di Bursa ICE US

Harga kopi Arabika di Bursa ICE US pada perdagangan Kamis 17 Juli 2014 terpantau ditutup menguat cukup signifikan. Penguatan harga kopi Arabika di Bursa ICE US masih dipicu oleh terkoreksinya harga pasca penurunan tajam harga kopi di akhir pekan lalu dan awal pekan ini.
Pergerakan harga kopi yang sebelumnya telah melemah hingga level terendah 5 bulan, terpantau masih melanjutkan pola koreksi pada perdagangan Kamis lalu di Bursa ICE US. Kondisi sentimen ataupun arahan pasar terkait belum jelasnya tingkat output Brasil pasca kekeringan sejak awal tahun lalu, masih menjadi landasan utama volatilitas harga kopi. Sebelumnya, harga kopi telah melambung tinggi hingga lebih dari $215/ton pada April lalu akibat sentimen kuat dari prediksi kerusakan lahan kopi Brasil yang kini telah melemah sejak Mei lalu.
Pada perdagangan Kamis 17 Juli 2014 di Bursa ICE US, harga kopi Arabika terpantau ditutup menguat cukup signifikan. Harga kopi berjangka ICE US untuk kontrak September 2014 ditutup naik 0,83% ke tingkat harga $163,85/ton atau menguat $1,35/ton.
Sedangkan dari Bursa LIFFE, harga kopi Robusta terpantau justru ditutup melemah pada perdagangan Kamis. Harga kopi Robusta berjangka LIFFE untuk kontrak September 2014 ditutup turun 0,50% ke tingkat harga $1.999/ton atau melemah $10/ton.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memprediksi harga kopi Arabika akan cenderung bergerak melemah pada perdagangan hari ini di Bursa ICE US. Hal tersebut dilandasi oleh masih belum adanya arahan sentimen positif kuat yang dapat memicu penguatan harga kopi Arabika pasca terkoreksinya harga di dua hari perdagangan terakhir. Terkait pergerakan harga, range normal diprediksi akan berada di kisaran $159-$168 pada Arabika dan $1980-2029 pada Robusta.

Sumber : Vibiznews

Eropa Memanas; Indeks Berjangka Turun, Euro Bund Tertinggi Sepanjang Sejarah

Perdagangan intraday EURO-BUND dini hari ini ( 18 Juli ) terpantau naik, dan nilai obligasi berjangka tersebut terpantau menguat setelah dibuka pada 147.9 di awal perdagangan (07.00 GMT) . Obligasi berjangka naik sekitar + 52 pips atau sekitar 0.35 % dan nilai bergulir terpantau berada pada 148.42. Instrumen ini nampak berada di kisaran rekor tertinggi sepanjang sejarah.
Mengiringi hal ini perkembangan negatif terjadi pada perdagangan indeks saham berjangka di bursa Eroa dimana indeks saham berjangka unggulan Euro Stoxx 50 pada hari ini terpantau melemah sekitar -1.44 % pada 3155, dan indeks DAX yang nampak melemah sekitar -1.08 % pada 9752.
Dari Eropa terdapat sinyalemen naiknya tensi keamanan di kawasan ini. Pejabat Kementerian Dalam Negeri Ukraina, melaporkan bahwa sebanyak 280 penumpang dan 15 kru pesawat Malaysia Airlines MH17, dinyatakan tewas dengan jatuhnya pesawat terbang komersil tersebut.
Sampai saat ini masih terjadi saling tuduh antara kelompok militant Ukraina pro-Rusia dengan pemerintah Ukraina mengenai siapa yang bertanggung jawab atas jatuhnya pesawat ini. Mengutip dari BBC , baik dari Pemerintah Ukraina dan kelompok pemberontak telah membantah menembak jatuh pesawat di daerah yang dekat dengan perbatasan Rusia.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting mengemukakan bahwa range normal Euro Bund pergerakan pada hari ini diperkirakan akan memiliki level support pada kisaran 147.54 dan level resistance pada kisaran 148.00.

Sumber : Vibiznews

Penyelidikan terkait pesawat Malaysia yang jatuh

BESTPROFIT FUTURES (18/07) - Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak, mengatakan melancarkan 'penyelidikan secepatnya' terkait laporan-laporan tentang jatuhnya pesawat Malaysia Airlines.

"Saya terkejut dengan laporan-laporan bahwa sebuah pesawat MH jatuh. Kami melancarkan penyelidikan secepatnya," kata PM Razak, pada Kamis (17/07).

Kantor berita Rusia Interfax melaporkan sebuah pesawat Malaysia Airlines jatuh di kawasan Ukraina di dekat perbatasan dengan Rusia.

Sementara itu Menteri Pertahanan Hishamuddin Hussein menulis pesan Twitter bahwa belum ada pengukuhan bahwa pesawat tersebut ditembak jatuh dan sudah memberi perintah kepada militer untuk mendapatkan kepastian.

Sebelumnya, Anton Herashchenk- seorang penasehat Kementerian Dalam Negeri Ukraina- yang dikutip kantor berita Associated Press mengatakan pesawat terkena tembakan rudal pada ketinggal 10.000 meter.

Pesawat Malaysia Airlines yang membawa 295 orang itu jatuh dalam penerbangan dari Amsterdam ke Kuala Lumpur.

Malaysia Airlines lewat pesan Twitter mengatakan kehilangan kontak dengan MH17 dari Amsterdam.

"Posisi terakhir yang diketahui di wilayah udara Ukraina. Rincian lebih lanjut akan menyusul."

Bulan Maret lalu -pesawat Malaysia Airlines MH370 yang mengangkut 239 penumpang- hilang dalam perjalangan dari Kuala Lumpur menuju Beijing dan hingga saat masih belum ditemukan.

Sebuah sumber penerbangan di ibukota Rusia, Moskow, mengatakan kepada kantor berita Reuters pesawat MH17 jatuh terbakar di daratan Ukraina timur.

Kelompok pemberontak separatis di Ukraina timur saat ini sedang berperang melawan pasukan pemerintah.

Dalam beberapa pekan belakangan ini, sejumlah pesawat militer Ukraina ditembak jatuh dan Ukraina menuduh militer Rusia yang memasok senjata ke kelompok pemberontak.

Sumber : BBC

Emas Bukukan Gain Terbesar dalam Empat Pekan Terkahir

BESTPROFIT FUTURES (18/07) - Emas berjangka membukukan kenaikan terbesar dalam empat pekan terakhir setelah Ukraina mengatakan bahwa pemberontak menembak jatuh sebuah pesawat Malaysia yang membawa 295 orang di dekat perbatasan dengan Rusia. Palladium memperpanjang reli ke level tertinggi 13-tahun.
Pesawat Boeing 777 terbang dari Amsterdam menuju Kuala Lumpur ditembak jatuh oleh rudal di dekat kota timur Torez, Kementerian Dalam Negeri Ukraina mengatakan pada halaman Facebook-nya. Emas naik sebelumnya seiring pihak Amerika Serikat dan Uni Eropa menjatuhkan sanksi pada Rusia.
Emas telah reli 9,5%  tahun ini, mengalahkan komoditas, saham dan obligasi, gejolak di Irak dan perslisihan antara Ukraina dan Rusia yang mendorong permintaan untuk aset safe haven. Logam juga naik karena Federal Reserve mengisyaratkan tingkat suku bunga akan tetap rendah.
Emas berjangka untuk pengiriman Agustus naik 1,3% untuk menetap di level $ 1,316.90 per ons pada pukul 1:35 di New York, Comex, kenaikan terbesar untuk kontrak teraktif sejak 19 Juni. Volume perdagangan adalah 29% di atas rata-rata 100-hari, menurut data yang dihimpun oleh Bloomberg.(yds)
Sumber: Bloomberg

Saham Asia Turun Pasca Di Tembak Jatuhnya Pesawat MH17 & Serangan Israel ke Gaza

BESTPROFIT FUTURES (18/07) - Saham Asia mengalami penurunan untuk pertama kalinya dalam lima hari setelah sebuah pesawat Malaysia Airlines ditembak jatuh di atas Ukraina dan Israel mengirim pasukan ke Gaza, memacu permintaan untuk aset safe haven.

Indeks MSCI Asia Pacific turun 0,5 persen menjadi 146,51 pada 09:01 pagi di Tokyo, sebelum pasar saham Hong Kong dan Cina di buka. Indeks kawasan mengikuti penurunan bursa di Eropa dan Amerika Serikat setelah pemerintah Ukraina mengklaim pemberontak pro-Rusia menembak jatuh pesawat penumpang di atas wilayah sengketa, menewaskan semua 298 orang di dalamnya. Ekuitas di New York memperpanjang kemunduran dalam jam terakhir perdagangan pasca Israel mengirim pasukan darat ke Gaza.

Indeks Topix Jepang kehilangan 1,2 persen dan Indeks NZX 50 Selandia Baru turun 0,5 persen. Indeks Kospi Korea Selatan tenggelam 0,7 persen dan Indeks S&P / ASX 200 Australia tergelincir 0,2 persen.

Yen naik 0,5 kemarin dan bertahan di 101,20 per dolar pada 08:27 pagi di Tokyo. Emas melonjak 1,5 persen kemarin dan naik 0,5 persen pada hari ini.

Malaysia Airlines Flight 17 (MH17) sedang dalam perjalanan ke Kuala Lumpur dari Amsterdam ketika menghilang dari radar dan jatuh di Ukraina timur, sekitar 50 kilometer (31 mil) dari perbatasan Rusia.(frk)

Sumber : Bloomberg

Wednesday, 16 July 2014

Emas Rebound Dari Level Tiga Minggu Terendah, Impor India Naik

BESTPROFIT FUTURES (17/07) - Emas berjangka rebound dari level tiga minggu terendah karena impor India naik 65% bulan lalu, konsumen terbesar kedua di dunia tesebut.
Pengiriman inbound naik menjadi $ 3.12 milyar pada bulan Juni, dari $ 1.89 milyar di tahun sebelumnya, Departemen Perdagangan mengatakan dalam sebuah pernyataan e-mail nya hari ini.
Emas berjangka untuk pengiriman Agustus naik 0,2% untuk menetap di level $ 1,299.80 per ons pada pukul 1:30 siang di New York Comex, menghentikan penurunan secara beruntunnya
Kemarin, harga menyentuh level $ 1,292.60, yang terendah sejak 19 Juni lalu. China adalah konsumen emas terbesar. (yds)
Sumber: Bloomberg

Apple dan IBM buat aplikasi bersama

BESTPROFIT FUTURES (17/07) - Apple dan IBM telah mengumumkan kemitraan untuk mengembangkan aplikasi berorientasi bisnis untuk iPhone dan iPad.

Di samping itu, IBM akan mulai menjual kepada klien bisnisnya peranti mobile Apple yang sudah dipasang dengan perangkat lunak baru ini.

Kedua perusahaan ini pernah menjadi saingan, dengan sebuah iklan Apple di tahun 1994 yang menggambarkan dirinya sebagai penantang dominasi IBM.

Pengamat teknologi dari Gartner, Ken Dulaney, mengatakan masih terlalu dini untuk mengatakan seberapa pentingnya kesepakatan ini.

"Perusahaan membutuhkan fitur-fitur khusus untuk melindungi aplikasi mereka dan data terkait. Setahu kami IBM sekarang memiliki hak akses khusus terhadap fitur keamanan tertentu di peranti yang tidak dimiliki pihak lain," kata Dulaney.

Kerja sama membuat aplikasi

"Hal ini memungkinkan IBM untuk menawarkan aplikasi dan layanan melalui peranti Apple ... seperti perangkat lunak bisnis yang sudah dibentuk di bawah platform Windows," kata Dulaney.

Dia menambahkan bahwa masih belum diketahui aplikasi apa yang akan dilahirkan dari kemitraan ini dan juga seperti apa kesepakatan keuangan di antara kedua perusahaan.

Siaran pers Apple-IBM tidak menyebutkan secara terinci apa yang akan dilakukan aplikasi "platform pertama IBM Mobile untuk iOS".

Tetapi mereka mengatakan akan mengambil keahlian IBM dalam menganalisis informasi dalam jumlah besar guna membantu dalam bidang "ritel, perawatan kesehatan, perbankan, perjalanan dan transportasi, telekomunikasi dan asuransi" untuk mendapatkan efisiensi dan memanfaatkan sistem awan.

Sumber : BBC

Topix Jepang Dibuka Naik Pasca Bursa AS Reli

BESTPROFIT FUTURES (17/07) - Indeks Topix Jepang dibuka naik pagi ini, dengan perusahaan pembuat ban dan pemberi pinjaman konsumen terkemuka mengalami kenaikan, pasca saham AS reli terkait penawaran dan laporan pendapatan.

Indeks Topix naik 0,3 persen menjadi 1,277.74 pada pukul 09:02 pagi di Tokyo, dengan semua 33 kelompok industri mengalami kenaikan. Nikkei 225 Stock Average naik 0,3 persen menjadi 15,430.71.

Indeks Standard & Poor 500 naik 0,4 persen kemarin dan Dow Jones Industrial Average mencapai rekor setelah perusahaan dari Time Warner Inc. hingga Intel Corp naik. Produksi industri AS naik di bulan lalu untuk membatasi kuartal terkuat dalam hampir empat tahun terakhir, menurut data laporan. Kontrak pada indeks S&P 500 tergelincir 0,1 persen hari ini.

Kantor Kabinet Jepang akan merilis update ekonomi bulanan hari ini. Data tersebut akan meningkatkan outlook ekonomi terbesar ketiga di dunia untuk pertama kalinya dalam enam bulan, surat kabar Nikkei melaporkan pada 15 Juli. Permintaan melampaui pasokan di Jepang untuk pertama kalinya dalam enam tahun pada kuartal pertama, kata seorang pejabat kemarin, menambahkan untuk tekanan inflasi.

Ketua The Fed Janet Yellen mengatakan kemarin bahwa valuasi aset pada umumnya tidak keluar dari jalur dengan norma-norma bersejarah, setelah laporan bank sentral menunjukkan harga yang lebih kecil di perusahaan sosial-media dan bioteknologi AS membentang secara substansial.(frk)

Sumber : Bloomberg

Bursa Saham AS Ditutup Menguat Seiring Rilis Laba & Kesepakatan Perusahaan

BESTPROFIT FUTURES (17/07) - Bursa Saham AS, acuan saham tersebut mendekati rekor ditengah aktivitas kesepakatan dan rilis laba perusahaan, kenaikan tersebut akibat para investor mengkaji komentar dari Federal Reserve. Sementara obligasi Eropa dan dollar AS catat kenaikan.

Indeks Standard & Poor 500 catat gain sebesar 0.4% pukul 4 sore waktu New York, sementara Dow Jones Industrial Average menguat 0.5% ditutup pada rekornya. Intel Corp. melonjak ke level 12 tahun tertingginya setelah merilis labanya, sementara Time Warner Inc. reli setelah 21st Century Fox Inc. membuat tawaran. Indeks Stoxx Europe 600 melonjak 1.3%, kenaikan tajam sejak April lalu. Imbal hasil obligasi Portugal dengan tenor 10 tahun turun 9 basis poin. Dollar mencapai level tertingginya dalam sebulan terakhir terhadap euro. Minyak mentah AS naik dari level 2 bulan terendahnya.

Ketua Federal Reserver Janet Yellen menyatakan bahwa valuasi aset pada umumnya belum keliuar dari garis aturan historis setelah bank sentral kemarin menyatakan bahwa harga bagi saham media social skala kecil dan bioteknologi secara substansi menurun. Apple Inc. dan International Business Machines Corp. catat gain setelah mengumumkan sebuah kerjasama. Produksi industri AS bulan lalu naik yang menandai berada pada kuartal tertingginya dalam hampir 4 tahun terakhir. Ekonomi China kuratal ke-2 tumbuh 7.5% dari awal tahun ini. (bgs)

Sumber : Bloomberg

Cina memindahkan alat pengebor minyak

BESTPROFIT FUTURES (17/07) - Alat pengebor minyak Cina yang berada di dekat kepulauan Paracel hari Rabu (16/07) direlokasi.

Cina mengatakan alat pengebor minyak tersebut mendeteksi tanda-tanda minyak serta gas dan akan menganalisa data sebelum melakukan pengeboran lagi.Kepulauan Paracel merupakan wilayah sengketa antara Cina dan Vietnam.

Cina meletakkan alat pengebor minyak di wilayah tersebut bulan Mei silam.

Beberapa pihak memandang peletakkan alat pengebor sebagai langkah Cina menegaskan kedaulatan di wilayah tersebut.

Peletakkan alat pengebor minyak menyebabkan tabrakan antara kapal-kapal Vietnam dan Cina dekat lokasi.

Selain itu, peletakkan alat pengebor minyak menyebabkan demonstrasi anti-Cina dan kerusuhan selama tiga hari di Vietnam, dimana pekerja yang marah menargetkan pabrik milik asing di beberapa daerah.

Kerusuhan tersebut menewaskan sedikitnya dua orang dan puluhan luka-luka. Beberapa pabrik dibakar atau rusak.

Cina dan Vietnam sama-sama mengklaim kepulauan Paracel tahun 1974 dan karenanya sempat terlibat perang singkat.

Sumber : BBC

Tuesday, 15 July 2014

Emas Spot Amblas Lagi Terhadap Major Currencies

Emas yang ditransaksikan di pasar spot dini hari ini ( 16 Juli ) terpantau bergerak melemah sangat tajam, dan harga emas tersebut terpantau turun setelah dibuka di 1308.9 USD/oz t di awal perdagangan (00.00 GMT). Emas telah turun sekitar -15.74 USD/oz t atau sekitar -1.20 % dan pada saat berita ini diturunkan nilai bergulir terpantau berada pada kisaran 1293.16 USD/oz t.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting menyampaikan bahwa sentimen positif terhadap mata uang Dollar AS nampak menguat sehingga menekan turun harga emas spot lebih jauh, setelah Federal Reserve Bank of New York menyampaikan bahwa kinerja sektor manufaktur di wilayah tersebut mengalami peningkatan.
Perkembangan tersebut ditunjukkan dengan kenaikan pada indikator ekonomi Empire State Manufacturing Index yang bertambah baik ke angka 25.6 dari nilai periode lalu yaitu 19.3. Perkembangan yang menggembirakan tersebut menunjukkan performa yang lebih baik dari estimasi sejumlah ekonom, yang memperkirakan hanya akan naik ke angka 17.2.
Pada perdagangan XAUEUR harga emas spot nampak bergerak merosot sekitar – 0.76% dan nilai bergulir terhadap kurs Euro berada pada 953.14% EUR/t oz. Sementara itu menghadapi Poundsterling Inggris emas spot nampak amblas sekitar – 1.30% dan nilai bergulir XAUGBP berada pada 754.18% GBP/t oz.

Sumber : Vibiznews

Bursa AS Mix, US 5Y_T-NOTES Turun

Perkembangan intraday 5Y_T-NOTES dini hari ini ( 16 Juli ), secara umum menunjukkan pergerakan turun di pasar obligasi berjangka setelah dibuka pada 119.19 di awal perdagangan (00.00 GMT). Obligasi berjangka tersebut telah turun sekitar -12 pips atau sekitar -0.10 % dan pada saat berita ini diturunkan nilai bergulir terpantau berada pada 119.07.
Kinerja perdagangan saham di bursa AS menunjukkan perkembangan mix dimana indeks saham Dow Jones Industrial Average pada hari ini terpantau meningkat sekitar + 0.03 % pada 17060.24, namun indeks S&P 500 Index turun sekitar -0.17 % pada 1973.77. Indeks saham NASDAQ Composite Index pada hari ini terpantau melemah sekitar -0.56 % pada 4415.38.
Malam ini Federal Reserve Bank of New York menyampaikan bahwa kinerja sektor manufaktur di wilayah tersebut mengalami peningkatan.
Perkembangan tersebut ditunjukkan dengan kenaikan pada indikator ekonomi Empire State Manufacturing Index yang bertambah baik ke angka 25.6 dari nilai periode lalu yaitu 19.3. Perkembangan yang menggembirakan tersebut menunjukkan performa yang lebih baik dari estimasi sejumlah ekonom, yang memperkirakan hanya akan naik ke angka 17.2.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting mengemukakan bahwa range normal US 5Y T-Notes pergerakan pada hari ini diperkirakan akan memiliki level support pada kisaran 119.11 dan level resistance pada kisaran 119.31.

Sumber : Vibiznews

Ekspor Nonmigas Tujuan Inggris Meningkat

Perkembangan ekspor nonmigas ke negara tujuan Inggris menurut laporan Badan Pusat Statistik (BPS) terkini menunjukkan peningkatan. Hal itu ditunjukkan dengan adanya kenaikan pada nilai ekspor nonmigas ke negara tersebut dimana nilai pada bulan Mei dilaporkan dapat mencapai nilai 142.9 juta Dollar AS .
Sementara itu pada bulan sebelumnya ekspor nonmigas ke negara tersebut hanya mencapai nilai 138.7 juta Dollar AS. Dengan demikian kinerja ekspor nonmigas pada periode tersebut mengalami penambahan sebesar + 4.20 juta Dollar AS, atau meningkat sebesar + 3.02 %.
Data terkini dari BPS juga menunjukkan bahwa ekspor nonmigas dari awal tahun ini sampai bulan xxxx secara total mencapai angka 676.8 juta Dollar AS. Nilai tersebut menunjukkan adanya penambahan sebesar + 13.09 juta Dollar AS atau meningkat sekitar + 1.97 %, dimana pada periode yang sama tahun lalu hanya mencapai nilai 663.7 juta Dollar AS.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting mengemukakan bahwa pada analisa kurs BI hari ini Poundsterling Inggris terpantau bergerak terangkat naik sekitar 2.67 % terhadap mata uang Rupiah pada perdagangan dari awal Mei hingga pekan ini.

Sumber : Vibiznews

Emas Berjangka Jatuh ke Level Terendah Tiga Pekan

BESTPROFIT FUTURES (16/07) - Emas berjangka jatuh ke level terendah tiga pekan di New York terkait penguatan dolar yang mengurangi permintaan untuk logam mulia sebagai alternatif investasi.
Indeks Spot Bloomberg Dollar, yang menelusuri dolar terhadap 10 mata uang utama, naik ke level tertinggi sejak 25 Juni lalu. Janet Yellen membuat pernyataan hari ini pada testimoni semi-tahunan-nya yang disiapkan untuk pengiriman ke komite perbankan.
Emas turun tajam sejak Desember kemarin seiring kenaikan dalam padar ekuitas serta mengurangi kekhawatiran mengenai perbankan Portugal yang mengurangi permintaan untuk aset safe haven. Dikatakan oleh Janet Yellen dalam menanggapi pertanyaan bahwa dia melihat pemulihan yang menyeluruh seiring menguatnya pasar tenaga kerja.
Emas berjangka untuk pengiriman Agustus turun 0,7% untuk menetap di level $ 1,297.10 per ons pada pukul 1:49 di Comex di New York setelah menyentuh level $ 1,292.60, yang terendah sejak 19 Juni. Kemarin, harga turun sebanyak 2,3%.
Bullion naik 7,9% tahun ini, reli dari level penurunan tahunan tertajam dalam tiga dekade pada tahun 2013, di tengah tanda-tanda perlambatan pertumbuhan ekonomi global dan gejolak di Timur Tengah dan Ukraina. (yds)
Sumber: Bloomberg

Sentimen Testimoni Yellen, Bursa Saham AS Ditutup Melemah 0.2%

BESTPROFIT FUTURES (16/07) - Bursa Saham AS melemah akibat komentar dari Federal Reserve yang menyatakan bahwa beberapa sektor mengalami valuasi tinggi sehingga membayangi rilis laba perbankan yang melampaui dari perkiraan sebelumnya. Sementara obligasi Treasuri AS stagnan dan dollar naik setelah Ketua Janet Yellen menyatakan dihadapan para parlemen bahwa stimulus masih diperlukan.

Indeks Standard & Poor™s 500 melemah 0.2% pukul 4 sore waktu New York. Indeks Russell 2000 turun 1% setelah laporan Federal Reserve menyatakan bahwa valuasi beberapa saham bioteknologi dan media sosial Å“secara substansi turun. JPMorgan Chase & Co. dan Goldman Sachs Group Inc. naik 1.3% setelah merilis labanya yang melampui dari perkiraan sebelumnya. Minyak mentah AS turun di bawah level $100 per barel untuk pertama kalinya sejak Mei lalu. Imbal hasil obligasi Treasuri AS dengan tenor 10 tahun berada pada level 2.55, mendekati level terendah dalam 6 pekan terakhir. Dollar catat gain terhadap mayoritas mata uang lainnya dan emas turun.

Bank sentral harus memberikan stimulus akibat masih adanya Å“kekurangan yang signifikan pada pasar tenaga kerja dan inflasi masih berada dibawah target Federal Reserve, menurut Yellen pada pernyataannya jelang Kongres. Data penjualan ritel Juni lalu yang dirilis hari ini menunjukkan kenaikan, yang diperkirakan telah membantu ekonomi AS rebound pada kuartal ke-2. JPMorgan Chase menyatakan bahwa laba kuartal ke-2 melampaui dari perkiraan sebelumnya dan Goldman Sachs merilis kenaikan yang mengejutkan pada labanya. (bgs)

Sumber : Bloomberg

Monday, 14 July 2014

Menlu AS Berbicara dengan Menlu Iran di Wina

BESTPROFIT FUTURES (15/07) - Kerry ingin mengadakan pembicaraan mendalam untuk menilai berapa besar kesediaan Iran untuk mengambil pilihan yang genting yang perlu diambil.

Menteri Luar Negeri Amerika John Kerry bertemu Senin (14/7) dengan Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif sementara batas waktu untuk mencapai persetujuan jangka panjang mengenai program nuklir Iran semakin dekat.

Seorang pejabat tinggi Departemen Luar Negeri  Amerika mengatakan tujuan pertemuan di Wina itu adalah Å“untuk melihat apakah kemajuan dapat tercapai, dan bahwa Kerry ingin mengadakan pembicaraan mendalam untuk menilai berapa besar kesediaan Iran untuk mengambil pilihan yang genting yang perlu diambil.

Kerry mengatakan Minggu setelah pembicaraan antara diplomat dari Iran dan kelompok enam negara kuat dunia bahwa œperbedaan pandangan signifikan tetap ada sebelum persetujuan akan dicapai.

Zarif menyerukan kepada kedua pihak untuk berunding dengan ikhlas.

Iran dan kelima anggota tetap Dewan Keamanan PBB tambah Jerman telah berunding selama berbulan-bulan dalam usaha untuk menyepakati persetujuan menyeluruh untuk memastikan program nuklir Iran bertujuan damai.  Sebagai imbalannya, Iran menghendaki pencabutan sanksi internasional yang telah merugikan ekonomi negara itu.

Sumber : VOA

Draghi Mengeluarkan Dana $1 Triliun Untuk Perbankan

BESTPROFIT FUTURES (15/07) - Kebijakan stimulus baru Mario Draghi akan memberikan dana pinjaman murah lebih dari 700 miliar euro ($950 miliar), hal tersebut menurut para ekonom.

Program target pinjaman Presiden ECB (European Central Bank) bagi perbankan akan mendorong kredit untuk sektor ekonomi riil seperti yang telah direncanakan sebelumnya dan diwaktu yang sama telah membantu mempertahankan aliran sistem finansial dengan adanya uang tunai tersebut, menurut Bloomberg Monthly Survey dari 45 ekonom. Draghi menekankan kebijakan tersebut pada testimony dihadapan para parlemen hari ini di Strasbourg, menyatakan bahwa kebijakan tersebut memiliki Å“insentif kuat guna memicu pinjaman.

ECB telah mengidentifikasi pinjaman bagi perusahaan-perusahaan dan sektor rumah tangga setelah melemahnya sektor kunci ekonomi di zona Eropa mengancam pemulihan ekonomi. Program tersebut dinamakan TLTRO, bagian dari paket kebijakan yang telah diumumkan Juni lalu, memberikan sebesar 4 tahun biaya pinjaman rendah yang berkaitan dengan kredit perbankan seperti Draghi telah katakan pada bulan ini dengan memberikan dana sebesar 1 triliun euro. (bgs)

Sumber : Bloomberg

Emas Membukukan PenurunanTertajam Di Tahun Ini

BESTPROFIT FUTURES (15/07) - Emas berjangka membukukan penurunan tertajam hampir dalam tujuh bulan terakhir karena turunya kekhawatiran perbankan Portugis dan menguatnya ekuitas, sehingga mengurangi permintaan untuk aset safe haven.
Obligasi 10-tahun pemerintah Portugis mencatat kenaikan tajam dua hari dalam sebulan terkait spekulasi bahwa Portugal akan mengalami krisis keuangan pada salah satu kelompok perbankan. Indeks Standard & Poor 500 naik sebanyak 0,6% setelah Citigroup Inc melaporkan hasil laba yang melampaui perkiraan para analis.
Emas berjangka untuk pengiriman Agustus turun 2,3% untuk menetap di level $ 1,306.70 per ons pada pukul 1:50 siang di Comex di New York, penurunan tertajam untuk kontrak teraktif sejak 19 Desember lalu.
Perdagangan adalah 66% di atas rata-rata untuk 100 hari, data yang dihimpun oleh Bloomberg menunjukkan. (yds)

Sumber: Bloomberg

Ekonom Turunkan Perkiraan Pertumbuhan Ekonomi AS

BESTPROFIT FUTURES (15/07) - Perkiraan rata-rata pada kuartal kedua turun menjadi 3 persen, menurut survei yang dikeluarkan Jumat oleh National Association for Business Economics.

Ekonom Amerika mengubah drastis perkiraan pertumbuhan untuk kuartal April-Juni dan 2014, kendati tetap optimis ekonomi akan membaik dari kuartal pertama yang buruk.

Perkiraan rata-rata pada kuartal kedua turun menjadi 3 persen, menurut survei yang dikeluarkan Jumat oleh National Association for Business Economics. Angka ini turun dari 3.5 persen pada survei Juni.

Pertumbuhan 2014 secara keseluruhan hanya akan sebesar 1.6 persen, begitu perkiraan mereka, yaitu jauh dibawah perkiraan sebelumnya sebesar 2.5 persen. Jika tepat, maka pertumbuhan tahun ini akan menjadi yang paling lemah sejak Resesi Besar.

Perkiraan 2014 yang rendah ini, sebagian besar mencerminkan dampak kontraksi pada kuartal pertama. Ekonomi menyusut 2.9 persen per tahun, yang merupakan penurunan terbesar dalam lima tahun terakhir ini. Penurunan ini akan sangat mempengaruhi ekonomi tahun ini, walaupun pertumbuhan tetap pada tingkat 3 persen atau lebih, yang diperkirakan sebagian besar ekonom.

Para ekonomi menurunkan perkiraan untuk kwartal kedua terutama karena mengharapkan tingkat konsumsi yang sedang saja. Mereka sekarang mengharapkan konsumsi tumbuh hanya 2.3 persen per tahun pada kwartal kedua, yaitu turun dari perkiraan 2.9 persen pada Juni.

Konsumsi meningkat hanya 1 persen pada kwartal pertama, sebuah kenaikan terendah dalam empat tahun terakhir, pertanda bahwa konsumen masih enggan berbelanja dengan bebas.

Faktor lain yang mempengaruhi kwartal pertama adalah: penurunan tajam ekspor yang memperlebar defisit perdagangan nasional yang merupakan separuh kontraksi yang terjadi. Ekspor mulai membaik pada Mei dan perdagangan sepertinya tidak menjadi beban yang besar  pada kuartal kedua.

Namun survei yang dilakukan lembaga NABE menyatakan bahwa  ekonom berharap ekspor naik hanya 2.5 persen tahun ini, yaitu turun dari perkiraan Juni sebesar 3 persen. Angka yang lebih lemah ini mencerminkan ekonomi yang buruk di Eropa dan pertumbuhan yang melambat di China.

Meski  ada penurunan dalam perkiraan, survei ini mengatakan bahwa ekonom sepertinya optimis untuk sisa tahun ini. Para analis menyatakan bahwa penurunan pada kwartal pertama disebabkan faktor-faktor yang bersifat sementara, seperti musim dingin yang buruk dan sangat lambatnya pengadaan persediaan. Apabila bisnis lambat dalam pengadaan persediaan, maka hal ini akan memperlambat permintaan barang manufaktur dan mengurangi produksi.

Jack Kleinhenz, presiden asosiasi dan kepala ekonom pada National Retail Federation, mengatakan bahwa data ekonomi terakhir lainnya, terutama mengenai penerimaan pekerjaan, adalah positif. Pemberi kerja telah merekrut rata-rata 230,000 pekerja per bulan tahun ini, yang merupakan salah satu indikasi terbaik sejak  resesi.

Selain itu, konsumen lebih percaya diri dan pemotongan belanja pemerintah serta kenaikan pajak juga menjadi faktor yang mengurangi beban pertumbuhan. Pada 2013, pajak Social Security jatuh tempo dan pemerintah mengurangi belanja. Dampak secara menyeluruh ini, memperlambat pertumbuhan sebesar 1.5 poin, demikian perkiraan para ekonom.

``Banyak faktor fundamental yang mendukung pertumbuhan,'' kata Kleinhenz.

Hasilnya, ke 50 ekonom yang menanggapi survei  ini melihat bahwa risiko terjadinya resesi tahun ini, adalah rendah. Enam puluh persen mengatakan kemungkinan terjadinya resesi adalah dibawah 10 persen, dan lebih dari 90 persen mengatakan kemungkinannya dibawah 25 persen.

Sumber : VOA

Bursa Saham AS Ditutup Menguat 0.5% Ditengah Rilis Pendapatan Citigroup

BESTPROFIT FUTURES (15/07) - Bursa Saham AS menguat dengan ekuitas Eropa terkait kenaikan pada aktivitas pengambil alihan dan rilis laba Citigroup Inc.. Sementara itu obligasi Treasury AS dan emas menurun. Obligasi Portugal naik.

Indeks Standard & Poor 500 menguat 0.5% ke level 1,977.11 pukul 4 sore waktu New York, rebound dari penurunan mingguan tertajamnya sejak April lalu. Saham Citigroup melonjak 3% setelah merilis laporan laba yang melampaui estimasi sebelumnya. Goldman Sachs Group Inc. mendorong target akhir tahunnya bagi acuan ekuitas AS di level 2,050. Imbal hasil obligasi Treasury AS dengan tenor 10 tahun naik 3 basis poin sebesar 2.54 %. Sementara imbal hasil obligasi Portugal dengan tenor 10 tahun mencatat gain 2 hari tertinggi dalam sebulan terakhir. Emas mencatat penurunan tajam dalam hampir 7 bulan terakhir.

Saham Citigroup naik setelah pendapatan naik melampaui dari perkiraan sebelumnya dan turunnya biaya kredit telah membantu laba kuartal kedua naik melampaui dari perkiraan analis sebelumnya dan perusahan tersebut menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan hipotek.

Pekan ini perusahaan seperti Goldman Sachs Group Inc., Intel Corp. dan Johnson & Johnson akan merilis labanya. Shire menyetujui rekomendasi tawaran terakhir dari AbbVie Inc. kepada para pemegang sahamanya, sementara Abbot Laboratories menyatakan akan menjual bisnis obat generiknya.

Presiden ECB (European Central Bank) Mario Draghi memberikan testimoni dihadapan para parlemen di Strasbourg setelah mengumumkan paket kebijakan bulan lalu guna menopang perekonomian. Sementara besok Ketua Federal Reserve Janet Yellen akan memberikan testimoni dihadapan Kongres. (bgs)

Sumber : Bloomberg