BESTPROFIT FUTURES MALANG (6/4) - Bursa Saham Jepang melemah setelah rilis
data menunjukkan adanya pertumbuhan yang melambat pada lapangan
pekerjaan di AS dalam kurun waktu lebih dari setahun terakhir, hal
tersebut mengantarkan yen mendulang gain dan memicu penurunan pada
sektor ekspor negeri Sakura tersebut.
Indeks Topix melemah 0.7%
ke level 1,552.48 pukul 9:00 pagi ini waktu Tokyo setelah pekan lalu
menguat sebesar 0.7%. Sementara Indeks Nikkei 225 Stock Average anjlok
0.7% ke level 19,291.05. Sedangkan yen menguat 0.1% ke level 118.84 per
dolar setelah Jumat kemarin sempat naik sebesar 0.6% menyusul laporan
pekerjaan menunjukkan para pengusaha hanya mencetak lapangan pekerjaan
sebesar 126,000 pada bulan Maret kemarin, angka tersebut sekaligus
terendah sejak Desember 2013 lalu.
Kenaikan sebesar 126,000 pada
sektor pekerjaan sangat kurang dari perkiraan sebelumnya pada survei
Bloomberg dan dibandingkan dengan kenaikan 264,000 di bulan sebelumnya
yang sekaligus lebih kecil dari laporan awal, hal itu menurut rilis data
dari Departemen Tenaga Kerja AS. Sedangkan perkiraan rata-rata pada
survei Bloomberg dari para ekonom menyatakan naik sebesar 245,000. (bgs)
Sumber : Bloomberg
Sunday, 5 April 2015
Thursday, 2 April 2015
Kelihaian Investor Kaya China Zhang Lei Melihat Peluang Bisnis
BESTPROFIT FUTURES MALANG (3/4) - Pengusaha China semakin mampu meningkatkan kapasitasnya. Peningkatan
kapasitas itu berlawanan dengan perusahaan multinasional relatif lambat
bergerak.
Salah satu miliarder China Zhang Lei menyampaikan hal itu. Pernyataannya pun memang seperti mencerminkan dirinya ketika menjalankan usahanya. Ia meneliti suatu peluang bisnis lalu menjadikannya sebagai investasi, dan memberikan imbal hasil besar.
Zhang mendirikan perusahaan private equity Hillhouse Capital Group pada 2005. Dengan tangan dinginnya, ia mendapatkan kepercayaan dari Universitas Yale dan investor lainnya untuk menanamkan investasi di suatu bisnis. Kini ia memiliki dana sekitar US$ 18 miliar.
Zhang memiliki latar belakang tak biasa. Ia lahir di Zhumadian, provinsi Henan pada 1972. Kelahiran Zhang saat China berada di puncak revolusi kebudayaan. Ketika itu China sedang membersihkan diri dari segala sesuatu bahkan dari kapitalis.
Namun sejak usia dini, Zhang sudah memperlihatkan bakat bisnis. Pada usia 7 tahun, ia memiliki ide bisnis pertamanya dengan menyewakan buku komik untuk penumpang yang menunggu keretanya. Konsep tersebut menjadi dasar bagi perusahaan seperti Uber dan Airbnb.
Sumber : Liputan6
Salah satu miliarder China Zhang Lei menyampaikan hal itu. Pernyataannya pun memang seperti mencerminkan dirinya ketika menjalankan usahanya. Ia meneliti suatu peluang bisnis lalu menjadikannya sebagai investasi, dan memberikan imbal hasil besar.
Zhang mendirikan perusahaan private equity Hillhouse Capital Group pada 2005. Dengan tangan dinginnya, ia mendapatkan kepercayaan dari Universitas Yale dan investor lainnya untuk menanamkan investasi di suatu bisnis. Kini ia memiliki dana sekitar US$ 18 miliar.
Zhang memiliki latar belakang tak biasa. Ia lahir di Zhumadian, provinsi Henan pada 1972. Kelahiran Zhang saat China berada di puncak revolusi kebudayaan. Ketika itu China sedang membersihkan diri dari segala sesuatu bahkan dari kapitalis.
Namun sejak usia dini, Zhang sudah memperlihatkan bakat bisnis. Pada usia 7 tahun, ia memiliki ide bisnis pertamanya dengan menyewakan buku komik untuk penumpang yang menunggu keretanya. Konsep tersebut menjadi dasar bagi perusahaan seperti Uber dan Airbnb.
Sumber : Liputan6
Meski Defisit Perdagangan Cetak Rekor, Proyeksi Ekonomi AS Q1 Tetap Lambat
BESTPROFIT FUTURES MALANG (3/4) - Selain kabar baik dari pasar tenaga kerja, defisit perdagangan Amerika
Serikat (AS) untuk bulan Februari juga dilaporkan membaik. Pasalnya
defisit perdagangan negara ini berhasil cetak penurunan tajam ke level
terendahnya sejak 2009 silam. Meski prestasi ini cukup memuaskan,
beberapa ekonom menilai kontribusi menyempitnya defisit perdagangan pada
bulan lalu belum mampu mengangkat ekonomi AS pada kuartal pertama tahun
ini karena nilai tukar dolar yang masih kuat terhadap major currencies lain dan masih lemahnya permintaan global.
Bila disesuaikan dengan inflasi, defisit
menyempit menjadi $ 50.800.000.000 pada bulan Februari dari sebesar $
54.600.000.000 di bulan sebelumnya. Sengketa antarburuh yang terjadi di
pelabuhan Pantai Barat tampaknya telah memperlambat aliran impor dan
ekspor negara ini. Sementara itu, nilai tukar dolar yang kuat,
permintaan global yang lemah serta harga minyak mentah yang lebih rendah
juga kemungkinan besar berdampak pada neraca perdagangan pada bulan
Februari.
Pada bulan Februari, impor turun 4,4
persen menjadi $ 221.700.000.000, terendah sejak April 2011. Impor
produk minyak bumi menjadi yang terendah sejak September 2004. Impor
dari Tiongkok anjlok 18,1 persen, mendorong defisit perdagangan
AS-Tiongkok turun cukup signifikan yaitu sebesar 21,2 persen menjadi $
22.500.000.000.
Demikian juga halnya dengan ekspor yang
turun 1,6 persen menjadi $ 186.200.000.000 pada bulan Februari, terkecil
sejak Oktober 2012. Ekspor ke Kanada dan Meksiko, yang merupakan mitra
dagang utama AS jatuh pada bulan Februari, demikian juga dengan ekspor
ke Tiongkok jatuh 8,9 persen, sementara ke Uni Eropa tidak berubah.
Sumber : Vibiznews
Ekuitas AS Ditutup Naik Ditengah Data ekonomi Jelang Data Tenaga Kerja
BESTPROFIT FUTURES MALANG (3/4) - Saham
AS ditutup naik, setelah ekuitas turun selama dua hari terakhir,
seiring tren data ekonomi bervariasi terus sebelum laporan tenaga kerja
pada hari Jumat.
Saham
CarMax Inc reli ke level tertinggi sepanjang masa pasca laba kuartal
keempat lebih kuat dari perkiraan. Lorillard Inc dan Reynolds Amerika
Inc naik seiring pihak otoritas mengkaji merger perusahaan rokok
tersebut. Qualcomm Inc dan Google Inc tergelincir lebih dari 1,4%.
Indeks
Standard & Poor 500 naik 0,4% menjadi 2,066.80 pada 16:00 sore di
New York, dan diselesaikan untuk pekan tertinggi sebesar 0,3%.
Indeks
saham memperpanjang kenaikan setelah Iran dan kekuatan dunia mengatakan
mereka mencapai kesepakatan untuk mengakhiri sengketa nuklir selama
satu dekade terakhir.(yds)
Sumber: Bloomberg
Dolar Melemah Menjelang Rilis Data Payroll AS
BESTPROFIT FUTURES MALANG (3/4) - Dolar
jatuh untuk hari kedua jelang rilis data nonfarm payrolls pada Jumat
ditengah sinyal pertumbuhan ekonomi AS yang mungkin kehilangan
momentumnya.
Indeks Spot Dollar
Bloomberg, yang menelusuri mata uang AS terhadap 10 dari rekan utama,
turun 0,6% menjadi 1,191.23 pada 16:00 sore waktu New York, setelah
mengakhiri kenaikan empat hari pada Rabu. Kenaikan sebesar 6,2% dalam
tiga bulan yang berakhir 31 Maret adalah kenaikan kuartal pertama
tertajam sejak 2004.
Dolar melemah 1,1%
menjadi $1,0880 per ons, memangkas gain di 2015 sampai 10%, dan
ditransaksikan sedikit berubah pada level ¥119,72.(yds)
Sumber: Bloomberg
Emas Ditutup Turun Jelang Rilis Data Payroll AS
BESTPROFIT FUTURES MALANG (3/4) - Emas ditutup turun pada hari Kamis ini
menyusul dampak pelemahan dolar diimbangi oleh positifnya data ekonomi
yang memberikan harapan kepada pasar tenaga kerja untuk naik meskipun
pertumbuhan ekonomi stagnan menjelang rilis data nonfarm AS.
Spot emas anjlok 0.3% ke level $1,200.10 per ounce pukul 3:01 sore waktu New York. Sedangkan emas untuk pengiriman bulan Juni turun $7.30 per ounce dengan ditutup di level $1,200.90.
Emas sempat membalikkan kenaikan setelah rilis data menunjukkan sejumlah warga Amerika yang mengajukan klaim pengangguran pada pekan lalu secara mengejutkan turun, sementara defisit neraca perdagangan AS bulan Februari menurun ke level terendah sejak Oktober 2009 silam.
Akan tetapi dolar masih berada di bawah tekanan terkait perkiraan bahwa pertumbuhan ekonomi AS kuartal pertama melambat tajam.
Para investor menanti rilis data nonfarm payroll AS di hari Jumat ini dimana survei para ekonom dari Reuters memperkirakan bahwa data tersebut akan menunjukkan kenaikan sebesar 245,000 di bulan Maret kemarin setelah bulan Februari juga mencatat kenaikan sebesar 295,000.
Spot perak turun 1.2% ke level $16.68 per ounce, sementara platinum menurun 0.7% ke level $1,150.50 per ounce dan palladium naik 0.1% ke level $743 per ounce. (bgs)
Sumber : Reuters
Spot emas anjlok 0.3% ke level $1,200.10 per ounce pukul 3:01 sore waktu New York. Sedangkan emas untuk pengiriman bulan Juni turun $7.30 per ounce dengan ditutup di level $1,200.90.
Emas sempat membalikkan kenaikan setelah rilis data menunjukkan sejumlah warga Amerika yang mengajukan klaim pengangguran pada pekan lalu secara mengejutkan turun, sementara defisit neraca perdagangan AS bulan Februari menurun ke level terendah sejak Oktober 2009 silam.
Akan tetapi dolar masih berada di bawah tekanan terkait perkiraan bahwa pertumbuhan ekonomi AS kuartal pertama melambat tajam.
Para investor menanti rilis data nonfarm payroll AS di hari Jumat ini dimana survei para ekonom dari Reuters memperkirakan bahwa data tersebut akan menunjukkan kenaikan sebesar 245,000 di bulan Maret kemarin setelah bulan Februari juga mencatat kenaikan sebesar 295,000.
Spot perak turun 1.2% ke level $16.68 per ounce, sementara platinum menurun 0.7% ke level $1,150.50 per ounce dan palladium naik 0.1% ke level $743 per ounce. (bgs)
Sumber : Reuters
Wednesday, 1 April 2015
Negatifnya Data Ekonomi Hantam Dolar Tumbang
BESTPROFIT FUTURES MALANG (2/4) - Dolar melemah setelah secara
mengejutkannya data ekonomi AS yang menunjukkan penurunan, sehingga
memunculkan kembali spekulasi bahwa Federal Reserve tidak akan
terburu-buru untuk menaikkan suku bunga.
Indeks Spot Dolar Bloomberg anjlok untuk pertama kalinya dalam 5 hari terakhir setelah laporan data pekerjaan dari pihak swasta dan indeks manufaktur menunjukkan penurunan dari yang diperkirakan sebelumnya. Hal tersebut terjadi menjelang laporan data nonfarm payroll dari Departemen Tenaga Kerja AS yang akan dirilis pada 3 April besok.
Indeks Dolar Spot Bloomberg anjlok 0.2% ke level 1,198.19 pukul 5 sore ini waktu New York. Bulan Maret kemarin indeks acuan tersebut mendulang gain yang sekaligus kenaikan pada bulan ke-9 yang merupakan kenaikan terlama secara beruntun sejak 2004 silam.
Dolar AS turun 0.3% ke level $1.0763 per euro setelah pada 16 Maret lalu sempat mencapai level $1.0458 yang sekaligus level tertingginya sejak Januari 2003 silam.
Sedangkan yen mendulang gain untuk pertama kalinya dalam 3 hari terakhir terhadap dolar dengan mencatatkan kenaikan 0.3% ke level 119.76. Sementara dolar terhadap euro hanya sedikit berubah di level 128.89. (bgs)
Sumber : Bloomberg
Indeks Spot Dolar Bloomberg anjlok untuk pertama kalinya dalam 5 hari terakhir setelah laporan data pekerjaan dari pihak swasta dan indeks manufaktur menunjukkan penurunan dari yang diperkirakan sebelumnya. Hal tersebut terjadi menjelang laporan data nonfarm payroll dari Departemen Tenaga Kerja AS yang akan dirilis pada 3 April besok.
Indeks Dolar Spot Bloomberg anjlok 0.2% ke level 1,198.19 pukul 5 sore ini waktu New York. Bulan Maret kemarin indeks acuan tersebut mendulang gain yang sekaligus kenaikan pada bulan ke-9 yang merupakan kenaikan terlama secara beruntun sejak 2004 silam.
Dolar AS turun 0.3% ke level $1.0763 per euro setelah pada 16 Maret lalu sempat mencapai level $1.0458 yang sekaligus level tertingginya sejak Januari 2003 silam.
Sedangkan yen mendulang gain untuk pertama kalinya dalam 3 hari terakhir terhadap dolar dengan mencatatkan kenaikan 0.3% ke level 119.76. Sementara dolar terhadap euro hanya sedikit berubah di level 128.89. (bgs)
Sumber : Bloomberg
Emas Melonjak Tajam Dalam Dua Bulan Terakhir Pasca Perkiraan Payroll AS
BESTPROFIT FUTURES MALANG (2/4) - Emas melonjak ke level tertinggi dalam dua bulan terakhir diatas level $
1.200 per ons pasca sebuah laporan pada sektor swasta menunjukkan bahwa
perusahaan-perusahaan AS menambahkan pekerja lebih sedikit dari
perkiraan pada bulan Maret, sehingga meningkatkan spekulasi bahwa
Federal Reserve akan menunda untuk menaikkan suku bunga.
Logam mulia mengakhiri
penurunan tiga sesinya. Jumlah Pekerjaan bertambah 189.000, kenaikan
terkecil sejak Januari 2014 dan di bawah perkiraan rata-rata menyerukan
kenaikan 225.000 dalam survei Bloomberg terhadap para ekonom, menurut
data dari ADP Research Institute di Roseland, New Jersey, menunjukkan
pada hari Rabu.
Emas turun selama tiga
kuartal secara beruntun ditengah sentimen pertumbuhan ekonomi AS yang
lebih cepat akan memacu The Fed untuk menaikkan suku biaya pinjaman.
Suku bunga yang lebih tinggi memangkas daya tarik logam mulia. Sementara
data dari departemen tenaga kerja pada Jumat diproyeksikan akan
menunjukkan bahwa para pengusaha akan menambahkan hampir seperempat juta
pekerja dalam angka payroll di bulan Maret.
Emas berjangka untuk
pengiriman Juni naik 2,1% untuk menetap di level $ 1,208.20 per ons pada
pukul 1:43 di New York Comex, kenaikan tertajamr untuk kontrak teraktif
sejak 15 Januari lalu.(yds)
Sumber: Bloomberg
Indeks Topix dibuka Menguat dari Level Terendah dalam Tiga Pekan
BESTPROFIT FUTURES MALANG (2/4) - Saham
Jepang menguat mengirim indeks Topix naik dari level terendahnya dalam
tiga pekan terakhir, seiring saham Asuransi memimpin kenaikan.
Indeks
Topix naik sebesar 0,6 persen ke level 1,537.47 pukul 09:01 pagi di
Tokyo, naik untuk pertama kalinya dalam tiga hari terakhir. Indeks
Nikkei 225 Stock Average menguat sebesar 0,5 persen ke level 19,125.72.
Sementara itu, yen menguat sebesar 0,2 persen ke level 119,54 per dolar.
Kontrak
E-mini berjangka indeks Standard & Poor 500 turun sebesar 0.1
persen pasca indeks acuan melemah sebesar 0,4 persen pada penutupan
perdagangan kemarin terkait lemahnya perkiraan data perkerjaan dan
manufaktur .
Kekhawatiran
pertumbuhan Ekonomi telah membebani kinerja saham-saham Jepang pekan
ini, indeks Topix turun sebesar 0,9 persen rabu kemarin pasca survey
Tankan Bank of Japan (BOJ) survai menunjukkan produsen besar melihat
pelemahan aktifitas bisnis pada kuartal ini dan sebagian sebagian
perusahaan besar berencana untuk mengurangi investasi pada tahun depan. (izr)
Sumber: Bloomberg
Saham Asia Menguat untuk Pertama Kali dalam Enam hari Jelang Data Pekerjaan AS
BESTPROFIT FUTURES MALANG (2/4) - Saham
Asia naik untuk pertama kalinya dalam enam hari terakhir, ditopang
penguatan saham industri, seiring investor menunggu rilis laporan
pekerjaan bulanan AS untuk petunjuk tentang kebijakan moneter The Fed
dan sebelum banyak pasar di seluruh dunia ditutup untuk liburan.
Indeks
MSCI Asia Pacific naik sebesar 0,4 persen ke level 146,53 pukul 09:02
pagi di Tokyo. Indeks mengalami koreksi selama lima hari terakhir,
dipimpin oleh penurunan di antara perusahaan kesehatan dan material,
pasca tingkat valuasi pada indeks regional naik ke level tertinggi dalam
lima tahun terakhir.
Sebuah
laporan pemerintah AS yang akan dirilis pada hari Jumat mendatang
diperkirakan menunjukkan perekrutan naik 245.000 pada bulan Maret. The
Fed mengatakan kenaikan suku bunga pertama sejak 2006 akan tergantung
pada data yang menunjukkan kekuatan ekonomi dan kembalinya target
inflasi.
Indeks
Topix Jepang dibuka menguat 0,6 persen. Indeks Kospi Korea Selatan naik
sebesar 0,4 persen. Indeks S&P/ASX 200 Australia meningkat sebesar
0,4 persen, sementara Indeks NZX 50 Selandia Baru tergelincir 0,4
persen. (izr)
Sumber: Bloomberg
Saham AS Ditutup Turun, Sementara Obligasi Meningkat; Minyak Menguat
BESTPROFIT FUTURES MALANG (2/4) - Saham AS ditutup turun diikuti dolar, sementara obligasi naik seiring menurunannya perkiraan data dari yang diperkirakan pada perekrutan dan manufaktur yang meningkatkan kekhawatiran atas melambatnya pertumbuhan ekonomi. Minyak naik pasca produksi minyak mentah Amerika turun.
Indeks Standard & Poor 500 turun 0,4% pada 04:00 sore di New York, pasca membukukan kenaikan kuartalan kesembilan secara beruntun. Imbal hasil obligasi dengan tenor 10-tahun turun enam basis poin menjadi 1,87%.
Indeks Spot Dollar Bloomberg melemah 0,2% pasca membukukan gain selama empat hari. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) reli 5,2% untuk gain terbesar dalam dua bulan terakhir.(yds)
Sumber: Bloomberg
Indeks Standard & Poor 500 turun 0,4% pada 04:00 sore di New York, pasca membukukan kenaikan kuartalan kesembilan secara beruntun. Imbal hasil obligasi dengan tenor 10-tahun turun enam basis poin menjadi 1,87%.
Indeks Spot Dollar Bloomberg melemah 0,2% pasca membukukan gain selama empat hari. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) reli 5,2% untuk gain terbesar dalam dua bulan terakhir.(yds)
Sumber: Bloomberg
Tuesday, 31 March 2015
Izin Pembangunan Rumah di Australia Turun
BESTPROFIT FUTURES MALANG (1/4) - Jumlah
penerbitan izin pembangunan rumah di Australia jatuh pada bulan
Februari lalu, berbanding terbalik pada empat bulan sebelumnya yang
meningkat secara berturut-turut.
Persetujuan
pembangunan atau merenovasi rumah dan apartemen turun 3,2% dari
Januari, menurut Badan Biro Statistik Australia pada hari Rabu.
Persetujuan bangunan naik 14,3% pada bulan Februari dari tahun sebelumnya, menurut ABS.
Izin
untuk pembangunan rumah turun 0,1% pada bulan Februari dari Januari,
sementara persetujuan untuk apartemen, townhouse dan tempat tinggal
lainnya turun sebesar 6%. (izr)
Sumber: MarketWatch
Saham Jepang Dibuka Melemah Setelah Tankan
BESTPROFIT FUTURES MALANG (1/4) - Saham
Jepang memperpanjang penurunan pada Rabu pagi ini, dengan data dalam
negeri, memberikan isyarat saham asing dan yen mengalami penurunan.
Indeks
Nikkei Stock Average turun 0,7 %, sementara kemarin melemah sebesar 1,1
%, sedangkan Indeks Topix jatuh sebesar 0,8 %. Diikuti dengan anjloknya
saham AS, serta diawasi pengetatan Bank of Jepang (BOJ) pada kuartalan
"Tankan" menurut survei bisnis sentimen, yang menunjukkan bahwa indeks
untuk perusahaan terbesar kehilangan ekspektasi dari survei Wall Street
Journal dan memperkirakan penurunan belanja modal tahun fiskal tersebut.
Sementara mata uang yen menunjukkan tidak segera menanggapi Tankan,
mulai menguat setelah pembukaan pasar perdagangan saham, seiring mata
uang Dolar AS kembali melemah di bawah level 120 yen. (knc)
Sumber : MarketWatch
Saham Asia Turun Pasca Catat Kenaikan Kuartalan Tertinggi Sejak 2013
BESTPROFIT FUTURES MALANG (4/1) - Saham
Asia turun pasca indeks saham regional catat penguatan kuartalan
tertinggi sejak 2013 lalu. Saham bahan material dan konsumen pimpin
penurunan.
Indeks
MSCI Asia Pacific turun sebesar 0,3 persen ke level 145,85 pukul 09:01
di Tokyo. Pada hari Selasa indeks catat penutupan kuartal terbaik sejak
kuartalan ketiga 2013 lalu, naik sebesar 6,1 persen, Sementara di China,
bank sentral mulai mendorong stimulus. Valuasi pada indeks naik pekan
lalu ke level tertinggi sejak Mei 2010 lalu.
Indeks
Topix Jepang turun sebesar 0,3 persen. Indeks Tankan kuartalan untuk
produsen besar berada di level 12 pada bulan Maret, Bank of Japan
mengatakan hari ini, dibawah perkiraan ekonom di level 14. Sebuah angka
positif berarti optimis melebihi jumlah pesimis.
Indeks
Kospi Korea Selatan tergelincir sebesar 0,2 persen dan Indeks Australia
S&P/ASX 200 turun 0,1 persen. Indeks NZX 50 Selandia Baru mendatar.
Kontrak
pada indeks FTSE China A50 naik 0,3 persen. Manajer uang internasional
telah menjual saham China akibat tingkat valuasi yang naik ke level
tertinggi sejak 2010 lalu dan penurunan pertumbuhan ekonomi China.
Indeks Shanghai Composite menguat sebesar 84 persen selama 12 bulan
terakhir telah melampaui setiap pasar utama lainnya di seluruh dunia. (izr)
Sumber: Bloomberg
Bursa AS Ditutup Melemah 0,9% Pasca Anjloknya Saham Jasa Kesehatan & Industri
BESTPROFIT FUTURES MALANG (1/4) - Bursa Saham AS berakhir melemah ditengah
penurunan saham perusahaan pelayanan kesehatan dan industri yang
sekaligus memangkas kenaikan kuartalan ke-9 secara beruntun pada Indeks
Standard & Poor 500.
Indeks S&P 500 merosot 0.9% ke level 2,068.05 pukul 4 sore ini waktu New York yang sekaligus menandai kenaikan kuartalan terlama secara beruntun sejak 1998 silam. Sementara Indeks Nasdaq Composite melemah 0.9% dengan mencatat kenaikan kuartalan terpanjang secara beruntun yang pernah tercapai.
Indeks S&P 500 berayun rata-rata 1.1% diantara level terendahnya dalam sehari terakhir dan tertingginya dalam kuartal pertama yang juga merupakan pergerakan harian tertinggi sejak kuartal ke-2 di tahun 2012 lalu, menurut data dari Bloomberg. Indeks acuan tersebut mengalami penurunan sebesar 2.2% dari rekor yang tercatat pada 2 Maret kemarin dan termasuk diantara bursa dengan performa terburuk dari 24 bursa di negara maju sepanjang tahun 2015 ini. (bgs)
Sumber : Bloomberg
Indeks S&P 500 merosot 0.9% ke level 2,068.05 pukul 4 sore ini waktu New York yang sekaligus menandai kenaikan kuartalan terlama secara beruntun sejak 1998 silam. Sementara Indeks Nasdaq Composite melemah 0.9% dengan mencatat kenaikan kuartalan terpanjang secara beruntun yang pernah tercapai.
Indeks S&P 500 berayun rata-rata 1.1% diantara level terendahnya dalam sehari terakhir dan tertingginya dalam kuartal pertama yang juga merupakan pergerakan harian tertinggi sejak kuartal ke-2 di tahun 2012 lalu, menurut data dari Bloomberg. Indeks acuan tersebut mengalami penurunan sebesar 2.2% dari rekor yang tercatat pada 2 Maret kemarin dan termasuk diantara bursa dengan performa terburuk dari 24 bursa di negara maju sepanjang tahun 2015 ini. (bgs)
Sumber : Bloomberg
Kecemasan Hutang Yunani Kembali Hantam Bursa Saham Eropa di Sesi Penutupan
BESTPROFIT FUTURES MALANG (1/4) - Bursa Saham Eropa ditutup melemah menyusul
rilis data yang bervariasi dan perdebatan dana talangan Yunani,
sementara Bursa Saham Inggris gagal mendulang gain pasca rilis data
pertumbuhan ekonomi.
Indeks FTSE 100 Inggris turun 1.72% ke level 6,773.04 poin.
Indeks DAX 30 Jerman anjlok 0.99% dengan ditutup di level 11,966.17 poin dan Indeks CAC 40 di Paris merosot 0.98% ke level 5,033.64 poin.
Sedangkan mata uang euro melemah $1.0740 dari level $1.0825 yang tercatat kemarin.
Deflasi Zona Eropa bulan Maret menurun, menurut rilis data pemerintah pada hari Selasa ini, sehingga berhasil meredam kecemasan bahwa perekonomian sedang menghadapi kecemasan yang serius setelah indeks harga konsumen mencatat penurunan pada bulan ke-4 secara beruntun.
Akan tetapi dengan situasi Yunani yang sedang mengalami krisis keuangan sekaligus hal pahit bagi mitra-mitra Eropa lainnya dan euro yang sedang mengalami penurunan tajam, para analis merasa khawatir jika krisis hutang baru di Zona Eropa dapat mempengaruhi perekonomian dunia. (bgs)
Sumber : AFP
Indeks FTSE 100 Inggris turun 1.72% ke level 6,773.04 poin.
Indeks DAX 30 Jerman anjlok 0.99% dengan ditutup di level 11,966.17 poin dan Indeks CAC 40 di Paris merosot 0.98% ke level 5,033.64 poin.
Sedangkan mata uang euro melemah $1.0740 dari level $1.0825 yang tercatat kemarin.
Deflasi Zona Eropa bulan Maret menurun, menurut rilis data pemerintah pada hari Selasa ini, sehingga berhasil meredam kecemasan bahwa perekonomian sedang menghadapi kecemasan yang serius setelah indeks harga konsumen mencatat penurunan pada bulan ke-4 secara beruntun.
Akan tetapi dengan situasi Yunani yang sedang mengalami krisis keuangan sekaligus hal pahit bagi mitra-mitra Eropa lainnya dan euro yang sedang mengalami penurunan tajam, para analis merasa khawatir jika krisis hutang baru di Zona Eropa dapat mempengaruhi perekonomian dunia. (bgs)
Sumber : AFP
Monday, 30 March 2015
Emas Berjangka Turun Tajam Dalam Tiga Pekan Terakhir
BESTPROFIT FUTURES MALANG (31/3) - Emas
mengalami penurunan tertajam dalam tiga pekan terakhir pada tanda-tanda
bahwa investor meninggalkan logam mulia meski pasca reli baru-baru ini.
Nilai lindung
memangkas posisi beli ke level terendah sejak Desember 2013. Aset global
pada emas ETP turun 56,6 metrik ton pada bulan Maret, yang tertajam
dalam 15 bulan terakhir. Reli harga dalam dua pekan sebelumnya karena
spekulasi bahwa suku bunga AS akan meningkat pada laju yang lebih lambat
dari yang diharapkan sebelumnya.
Meskipun para otoritas
The Fed memangkas outlook untuk suku bunga pinjaman di akhir tahun,
investor berspekulasi bahwa para otoritas masih akan mengangkat suku
bunga acuan mendekati nol guna mencegah inflasi dari lonjakannya seiring
perekonomian yang mengalami rebound. Emas secara historis telah
digunakan sebagai lindung nilai terhadap harga konsumen yang lebih
tinggi.
Emas berjangka untuk
pengiriman Juni turun 1,3% untuk menetap di level $ 1,185.30 per ons
pada pukul 1:40 di New York Comex, yang merupakan penurunan tertajam
sejak 6 Maret.
Indeks harga konsumen, yang tidak termasuk makanan dan bahan bakar, naik sebanyak 1,4% pada bulan Februari dari tahun sebelumnya, menurut angka Departemen Perdagangan menunjukkan pada Senin.(yds)
Sumber: Bloomberg
Indeks Topix Reli Melanjutkan Penguatan Kuartalan Terbesar dalam Dua Tahun
BESTPROFIT FUTURES MALANG (31/3) - Saham Jepang naik mengirim indeks Topix mencatat rally kuartalan paling tajam dalam dua tahun terakhir, seiring optimisme atas prospek stimulus China didukung penguatan saham global dan pelemahan yen mendorong sektor eksportir.
Indeks Topix naik sebesar 1,2 persen ke level 1,576.12 pukul 09:02 pagi di Tokyo, menuju penguatan kuartalan sebesar 12 persen, terbesar sejak kuartal pertama 2013 lalu. Indeks Nikkei 225 Stock Average naik sebesar 0,9 persen ke level 19,589.22. Sementara Yen, ditransaksikan pada level 120,06 per dolar pasca kemarin terkoreksi tajam dalam hampir tujuh pekan terakhir. Indeks ekuitas global rally sebesar 0,7 persen pada Senin kemarin pasca China mengumumkan langkah-langkah untuk merasangkan pertumbuhan pasar perumahan dan gubernur bank sentral China (PBOC) mengatakan para pembuat kebijakan dapat berbuat lebih banyak untuk mendukung pertumbuhan ekonomi terbesar kedua di dunia.
Euro melemah 0,5 persen terhadap dolar kemarin. Yunani, negara berhutang terbesar di Eropa, mengalami kebuntuan dalam pembicaraan dengan negara-negara kawasan euro dan Dana Moneter Internasional (IMF) terhadap persyaratan yang melekat untuk dana penyelamatan senilai 240 miliar euro ($ 260 milyar). Kebuntuan, membuat Yunani bergantung pada pinjaman Bank Sentral Eropa, yang beresiko mengarah ke default dalam beberapa pekan kedepan.
China memiliki ruang untuk bertindak, baik dengan menurunkan suku bunga dan pelonggaran langkah-langkah "kuantitatif", kepala Bank Rakyat China (PBOC) Zhou Xiaochuan mengatakan pada hari Minggu. China mengambil langkah Senin untuk mendukung pasar properti dengan menurunkan uang muka yang diperlukan dan memperpendek minimum holding period untuk pembebasan pajak penjualan untuk beberapa pemilik rumah. Indeks Shanghai Composite ditutup melonjak sebesar 2,6 persen kemarin.
Kontrak E-mini berjangka S&P 500 stagnan pasca indeks acuan menguat sebesar1,2 persen pada Senin kemarin di New York, mencatat reli dua hari pertama sejak 17 Februari lalu dan memperpanjang keuntungan kuartalan kesembilan. (izr)
Sumber: Bloomberg
Indeks Topix naik sebesar 1,2 persen ke level 1,576.12 pukul 09:02 pagi di Tokyo, menuju penguatan kuartalan sebesar 12 persen, terbesar sejak kuartal pertama 2013 lalu. Indeks Nikkei 225 Stock Average naik sebesar 0,9 persen ke level 19,589.22. Sementara Yen, ditransaksikan pada level 120,06 per dolar pasca kemarin terkoreksi tajam dalam hampir tujuh pekan terakhir. Indeks ekuitas global rally sebesar 0,7 persen pada Senin kemarin pasca China mengumumkan langkah-langkah untuk merasangkan pertumbuhan pasar perumahan dan gubernur bank sentral China (PBOC) mengatakan para pembuat kebijakan dapat berbuat lebih banyak untuk mendukung pertumbuhan ekonomi terbesar kedua di dunia.
Euro melemah 0,5 persen terhadap dolar kemarin. Yunani, negara berhutang terbesar di Eropa, mengalami kebuntuan dalam pembicaraan dengan negara-negara kawasan euro dan Dana Moneter Internasional (IMF) terhadap persyaratan yang melekat untuk dana penyelamatan senilai 240 miliar euro ($ 260 milyar). Kebuntuan, membuat Yunani bergantung pada pinjaman Bank Sentral Eropa, yang beresiko mengarah ke default dalam beberapa pekan kedepan.
China memiliki ruang untuk bertindak, baik dengan menurunkan suku bunga dan pelonggaran langkah-langkah "kuantitatif", kepala Bank Rakyat China (PBOC) Zhou Xiaochuan mengatakan pada hari Minggu. China mengambil langkah Senin untuk mendukung pasar properti dengan menurunkan uang muka yang diperlukan dan memperpendek minimum holding period untuk pembebasan pajak penjualan untuk beberapa pemilik rumah. Indeks Shanghai Composite ditutup melonjak sebesar 2,6 persen kemarin.
Kontrak E-mini berjangka S&P 500 stagnan pasca indeks acuan menguat sebesar1,2 persen pada Senin kemarin di New York, mencatat reli dua hari pertama sejak 17 Februari lalu dan memperpanjang keuntungan kuartalan kesembilan. (izr)
Sumber: Bloomberg
Saham Asia Naik untuk Kuartal Terbaiknya dalam 3 Tahun Terakhir
BESTPROFIT FUTURES MALANG (31/3) - Saham
Asia naik, dengan indeks acuan regional bersiap untuk kuartal
terbaiknya dalam 3 tahun terakhir seiring China bergerak untuk mendukung
pertumbuhan ekonomi, mengirim penguatan saham Amerika Serikat dan Eropa
dan mata uang yen melemah terhadap dolar.
Indeks MSCI Asia
Pacific naik 0,6 % ke level 147,35 pada pukul 09:01 pagi waktu Tokyo,
mengalami kenaikan kuartalan sebesar 6,9 %, yang merupakan kenaikan
terbesarnya dalam 3 bulan pertama sejak tahun 2012. Bank sentral China
mengumumkan langkah-langkah yang bertujuan untuk menghentikan penurunan
pada saham properti setelah Gubernur Zhou Xiaochuan mengatakan bahwa
pada akhir pekan lalu para pembuat kebijakan dapat melakukan lebih
banyak untuk mendukung perekonomian terbesar di Asia. Indeks Shanghai
Composite melonjak sebesar 17 % pada tahun ini sampai dengan kemarin dan
Indeks Topix Jepang menguat sebesar 11 %.
Indeks Topix naik 1,2 %
pada hari ini setelah kemarin yen turun 0,8 % terhadap dolar. Indeks
Australia S & P / ASX 200 menguat 1,2 % dan Indeks NZX 50 Selandia
Baru naik 0,2 %. Indeks Kospi Korea Selatan meningkat 0,7 %.
Kontrak pada Indeks
FTSE China A50 naik 1,5 % pada sesi terbaru. Kenaikan saham China
daratan pada tahun ini memicu ekspektasi pelonggaran kebijakan bank
sentral, optimisme pemerintah tidak akan membiarkan pertumbuhan ekonomi
jatuh pada tahun ini di bawah target 7 % dan terkait pemerintah
mengurangi pembatasan pada penjualan properti. (knc)
Sumber : Bloomberg
Ekuitas AS Ditutup Menguat Ditengah Aktifitas Merger Perusahaan
BESTPROFIT FUTURES MALANG (31/3) - Saham
AS ditutup menguat, melanjutkan kenaikan kuartalannya ditengah
aktifitas merger sejumlah perusahaan dan optimisme bank sentral optimis
yang akan mendukung pertumbuhan global.
Indeks Standard &
Poor 500 menguat 1,2% menjadi 2,086.22 pada 04:00 sore di New York,
mempertahankan kenaikan kuartalan beruntun terpanjang sejak tahun 1998.
Dengan kenaikan sebesar 0,2% pada hari Jumat, indeks tersebut
menyelesaikan gain back-to-back pertama setelah 28 hari , menurun tajam
sejak 1994 silam.
Ketua Federal Reserve
Janet Yellen pada hari Jumat kemarin menyatakan bahwa Bank Sentral AS di
tahun ini diperkirakan akan menaikkan suku bunga dengan kenaikan
selanjutnya dilakukan secara bertahap tanpa mengikuti prediksi yang ada.
Sementara Gubernur Bank Sentral China menyatakan bahwa pemerintahnya
dapat melakukan upaya yang lebih guna mendukung pertumbuhan ekonomi di
China.
Laba kuartal pertama
untuk perusahaan S&P 500 diperkirakan menurun untuk pertama kalinya
sejak tahun 2009. Perusahaan akan melihat kontraksi 5,8% untuk periode
tiga bulan, menurut perkiraan ekonom yang dihimpun oleh Bloomberg.
Perkiraan pertumbuhan Laba untuk kuartal yang positif sejak Januari,
data menunjukkan.(yds)
Sumber: Bloomberg
Subscribe to:
Comments (Atom)
