Sunday, 27 March 2016
Ekonomi Membaik Dukung Penguatan IHSG
BESTPROFIT FUTURES MALANG (28/3) - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi masih bergerak positif dalam sepakan ke depan. Analis HD Capital Yuganur Wijanarko mengatakan, kondisi perekonomian yang membaik menjadi penopang IHSG.
"Prediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2016 yang dapat naik di atas level 5 persen dan BI rate di bawah 7 persen. SEA Games 2016 yang akan berlangsung di Jakarta akan berdampak pada geliat ekonomi terutama infrastruktur," kata dia dalam ulasannya, Jakarta, Senin (28/3/2016).
Dari sisi ekternal, pergerakan IHSG dipengaruhi oleh stabilitas perekonomian China. Kemudian perbaikan ekonomi Amerika Serikat (AS) setelah menaikkan suku bunga dan ditopang belanja konsumen dan sektor manufaktur.
"Walaupun sempat didera aksi jual akibat volatilitas jangka pendek regional namun kami masih optimis bahwa IHSG akan breakout di atas resistance psikologis 4.900 menuju psikologis selanjutnya 5.000," ujar dia.
Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada memprediksi, pada perdagangan saham pekan depan IHSG bergerak pada support 4.805 -4.813 dan resistance 4.865-4.918.
Dia mengatakan pergerakan IHSG cenderung terbatas karena penguatan dolar Amerika Serikat (AS). Apabila penguatan dolar AS berlanjut, maka IHSG akan melanjutkan pelemahan.
"Laju IHSG pun sedang menguji untuk dapat bertahan di atas level 4800-an agar tidak melemah lebih dalam," kata dia dalam risetnya.
Pihaknya pun berharap data-data yang bakal dirilis pekan depan bakal positif. Sebagaimana diketahui, Indonesia sendiri akan merilis data inflasi di awal bulan.
"Kami masih berharap akan adanya perbaikan seiring asumsi rilis data-data di pekan depan dapat lebih positif sehingga laju IHSG diharapkan dapat kembali ke zona hijau," ucap dia.
Yuganur merekomendasikan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) , PT Adhi Karya Tbk (ADHI), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) dan PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) untuk dicermati pelaku pasar.
Sementara Reza memilih PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Jasa Marga Tbk (JSMR) dan PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL). (Amd/Ahm)
Sumber : Liputan6
"Prediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2016 yang dapat naik di atas level 5 persen dan BI rate di bawah 7 persen. SEA Games 2016 yang akan berlangsung di Jakarta akan berdampak pada geliat ekonomi terutama infrastruktur," kata dia dalam ulasannya, Jakarta, Senin (28/3/2016).
Dari sisi ekternal, pergerakan IHSG dipengaruhi oleh stabilitas perekonomian China. Kemudian perbaikan ekonomi Amerika Serikat (AS) setelah menaikkan suku bunga dan ditopang belanja konsumen dan sektor manufaktur.
"Walaupun sempat didera aksi jual akibat volatilitas jangka pendek regional namun kami masih optimis bahwa IHSG akan breakout di atas resistance psikologis 4.900 menuju psikologis selanjutnya 5.000," ujar dia.
Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada memprediksi, pada perdagangan saham pekan depan IHSG bergerak pada support 4.805 -4.813 dan resistance 4.865-4.918.
Dia mengatakan pergerakan IHSG cenderung terbatas karena penguatan dolar Amerika Serikat (AS). Apabila penguatan dolar AS berlanjut, maka IHSG akan melanjutkan pelemahan.
"Laju IHSG pun sedang menguji untuk dapat bertahan di atas level 4800-an agar tidak melemah lebih dalam," kata dia dalam risetnya.
Pihaknya pun berharap data-data yang bakal dirilis pekan depan bakal positif. Sebagaimana diketahui, Indonesia sendiri akan merilis data inflasi di awal bulan.
"Kami masih berharap akan adanya perbaikan seiring asumsi rilis data-data di pekan depan dapat lebih positif sehingga laju IHSG diharapkan dapat kembali ke zona hijau," ucap dia.
Yuganur merekomendasikan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) , PT Adhi Karya Tbk (ADHI), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) dan PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) untuk dicermati pelaku pasar.
Sementara Reza memilih PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Jasa Marga Tbk (JSMR) dan PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL). (Amd/Ahm)
Sumber : Liputan6
IHSG Bakal Naik Terbatas di Awal Pekan
BESTPROFIT FUTURES MALANG (28/3) - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih konsolidasi dengan kecenderungan menguat pada perdagangan saham awal pekan ini.
Analis PT Investa Saran Mandiri Hans Kwee menuturkan IHSG masih konsolidasi dengan kecenderungan menguat. IHSG akan bergerak di level support 4.796-4.817 dan resistance 4.849-4.886 pada perdagangan saham awal pekan ini.
Hans menuturkan, saat ini masih minim sentimen dari dalam negeri. Sentimen global antara lain data pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS) lebih bagus dan pernyataan pejabat bank sentral AS akan mempengaruhi laju IHSG.
Sementara itu, Analis PT Asjaya Indosurya Securities, William Suryawijaya menuturkan IHSG naik terbatas. Saat ini level support IHSG yang sedang diuji di kisaran 4.821.
William menuturkan, bila level itu dapat bertahan maka tanpa perlu menguji level support berikutnya, IHSG akan kembali beranjak naik ke level resistance 4.915.
"Level resistance IHSG ini perlu ditembus untuk kembali memperkuat pola kenaikan IHSG," ujar William dalam ulasannya, Senin (28/3/2016).
Untuk rekomendasi saham, William memilih sejumlah saham yang dapat diperhatikan pelaku pasar. Saham-saham itu antara lain PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), PT Pakuwon Jati Tbk (PWON).
Sedangkan Hans merekomendasikan saham dengan strategi jual ketika menguat yaitu PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Eagle High Plantation Tbk (BWPT), dan PT Summarecon Agung Tbk (SMRA).
Pada penutupan perdagangan saham, Kamis 24 Maret 2016, IHSG turun 27,08 poin atau 0,56 persen ke level 4.827,08. Indeks saham LQ45 melemah 0,62 persen ke level 838,55. (Ahm/Igw)
Sumber : Liputan6
Analis PT Investa Saran Mandiri Hans Kwee menuturkan IHSG masih konsolidasi dengan kecenderungan menguat. IHSG akan bergerak di level support 4.796-4.817 dan resistance 4.849-4.886 pada perdagangan saham awal pekan ini.
Hans menuturkan, saat ini masih minim sentimen dari dalam negeri. Sentimen global antara lain data pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS) lebih bagus dan pernyataan pejabat bank sentral AS akan mempengaruhi laju IHSG.
Sementara itu, Analis PT Asjaya Indosurya Securities, William Suryawijaya menuturkan IHSG naik terbatas. Saat ini level support IHSG yang sedang diuji di kisaran 4.821.
William menuturkan, bila level itu dapat bertahan maka tanpa perlu menguji level support berikutnya, IHSG akan kembali beranjak naik ke level resistance 4.915.
"Level resistance IHSG ini perlu ditembus untuk kembali memperkuat pola kenaikan IHSG," ujar William dalam ulasannya, Senin (28/3/2016).
Untuk rekomendasi saham, William memilih sejumlah saham yang dapat diperhatikan pelaku pasar. Saham-saham itu antara lain PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), PT Pakuwon Jati Tbk (PWON).
Sedangkan Hans merekomendasikan saham dengan strategi jual ketika menguat yaitu PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Eagle High Plantation Tbk (BWPT), dan PT Summarecon Agung Tbk (SMRA).
Pada penutupan perdagangan saham, Kamis 24 Maret 2016, IHSG turun 27,08 poin atau 0,56 persen ke level 4.827,08. Indeks saham LQ45 melemah 0,62 persen ke level 838,55. (Ahm/Igw)
Sumber : Liputan6
Harga Emas Mingguan Turun 3 Persen Tergerus Penguatan Dollar AS
BESTPROFIT FUTURES MALANG (28/3) - Harga emas turun pada pekan lalu,
sebagian besar akibat komentar hawkish pejabat Fed AS yang menyuarakan
segera kenaikan suku bunga AS, bahkan bisa terjadi secepat April.
Harga emas spot bukukan penurunan
mingguan sekitar 3,11 persen. Sedangkan harga emas berjangka AS bukukan
penurunan sekitar 2,63 persen. Tercatat dari 5 sesi perdagangan minggu
ini, 4 sesi ditutup dengan hasil negatif. Hasil positif satu-satunya
minggu ini dicatat pada akhir perdagangan Selasa, dimana targedi seranga
teroris di Brussels, Belgia, meningkatkan aset permintaan safe hafen,
karena kekuatiran keamanan global, harga emas spot naik 0,33 persen,
harga emas berjangka AS naik 0,35 persen.
Namun komentar hawkish para pejabat The
Fed menenggelamkan harga emas pekan ini. Tercatat pernyataan hawkish
terjadi di awal pekan dan hari Rabu.
Pada awal pekan di akhir perdagangan hari Senin, Dolar AS naik 0,3 persen terhadap sekeranjang mata uang, setelah dua
pejabat bank sentral, Presiden Fed San Francisco John Williams dan
Presiden Fed Atlanta Dennis Lockhart, mengangkat kemungkinan kenaikan
suku bunga sesegera mungkin pada bulan April.
Kemudian komentar hawkish dari pejabat Fed AS, muncul lagi pada
perdagangan Rabu. Harga emas turun sekitar dua persen pada Rabu, salah
satu penurunan terdalam dari tahun lalu, karena dolar AS menguat
menyusul komentar hawkish oleh pejabat Federal Reserve di jalan suku
bunga AS.
Komentar dari beberapa pejabat Federal Reserve AS mendukung kenaikan
dolar AS, yang menyentuh satu minggu tertinggi, naik 0,5 persen terhadap
sekeranjang mata uang.
Presiden Fed Philadelphia Patrick Harker mengatakan bank sentral harus
mempertimbangkan mendaki lagi pada awal bulan depan jika ekonomi AS
terus membaik, sementara Presiden Fed Chicago Charles Evans juga
mengatakan dia mengharapkan dua tingkat meningkat tahun ini. Presiden
Fed St. Louis James Bullard mengatakan pada hari Rabu bahwa ekspektasi
inflasi yang stabil sebagai “tanda harapan”
Harga emas spot ditutup turun pada akhir
perdagangan Jumat lalu, turun -0,63 sen atau -0,05 persen pada $
1,215.98 per troy ons. Sedangkan harga emas berjangka ditutup turun $ 2,40 pada $ 1,221.60.
Malam nanti akan dirilis data Pending
Home Sales AS Februari yang diindikasikan meningkat dari hasil
sebelumnya. Jika hasil ini terealisir, dapat meningkatkan dollar AS.
Sumber : Vibiznews
Harga Minyak Mentah Mingguan Anjlok 4 Persen, Data Persediaan Menjadi Fokus
BESTPROFIT FUTURES MALANG (28/3) - Harga minyak mentah pada pekan lalu
bukukan hasil negatif.Baik harga minyak mentah berjangka AS, maupun
harga minyak mentah berjangka patokan internasional Brent, keduanya
untuk kontrak Mei 2016, bukukan hasil negatif.
Minyak mentah berjangka AS pekan lalu
anjlok sekitar 4 persen. Pada awal perdagangan awal pekan Senin lalu
sempat bukukan hasil positif 1 persen terdorong persediaan minyak mentah AS di titik pengiriman Cushing, Oklahoma untuk
minyak berjangka AS turun untuk pertama kalinya sejak Januari. Namun
hari berikutnya pada Selasa turun 0,1 persen tertekan kekuatiran
serangan teoris di Brussels Belgia. Pada hari Rabu lalu bahkan anjlok
hingga persen akibat persediaan mingguan di AS naik tinggi, bahkan
sekitar 3 kali dari perkiraan analis. Dan sentimen tersebut terus
menekan hingga akhir perdagangan menutup minggu sebelum libur Good
Friday dan Paskah, turun 0,8 persen.
Sedangkan minyak mentah berjangka Brent,
turun hampir 2 persen, atau tepatnya sekitar 1,8 persen. Tren minyak
mentah Brent sama dengan minyak mentah WTI AS. Hanya saat serangan
teroris Brussels, Brent justru naik sekitar 26 sen atau 0,6 persen. Saat
Senin naik positif 0,83 persen. Saat hari Rabu, saat persediaan
mingguan AS naik tinggi, harga Brent juga anjlok 3,16 persen. Dan
sebelum libur Good Friday, turun tipis 0,07 persen.
Pekan lalu, terlihat sentimen
kekenyangan global masih menjadi kekuatiran besar di perdagangan pasar
minyak mentah. Meningkatnya persediaan mingguan minyak mentah AS,
sekitar tiga kali perkiraan analis, membuat harga minyak mentah anjlok.
Sementara beberapa sentimen yang mendukung kenaikan minyak mentah
rencana oleh OPEC dan produsen utama lainnya untuk membekukan produksi
pada tingkat tinggi bulan Januari, masih perlu dicermati dan masih
adanya berbagai kendala.
Qatar telah mengundang semua 13 anggota OPEC untuk pertemuan di Doha
pada 17 April untuk putaran pembicaraan untuk memperluas kesepakatan
pembekuan produksi di tingkat Januari.
Namun Libya dan Iran telah menolak inisiatif, dengan alasan bahwa
mereka akan perlu untuk meningkatkan produksi minyak mereka lebih jauh
menuju target pemulihan minyak mereka sebelum mempertimbangkan bergabung
dalam pembekuan produksi.
Untuk pekan ini, diperkirakan data
persediaan mingguan minyak mentah AS, yang biasanya dirilis API pada
Selasa, dan EIA pada Rabu, akan menjadi perhatian penting para investor.
Dimana jika terjadi hasil yang meningkat, dapat menekan kembali harga
minyak mentah.
Sentimen penekan harga minyak mentah
juga yang perlu diperhatikan adalah penguatan dollar AS. Pekan lalu
beberapa pejabat Fed terus menyuarakan hawkish untuk segera menaikkan
suku bunga AS, dan sentimen tersebut membuat mata uang dollar AS terus
menguat. Diperkirakan faktor ini juga bisa menjadi penekan harga minyak
mentah AS pekan ini.
Pada
akhir pekan lalu, sebelum libur Good Friday, harga minyak mentah
berjangka AS turun 33 sen, atau 0,8 persen, pada $ 39,46 per barel.
Sedangkan marga minyak mentah berjangka Brent turun 2 sen menjadi $ 40,45 per barel.
Sumber : Vibiznews
Wednesday, 23 March 2016
Saham Jepang Jatuh Untuk Hari Kedua Terkait Penurunan Minyak
BESTPROFIT FUTURES MALANG (24/3) - Saham
Jepang jatuh untuk hari kedua, mengikuti penurunan ekuitas AS, terkait
saham komoditas memimpin penurunan setelah harga minyak mentah turun ke
level terendahnya dalam enam minggu terakhir dan meningkatnya spekulasi
bahwa The Fed bergerak lebih dekat ke arah untuk menaikan suku
bunganya.
Indeks
Topix turun sebesar 0,3 persen menjadi 1,360.42 pada 09:01 pagi di
Tokyo, dengan tiga saham jatuh untuk setiap dua saham yang naik. Nikkei
225 Stock Average merosot 0,2 persen menjadi 16,964.18. Minyak AS turun 4
persen pada Selasa ke bawah $ 40 per barel setelah laporan pemerintah
menunjukkan persediaan minyak mentah Amerika naik ke level tertingginya
dalam lebih dari delapan dekade.
Indeks
Topix telah pulih sekitar setengah dari kerugiannya sejak penurunan
ekuitas global pada awal tahun yang mengirim indeks ini ke Bear Market.
Indeks ini masih turun sekitar 12 persen pada 2016, dan diperdagangkan
sekitar 14,3 kali estimasi pendapatan. Dibandingkan dengan 17,2 untuk
Indeks Standard & Poor 500 dan 15,4 untuk Indeks Stoxx 600
Europe.(mrv)
Sumber: Bloomberg
Dolar Reli Mengirim Emas & Minyak Turun Ditengah Penurunan Saham AS
BESTPROFIT FUTURES MALANG (24/3) - Dolar
melanjutkan penguatan beruntun terpanjangnya dalam sebulan terakhir,
sementara saham AS tergelincir hari kedua karena harga minyak, emas
serta pasar negara berkembang turun di tengah meningkatnya spekulasi
bahwa Federal Reserve bergerak mendekati untuk menaikkan suku bunga
acuan.
Mata
uang AS naik untuk hari keempat versus euro dan yen, mengirimkan Indeks
Bloomberg Spot Dollar lebih tinggi sebesar 0,7% pada 16:00 sore. di New
York. greenback menguat terhadap 16 mata uang utama, naik 0,4% menjadi $
1,1178 per euro dan 0,1% untuk ¥112,43.
Pound
melemah 0,7% menjadi $ 1,4113, setelah turun 1,1% pada Selasa di tengah
spekulasi serangan teror Brussels akan meningkatkan dorongan untuk
Inggris keluar dari Uni Eropa.(yds)
Sumber: Bloomberg
Produsen Komoditi Merosot Tekan Ekuitas AS di Sesi Akhir Perdagangan
BESTPROFIT FUTURES MALANG (24/3) - Saham
AS turun dalam perdagangan tipis diiringi pelemahan saham komoditas
diikuti harga minyak mentah yang lebih rendah, sementara para investor
menunggu petunjuk lebih lanjut pada perekonomian dan arah kebijakan
moneter.
Ekuitas
kemungkinan kehilangan momentum setelah rally selama lima minggu
menghapus awalan terburuk untuk tahun ini. Sebelumnya mengalami
penurunan pada hari ini, Indeks Standard & Poor 500 hampir tidak
beranjak di dua sesi sebelumnya di tengah perdagangan yang paling ringan
pada tahun 2016, dan tidak bergerak 1 % di kedua arah selama delapan
hari terakhir, yang terpanjang dalam tujuh bulan terakhir.
Indeks
acuan turun 0,6 % ke level 2,036.68 pada pukul 16:00 sore waktu New
York, di bawah level terendah untuk tahun ini, setelah kemarin
menghentikan lonjakan selama empat hari. Indeks Nasdaq Composite melemah
1,1 %, mengakhiri kenaikan terpanjang dalam 11 bulan terakhir. Ini
adalah minggu yang pendek karena pasar ditutup pada hari Jumat Agung
nanti. (knc)
Sumber : Bloomberg
Saham Eropa Sedikit Berubah; Kingfisher Gain, Saham Minyak turun
BESTPROFIT FUTURES MALANG (24/3) - Saham
Eropa ditutup sedikit berubah, setelah berayun dari naik dan turun di
tengah aksi jual dalam saham energi dan produsen komoditas.
Total
SA merupakan hambatan terbesar pada Indeks Stoxx 600 Eropa karena
minyak mentah melanjutkan penurunan setelah data menunjukkan peningkatan
yang lebih tinggi dari perkiraan dalam persediaan AS. Glencore Plc dan
BHP Billiton Ltd menelusuri komoditas yang lebih rendah. Kingfisher Plc
menguat 5,9% setelah pengecer terbesar Eropa melaporkan laba yang
mengalahkan perkiraan.
Indeks
Stoxx 600 turun kurang dari 0,1% pada sesi penutupan perdagangan,
setelah sebelumnya kehilangan sebanyak 0,5% dan naik 0,6%. Volume saham
ditransaksikan 26% lebih rendah dari rata-rata 30-hari. Indeks VSTOXX,
merupakan Indeks volatilitas di Euro Stoxx 50, naik 0,3% untuk hari
ketiga dari kenaikan setelah ditutup pada tiga bulan terendah pekan
lalu.
Indeks
DAX Jerman naik 0,3%, memangkas peningkatan sebelumnya sebanyak 1,2%.
Kanselir Angela Merkel Kabinet hari ini menyetujui kenaikan investasi
untuk pertahanan dan infrastruktur dalam rencana anggaran yang
memperkirakan belanja 2,7% lebih tinggi tahun depan dan anggaran federal
yang seimbang melalui 2020.
Ingenico
Grup SA menambahkan 5,1% setelah memprediksi profitabilitas akan
meningkat selama empat tahun ke depan. William Hill Plc merosot 11%
setelah mengatakan pendapatan dari bisnis online-nya akan lebih lemah
dari yang diharapkan.(yds)
Sumber: Bloomberg
Saham AS Melemah Seiring Produsen Komoditi Mengikuti Penurunan Minyak
BESTPROFIT FUTURES MALANG (24/3) - Saham
AS melemah seiring penurunan saham komoditas diikuti harga minyak
mentah, sementara investor menunggu petunjuk lebih lanjut pada
perekonomian dan arah kebijakan moneter.
Produsen
energi turun untuk hari ketiga dan saham material merosot di tengah
reli terpanjang pada mata uang dolar dalam sebulan terakhir. Saham Nike
Inc turun 4,2 % setelah perkiraan tahunan analis. Saham Amazon.com Inc
naik 0,9 % menopang sekelompok tingkat pengecer.
Indeks Standard & Poor 500 turun 0,5 % ke level 2,039.62 pada pukul 11:56 siang waktu New York, di bawah level break-even
untuk tahun 2016, setelah kemarin menghentikan lonjakan selama empat
hari. Indeks Dow Jones Industrial Average melemah 67,46 poin atau 0,4 %,
ke level 17,515.11 setelah hentikan kenaikan beruntun terpanjang sejak
Oktober. Sedangkan Indeks Nasdaq Composite turun 0,9 %. (knc)
Sumber : Bloomberg
Tuesday, 22 March 2016
Minyak Ditutup Diatas $ 41 Pasca Serangan Di Brussels
BESTPROFIT FUTURES MALANG (23/3) - Minyak
ditutup di atas $ 41 per barel di New York setelah serangan teroris di
Brussels, di tengah perkiraan bahwa persediaan minyak mentah AS naik
dari level tertinggi 86-tahun.
Minyak
berjangka sedikit berubah setelah sebelumnya jatuh sebanyak 1,8%
menyusul ledakan di Brussels di bandara hall keberangkatan dan stasiun
kereta bawah tanah. Stok minyak mentah AS diperkirakan telah meningkat
pekan lalu, menjaga persediaan terbesarnya sejak 1930. Minyak menguat
Senin setelah Sekretaris OPEC Jenderal Abdalla El-Badri mengatakan bahwa
15 atau 16 negara akan menghadiri pembicaraan untuk pembekuan output
minyak pada 17 April.
Minyak
West Texas Intermediate untuk pengiriman Mei turun 7 sen untuk menetap
di $ 41,45 per barel di New York Mercantile Exchange. Minyak berjangka
naik sebanyak 0,9%. Total volume yang diperdagangkan adalah 11% di atas
100-hari rata-rata di 14:39 siang. Kontrak April naik 1,2% menjadi $
39,91 pada hari Senin, ketika berakhir.(yds)
Sumber: Bloomberg
Yen Menyentuh 4 Bulan Tertingginya Pasca Serangan Brussels
BESTPROFIT FUTURES MALANG (23/3) - Yen
menyentuh level terkuat terhadap dolar sejak Oktober setelah tiga
ledakan menggguncang bandara di Brussels dan stasiun kereta bawah tanah,
sehingga memicu permintaan untuk mata uang sebagai tempat berlindung.
Mata
uang Jepang memperpanjang reli 2016, sementara euro jatuh terhadap
sebagian mata uang setelah setidaknya 26 orang tewas dan Belgia
menaikkan tingkat peringatan teror ke tertinggi. Penguatan yen bertahan
sebagai volatilitas valuta asing global dan saham AS diperdagangkan
mendekati level tertinggi tahun ini, ini menunjukan menguatanya sentimen
ekonomi.
Yen
menguat 0,1% menjadi 111,92 per dolar pada 12:42 siang waktu New York,
setelah naik sebanyak 0,5%. Euro jatuh 0,3% menjadi $ 1,1211.
A
JPMorgan Chase & Co Indeks volatilitas valuta asing global di
10,32%, setelah jatuh Senin ke level terendah sejak 14 Januari
Indeks Bloomberg Dollar Spot, yang menelusuri greenback terhadap 10 mata uang utama, naik untuk hari ketiga.
Indeks
itu turun 1,3% pekan lalu setelah Federal Reserve memicu kembali
prospek untuk kenaikan suku bunga tahun ini. Presiden dari San Francisco
dan Atlanta FBI mengatakan hari Senin bahwa kondisi pengetatan pinjaman
dapat dibenarkan secepatnya April dapt memperbaiki ekonomi AS.(yds)
Sumber: Bloomberg
Saham Asia Turun, Dipimpin Oleh Sektor Industri Pasca Serangan Brussels
BESTPROFIT FUTURES MALANG (23/3) - Saham
Asia melemah, setelah indeks acuan regional ditutup di level tertinggi
sejak Januari pada Selasa kemarin, karena saham industri dan bahan baku
merosot pasca serangan teroris yang mematikan di Brussels.
Indeks
MSCI Asia Pacific turun 0,2 persen menjadi 129,52 pada 09:18 pagi di
Tokyo. Dua bom meledak dalam serangan cepat di bandara Brussels dan
ledakan satu jam kemudian pada stasiun kereta bawah tanah yang
berdekatan dengan markas Uni Eropa. insiden teroris tersebut termasuk
yang terjadi di Paris November lalu serta pemboman London pada tahun
2005 mendorong selloff pada ekuitas yang terhapus pada hari-hari dan
minggu-minggu berikutnya.
Indeks
Topix Jepang naik 0,3 persen, menuju kenaikan hari kedua, karena yen
diperdagangkan mendekati terendahnya satu pekan terhadap dolar AS.
Indeks Kospi Korea Selatan turun 0,1 persen. indeks S & P / NZX 50
Selandia Baru naik 0,1 persen sementara indeks S & P / ASX 200
Australia turun 0,6 persen. Pasar di China dan Hong Kong belum memulai
trading.
Indeks
berjangka FTSE Cina A50 naik 0,4 persen di sebagian besar perdagangan
terakhir, sedangkan untuk indeks Hang Seng naik 0,2 persen. Indeks
Shanghai Composite melemah 0,6 persen pada Selasa, setelah membukukan
reli terpanjang sejak Mei lalu dan ditutup pada level tertinggi sejak 12
Januari pada hari Senin.(mrv)
Sumber: Bloomberg
Nasdaq Sedikit Lebih Tinggi Ditengah Reli Terpanjang Sejak April
BESTPROFIT FUTURES MALANG (23/3) - Indeks
Nasdaq Composite naik tipis di perdagangan yang ringan, memberikan
indeks saham AS naik untuk kali kelima secara beruntun dan naik
terpanjang dalam 11 bulan terakhir, sementara saham yang berhubungan
dengan perjalanan menyeret Indeks Standard & Poor 500 lebih rendah
setelah serangan teroris di Brussels.
Nasdaq
naik 0,3% menjadi 4,821.66, mendorong kenaikannya selama lima hari
untuk 2%. reli telah datang di tengah volume perdagangan yang paling
ringan tahun ini, dan disampaikan hanya satu hari dari keuntungan untuk
indeks teknologi-berat yang melampaui 0,7%. indeks utama lainnya sedikit
berubah setelah menghapus kerugian yang bersifat sementara dipicu oleh
pemboman di bandara ibukota Belgia dan stasiun kereta bawah tanah yang
menewaskan sedikitnya 31 orang.
Indeks
S & P 500 tergelincir 0,1% menjadi 2,049.84 pada 16:00 sore di New
York, setelah sempat menyapu penurunan 0,5%. Indeks Dow Jones Industrial
Average menghentikan kenaikan beruntun terpanjangnya sejak Oktober.(yds)
Sumber: Bloomberg
Saham Eropa Pangkas Penurunan; Perusahaan Maskapai Turun Pasca Ledakan Brussels
BESTPROFIT FUTURES MALANG (23/3) - Perushaaan
airlines dan saham hotel menurun setelah beberapa ledakan di Brussels,
sehingga memimpin penurunan hari kedua untuk saham Eropa.
Air
France-KLM Group, Ryanair Holdings Plc dan operator hotel Accor SA
tergelincir 2,2% atau lebih, menyeret saham wisata dan menjadikan
kinerja terburuk pada Indeks Stoxx 600. Indeks acuan turun 0,2% pada
16:31 sore di London, Memangkas penurunan sebelumnya sebanyak 1,6%.
Ledakan
bom mengguncang bandara Brussels dan stasiun kereta bawah tanah hari
ini, sehingga menyebabkan meniggal dan luka-luka. Penerbangan yang masuk
dan keluar dari Brussels dibatalkan dan tindakan pencegahan keamanan
ditingkatkan di sekitar wisata Eropa. Sementara saham wisata yang jatuh
hari ini, sejarah telah menunjukkan bahwa reaksi tersebut cenderung
bersifat sementara.
Saham berikut juga aktif setelah serangan:
Groupe Eurotunnel SE, terowongan rel yang beroperasi antara Inggris dan Perancis, turun 3,8%.
perusahaan bandara Aeroports de Paris dan Fraport AG Frankfurt Airport Services Seluruh Dunia turun 2,7% atau lebih.
Assicurazioni
Generali SpA, Standard Life Plc dan Axa SA memimpin penurunan di antara
perusahaan asuransi Eropa, turun setidaknya 2,3%.
Perusahaan Swedia Securitas AB, yang layanannya mencakup keamanan bandara, naik 3,7%.
Indeks
VSTOXX ekspektasi volatilitas saham zona euro naik 1%, memangkas
lonjakan sebelumnya sebanyak 11%. Volume saham Stoxx 600 ditransaksikan
sebanyak 22% lebih rendah dari 30-hari rata-rata, data yang dihumpun
oleh Bloomberg menunjukkan.
Stoxx
600 belum membukukan keuntungan back-to-back di lebih dari sepekan,
tanda bahwa reli yang mendorongnya ke tertinggi dua bulan mungkin
memudar. Sebelum itu, Indeks rebound sebanyak 14% sejak 11 Februari yang
rendah, dibantu oleh optimisme atas kebijakan bank sentral.
Thomas
Cook Group Plc kehilangan 4,5% setelah mengatakan pemesanan di musim
panas 2016 telah lebih rendah dari tahun lalu. Sports Direct
International Plc anjlok 11% setelah Times mengutip pendiri Mike Ashley
mengatakan keuntungan pengecer tidak dapat sama dengan tahun lalu.
Imajinasi
Technologies Group Plc naik 6,1%. Pembuat chip Inggris melonjak
sebanyak 22% setelah laporan bahwa Apple Inc sedang dalam pembicaraan
untuk membelinya. Ini memangkas kenaikan setelah produsen iPhone
mengatakan telah "beberapa diskusi" dengan perusahaan, tapi tidak
berencana untuk menawar sekarang. Mitra Group Holding AG melonjak 7,1%
setelah penjualan dan laba melampaui perkiraan.
Kekhawatiran
menegnai serangan di ibukota Uni Eropa dibayangi laporan pada ekonomi
zona euro. Manufaktur dan sektor jasa di wilayah tersebut meluas lebih
dari perkiraan, sementara kepercayaan bisnis Jerman meningkat untuk
pertama kalinya dalam empat bulan, data menunjukkan.(yds)
Sumber: Bloomberg
Monday, 21 March 2016
Saham AS Ditutup Sedikit Berubah di 2016 Tertinggi Ditengah Reli 5 Pekan
BESTPROFIT FUTURES MALANG (22/3) - Saham
AS beringsut lebih tinggi, dengan Dow Jones Industrial Average
melanjutkan penguatan beruntun terpanjangnya sejak Oktober, sementara
investor menilai reli yang menjadikan ekuitas positif untuk tahun ini.
Saham
produsen komoditas tergelincir dan bank sedikit berubah setelah
memperkuat rebound dari awal terburuknya. Aksi kesepakatan membantu
pembelian saham ditengah Valspar Corp melonjak setelah Sherwin-Williams
Co setuju untuk membeli perusahaan tersebut sekitar $ 9.3 milyar.
Starwood Hotels & Resorts Worldwide Inc reli setelah menerima
meningkatkan tawaran dari Marriott International Inc Valeant
Pharmaceuticals International Inc menambahkan 7,6% setelah perombakan dewan dan manajemen.
Indeks
Standard & Poor 500 naik 0,1% menjadi 2,051.55 pada 16:00 sore di
New York, tertinggi sejak 30 Desember setelah menghapus kerugian untuk
tahun ini pada hari Jumat. Dow juga menambahkan 0,1%.
Indeks
S & P 500 mencatat satu dari perputaran terbesar dalam sejarah di
tengah menggalang harga minyak mentah serta optimisme bahwa kebijakan
moneter akan terus mendukung pertumbuhan global. Indeks pekan lalu
menghapus kerugian yang telah mencapai sebanyak 11%, didorong oleh laju
yang lebih lambat dari tanda-tanda kenaikan suku bunga oleh Federal
Reserve. Ekuitas menuju peningkatan bulanan pertama untuk kali keempat,
setelah kekhawatiran atas perlambatan China dan gejolak dalam minyak dan
bank menyeret mereka ke level terendah sejak 2014.(yds)
Sumber: Bloomberg
Saham Eropa Lanjutkan Pelemahan Pekan Lalu Didorong Saham Energi
BESTPROFIT FUTURES MALANG (22/3) - Saham
Eropa ditutup lebih rendah Senin, berayun antara keuntungan kecil dan
kerugian serta bergerak mengikuti dolar AS dan harga minyak.
Indeks Stoxx Europe 600 berakhir turun menyempit 0,3% di level 340,82.
Dalam
sektor komoditas, saham pertambangan turun, dengan Swedia Boliden AB
kehilangan 5% dan produsen platina Anglo American turun 1,1%. Industri
tambang ArcelorMittal SA juga turun 4%.
Harga
minyak diperdagangkan lebih tinggi, dengan tekanan yang datang setelah
data pada hari Jumat menunjukkan kenaikan pertama dalam jumlah rig
pengeboran minyak aktif AS dalam 13%.
Saham produsen minyak Tullow Oil PLC ditutup turun 1,4% dan penyedia jasa ladang minyak Seadrill Ltd merosot 6,3%.
Di
tempat lain di pasar Eropa, saham Telecom Italia SpA naik 3,1% setelah
perusahaan tersebut mengatakan sudah diatur untuk berpisah dari Chief
Executive Marco Patuano. Yang mengikuti bentrokan lebih strategi setelah
Prancis Vivendi SA mendekati 25% saham tahun lalu.
Indeks
DAX Jerman 30 ditutup kurang dari 0,1% pada 9,948.64. Indeks CAC 40
Prancis turun 0,8% ke 4,427.80, sedangkan Indeks FTSE 100 Inggris
diselesaikan 0,1% lebih rendah pada 6,148.58.(yds)
Sumber: MarketWatch
Subscribe to:
Comments (Atom)