Best Profit (25/2) - Akhir tahun lalu, PT Inalum (Persero) telah
mengakuisisi saham PT Freeport Indonesia (PTFI) sebesar 51 persen.
Walaupun begitu, akuisisi saham PTFI ini kembali ramai menjadi
perbincangan.
Banyak yang ingin mengetahui keuntungan yang
diperoleh PT Inalum (Persero) dan Indonesia setelah merampungkan
akuisisi tersebut. Berikut beberapa keuntungan yang didapatkan oleh PT
Inalum (Persero) dan Indonesia.
1. Keuntungan finansial
Inalum
mengeluarkan 3,85 miliar dollar AS atau Rp 54 triliun untuk akusisi
PTFI. Mengutip dokumen Inalum, laba bersih PTFI tiap tahunnya diprediksi
akan mencapai 2 miliar dollar AS lebih per tahun dari 2023 hingga 2041.
Jika Inalum memiliki 51% sahamnya, maka perusahaan diproyeksikan akan
mendulang laba bersih sebesar 18 miliar dollar AS atau Rp 261 triliun
dari PTFI dalam kurun waktu tersebut. best profit
2. Keuntungan manajemen
Mengutip
dokumen Inalum, setelah PTFI beroperasi selama 51 tahun, justru
sekarang pihak Indonesia memiliki pengaruh yang signifikan dalam
penentuan dividen, anggaran dasar, direksi, dan komisaris.
3. Posisi PTFI dibawah pemerintah
Rampungnya
akusisi PTFI juga berdampak terhadap berubahnya operasional PTFI dari
berdasarkan Kontrak Karya (KK) jadi berlandaskan Izin Usaha Pertambangan
Khusus (IUPK). Sewaktu beroperasi melalui KK, kedudukan PTFI setara
dengan Pemerintah Indonesia dan KK berlaku layaknya sebuah
undang-undang. Dengan beralihnya KK menjadi IUPK, saat ini status PTFI
berada dibawah pemerintah. best profit
4. Cadangan emas terbesar di dunia
Tambang
emas terbesar di dunia ternyata ada di Indonesia, tepatnya di Kabupaten
Mimika, Papua. Namanya tambang Grasberg dan selama ini dikelola oleh
PTFI. Kekayaan tambangnya yang terdiri dari emas, tembaga, dan perak,
diperkirakan memiliki nilai lebih dari 150 miliar dollar AS atau Rp
2.190 triliun. Mengutip dokumen Inalum, emas dan tembaga di tambang
bawah tanah Grasberg diperkirakan tidak akan habis hingga 2060.
5. Menguntungkan masyarakat Papua
Dari
100 persen saham PTFI, 10 persennya akan dimiliki oleh pemerintah lokal
Papua sehingga masyarakat Papua bisa merasakan manfaat langsung dari
sumber daya alamnya. Namun, hingga kini saham itu masih dipegang Inalum
dan belum dapat diberikan ke Pemerintah Daerah (Pemda) Papua karena
masih berlangsung proses negosiasi antara Pemda Provinsi Papua dengan
Pemda Kabupaten Mimika terkait pembentukan BUMD untuk menampung saham
tersebut. best profit
6. Penyerapan tenaga kerja lokal
PTFI
memiliki kapasitas untuk menyediakan 30 ribu lapangan pekerjaan. Tenaga
kerja di PTFI saat ini mayoritas orang Indonesia. Hingga Maret 2018,
jumlah karyawan di PTFI yang secara langsung direkrut oleh PTFI adalah
7.028 orang. Sekitar 2.888 karyawannya adalah orang Papua.
7. Pengembangan masyarakat setempat
Kehadiran
PTFI menyumbang pengembangan masyarakat setempat. Pada 2018, PTFI
berkomitmen untuk membangun masyarakat lokal di daerah operasional PTFI.
Pada 2016 dan 2017, PTFI total menyumbangkan 33 juta dollar AS dan 44
juta dollar AS. best profit
8. Sumber perekonomian daerah Papua
Sekitar
90 persen kegiatan ekonomi 300 ribu penduduk Kabupaten Mimika
bergantung pada operasional PTFI. Pada masa depan, pengembangan ekonomi
lokal akan menjadi salah satu prioritas agar masyarakat menjadi mandiri.
9. Alih teknologi dan pengetahuan
Tambang
bawah tanah Grasberg yang dioperasikan oleh PTFI adalah tambang yang
paling rumit di dunia. Tambang tersebut menjadi tempat belajar terbaik
untuk para ahli tambang di Indonesia sehingga pengetahuan mereka dapat
diterapkan di tambang bawah tanah lain di Indonesia dan di negara lain. best profit
Sumber : Liputan6