BESTPROFIT FUTURES MALANG (9/11) - Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa memastikan, penundaan pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden ke-4 RI Abdurahman Wahid atau Gus Dur tidak bermuatan politis. Ia juga membantah, jika pemerintah meminta timbal balik dalam pemberian gelar Pahlawan Nasional itu nantinya.
"Nggak ada itu. Ini sudah selesai kajian Gus Dur jadi pahlawan. Sekarang tinggal di dewan gelar saja. Tunggu saja," ujar Khofifah di Jombang, Jawa Timur, Minggu (8/11/2015).
Ia menjelaskan, pemberian gelar Gus Dur sebagai Pahlawan Nasional hanya tinggal menunggu waktu yang tepat. Namun ia enggan membeberkan kapan waktu pemberian gelar tersebut. Yang jelas tidak ada perdebatan lagi terkait gelar pahlawan Gus Dur.
Ia juga menampik anggapan pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Gus Dur berbuntut terhadap permintaan kompensasi tertentu. Seperti untuk dukungan Pilkada ataupun Pilpres nantinya. Serta bukan lantaran dia memiliki hubungan dekat dengan mantan Pengasuh Pondok Pesantren Tebu Ireng, Jawa Timur itu.
"Nggak lah. Nggak ada perdebatan lagi, kok. Tunggu waktu yang tepat. Yang mengajukan Gus Dur pahlawan juga bukan dari NU itu ya," ungkap Ketua Umum Pengurus Pusat Muslimat NU.
Sementara adik kandung Gus Dur, Solahudin Wahid juga menegaskan, tidak ada muatan atau pun kepentingan terkait gelar Pahlawan Nasional kepada tokoh NU itu. Apalagi timbal balik dukungan politis dari NU. "Nggak ada itu. Urusannya apa? Itu kan yang urus dan permohonan pahlawan juga bukan dari keluarga," tegas pria yang akrab disapa Gus Solah.
Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Kediri Ahmad Subakir mengatakan, pemberian gelar pahlawan dikhawatirkan ada permintaan kompensasi tertentu. Sebab, bisa saja pemerintah memberikan gelar tersebut kepada Gus Dur dengan syarat NU bersedia diintervensi.
Menurut Bakir, seluruh bangsa sudah mengakui kepahlawanan Gus Dur tanpa pengakuan formal dari pemerintah. Jika memang pemerintah berkehendak memberikan gelar Pahlawan Nasional, hal itu biarkan berjalan normatif tanpa desakan atau pun permintaan dari NU.
Sikap berbeda disampaikan Ketua Satuan Koordinator Cabang (Satkorcab) Banser NU Kabupaten Blitar Imam Rosyadi. Dia meminta pemerintah memperjelas status Gus Dur sebagai Pahlawan Nasional. Banser menilai pemerintah sengaja menggantung status itu meski telah tuntas di tingkat usulan.
"Pemerintah harus segera menetapkan Gus Dur sebagai Pahlawan Nasional secara resmi," desak dia.
Ketokohan Gus Dur, kata Imron, tidak diragukan lagi. Gus Dur bukan saja milik umat Islam, khususnya Nahdliyin, namun seluruh masyarakat tanpa memandang corak keyakinan. Karena itu sangat pantas jika negara memberikan gelar Pahlawan Nasional kepada tokoh pluraristik ini.
Pengusulan Gus Dur sebagai Pahlawan Nasional saat ini telah selesai di tingkat Tim Peneliti Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP). Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa saat meresmikan patung Gus Dur masa kecil di Taman Amir Hamzah, Jakarta Pusat mengatakan proses terus berlanjut ke dewan gelar yang dimulai pada Mei 2015.
Sementara, beredar kabar sejumlah pengurus NU berbeda pendapat terkait pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Sebagian kalangan menilai pemberian gelar itu nantinya akan berbuntut permintaan kompensasi dari pemerintah kepada NU. (Luq/Rmn)
Sumber : Liputan6
Sunday, 8 November 2015
Thursday, 5 November 2015
Saham Perbankan Gain, Ekuitas AS Pangkas penurunan Pada Sesi 1
BESTPROFIT FUTURES MALANG (6/11) - Saham
AS memangkas penurunan karena saham perbankan mencatat gain ditengah
meningkatnya spekulasi kenaikan suku bunga, sementara Valeant
Pharmaceuticals International Inc memangkas penurunan yang membebani
perusahaan perawatan kesehatan.
Indeks Standard & Poor 500 turun 0,1% menjadi 2,100.20 pada 11:56 pagi di New York, setelah sebelumnya jatuh sebanyak 0,6%.
Ekuitas
memangkas kenaikan mingguan, setelah mencapai level tertinggi tiga
bulan pada hari Selasa, mengulur reli yang mendorong S & P 500
sebanyak 13% dari level terendah pada Agustus dan mengirim Indeks acuan
1% dari rekornya. Gain dalam dua bulan terakhir telah melampui rebound
di saham komoditas, setelah memimpin penurunan selama aksi jual di musim
panas yang dipicu oleh kekhawatiran bahwa pelemahan dalam perekonomian
China akan meluas.
Lebih
dari 20 anggota dari S & P 500 dijadwalkan untuk merilis laporan
hasil hari ini, termasuk Walt Disney Co dan Kraft Heinz Co. Dengan lebih
dari 80% perusahaan indeks setelah melaporkan, sekitar 74% telah
mengalahkan perkiraan laba, sementara hanya 45% memiliki perkiraan
penjualan diatasnya. Analis memperkirakan laba turun 3,9% pada kuartal
ketiga, naik dari prediksi untuk penurunan 6,1% pekan lalu.(yds)
Sumber: Bloomberg
Dolar Lanjutkan Tren Pengutannya Terkait Kenaikan Suku Bunga Pada Desember
BESTPROFIT FUTURES MALANG (6/11) - Dolar
AS menahan gain dari sesi sebelumnya pada Kamis karena investor
mempercayai bahwa Federal Reserve bisa menaikkan suku bunga pada
pertemuan bulan Desember mendatang.
Euro
diperdagangkan di level $ 1,0878, tepat di atas level terendah tiga
bulan yang dicapai Rabu. Ssedikit berubah dari level akhir Rabu di New
York. Dolar diperdagangkan di ¥ 121.7390, naik 0,2% dari 121,51 ¥ akhir
Rabu.
Indeks
ICE US Dollar, yang mengukur kekuatan dolar terhadap sekumpulan enam
mata uang rival, berada di 97,9580, sedikit berubah dari level akhir di
Rabu
Pound diperdagangkan pada $ 1,5231, turun 1% dari level $ 1,5385 pada akhir Rabu di New York.(yds)
Sumber: MarketWatch
Minyak Mentah Berjangka Jatuh Hari Kedua Terkait Pasokan Di AS
BESTPROFIT FUTURES MALANG (6/11) - Minyak Mentah jatuh untuk hari kedua karena produksi di AS yang masih tetap tinggi.
Harga
turun sebanyak 1,7%. Persediaan AS naik untuk pekan keenam,
Administrasi Informasi Energi melaporkan Rabu. Harga juga datang di
bawah tekanan karena dolar menguat setelah Federal Reserve Ketua Janet
Yellen mengatakan kenaikan suku bunga AS tetap mungkin pada 2015.
kuatnya mata uang AS mengurangi daya tarik komoditas sebagai penyimpan
nilai.
Minyak
West Texas Intermediate untuk pengiriman Desember turun 59 sen, atau
1,3%, ke level $ 45,73 per barel pada 01:37 siang di New York Mercantile
Exchange. Kontrak turun $ 1,58 menjadi $ 46,32 pada hari Rabu,
penurunan tertajam sejak 12 Oktober. Volume semua berjangka yang
diperdagangkan adalah 4% di atas rata-rata 100 hari.
Jenis
brent untuk pengiriman Desember turun 15 sen, atau 0,3%, ke level $
48,43 per barel di ICE Futures Europe exchange London. Acuan minyak
mentah Eropa diperdagangkan lebih tinggi sebesar $ 2,70 dibanding WTI.
Gap antara dua minyak mentah melebar untuk pertama kalinya di pekan ini.(yds)
Sumber: Bloomberg
Emas Menyentuh Tujuh Pekan Terendah Ditengah Spekulasi Suku Bunga
BESTPROFIT FUTURES MALANG (6/11) - Emas
jatuh ke terendah tujuhTeminggu karena investor menjual logam dari
bullion-backed funds sejak September mengantisipasi suku bunga AS yang
lebih tinggi.
Kepemilikan
global emas ETF turun 6,3 metrik ton pada hari Rabu, terbesar sejak 1
September, data yang dikumpulkan oleh Bloomberg. Total asset sekarang
enam minggu terendah sebesar 1,524.4 ton. Meningkatkan suku bunga
pinjaman bulan depan, ungkap Ketua Federal Reserve Janet Yellen dalam
testimoninya pada hari Rabu. Suku bunga yang lebih tinggi memangkas daya
tarik logam, karena tidak membayar bunga pengembalian memberi seperti
aset lain seperti obligasi atau saham.
Emas
berjangka untuk pengiriman Desember turun 0,2% untuk menetap di $
1,104.20 per ons pada pukul 2:00 siang di Comex New York, setelah jatuh
ke level $ 1,103.60, yang terendah sejak September 16. Harga menyentuh
terendah dalam lima tahun $ 1,073.70 pada bulan Juli.
Perak
untuk pengiriman Desember kehilangan 0,5% menjadi $ 14,983 per ons di
Comex, setelah menyentuh $ 14,91, terendah dalam sebulan.
Platinum berjangka untuk pengiriman Januari turun 0,2% menjadi $ 953,10 per ons di Nymex.(yds)
Sumber: Bloomberg
GBP/USD Dekati Level 3 Pekan Terendah Pasca Keputusan BOE
BESTPROFIT FUTURES MALANG (6/11) - Pasangan
mata uang GBP/USD menghentikan penurunan dan berhasil rebound beberapa
pips setelah Bank of England (BOE) 'hari Kamis yang merupakan (keputusan
kebijakan moneter / pernyataan / risalah/ Laporan Inflasi Triwulan).
Pound memperpanjang
penurunan dan jatuh ke level 3-minggu terendah terhadap dolar terkait
BoE meninggalkan kebijakan tidak berubah sementara Gubernur Carney
menunjuk rekor suku bunga rendah dalam waktu yang lebih lama.
Mata uang GBP/USD
turun lebih dari 150 pips dan menyentuh level terendah berada di level
1,5222, namun sedikit pulih selama jam perdagangan terakhir untuk saat
ini diperdagangkan pada level 1,5250, masih menguat sebesar 0,86 % pada
hari ini. (knc)
Sumber : FX Street
Wednesday, 4 November 2015
Pound Naik Ke Level 2 Bulan Tertinggi Terhadap Euro
BESTPROFIT FUTURES MALANG (5/11) - Pound naik ke level tertinggi terhadap euro sejak Agustus lalu seiring laporan menunjukkan pertumbuhan di sektor jasa Inggris pada bulan lalu diperluas, memperkuat spekulasi Bank of England (BOE) bergerak mendekati kenaikan suku bunga.
Imbal hasil obligasi Inggris tenor 10 tahun menyentuh level tertinggi sejak Juli lalu terkait Ketua Federal Reserve Janet Yellen mengatakan kenaikan suku bunga AS kemungkinan terjadi pada bulan Desember, pedagang melihat sebagai pendahuluan BOE yang bersifat " kemungkinan" jika data ekonomi tetap kuat.
Dengan BOE karena mengatur biaya pinjaman, menerbitkan perkiraan pertumbuhan dan inflasi baru pada hari Kamis, kontrak berjangka yang didasarkan pada sterling, menunjukkan bahwa dorongan sebesar seperempat poin penuh untuk tingkat bank resmi sekarang hingga November 2016 . Seperti saat ini pada 30 Oktober, meningkat sinyal sampai setidaknya 2017.
Pound naik 0,7 % ke level 70,61 pence per euro pada pukul 4:25 sore waktu London, setelah sebelumnya menyentuh level 70,54 pence, yang merupakan level tertinggi sejak 19 Agustus. Sementara itu, Sterling turun 0,2 % ke level $ 1,5387. (knc)
Sumber : Bloomberg
Dolar Menguat Terkait Pernyataan Yellen
BESTPROFIT FUTURES MALANG (5/11) - Dolar memperpanjang kenaikan, naik ke level tertinggi terhadap euro sejak Juli lalu setelah Ketua Federal Reserve Janet Yellen mengatakan bahwa kenaikan suku bunga pada bulan Desember merupakan "sebuah kemungkinan " jika data ekonomi terus meningkat.
Komentar Yellen muncul guna menanggapi pertanyaan pada sidang House Financial Services Committee (Komisi Keuangan).
Dolar naik 0,9 % ke level $ 1,0866 per euro pada pukul 11:04 siang waktu New York. (knc)
Sumber : Bloomberg
Saham AS Ditutup Turun Terkait Sentimen Suku Bunga The Fed
BESTPROFIT FUTURES MALANG (5/11) - Saham AS ditutup turun dari level tertingi tiga bulan, setelah data payrolls dan komentar dari ketua The Fed Janet Yellen memicu spekulasi bahwa bank sentral mendekati untuk menaikan suku bunganya.
Indeks S & P 500 tergelincir 0,4% menjadi 2,102.47 pada 04:00 sore di New York, setelah kemarin mencapai level tertingginya sejak Juli.
Para otoritas mengkaji kemajuan lebih di pasar tenaga kerja, laporan hari ini menunjukkan perusahaan menambahkan sebanyak 182.000 pekerjaan untuk gaji bulan Oktober, ini menandakan pemulihan. Data terpisah menunjukkan gap perdagangan AS menyusut pada bulan September ke level terendah tujuh bulan, sementara, menurut Indeks lain, produsen jasa terduga diperluas pada bulan Oktober di laju tercepat kedua dalam satu dekade terakhir.
Laporan pekerjaan ADP hari ini adalah data pemerintah hari Jumat, di mana ekonom memperkirakan perekonomian menambahkan 182.000 pekerjaan, dengan perkiraan 169.000 ditambahkan ke gaji swasta. Tingkat pengangguran diperkirakan akan tergelincir sampai 5% dari 5,1% pada September.
Beberapa 24 anggota dari S & P 500 dijadwalkan untuk melaporkan laporan laba pada Kamis, termasuk Celgene Corp, Walt Disney Co dan Kraft Heinz Co. Dengan 80% dari acuan pendapatan perusahaan sekarang di bukukan pada musim ini, sekitar 74%, sementara hanya 44% telah melampaui perkiraan penjualan. Analis memperkirakan laba turun 3,9% pada kuartal ketiga, naik dari prediksi untuk penurunan 6,1% pada pekan lalu.(yds)
Sumber: Bloomberg
Saham AS Turun dari Level 3 Bulan Tertinggi
BESTPROFIT FUTURES MALANG (5/11) - Saham AS turun, seret pelemahan dari level 3 bulan tertinggi setelah data payrolls dan komentar dari Ketua Federal Reserve Janet Yellen meningkatkan spekulasi bahwa bank sentral mendekati kenaikan suku bunga.
Laba yang mempengaruhi beberapa penggerak terbesar di Indeks Standard & Poor 500. Saham Time Warner Inc dan 21 Century Fox Inc jatuh setidaknya 6 %, membebani perusahaan media setelah laporan laba perusahaan yang mengecewakan. Saham Motorola Solutions Inc merosot 6,5 % setelah prospek jangka pendek dari perkiraan. Saham Michael Kors Holdings Ltd melonjak 11 % setelah labanya melampaui perkiraan.
Yellen, berbicara sebelum House Financial Services Committee (Komisi Keuangan) mengatakan belum ada keputusan yang dibuat guna menyesuaikan kenaikan suku bunga pada pertemuan selanjutnya bulan Desember. Laporan menunjukkan ekonomi tumbuh pada laju yang cukup untuk menghasilkan perbaikan lebih lanjut dalam pasar tenaga kerja dan meningkatkan inflasi, dia mengulangi bahwa dorongan bersifat "kemungkinan."
Indeks S&P 500 turun 0,4 % ke level 2,102.44 pada pukul 12:44 siang waktu New York, setelah kemarin mencapai level tertinggi sejak Juli lalu. Sementara Indeks Dow Jones Industrial Average melemah 52,78 poin atau 0,3 %, ke level 17,865.37. Sedangkan Indeks Nasdaq Composite merosot 0,1 %. (knc)
Sumber : Bloomberg
Bursa Saham Eropa Kembali Rally Terkait Sinyal Draghi
BESTPROFIT FUTURES MALANG (5/11) - Penegasan kembali Mario Draghi bahwa Bank Sentral Eropa bersiap untuk bertindak guna mendukung perekonomian kawasan euro yang dapat mendorong saham di kawasan tersebut memperpanjang rally setelah penurunan pada musim panas lalu, meskipun spekulasi dari kenaikan suku bunga Federal Reserve tahun ini menurun pada akhir perdagangan.
Glencore Plc memimpin kenaikan pada perusahaan penambang yang mengalami kinerja terbaik dari 19 kelompok industri pada Indeks Stoxx Europe 600, naik 5,4 % setelah menjual saham output perak masa depan, sementara juga menjaga prediksi labanya dalam setahun penuh. Saham ING Groep NV menguat 2 % setelah pemberi pinjaman Belanda melaporkan kenaikan sebesar 14 % pada laba kuartal ketiga. Saham Marks & Spencer Group Plc meningkat 2,8 % setelah perkiraan analis pada laba semester pertama melebihi perkiraan dan menaikkan proyeksi profitabilitas.
Indeks Stoxx 600 naik 0,5 % ke level 380,28 pada penutupan perdagangan. Saham tersebut memangkas kenaikan sebanyak 1,1 % setelah laporan menunjukkan data layanan pada bulan Oktober diperluas pada laju yang lebih cepat dari perkiraan, dan Ketua The Fed Janet Yellen mengatakan langkah-langkah kemungkinan kenaikan suku bunga terjadi pada bulan Desember jika data ekonomi terus membaik. Tingkat akomodasi kebijakan moneter yang disediakan oleh ECB akan kembali diperiksa pada bulan Desember, Draghi mengatakan pada Selasa malam, memperkuat sinyal pertama yang diberikan pada Indeks Stoxx 600 telah naik 12 % sejak 29 September lalu. (knc)
Sumber : Bloomberg
Tuesday, 3 November 2015
Minyak Naik Ke Tertinggi 3 Pekan Ditengah Kilang AS Meningkatkan Permintaan
BESTPROFIT FUTURES MALANG (4/11) - Minyak menguat karena spekulasi kilang AS meningkatnya permintaan minyak mentah untuk pekan ketiga.
West
Texas Intermediate berjangka naik sebanyak 4,6%. Tingkat pemanfaatan
kilang kemungkinan naik sebesar 0,3 poin persentase pekan lalu, menurut
survei Bloomberg. Sebuah laporan Energy Information Administration Rabu
diperkirakan menunjukkan bahwa stok minyak mentah naik dengan jumlah
terkecil dalam enam pekan selama persediaana bahan bakar bensin turun. Libya™s Petroleum Facilities Guard menghentikan
pengiriman minyak dari pelabuhan Zueitina tanpa batas tengah konflik
meningkat antara dua administrasi saingan negara, menempatkan ekspor
beresiko.
WTI
untuk pengiriman Desember naik $ 2,04, atau 4,4%, ke level $ 48,18 per
barel pada 01:28 siang di New York Mercantile Exchange. Futures
menyentuh $ 48,26, level tertinggi sejak 13 Oktober. Volume semua
berjangka yang diperdagangkan adalah sekitar 2% di bawah rata-rata
100-hari.
Brent
untuk pengiriman Desember naik $ 1,93, atau 4%, ke level $ 50,72 per
barel di ICE Futures Europe exchange London. Acuan minyak mentah Eropa
diperdagangkan lebih tinggi sebesar $ 2,46 dibanding WTI.(yds)
Sumber: Bloomberg
Pasangan USD/JPY Berada Diatas Level 121,00
BESTPROFIT FUTURES MALANG (4/11) - Pasangan
mata uang USD/JPY menembus diatas level 121 dan mengkonsolidasikan di
level harian tertinggi greenback untuk mempertahankan penguatan meskipun
serangkaian data ekonomi AS yang mengecewakan.
Mata uang USD/JPY naik
lebih dari 60 pips dari level harian terendah, didukung oleh
meningkatnya imbal hasil obligasi AS, dan mencapai level 3 hari
tertinggi berada di level 121,22 pada saat penulisan, pasangan mata uang
ini diperdagangkan pada level 121,15, menguat 0,34 % pada hari ini.
Setelah keputusan The
Fed bulan lalu dan pertemuan selanjutnya bulan Desember mendatang, dan
BoJ meninggalkan kebijakan tidak berubah, perhatian beralih ke data
nonfarm payrolls (NFP) pada akhir pekan ini seiring para investor
mencari konfirmasi pertumbuhan ekonomi AS tetap berada pada jalur
pemulihan. (knc)
Sumber : FX Street
Saham AS Perpanjang Reli Diiringi Rebound pada Produsen Komoditas
BESTPROFIT FUTURES MALANG (4/11) - Saham
AS memperpanjang rally, dengan Indeks Standard & Poor 500 mencapai
level 3 bulan tertinggi, diiringi penguatan pada produsen komoditas
terkait pemulihan dari penurunan di kuartal ketiga.
Indeks S&P 500
naik 0,3 % ke level 2,109.87 pada pukul 04:00 sore waktu New York, untuk
menutup di angka 1 % di bawah semua-waktu tertinggi pada bulan Mei.
Sementara Indeks Nasdaq 100, mengalami kenaikan terbesar untuk pertama
kalinya pada saham AS untuk merebut kembali multiyear tertinggi sejak
awal tahun 2015, naik 0,3 % menjadi berakhir pada rekor tertinggi untuk
pertama kalinya sejak bubble dot-com.
Indeks S&P 500
telah rally sebesar 13 % sejak berada pada posisi rendah di tengah aksi
jual pada bulan Agustus yang mengirim benchmark menuju koreksi untuk
pertama kalinya dalam 4 tahun terakhir. Meredakan kekhawatiran bahwa
perlambatan China akan meluas, optimisme untuk stimulus lebih lanjut
dari bank sentral di luar negeri dan laba perusahaan AS yang lebih baik
dari perkiraan dapat mendorong pemulihan ekonomi.
The Fed mendorong
prospek kenaikan suku bunga pada bulan lalu, sedangkan para investor
terus mencari data untuk mengukur apakah ekonomi terbesar di dunia
tersebut dapat menahan biaya pinjaman yang lebih tinggi. Sebuah laporan
hari ini menunjukkan pesanan pabrik pada bulan September mengalami
penurunan, sementara kemerosotan di bulan sebelumnya adalah penurunan
terbesar dari laporan sebelumnya. Menurut laporan sehari setelah data
terpisah menunjukkan aktivitas manufaktur tetap mendatar pada bulan
Oktober. (knc)
Sumber : Bloomberg
Ekuitas Eropa Ditutup Naik Hari Kedua, Dipimpin oleh Saham Minyak, Pertambangan
BESTPROFIT FUTURES MALANG (4/11) - Ekuitas
Eropa melanjutkan reli yang telah membantu mereka menutup sekitar
setengah kerugian dari penurunan di musim panas, didukung oleh
keuntungan pada saham energi dan produsen komoditas.
Stok
minyak-dan-gas memiliki keuntungan terbaik di antara kelompok industri.
Tullow Oil Plc melonjak 18% di tengah optimisme untuk produksi dari
mitra Ghana nya. Glencore Plc dan Anglo American Plc naik 3,2%atau
lebih. Standard Chartered Plc jatuh 6,7% setelah membukukan kerugian dan
mengatakan akan meningkatkan senilai £ 3.3 miliar ($ 5.1 miliar) dalam
menawarkan hak. UBS Grup AG turun 4,3% setelah menunda target
profitabilitasnya.
Stoxx
Europe 600 naik 0,4% pada sesi penutupan perdagangan, membalikkan
penurunan sebelumnya sebanyak 0,3%. Naik kemarin setelah zona euro dan
data manufaktur AS mengalahkan perkiraan.
Stoxx
600 telah naik 12% sejak 29 September terendah, termasuk keuntungan
bulan lalu terbaik sejak 2009, karena para pejabat mengatakan bahwa
Presiden Mario Draghi Bank Sentral Eropa akan mempertimbangkan
pelonggaran tambahan pada bulan Desember. Draghi berbicara di Frankfurt
setelah pasar Eropa tutup hari ini.
Di
antara saham lainnya bergerak di berita perusahaan, TDC A / S dan Dufry
AG naik 3,8% atau lebih setelah melaporkan laba kuartalan yang
mengalahkan perkiraan.
Volkswagen
AG kehilangan 1,5% setelah regulator AS mengatakan pengujian mereka
menemukan beberapa model termasuk Porsche memiliki peralatan untuk
mengubah sistem emisi, tuduhan produsen mobil membantah. Porsche
Automobil Holding SE kehilangan 1,2%.
PostNL
NV anjlok 20% setelah memperkirakan penurunan pendapatan tahunan,
mengutip regulasi dan biaya restrukturisasi yang lebih tinggi.(yds)
Sumber: Bloomberg
Saham AS Menguat Diikuti Dolar Terkait Spekulasi Rate The Fed
BESTPROFIT FUTURES MALANG (4/11) - Ekuitas
AS menghapus penurunan untuk memperpanjang reli 10 pekannya, sementara
Treasuries jatuh ke terendah enam pekan di tengah meningkatnya prospek
suku bunga yang lebih tinggi tahun ini.
Saham
energi memimpin kenaikan dalam ekuitas Eropa dan AS, mengirimkan
produsen minyak ke leevel tertinggi setidaknya sejak Agustus karena
minyak naik melewati $ 47 per barel di New York. Sektor ini merupakan
kinerja terburuk selama musim panas. Keyakinan bahwa pertumbuhan global
meredam spekulasi stimulus tambahan Eropa sebelum Rabu terstimoni dari
Ketua The Fed Janet Yellen serta data tenaga kerja Oktober akhir pekan
ini.
S
& P 500 naik 0,2% pada 11:50 pagi di New York, 1,1%. Nasdaq 100
naik 0,1%. Dow Jones Industrial Average naik 0,5% setelah kemarin
menghapus penurunan untuk tahun ini. Sembilan pekan mencatat rebound
saham AS datang karena The Fed mempertahankan suku mendekati nol dan
pendapatan dari perusahaan-perusahaan teknologi besar melampaui
estimasi.
Time Warner Inc, Allergan Plc dan Facebook Inc adalah salah satu dari 100 perusahaan S&P
500 merilis data hasil pekan ini ini. Saham energi di S & P 500
mengalami reli untuk hari kelimanya, yang menyentuh level tertinggi
sejak Juli. King Digital Entertainment Plc melonjak setelah produsen
Candy Crush Saga menyetujui tawaran pengambilalihan senilai $ 5.9 miliar
dari Activision Blizzard Inc. Fitbit Inc jatuh setelah pihaknya
mengumumkan rencana untuk menjual unit saham tambahan.
Produsen
minyak dan gas mencatat gain tertajam diantara 19 kelompok industri
Stoxx Europe 600, meninggalkan Indeks tertinggi sebesar 0,4%.(yds)
Sumber: Bloomberg
Monday, 2 November 2015
Euro Alami Rally Terpanjang dalam 7 Pekan Terakhir
BESTPROFIT FUTURES MALANG (3/11) - Euro
naik untuk hari ketiga, memperpanjang kenaikan beruntun terpanjang
sejak September lalu setelah Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi
menyarankan untuk stimulus moneter lebih lanjut kemungkinan tidak
diperlukan.
Mata uang 19 negara
menguat terhadap sebagian besar mitra mata uang utama seiring Draghi
mengatakan apakah bank sentral perlu untuk meningkatkan program
pelonggaran kuantitatif masih merupakan "pertanyaan terbuka." Dalam
sebuah wawancara dengan Italia Il Sole 24 Ore yang diterbitkan pada 31
Oktober, ia menambahkan itu "terlalu dini" untuk memberikan penilaian
pada penurunan suku bunga deposito. Sebuah laporan manufaktur dari
wilayah tersebut juga memberi dorongan terhadap euro, yang menunjukkan
output manufaktur secara tiba-tiba diperluas pada bulan Oktober.
Euro naik 0,2 % ke
level $ 1,1025 pada pukul 12:09 siang waktu New York, memperpanjang
kenaikan beruntun terpanjang sejak periode yang berakhir 11 September
lalu. Ini menguat 0,3 % ke level 133,10 ¥, setelah menyentuh level 6
bulan terendah pada 29 Oktober.
Draghi mengatakan pada
konferensi pers ECB di Malta pada 22 Oktober bahwa dewan pemerintahan
akan memeriksa kembali kebijakan stimulus saat ini ketika akan
mengadakan pertemuan selahnjutnya pada 3 Desember. Pertimbangan akan
menjadi ukuran, durasi dan komposisi program QE ECB. (knc)
Sumber : Bloomberg
Pasangan USD/JPY Menyentuh Level Harian Tertinggi
BESTPROFIT FUTURES MALANG (3/11) - Pasangan
mata uang USD/JPY menguat ke level tertinggi untuk hari ini seiring
greenback mengambil langkah selama menit terakhir, meskipun masih baik
dalam jangkauan minggu terakhir.
Mata uang USD/JPY
menembus diatas 100 jam SMA dan mencapai level harian tertinggi sebesar
120,77 dalam perdagangan saat ini. Pada saat penulisan, pasangan mata
uang tersebut diperdagangkan pada level 120,70, catat kenaikan sebesar
0,30 % sejak pembukaan pasar.
Meskipun volatilitas intraday, USD/JPY terus bergerak berayun antara level 120-121,50 dalam jangka panjang. (knc)
Sumber : FX Street
Indeks Nasdaq 100 Melonjak ke 15 Tahun Tertinggi, Saham AS Ditutup Naik
BESTPROFIT FUTURES MALANG (3/11) - Langkah
lain dalam pemulihan dari musim panas ini ekuitas krisis terjadi Senin
ditengah kenaikan dalam saham AS yang mendorong Indeks Nasdaq 100 di
atas level tertinggi Juli dan menuju zona rekor.
Kenaikan
sebesar 1,1% pada indeks saham pada Senin bergerak dari Agustus menjadi
17%, sehingga indeks utama pertama saham AS untuk merebut kembali
sebuah multiyear tertinggi yang didirikan pada awal 2015. penutupan
Senin, indeks Standard & Poor 500 lebih dari 1% dari puncaknya pada
21 Mei dari 2,130.82, sementara Dow Jones Industrial Average lebih dari
2,5% dari rekor terakhirnya.
Keuntungan
dalam indeks telah datang dalam perusahaan komputer dan perangkat lunak
terbesar. Sejak 25 Agustus terendah, Amazon.com Inc naik 35%, Intel
Corp telah reli 32% dan Facebook Inc melonjak 24%. Anggota terbesar
indeks, Apple Inc 12,9%, melonjak 17%
S
& P 500 naik 1,2% menjadi 2,103.94 pada 04:00 pagi di New York,
naik ke dalam 1,3% dari rekor yang ditetapkan pada bulan Mei. Dow Jones
Industrial Average naik 164,88 poin, atau 0,9%, ke level 17,828.42.
Lebih
dari 100 perusahaan di S & P 500 dijadwalkan untuk merili laporan
laba pekan ini. Dari mereka yang telah merilis hasil musim ini, sekitar
75%melebihi proyeksi laba, sementara 55%tidak terjawab perkiraan
penjualan. Analis memperkirakan laba turun 3,9% pada kuartal ketiga,
naik dari prediksi untuk penurunan 6,1% sepekan sebelumnya.(yds)
Sumber: Bloomberg
Saham AS Menguat 0.7% Ditengah Penurunan Obligasi; Minyak Tergelincir
BESTPROFIT FUTURES MALANG (3/7) - Saham
global kembali mencatat reli, sementara obligasi turun ditengah kuatnya
data manufaktur di Eropa dan Amerika Serikat yang menjawab perlambatan
di China.
Saham
AS mengikuti gain dalam ekuitas luar negeri, dengan penawaran sektor
perawatan kesehatan menambah optimisme setelah data manufaktur di Eropa
dan Amerika yang melampaui perkiraan. Percepatan tak terduga dalam
output meredam permintaan untuk obligasi pemerintah. Minyak menyebabkan sektor komoditas yang lebih rendah karena manufaktur China berkontraksi
Indeks
Standard & Poor 500 naik 0,7% pada 11:57 pagi di New York. Indeks
itu reli 8,3% pada Oktober merupakan kinerja terbaik dalam empat tahun
terakhir, meskipun ekuitas menutup bulan pada penurunan selama dua hari.
Aktivitas
transaksi perusahaan membantu mendorong perusahaan perawatan kesehatan
ditengah Dyax Corp melonjak 32% setelah Shire Plc setuju untuk membeli
produsen obat tersebut untuk setidaknya senilai $ 5.9 miliar. Mylan NV
dan Abbvie Inc naik lebih dari 4%. Pfizer Inc naik 2% ditengah analis
mengatakan perusahaan sedang memproses dalam pembicaraan untuk membeli
Allergan Plc.(yds)
Sumber: Bloomberg
Subscribe to:
Comments (Atom)
