Wednesday, 3 February 2016

Saham Asia Berfluktuasi Terkait Rebound Pada Minyak Mentah

BESTPROFIT FUTURES MALANG (4/2) - Saham Asia berfluktuasi, dengan ekuitas Jepang menghapus keuntungan dari stimulus terbaru Bank of Jepang, terkait penguatan yen yang mengimbangi reli pada minyak mentah.
Indeks MSCI Asia Pacific naik kurang dari 0,1 persen menjadi 119,87 pada 09:20 pagi di Tokyo, setelah jatuh sebanyak 0,1 persen sebelumnya. Indeks Standard & Poor 500 menguat pada Rabu kemarin, karena produsen komoditas yang reli bersama dengan minyak. Yen diperdagangkan pada 118,05 per dolar setelah penguatan 1,7 persen pada Rabu kemarin, terbesarnya sejak Agustus, seiring lemahnya data layanan AS yang memicu kekhawatiran bahwa ekonomi Amerika tidak kebal terhadap pelemahan di tempat lain.
Indeks Topix Jepang turun 1 persen. Indeks tersebut turun di bawah level penutupan pada 28 Januari lalu, sehari sebelum langkah bank sentral yang mengejutkan para investor dengan mengatakan bahwa mereka akan mengadopsi suku bunga negatif.
Indeks Kospi Korea Selatan naik 0,6 persen. Indeks S & P / ASX 200  Australia naik 1,1 persen. Indeks acuan Selandia Baru meningkat 0,1 persen.
Kontrak pada indeks FTSE Cina A50 naik 0,2 persen di sebagian besar perdagangan terakhir, sedangkan untuk indeks Hang Seng Hong Kong turun 1,1 persen. indeks Shanghai Composite turun  0,4 persen pada Rabu kemarin, memperpanjang penurunan tahun ini menjadi 23 persen. utang Margin di pasar saham China menyusut ke level terendahnya sejak Desember 2014 pada hari Senin, tanda-tanda memudarnya kepercayaan investor setelah penurunan bulanan terbesar Indeks acuan ini sejak tahun 2008.(mrv)
Sumber: Bloomberg

Saham Jepang Turun Dengan Hampir Menghapus Gain BOJ

BESTPROFIT FUTURES MALANG (4/2) - Saham melemah di Tokyo, dengan indeks Topix acuan dekat dengan penghapusan kenaikan dari stimulus terbaru Bank of Jepang, terkait menurunnya eksportir setelah pelonjakan yen terhadap dolar.
Indeks Topix kehilangan 0,9 persen menjadi 1,394.05 pada 09:10 pagi di ibukota Jepang setelah jatuh 3,2 persen pada Rabu kemarinm. Indeks tersebut turun sebentar di bawah level penutupan pada 28 Januari, sehari sebelum langkah bank sentral yang mengejutkan para investor dengan mengatakan bahwa mereka akan mengadopsi suku bunga negatif. Nikkei 225 Stock Average turun 0,6 persen menjadi 17,079.75 pada hari Kamis ini. Yen diperdagangkan pada 118,04 per dolar setelah penguatan 1,7 persen pada Rabu kemarin, terbesarnya sejak Agustus, seiring lemahnya data layanan AS yang memicu kekhawatiran bahwa ekonomi Amerika tidak kebal terhadap pelemahan di tempat lain.(mrv)
Sumber: Bloomberg

Bursa AS Ditutup Naik Seiring Rally pada Saham Komoditas Diikuti Minyak

BESTPROFIT FUTURES (4/2) - Saham AS naik seiring rally pada produsen komoditas diikuti minyak mentah, membayangi aksi jual sebelumnya antara bank dan saham teknologi di tengah kekhawatiran bahwa meluasnya kemerosotan pertumbuhan global.
Indeks Standard & Poor 500 naik 0,5 % ke level 1,912.60 pada pukul 04:00 sore waktu New York, setelah menghapus penurunan sebelumnya sebesar 1,6 %.
Ekuitas berayun antara keuntungan dan kerugian pada hari ini terkait data ekonomi dapat menghidupkan kembali kekhawatiran tentang kekuatan pertumbuhan ekonomi AS, sementara pelemahan mata uang dolar membantu mengirim lonjakan harga minyak dan meningkatkan produsen komoditas.
Sebuah laporan hari ini menunjukkan industri jasa diperluas pada bulan Januari berada di laju paling lambat dalam hampir 2 tahun terakhir, meningkatkan risiko bahwa kemerosotan yang terjadi terus-menerus dalam manufaktur mulai meluas ke seluruh perekonomian AS. Melambatnya industri jasa muncul karena para investor waspada untuk tanda-tanda bahwa kelemahan di China.
Pembacaan terpisah hari ini menunjukkan perusahaan AS menambahkan lebih banyak pekerjaan sebanyak 205.000 pekerja untuk gaji bulan Januari yag melebihi perkiraan. Fokus akan mulai bergeser kepada laporan pekerjaan bulan Januari yang akan dirilis pemerintah pada hari Jumat, yang diperkirakan menunjukkan ekonomi menambahkan sebanyak 190.000 pekerjaan, menurut ekonom yang disurvei oleh Bloomberg. (knc)
Sumber : Bloomberg

Ekuitas AS Pangkas Penurunan Seiring Rally pada Saham Komoditi & Minyak

BESTPROFIT FUTURES MALANG (4/2) - Ekuitas AS pangkas penurunan seiring saham energi rally diikuti minyak mentah dan bank yang mengurangi aksi selloff, mengimbangi data yang sebelumnya bahwa memunculkan kembali kekhawatiran atas kemerosotan ekonomi global akan meluas.
Indeks Standard & Poor 500 turun 0,4 % ke level 1,894.91 pada pukul 12:03 siang waktu New York, memangkas penurunan sebelumnya sebesar 1,6 %. Indeks Dow Jones Industrial Average menguat 13,56 poin atau 0,1 %, ke level 16,167.10, menghapus penurunan lebih dari 190 poin. Indeks Nasdaq Composite merosot 0,8 %, setelah sebelumnya jatuh 2,1 %. Sementara itu, Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) berjangka melonjak 6,6 % setelah sebelumnya menghapus kenaikan pada data pasokan.
Sebuah laporan hari ini menunjukkan industri jasa diperluas pada bulan Januari berada di laju paling lambat dalam hampir 2 tahun terakhir, meningkatkan risiko bahwa pelemahan terus-menerus terjadi dalam manufaktur yang mulai meluas ke seluruh perekonomian AS.
Melambatnya industri jasa karena para investor mewaspadai tanda-tanda bahwa kemerosotan di China. Sebuah laporan terpisah hari ini menunjukkan perusahaan AS menambahkan lebih banyak pekerja sebanyak 205.000 melebihi perkiraan untuk penggajian di bulan Januari. Fokus akan beralih pada laporan pekerjaan bulan Januari yang akan dirilis Jumat mendatang, yang diperkirakan bahwa perusahaan akan menambahkan sebanyak 190.000 pekerjaan, menurut para ekonom yang disurvei oleh Bloomberg. (knc)
Sumber : Bloomberg

Kerugian di Sektor Perbankan Buat Saham Eropa tetap Berada di Zona Merah

BESTPROFIT FUTURES MALANG (4/2) - Penurunan di sektor perbankan bank menyeret saham Eropa untuk berada di level yang lebih rendah untuk hari ketiga, sementara investor menimbang hasil laporan keuangan perusahaan di tengah kekhawatiran atas pertumbuhan global.
Novo Nordisk A / S meluncur 7,6 persen dan Royal KPN NV kehilangan 1,2 persen setelah mereka melaporkan laba yang lebih buruk dari perkiraan. Saham pemberi pinjamanb membukukan kinerja terburuk dalam Eropa Stoxx 600 Index, melemahkan posisi mereka di level terendah sejak 2012. Indeks regional Eropa ini memperdalam penurunan mereka setelah data laporan industri jasa AS meleset dari perkiraan, memicu kekhawatiran tentang pemulihan di negara dengan ekonomi terbesar dunia itu.
Stoxx 600 turun 1,5 persen pada penutupan perdagangan hari ini, ditutup dengan kekalahan beruntun terpanjang dalam dua minggu. Indeks ini nyaris bermukim di wilayah positif pada setidaknya tiga kesempatan hari ini, namun gagal mempertahankan keuntungan.
Kekhawatiran tentang pertumbuhan global kembali muncul, setelah dua minggu penghentian aksi jual pasar yang dipicu oleh perlambatan China dan penurunan minyak. Sementara optimisme bank sentral mempertegas kerugian menjelang akhir bulan lalu, indek ini saat ini masih memiliki start terburuk tahunan sejak krisis keuangan.
Di antara saham lainnya yang aktif pada hasil laporan keuangan, Fortum Oyj turun 13 persen setelah laba perbandingan operasional kuartal mereka meleset dari proyeksi. (sdm)
Sumber: Bloomberg

Tuesday, 2 February 2016

Saham Bank Pimpin Sell-off Tekan Ekuitas AS di Sesi Akhir

BESTPROFIT FUTURES MALANG (3/2) - Saham AS turun, dengan Indeks Dow Jones Industrial Average melemah lebih dari 290 poin seiring para investor menghindari aset berisiko di seluruh dunia sementara minyak mentah memperpanjang aksi jual di tengah kekhawatiran bahwa pertumbuhan global mengalami kemerosotan.
Indeks Standard & Poor 500 turun 1,9 % ke level 1,903.08 pada pukul 04:00 sore waktu New York, penurunan tertajam dalam lebih dari 2 minggu terakhir.
Kemerosotan harga minyak dan kekhawatiran tentang perlambatan China terus menekan pasar global, yang menghilangkan dana sebanyak $ 2.4 triliun dari nilai ekuitas AS tahun ini. Sementara Indeks S&P 500 kembali mengalami beberapa kerugian dalam dua minggu terakhir, pemangkasan awalan terburuk untuk tahun ini sejak 2009 silam, sentimen bearish telah kembali. Indeks acuan anjlok hampir 11 % dari semua-waktu set tertinggi pada bulan Mei.
Investor juga menilai kampanye untuk presiden AS berikutnya, setelah Senator Ted Cruz memenangkan kaukus Partai Republik atas Donald Trump pada hari Senin di Iowa. Partai Demokrat Hillary Clinton meraih kemenangan tipis atas Senator Bernie Sanders. (knc)

Sumber : Bloomberg

Saham AS Turun Diikuti Harga Minyak Sedangkan Laba Alphabet Meningkat

BESTPROFIT FUTURES MALANG (3/2) - Saham AS turun, dengan Indeks Dow Jones Industrial Average melemah lebih dari 260 poin seiring para investor menghindari aset berisiko di seluruh dunia sementara minyak mentah memperpanjang aksi jual di tengah kekhawatiran bahwa pertumbuhan global mengalami kemerosotan.
Produsen energi dan bank yang paling tertekan, dengan perusahaan Chevron Corp dan JPMorgan Chase & Co jatuh lebih dari 2,9 %. Saham Exxon Mobil Corp turun 2,6 % setelah membukukan penurunan laba kuartalan kelima berturut-turut. Kelas A saham di induk perusahaan Google, Alphabet Inc naik 3,9 % setelah melaporkan laba pada bisnis utamanya dan penjualan yang melampaui perkiraan, menempatkan berada di jalur untuk melebihi laba Apple Inc sebagai perusahaan dunia yang paling berharga.
Indeks Standard & Poor 500 turun 1,7 % ke level 1,907.06 pada pukul 12:22 siang waktu New York, setelah penutupan kemarin sedikit berubah untuk reli terkuat dalam 4 bulan terakhir. Indeks Dow melemah 266,81 poin atau 1,6 % , ke level 16,182.37. Indeks Nasdaq Composite merosot 1,6 %. Perdagangan saham di Indeks S&P 500 adalah 18 % di atas rata-rata 30-hari untuk hari ini.
Merosotnya harga minyak dan kekhawatiran tentang perlambatan China terus menekan pasar global, menghilangkan dana senilai $ 2.4 triliun dari nilai ekuitas AS tahun ini. Sementara Indeks S&P 500 kembali mengalami beberapa kerugian dalam 2 minggu terakhir, memangkas awalan terburuk untuk tahun ini sejak 2009 silam, sentimen bearish telah kembali. Indeks acuan anjlok sebesar 10 % dari seluruh waktu tertinggi yang ditetapkan pada bulan Mei. (knc)

Sumber : Bloomberg

Yen Menguat Pada Suku Bunga Negatif BOJ

BESTPROFIT FUTURES MALANG (3/2) - Kebijakan tingkat suku bunga negatif Jepang mungkin melakukan langkah ajaib mereka terhadap obligasi namun tidak pada yen, yang menguat terkait aksi jual baru dalam minyak mentah membuat investor menghindari risiko.
Yen naik 0,2 persen menjadi 119,74 per dolar pada 09:49 pagi di Tokyo, mengambil 1,1 persen kenaikan pekan ini setelah pengumuman BOJ 29 Januari lalu membawa penurunan 1,9 persen, terbesar dalam lebih dari satu tahun. Mata uang Jepang ini naik 0,1 persen menjadi 130,82 per euro, mengikuti penguatan 0,6 persen Selasa kemarin. Mata uang bersama Eropa sedikit berubah pada $ 1,0925.
Mata uang Jepang menguat 0,5 persen menjadi 84,01 per Aussie dan 0,4 persen untuk  84,99  yen per dolar Kanada. Kedua mata uang komoditas tersebut turun setidaknya 1,6 persen versus yen di New York karena penurunan saham dan minyak berjangka jatuh kembali di bawah $ 30 per barel.(mrv)
Sumber: Bloomberg

Dolar Australia Tergelincir terkait Minyak dan RBA

BESTPROFIT FUTURES MALANG (3/2) - Aussie berada di posisi yang lebih rendah menyusul keputusan yang sesuai perkiraan dari RBA untuk tetap mempertahankan suku bunga tidak berubah untuk bulan kesepuluh berturut.
Pada pukul 07.00 pagi waktu Autsralia bagian timur, lokal unit diperdagangkan di level $70.50c, turun dari level $70.70c pada hari Selasa.
Pada pertemuan pertama dewan di 2016, bank sentral Australia meninggalkan suku bunga tidak berubah pada rekor rendah 2 persen. (sdm)
Sumber: BusinessSpectator

Stok Minyak Mentah AS Diprediksi Naik, Minyak Jatuh ke Bawah $ 30 Barrel

BESTPROFIT FUTURES MALANG (3/2) - Minyak turun ke bawah $ 30 per barel di New York sebelum data pemerintah yang diperkirakan akan menunjukkan stok minyak mentah AS bertambah dirilis , memperburuk surplus stok global. Bensin jatuh ke level terendah dalam tujuh tahun.
Minyak mentah turun 5,5 persen, menambah 6 persen kemerosotan Senin lalu. Stok mungkin naik 4 juta barel pekan lalu, menurut survei Bloomberg sebelum laporan Administrasi Informasi Energi Rabu nanti. Menteri Perminyakan Venezuela Eulogio Del Pino melakukan tur pertemuan untuk membujuk eksportir minyak memangkas produksi naik sedikit lagi dari apa yang mereka sepakati untuk diskusi lebih lanjut. BP Plc membukukan penurunan 91 persen pada laba kuartal keempat, sementara Exxon Mobil Corp turun 58 persen.
Minyak telah kehilangan 19 persen tahun ini di tengah volatilitas di pasar global, meluapnya stok minyak mentah AS dan prospek untuk peningkatan ekspor dari Iran setelah pencabutan sanksi internasional mereka. Royal Dutch Shell Plc memotong rating utang ke level terendah sejak Standard & Poor mulai melakukan pencakupan pada tahun 1990. Chevron Corp dan Hess Corp berada di antara perusahaan-perusahaan minyak AS yang memiliki rating mereka terpangkas oleh S & P pada hari Selasa.
West Texas Intermediate untuk pengiriman Maret turun $ 1,74 untuk menetap di level $ 29,88 per barel di New York Mercantile Exchange. Ini adalah penutupan terendah sejak 21 Januari. Volume semua berjangka yang diperdagangkan yakni 47 persen di atas rata-rata 100 hari.
Brent untuk pengiriman April turun $ 1,52, atau 4,4 persen, untuk mengakhiri sesi di level $ 32,72 per barel di London berbasis ICE Futures Europe exchange. Minyak mentah patokan Eropa ini ditutup pada premi $ 1,11 untuk WTI April. (sdm)
Sumber: Bloomberg

Monday, 1 February 2016

GOLD MARKET UPDATE - 02FEB2016 MORNING

Pejabat Cina Dihukum Karena Salah Eksekusi

BESTPROFIT FUTURES MALANG (2/2) - Sebanyak 27 pejabat Cina dihukum karena salah mengeksekusi seorang remaja pada tahun 2015, lapor kantor berita pemerintah Xinhua.
Huugjilt berusia 18 tahun ketika dituduh melakukan perkosaan dan pembunuhan terhadap seorang perempuan di sebuah WC umum pabrik pada tahun 1996.
Namun, pada 2005, seorang pemerkosa mengaku melakukan perbuatan itu dan Huugjilt dinyatakan tidak bersalah pada tahun 2014.
Pencabutan hukuman sangat jarang terjadi di Cina dan lebih jarang lagi bagi pencabutan hukuman mati.
Akibat kesalahan hukuman terhadap Huugjilt, sebanyak 26 pejabat dikenakan "hukuman administratif, termasuk peringatan dan pencatatan kesalahan", sebut Xinhua mengutip sebuah pernyataan resmi pada Minggu (31/01).
Seorang pejabat lain bernama Feng Zhiming diduga melakukan kejahatan terkait pekerjaan dan sedang diselidiki, menurut laporan itu.
Pembunuhan tersebut terjadi saat tim anti-kejahatan dan detektif di Wilayah Otonomi Mongolia Dalam mengakui ditekan untuk mengeluarkan dakwaan.
Penggunaan kekerasan untuk mendapatkan kesaksian dipandang banyak dilakukan di Cina. Orang tua Huugjilt diberikan dana US$4.850 sebagai rasa simpati pengadilan ketika hukuman dicabut.

Sumber : BBC

Saham Jepang Dibuka Turun Terkait Pelemahan Harga Minyak

BESTPROFIT FUTURES MALANG (2/2) - Saham Jepang jatuh untuk pertama kalinya dalam tiga hari, dipimpin oleh perusahaan-perusahaan energi karena harga minyak mentah kembali Turun di tengah kekhawatiran melambatnya perekonomian China.
Topix kehilangan 0,9 persen menjadi 1,449.93 pada 09:02 pagi di Tokyo, menghentikan reli lebih dari 5 persen selama dua hari sebelumnya setelah Bank of Japan mendorong stimulus. Semua kecuali dua dari 33 kelompok industrinya menurun. Indeks Nikkei 225 Stock Average turun sebesar 0,7 persen menjadi 17,743.13. Yen diperdagangkan pada 120,90 per dolar.
Mitsubishi UFJ Financial Group Inc turun 1,4 persen, membuat penurunan tahun ini menjadi 25 persen, setelah melaporkan bahwa laba kuartal ketiga turun sebesar 27 persen pada Senin malam. Hasilnya datang setelah dua hari dari penurunan saham bank menyusul keputusan mengejutkan BOJ di hari Jumat untuk memulai membantu pemberi pinjaman sebesar 0,1 persen untuk beberapa deposito mereka, sebuah langkah yang mungkin akan mengganggu pendapatan. Indeks Topix Banks turun 21 persen tahun ini sampai penutupan Senin kemarin.(mrv)
Sumber: Bloomberg

Saham Asia Jatuh Pertama Kalinya Terkait Penurunan Saham Energi

BESTPROFIT FUTURES MALANG (2/2) - Saham Asia melemah, dengan indeks acuan regional menuju penurunan pertama dalam lima hari, seiring saham bahan baku dan energi memimpin penurunan pasca  minyak yang kembali pada aksi jual di tengah tanda-tanda memburuknya ekonomi China.
Indeks MSCI Asia Pacific turun 0,3 persen menjadi 122,29 pada 09:01 pagi di Tokyo. Indeks Senin membukukan kenaikan beruntun terpanjangnya tahun ini, mendapatkan 4,1 persen dalam empat hari, karena optimisme yang tumbuh bahwa bank-bank sentral di seluruh dunia akan mendukung pasar keuangan. Minyak mentah merosot pada Senin kemarin setelah indeks pabrik resmi China mengisyaratkan  bulan keenam terburuknya.
Wakil ketua The Fed Stanley Fischer mengatakan pada hari Senin bahwa dampak dari gejolak terbaru pasar pada pertumbuhan AS bisa merupakan faktor dalam pengambilan keputusan, membantu saham AS menghindari kemerosotan minyak untuk ditutup dengan sedikit berubah. Kontrak pada indeks Standard & Poor 500 turun 0,4 persen pada Selasa.
Indeks Topix Jepang turun 0,8 persen, setelah menguat lebih dari 5 persen selama dua hari sebelumnya terkait dorongan stimulus yang tak terduga dari Bank of Jepang. Indeks Kospi Korea Selatan turun 0,6 persen. indeks acuan Selandia Baru naik 0,2 persen. Indeks S & P / ASX 200 Australia melemah 0,6 persen sebelum ulasan kebijakan moneter dari bank sentral negara tersebut.
Indeks berjangka pada FTSE China A50 naik 0,2 persen di sebagian besar perdagangan terakhir, sedangkan untuk indeks Hang Seng Hong Kong turun 0,2 persen. Indeks Shanghai Composite merosot 1,8 persen pada Senin  kemarin setelah indeks pabrik resmi mengisyaratkan catatatab terburuk bulan keenam, meningkatkan spekulasi bagi para pembuat kebijakan untuk berjuang menopang perekonomian di tengah Bear Market kedua di saham sejak Juni dan terendah lima tahun pada mata uang.(mrv)
Sumber: Bloomberg

Saham AS Jatuh seiring Kembalinya Perhatian ke Perlambatan Pertumbuhan Cina

BESTPROFIT FUTURES MALANG (2/2) - Saham AS turun, setelah meraih kenaikan satu hari terbesar dalam empat bulan, seiring memburuknya data Cina menyulut kembali kekhawatiran tentang dampak dari perlambatan negara itu pada pertumbuhan global.
Perusahaan energi jatuh bersama harga minyak mentah, setelah ditutup dengan keuntungan mingguan back-to-back untuk pertama kalinya sejak November. Exxon Mobil Corp merosot 2,6 persen sebelum laporan pendapatannya besok. Kenaikan di antara perusahaan-perusahaan Internet membantu menempatkan dasar di bawah ekuitas, dengan Facebook Inc dan Priceline Group Inc naik setidaknya 1 persen. Netflix Inc naik 3,5 persen di tengah spekulasi Apple Inc. dapat membuat tawaran untuk perusahaan video online.
Indeks Standard & Poor 500 turun 0,6 persen ke level 1,929.04 pada pukul 12:42 siang waktu New York, memangkas penurunan sebanyak 1 persen. Indeks itu rally 2,5 persen pada perdagangan hari akhir Januari untuk memangkas awal terburuk dalam setahun sejak 2009. Indeks Dow Jones Industrial Average kehilangan 95,82 poin, atau 0,6 persen, ke level 16,370.48, sementara indeks Nasdaq Composite tergelincir 0,5 persen.
Investor juga menilai rilis ekonomi sebagai indikasi pada kekuatan ekonomi AS. Data hari ini menunjukkan penyusutan manufaktur pada bulan Januari untuk bulan keempat berturut-turut seiring bisnis memotong rencana kepegawaian mereka. Sebuah laporan terpisah menunjukkan belanja rumah tangga melese pada bulan Desember menyusul orang Amerika menggunakan keuntungan dalam pendapatan untuk meningkatkan tabungan mereka, dengan sedikit bukti bahwa inflasi sedang mendapatkan traksi.  (sdm)
Sumber: Bloomberg

Saham Eropa Ditutup Turun Seiring Data yang Mengecewakan dari China & AS

BESTPROFIT FUTURES MALANG (2/2) - Saham Eropa turun seiring memburuk data ekonomi China dan AS menekan optimisme investor yang dapat membantu memangkas kerugian di bulan Januari pada pekan lalu.
Indeks Stoxx Europe 600 turun 0,2 % ke level 341,61 pada penutupan perdagangan, memangkas penurunan sebelumnya sebanyak 1,2 % di akhir perdagangan. Indeks tersebut membukukan pelemahan terbesar sejak Januari 2008 di tengah kekhawatiran tentang perlambatan China dan menguatnya harga minyak. Sementara stimulus dari Bank of Japan (BOJ) dan spekulasi langkah-langkah ditambahkan oleh kekhawatiran Bank Sentral Eropa (ECB) dalam beberapa kali mengalami kerugian untuk dua minggu terakhir, kekhawatiran atas pertumbuhan global kembali muncul.
Indeks Stoxx 600 untuk sementara memperpanjang kerugian setelah laporan menunjukkan manufaktur di AS menyusut pada bulan Januari untuk bulan keempat secara berturut-turut dan tidak sesuai dengan perkiraan terkait rencana untuk mengurangi kepegawaian. Sebelumnya saham tersebut diringi melemahnya manufaktur China ke level 3 tahun terendah di bulan Januari, tidak sesuai dengan perkiraan dan memberikan sinyal untuk menuju penurunan bulan keenam. Indeks jasa resmi juga tergelincir.
Saham Eropa telah mengalami pelemahan memicu kekhawatiran ekuitas global sejak menyentuh rekornya pada bulan April. Hal ini diperburuk pada bulan Januari, karena semua kelompok industri di Indeks Stoxx 600 melemah, dengan bank-bank, sektor penambang dan perusahaan mobil yang mengalami penurunan terbesar. Di antara indeks nasional, Italia FTSE MIB mencatat penurunan terbesar, anjlok sebesar 13 % pada bulan lalu. “sektor ekspor pada Indeks DAX Jerman tergelincir 8,8 %, penurunan bulanan terbesar sejak Agustus lalu. (knc)

Sumber : Bloomberg

Sunday, 31 January 2016

Yen Melemah Pasca Langkah Mengejutkan Dari BOJ

BESTPROFIT FUTURES MALANG (1/2) - Yen mempertahankan penurunan terhadap semua mata uang utama dan imbal hasil obligasi turun untuk menjadi catatan baru pada hari Senin setelah Kuroda secara tak terduga mengumumkan strategi suku bunga negatif pada hari Jumat kemarin, memulai penurunan terbesar yen terhadap dolar sejak Oktober 2014. Langkah yang menjatuhkan dana lindung nilai dan spekulan besar lainnya yang telah membangun posisi yen ke posisi tertingginya dalam hampir empat tahun terakhir terkait kenaikan pada saham global yang mendorong permintaan untuk safe havens.
Yen melemah 0,2 persen terhadap dolar ke 121,33 pada 09:01 pagi di Tokyo setelah merosot sebanyak 2,3 persen pada hari Jumat ke 121,69, terendahnya sejak 18 Desember lalu. Mata uang ini ditutup turun 1,9 persen pada 121,14 di hari Jumat kemarin, yang merupakan penurunan harian terbesarnya sejak Oktober 2014 ketika BOJ mengejutkan pasar dengan memperluas stimulus. Yen melemah 0,7 persen pada bulan Januari.(mrv)
Sumber: Bloomberg

Indeks Pabrik China Turun Untuk Bulan ke Enam

BESTPROFIT FUTURES MALANG (1/2) - Indeks pabrik resmi China mengisyaratkan kondisi yang memburuk untuk bulan keenam terkait indeks pelayanan yang terus tertahan, menggambarkan perbedaan pelebaran dalam dua kecepatan perekonomian.
Indeks pembelian manajer jatuh ke 49,4 pada bulan Januari, Biro Statistik Nasional mengatakan hari Senin. Angkas tersebut dibandingkan dengan perkiraan rata-rata dari 49,6 dalam survei Bloomberg terhadap para ekonom, dan merupakan jarak terpanjang dari pembacaan yang tersisa di bawah 50 pada laporan dari catatan. Angka di bawah 50 menunjukkan penurunan.
Manufaktur menghadapi tantangan bahkan menjadi lebih di tahun ini karena pemerintah berencana untuk mengurangi kapasitas industri yang berlebih dan membersihkan yang tidak menguntungkan           "zombie companies" yang bertahan pada pinjaman bank dan subsidi pemerintah. Jasa, yang menyumbang lebih dari setengah untuk ekonomi tahun lalu, terus menunjukkan ketahanan dan menciptakan lapangan kerja.
Ekspansi yang diharapkan dari stimulus pada tahun 2016 "tidak akan cukup untuk meningkatkan investasi infrastruktur atau mengimbangi tren penurunan di bidang manufaktur dan investasi real estate," ekonom Barclays Plc yang dipimpin oleh Chang Jian di Hong Kong menulis dalam sebuah laporan menjelang rilis data. Mereka memperkirakan pertumbuhan akan melambat menjadi 6 persen tahun ini.
Non-manufaktur PMI untuk layanan turun tipis menjadi 53,5 bulan lalu dari tertingginya 16-bulan yaitu sebesar 54,4 pada bulan Desember.(mrv)
Sumber: Bloomberg

Saham China Perpanjang Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

BESTPROFIT FUTURES MALANG (1/2) - Saham China jatuh, memperpanjang aksi jual bulanan paling tajam sejak krisis keuangan global, setelah indeks manufaktur resminya diluar perkiraan dan PetroChina Co yang mengatakan bahwa laba tahunan mereka mungkin telah merosot sebanyak 70 persen.
Indeks Shanghai Composite turun 0,7 persen menjadi 2,717.78 pada 09:59 pagi waktu setempat, dipimpin oleh sektor energi dan perusahaan keuangan. PetroChina, saham terbesar, jatuh 2,4 persen, sedangkan China Life Insurance Co memimpin penurunan saham keuangan setelah melaporkan laba yang mengecewakan. Indeks pembelian manajer jatuh ke level terendahnya tiga tahun terakhir dari 49,4 di bulan Januari, Biro Statistik Nasional mengatakan hari Senin ini. Angka tersebut dibandingkan dengan perkiraan rata-rata dari 49,6. Angka di bawah 50 menunjukkan penurunan.
Saham China membukukan bulan terburuk mereka sejak Oktober 2008 pada bulan Januari kemarin di tengah kekhawatiran melambatnya pertumbuhan dan volatilitas yuan akan memacu arus keluar modal. Manufaktur menghadapi tantangan yang bahkan lebih besar di tahun ini karena pemerintah yang berencana untuk mengurangi kapasitas industri yang berlebihan, sementara mata uang China yang diperdagangkan di Hong Kong melemah terkait media pemerintah memperingatkan spekulan untuk tidak melakukan penjualan singkat yuan.(mrv)
Sumber: Bloomberg

Saham Asia Menguat Untuk Hari Keempat Ditengah Optimisme Bank Sentral

BESTPROFIT FUTURES MALANG (1/2) - Saham Asia menguat, dengan indeks acuan regional menuju kenaikan hari keempatnya, karena saham di Tokyo memperpanjang reli hari Jumat pasca peningkatan stimulus moneter yang dilakukan oleh Bank of Japan.
Indeks MSCI Asia Pacific naik 0,4 persen menjadi 121,82 pada 09:05 pagi di Tokyo, memperpanjang kenaikan beruntun terpanjang tahun ini karena optimisme yang tumbuh bahwa bank-bank sentral di seluruh dunia akan mendukung pasar keuangan.
Para pembuat kebijakan bangkit dari awal terburuk tahun sejak 2009 untuk ekuitas global, membantu untuk meringankan aksi jual yang menghilangkan lebih dari $ 5 triliun dari nilai pasar. Indikasi bahwa Bank Sentral Eropa akan memperluas stimulus secepatnya di bulan Maret diikuti oleh The Fed yang tetap stabil di tingkat suku bunganya dan mencatat keprihatinannya atas situasi global. BOJ telah mengalahkan mereka berdua, mengejutkan investor Jumat kemarin dengan bergabungnya ECB yang memaksakan tarif negatif, strategi ini pernah dianggap terpikirkan antara gubernur bank sentral yang bertujuan untuk memicu pengeluaran.
Indeks Topix Jepang melonjak 1,2 persen, menambah kenaikan 2,9 persen Jumat kemarin, karena yen mempertahankan penurunannya dekat enam minggu terendah. Indeks Kospi Korea Selatan menguat 0,2 persen. Indeks S & P / ASX Australia 200 naik 0,9 persen. Indeks acuan Selandia Baru meningkat 0,4 persen.
Indeks berjangka pada Indeks FTSE China A50 naik 0,4 persen di sebagian besar perdagangan terakhir, sedangkan untuk indeks Hang Seng Hong Kong turun 0,7 persen. indeks Shanghai Composite menguat 3,1 persen pada hari Jumat di tengah spekulasi aksi jual bulanan paling tajam sejak krisis keuangan global menjadi berlebihan, sementara bank sentral telah memberikan lebih banyak likuiditas ke dalam sistem keuangan untuk mencegah krisis uang tunai sebelum liburan bulan ini.(mrv)
Sumber: Bloomberg