Tuesday, 31 March 2015

Saham Asia Turun Pasca Catat Kenaikan Kuartalan Tertinggi Sejak 2013

BESTPROFIT FUTURES MALANG (4/1) - Saham Asia turun pasca indeks saham regional catat penguatan kuartalan tertinggi sejak 2013 lalu. Saham bahan material dan konsumen pimpin penurunan.
Indeks MSCI Asia Pacific turun sebesar 0,3 persen ke level 145,85 pukul 09:01 di Tokyo. Pada hari Selasa indeks catat penutupan kuartal terbaik sejak kuartalan ketiga 2013 lalu, naik sebesar 6,1 persen, Sementara di China, bank sentral mulai mendorong stimulus. Valuasi pada indeks naik pekan lalu ke level tertinggi sejak Mei 2010 lalu.
Indeks Topix Jepang turun sebesar 0,3 persen. Indeks Tankan kuartalan untuk produsen besar berada di level 12 pada bulan Maret, Bank of Japan mengatakan hari ini, dibawah perkiraan ekonom di level 14. Sebuah angka positif berarti optimis melebihi jumlah pesimis.
Indeks Kospi Korea Selatan tergelincir sebesar 0,2 persen dan Indeks Australia S&P/ASX 200 turun 0,1 persen. Indeks NZX 50 Selandia Baru mendatar.
Kontrak pada indeks FTSE China A50 naik 0,3 persen. Manajer uang internasional telah menjual saham China akibat tingkat valuasi yang naik ke level tertinggi sejak 2010 lalu dan penurunan pertumbuhan ekonomi China. Indeks Shanghai Composite menguat sebesar 84 persen selama 12 bulan terakhir telah melampaui setiap pasar utama lainnya di seluruh dunia. (izr)
Sumber: Bloomberg

Bursa AS Ditutup Melemah 0,9% Pasca Anjloknya Saham Jasa Kesehatan & Industri

BESTPROFIT FUTURES MALANG (1/4) - Bursa Saham AS berakhir melemah ditengah penurunan saham perusahaan pelayanan kesehatan dan industri yang sekaligus memangkas kenaikan kuartalan ke-9 secara beruntun pada Indeks Standard & Poor 500.

Indeks S&P 500 merosot 0.9% ke level 2,068.05 pukul 4 sore ini waktu New York yang sekaligus menandai kenaikan kuartalan terlama secara beruntun sejak 1998 silam. Sementara Indeks Nasdaq Composite melemah 0.9% dengan mencatat kenaikan kuartalan terpanjang secara beruntun yang pernah tercapai.

Indeks S&P 500 berayun rata-rata 1.1% diantara level terendahnya dalam sehari terakhir dan tertingginya dalam kuartal pertama yang juga merupakan pergerakan harian tertinggi sejak kuartal ke-2 di tahun 2012 lalu, menurut data dari Bloomberg. Indeks acuan tersebut mengalami penurunan sebesar 2.2% dari rekor yang tercatat pada 2 Maret kemarin dan termasuk diantara bursa dengan performa terburuk dari 24 bursa di negara maju sepanjang tahun 2015 ini. (bgs)

Sumber : Bloomberg

Kecemasan Hutang Yunani Kembali Hantam Bursa Saham Eropa di Sesi Penutupan

BESTPROFIT FUTURES MALANG (1/4) - Bursa Saham Eropa ditutup melemah menyusul rilis data yang bervariasi dan perdebatan dana talangan Yunani, sementara Bursa Saham Inggris gagal mendulang gain pasca rilis data pertumbuhan ekonomi.

Indeks FTSE 100 Inggris turun 1.72% ke level 6,773.04 poin.

Indeks DAX 30 Jerman anjlok 0.99% dengan ditutup di level 11,966.17 poin dan Indeks CAC 40 di Paris merosot 0.98% ke level 5,033.64 poin.

Sedangkan mata uang euro melemah $1.0740 dari level $1.0825 yang tercatat kemarin.

Deflasi Zona Eropa bulan Maret menurun, menurut rilis data pemerintah pada hari Selasa ini, sehingga berhasil meredam kecemasan bahwa perekonomian sedang menghadapi kecemasan yang serius setelah indeks harga konsumen mencatat penurunan pada bulan ke-4 secara beruntun.

Akan tetapi dengan situasi Yunani yang sedang mengalami krisis keuangan sekaligus hal pahit bagi mitra-mitra Eropa lainnya dan euro yang sedang mengalami penurunan tajam, para analis merasa khawatir jika krisis hutang baru di Zona Eropa dapat mempengaruhi perekonomian dunia. (bgs)

Sumber : AFP

Monday, 30 March 2015

Emas Berjangka Turun Tajam Dalam Tiga Pekan Terakhir

BESTPROFIT FUTURES MALANG (31/3) - Emas mengalami penurunan tertajam dalam tiga pekan terakhir pada tanda-tanda bahwa investor meninggalkan logam mulia meski pasca reli baru-baru ini.
Nilai lindung memangkas posisi beli ke level terendah sejak Desember 2013. Aset global pada emas ETP turun 56,6 metrik ton pada bulan Maret, yang tertajam dalam 15 bulan terakhir. Reli harga dalam dua pekan sebelumnya karena spekulasi bahwa suku bunga AS akan meningkat pada laju yang lebih lambat dari yang diharapkan sebelumnya.
Meskipun para otoritas The Fed memangkas outlook untuk suku bunga pinjaman di akhir tahun, investor berspekulasi bahwa para otoritas masih akan mengangkat suku bunga acuan mendekati nol guna mencegah inflasi dari lonjakannya seiring perekonomian yang mengalami rebound. Emas secara historis telah digunakan sebagai lindung nilai terhadap harga konsumen yang lebih tinggi.
Emas berjangka untuk pengiriman Juni turun 1,3% untuk menetap di level $ 1,185.30 per ons pada pukul 1:40 di New York Comex, yang merupakan penurunan tertajam sejak 6 Maret.
Indeks harga konsumen, yang tidak termasuk makanan dan bahan bakar, naik sebanyak  1,4% pada bulan Februari dari tahun sebelumnya, menurut angka Departemen Perdagangan menunjukkan pada Senin.(yds)
Sumber: Bloomberg

Indeks Topix Reli Melanjutkan Penguatan Kuartalan Terbesar dalam Dua Tahun

BESTPROFIT FUTURES MALANG (31/3) - Saham Jepang naik mengirim indeks Topix mencatat rally kuartalan paling tajam dalam dua tahun terakhir, seiring optimisme atas prospek stimulus China didukung penguatan saham global dan pelemahan yen mendorong sektor eksportir.

Indeks Topix naik sebesar 1,2 persen ke level 1,576.12 pukul 09:02 pagi di Tokyo, menuju penguatan kuartalan sebesar 12 persen, terbesar sejak kuartal pertama 2013 lalu. Indeks Nikkei 225 Stock Average naik sebesar 0,9 persen ke level 19,589.22. Sementara Yen, ditransaksikan pada level 120,06 per dolar pasca kemarin terkoreksi tajam dalam hampir tujuh pekan terakhir. Indeks ekuitas global rally sebesar 0,7 persen pada Senin kemarin pasca China mengumumkan langkah-langkah untuk merasangkan pertumbuhan pasar perumahan dan gubernur bank sentral China (PBOC) mengatakan para pembuat kebijakan dapat berbuat lebih banyak untuk mendukung pertumbuhan ekonomi terbesar kedua di dunia.

Euro melemah 0,5 persen terhadap dolar kemarin. Yunani, negara berhutang terbesar di Eropa, mengalami kebuntuan dalam pembicaraan dengan negara-negara kawasan euro dan Dana Moneter Internasional (IMF) terhadap persyaratan yang melekat untuk dana penyelamatan senilai 240 miliar euro ($ 260 milyar). Kebuntuan, membuat Yunani bergantung pada pinjaman Bank Sentral Eropa, yang beresiko mengarah ke default dalam beberapa pekan kedepan.

China memiliki ruang untuk bertindak, baik dengan menurunkan suku bunga dan pelonggaran langkah-langkah "kuantitatif", kepala Bank Rakyat China (PBOC) Zhou Xiaochuan mengatakan pada hari Minggu. China mengambil langkah Senin untuk mendukung pasar properti dengan menurunkan uang muka yang diperlukan dan memperpendek minimum holding period untuk pembebasan pajak penjualan untuk beberapa pemilik rumah. Indeks Shanghai Composite ditutup melonjak sebesar 2,6 persen kemarin.

Kontrak E-mini berjangka S&P 500 stagnan pasca indeks acuan menguat sebesar1,2 persen pada Senin kemarin di New York, mencatat reli dua hari pertama sejak 17 Februari lalu dan memperpanjang keuntungan kuartalan kesembilan. (izr)

Sumber: Bloomberg

Saham Asia Naik untuk Kuartal Terbaiknya dalam 3 Tahun Terakhir

BESTPROFIT FUTURES MALANG (31/3) - Saham Asia naik, dengan indeks acuan regional bersiap untuk kuartal terbaiknya dalam 3 tahun terakhir seiring China bergerak untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, mengirim penguatan saham Amerika Serikat dan Eropa dan mata uang yen melemah terhadap dolar.
Indeks MSCI Asia Pacific naik 0,6 % ke level 147,35 pada pukul 09:01 pagi waktu Tokyo, mengalami kenaikan kuartalan sebesar 6,9 %, yang merupakan kenaikan terbesarnya dalam 3 bulan pertama sejak tahun 2012. Bank sentral China mengumumkan langkah-langkah yang bertujuan untuk menghentikan penurunan pada saham properti setelah Gubernur Zhou Xiaochuan mengatakan bahwa pada akhir pekan lalu para pembuat kebijakan dapat melakukan lebih banyak untuk mendukung perekonomian terbesar di Asia. Indeks Shanghai Composite melonjak sebesar 17 % pada tahun ini sampai dengan kemarin dan Indeks Topix Jepang menguat sebesar 11 %.
Indeks Topix naik 1,2 % pada hari ini setelah kemarin yen turun 0,8 % terhadap dolar. Indeks Australia S & P / ASX 200 menguat 1,2 % dan Indeks NZX 50 Selandia Baru naik 0,2 %. Indeks Kospi Korea Selatan meningkat 0,7 %.
Kontrak pada Indeks FTSE China A50 naik 1,5 % pada sesi terbaru. Kenaikan saham China daratan pada tahun ini memicu ekspektasi pelonggaran kebijakan bank sentral, optimisme pemerintah tidak akan membiarkan pertumbuhan ekonomi jatuh pada tahun ini di bawah target 7 % dan terkait pemerintah mengurangi pembatasan pada penjualan properti. (knc)
Sumber : Bloomberg

Ekuitas AS Ditutup Menguat Ditengah Aktifitas Merger Perusahaan

BESTPROFIT FUTURES MALANG (31/3) - Saham AS ditutup menguat, melanjutkan kenaikan kuartalannya ditengah aktifitas merger sejumlah perusahaan dan optimisme bank sentral optimis yang akan mendukung pertumbuhan global.
Indeks Standard & Poor 500 menguat 1,2% menjadi 2,086.22 pada 04:00 sore di New York, mempertahankan kenaikan kuartalan beruntun terpanjang sejak tahun 1998. Dengan kenaikan sebesar 0,2% pada hari Jumat, indeks tersebut menyelesaikan gain back-to-back pertama setelah 28 hari , menurun tajam sejak 1994 silam.
Ketua Federal Reserve Janet Yellen pada hari Jumat kemarin menyatakan bahwa Bank Sentral AS di tahun ini diperkirakan akan menaikkan suku bunga dengan kenaikan selanjutnya dilakukan secara bertahap tanpa mengikuti prediksi yang ada. Sementara Gubernur Bank Sentral China menyatakan bahwa pemerintahnya dapat melakukan upaya yang lebih guna mendukung pertumbuhan ekonomi di China.
Laba kuartal pertama untuk perusahaan S&P 500 diperkirakan menurun untuk pertama kalinya sejak tahun 2009. Perusahaan akan melihat kontraksi 5,8% untuk periode tiga bulan, menurut perkiraan ekonom yang dihimpun oleh Bloomberg. Perkiraan pertumbuhan Laba untuk kuartal yang positif sejak Januari, data menunjukkan.(yds)
Sumber: Bloomberg

Bursa Saham AS Sesi 1 Menguat 1% Ditengah Aktifitas Merger Sejumlah Perusahaan

BESTPROFIT FUTURES MALANG (31/3) - Bursa Saham AS sesi 1 menguat dengan memperpanjang kenaikan kuartalannya ditengah aktifitas merger sejumlah perusahaan dan optimisme bank sentral yang akan mendukung petumbuhan ekonomi global.

Indeks S&P 500 menguat 1% ke level 2,082.02 pukul 11:57 siang ini waktu New York. Kuartal pertama ini indeks acuan tersebut mengalami kenaikan sebesar 1.1% yang sekaligus mempertahankan kenaikan kuartalannya terpanjangnya secara beruntun sejak 1998 silam. Sementara Indeks Dow Jones Industrial Average naik 264.69 poin atau 1.5% ke level 17,977.35. Sedangkan Indeks Nasdaq Composite menguat 0.8%.

Ketua Federal Reserve Janet Yellen pada hari Jumat kemarin menyatakan bahwa Bank Sentral AS di tahun ini diperkirakan akan menaikkan suku bunga dengan kenaikan selanjutnya dilakukan secara bertahap tanpa mengikuti prediksi yang ada. Sementara Gubernur Bank Sentral China menyatakan bahwa pemerintahnya dapat melakukan upaya yang lebih guna mendukung pertumbuhan ekonomi Negeri Tirai Bambu tersebut. (bgs)

Sumber : Bloomberg

Sunday, 29 March 2015

Harga Minyak Mentah Melorot, Tetap Naik Mantap dalam Seminggu


BESTPROFIT FUTURES MALANG (30/3) - Harga minyak mentah di bursa komoditas Amerika Serikat pada akhir perdagangan Sabtu dini hari akhirnya anjlok, menyerah kalah setelah sempat mengalami peningkatan hingga mencapai 5 minggu tertinggi pada perdagangan sebelumnya  (30/3). Harga minyak mentah anjlok tajam dan menghapuskan seluruh kenaikan yang terjadi pada hari sebelumnya karena para pelaku pasar mulai fokus pada usaha penyelesaian perjanjian nuklir Iran dengan Barat.
Jumlah pengeboran minyak mentah di Amerika Serikat turun 12rigs minggu lalu menjadi hanya 813 rigs. Jumlah tersebut merupakan yang paling kecil sejak bulan Desember lalu. Dengan penurunan yang terjadi pekan lalu jumlah pengeboran minyak mentah di Negeri Paman Sam telah mengalami penurunan selama 16 minggu berturut-turut.
Sebelumnya harga minyak mentah mengalami kenaikan tajam sebesar 5 persen pada penutupan perdagangan Jumat dini hari di tengah kekhawatiran bahwa konflik di Yaman akan mengakibatkan gangguan pasokan. Akan tetapi para pelaku pasar berpendapat bahwa Yaman hanya negara eksportir yang tidak terlalu signifikan sehingga potensi gangguan hanya akan berdampak minim.
Harga minyak mentah berjangka jenis WTI untuk kontrak Mei yang merupakan kontrak paling aktif saat ini ditutup anjlok tajam. Harga berakhir turun sebesar 5 persen dan ditutup pada posisi 48,87 dollar per barel. Sepanjang minggu harga minyak mentah masih tampak membukukan kenaikan sebesar 5,48 persen, kenaikan mingguan kedua berturut-turut.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga minyak mentah jenis WTI kontrak paling aktif pada perdagangan hari ini akan kembali mengalami pelemahan meskipun terbatas. Secara teknikal rally harga minyak saat ini masih berada dalam kondisi bullish lemah. Tekanan yang berpotensi koreksi mulai terjadi.
Untuk perdagangan hari ini harga minyak mentah WTI kontrak April diperkirakan akan mengalami level resistance di 50,00 dollar. Resistance selanjutnya ada di 52,00 dollar. Jika terjadi pergerakan retreat sehingga harga melemah support akan ditemui pada posisi 46,00 dollar dan 44,00 dollar.

Sumber : Vibiznews

Melihat Peluang Besar, Korsel Daftar Jadi Anggota Pendiri AIIB

BESTPROFIT FUTURES MALANG (30/3) - Mengikuti keputusan 4 negara maju dari Barat pada pekan ini. pada hari Kamis (27/3/2015) kemarin, Korea Selatan (Korsel) memutuskan akan bergabung juga dengan Asian Infrastructure Investment Development Bank (AIIB) sebagai salah satu calon anggota pendiri bank yang diketuai oleh Tiongkok tersebut.
Sekedar mengingatkan, AIIB adalah bank yang dibentuk secara khusus untuk membiayai proyek infrastruktur negara-negara yang berada di Asia. AIIB ini pun sering disebut-sebut sebagai rival Bank Dunia milik Amerika Serkat (AS) dan Asian Development Bank (ADB) milik Jepang. Kementerian Strategi dan Keuangan Korsel mengatakan dalam sebuah pernyataan menyampaikan bahwa pemerintah Korsel akan menandatangani perjanjian tersebut dalam bentuk formal sekitar Juni mendatang.
Menurut ADB, permintaan pendanaan untuk proyek infrastruktur di Asia diperkirakan akan mencapai $ 730.000.000.000 per tahun hingga tahun 2020 mendatang. Dengan demikian, AIIB yang bertujuan untuk memperkuat kerjasama ekonomi dan keuangan antara negara-negara di kawasan ini akan menjadi bank pelopor pembangunan ekonomi di Asia.
Korsel melihat ada sebuah peluang yang cukup besar bagi negaranya apabila bergabung sebagai calon anggota pendiri AIIB. Para pejabat tinggi Korsel menilai dengan bergabung di AIIB, maka perusahaan-perusahaan di Korsel memilik peluang yang lebih besar untuk berpartisipasi dalam proyek-proyek infrastruktur Asia seperti bidang konstruksi, komunikasi, dan transportasi.
AIIB sendiri diharapkan akan resmi didirikan pada akhir 2015, dengan modal setoran awal sebesar 50 miliar dollar AS dan modal dasar sebesar 100 miliar dolar. Tercatat hingga hari ini sudah 21 (dua puluh satu) negara, termasuk Tiongkok, India dan Singapura, telah menandatangani nota kerjasama ini di Beijing pada bulan Oktober 2014 lalu, sedangkan 6 (enam) negara lainnya, termasuk Indonesia dan Arab Saudi, baru bergabung pada bulan ini.

Sumber : Vibiznews

Kekuatan Ekonomi Singapura Mulai Lemah, Data Makro Terkini Buruk

BESTPROFIT FUTURES MALANG (30/3) - Singapura dikenal dengan julukan Macan Asia, karena memiliki pendapatan tinggi dan terkaya di Asia. Ekonomi Negeri Singa Putih ini sangat ramah dengan bisnis dan dianggap yang terbaik sebagai pusat keuangan.Namun sayang, hal tersebut kurang tercermin dari rilis data ekonomi lokal yang keluar untuk bulan Februari lalu.
Pasalnya, harga produsen di Singapura di bulan Februari tercatat alami kenaikan yang lebih lambat dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Pada Februari lalu harga produsen di negara ini hanya mampu naik 2,4 persen, sedangkan di bulan Januari naik 3,4 persen. Indeks harga pasokan domestik bulan Februari naik 5,3 persen dari bulan sebelumnya, kontras dengan penurunan yang terasa di bulan Januari sebesar 6,3 persen.
Dalam laporan terpisah, kantor statistik Singapura juga telah merilis angka indeks harga impor untuk bulan Februari. Harga impor turun 13,8 persen (yoy) pada bulan Februari, lebih lambat dari pertumbuhan sebesar 17,4 persen di bulan sebelumnya. Sebagai informasi, harga impor di Singapura memang telah jatuh sejak Juni tahun lalu.
Sementara itu, harga ekspor turun pada laju terburuknya di bulan Februari. Harga ekspor di Singapura tercatat turun 7,5 persen (yoy) menyusul penurunan 10,0 persen pada Januari. Sedangkan pada basis bulanan, baik harga impor maupun harga ekspor, keduanya meningkat sebesar 4,5 persen dan 2,7 persen pada bulan Februari.
Sekedar mengingatkan bahwa rilis data ekonomi lokal yang mengecewakan dari negara ini bukan hanya terkait harga produsen yang baru saja diumumkan. Namun, tingkat produksi industri negara ini di bulan Februari juga  menunjukkan penurunan yang melampaui ekspektasi. Produksi industri di Singapura tercatat turun sebesar 3,6 persen jika dibandingkan dengan tahun lalu, berbeda dengan kenaikan sebesar 1,3 persen yang berhasil diraih pada Januari.

Sumber : Vibiznews

Saham Asia Turun, Pangkas Kenaikan Kuartalan Terbesarnya Sejak 2013

BESTPROFIT FUTURES MALANG (30/3) - Saham Asia turun pada hari ketiga beruntun, memangkas kenaikan kuartalan terbesar untuk indeks acuan regional sejak 2013 lalu, diikuti saham energi dan material memimpin penurunan.
Indeks MSCI Asia Pacific turun 0,3 % ke level 146,2 pada pukul 9:05 pagi waktu Tokyo, memangkas kenaikan sebesar 6 % sejak 31 Desember lalu. Kenaikan dalam ekuitas global mendorong valuasi pada pekan lalu ke level tertingginya dalam 5 tahun terakhir, dengan pasar perdagangan di China, Jepang dan Eropa bersiap untuk reli lebih dari 10 % pada kuartal pertama.
Indeks Topix Jepang melemah 0,1 %. Indeks Kospi Korea Selatan menguat 0,3 %, dan Indeks NZX 50 Selandia Baru turun 0,3 %.
Indeks Australia S & P / ASX 200 merosot 1,2 %. Perusahaan Caltex Australia Ltd memimpin penurunan, anjlok sebesar 9,7 % setelah Perusahaan Chevron Corp menjual sahamnya sebesar 50 % pada pemasok bahan bakar terbesar di negara tersebut. (knc)
Sumber : Bloomberg

Indeks Topix Jepang Berfluktuatif Pasca Catat Pekan Terburuk Sejak Januari

BESTPROFIT FUTURES MALANG (30/3) - Indeks Topix Jepang berayun antara keuntungan dan kerugian pasca catat penurunan mingguan pertama dalam lebih dari dua bulan terakhir. Saham produsen makanan meningkat sementara saham energi terkoreksi.
Indeks Topix turun kurang dari 0,1 persen ke level 1,552.18 pukul 09:02 pagi di Tokyo pasca naik sebanyak 0,1 persen. Indeks anjlok sebesar 1,8 persen dalam lima hari  terakhir pada pekan lalu, penurunan mingguan terbesar sejak awal Januari lalu. Indeks Nikkei 225 Stock Average naik 0,1 persen ke level 19,300.78 hari ini. Indeks Standard & Poor 500 naik sebesar 0,2 persen pada hari Jumat, menghentikan kerugian selama empat hari terakhir, mengakhiri reli di saham teknologi.
Indeks Topix sebesar 2,5 persen pada hari Kamis dan Jumat menjelang akhir tahun keuangan Jepang pada 31 Maret mendatang. Sementara itu penguatan indeks tahun 2015 telah berkurang sebesar 10 persen. Namun, kinerja indeks tetap menjadi yang terbaik diantara saham Asia tahun ini, karena pembelian obligasi oleh bank sentral dan masuknya dana  pensiun sebesar $1.1 trilun mengirim saham menguat tajam.
Produksi industri Jepang turun sebesar 3,4 persen pada Februari lalu dibandingkan bulan sebelumnya, menurut data yang dirilis oleh pemerintah hari ini. Ekonom yang disurvei oleh Bloomberg memperkirakan penurunan sebesar 1,9 persen. (izr)
Indeks Topix ditransaksikan 17 kali estimasi laba pada pekan lalu, dibandingkan dengan 17,4 untuk indeks S&P 500. (izr)
Sumber: Bloomberg

Thursday, 26 March 2015

Emas Pangkas Kenaikan Pasca Aksi Penyerangan di Yaman

BESTPROFIT FUTURES MALANG (27/3) - Emas pangkas kenaikan setelah mencapai level 3 ½ minggu tertinggi pada hari Kamis, setelah reaksi pergerakan harga karena meningkatnya ketegangan di Timur Tengah dapat menurunkan saham-saham dan mendorong para investor dalam aset sebagai berisiko rendah, seperti obligasi bullion dan Jerman.
Perak naik hampir 3 % ke level tertingginya dalam lebih dari lima minggu terakhir sebelum mencapai level tertinggi nya.
Bursa saham di seluruh dunia melemah dan harga minyak melonjak setelah Arab Saudi dan sekutunya melakukan serangan udara di Yaman yang memicu kekhawatiran pengiriman energi ke Timur Tengah yang mungkin beresiko. Sementara Wall Street kemudian mengalami pemulihan.
Mata uang dolar sebelumnya turun terhadap euro tetapi pulih kembali di perdagangan New York karena para pembuat kebijakan melihat bank sentral lebih menguntungkan bagi mata uang AS.
Spot emas mencapai puncaknya di level $ 1,219.40 per ons, sebelum diperdagangkan naik sebesar 0,6 % ke level $ 1,195.25 pada pukul 2:47 siang waktu setempat. Emas untuk pengiriman bulan April naik $ 7,80 per ons untuk menetap di level $ 1,204.80.
Emas menuju kenaikan pada sesi ketujuh, yang merupakan kenaikan beruntun terpanjangnya sejak Agustus 2012 lalu. (knc)
Sumber : Reuters

Aksi Selloff Kirim Indeks Topix Dibuka Melemah

BESTPROFIT FUTURES MALANG (27/3) - Indeks Topix Jepang jatuh, melanjutkan aksi jual terbesar dalam hampir tiga bulan terakhir, karena sebagian besar perusahaan yang diperdagangkan tanpa hak atas pembayaran dividen berikutnya dan rilis data menunjukkan tingkat inflasi terhenti pada bulan Februari lalu.
Indeks Topix merosot sebesar 0,5 persen ke level 1,561.18 pukul 09:02 pagi di Tokyo. Indeks catat pelemahan sebesar 1,5 persen kemarin, terbesar sejak 6 Januari lalu, dan menuju penurunan mingguan pertama dalam lebih dari dua bulan terakhir. Indeks Nikkei 225 Stock Average turun sebesar 0,2 persen pagi ini ke level 19,429.36. Yen stagnan pada level 119,22 per dolar setelah menguat sebesar 0,3 persen pada hari Kamis kemarin pasca Arab Saudi dan sekutunya melancarkan serangan udara di ibukota Yaman. Indeks Standard & Poor 500 turun untuk hari keempat.
Lebih dari 1.440 dari 1.858 saham pada indeks Topix ditransaksikan tanpa hak mendapatkan deviden hari ini. Yang menyumbang penurunan indeks Topix sebanyak 12,8 poin dari hari ini, data Bloomberg menunjukkan.
Harga konsumen tidak termasuk makanan segar naik sebesar 2 persen dari awal tahun hingga bulan lalu, kenaikan kurang dari estimasi ekonomi sebesar 2,1 persen, menurut data yang dirilis biro statistik hari ini. Ini akibat dampak kenaikan pajak penjualan April lalu, laju inflasi Jepang tidak mengalami perubahan dari bulan lalu.
Data yang menunjukkan tingkat pengangguran turun menjadi 3,5 persen, sesuai dengan perkiraan ekonom dan turun dari 3,6 persen bulan sebelumnya. rasio pelamar pekerjaan meningkat menjadi 1,15, pembacaan tertinggi dalam 23 tahun terakhir.
Saham perusahaan eksplorasi energi memimpin kenaikan pada indeks Topix hari ini pasca harga minyak mentah melonjak pada Kamis kemarin pasca Arab Saudi melancarkan serangan udara terhadap pemberontak Syiah di Yaman, berusaha untuk menopang pemerintahan sekutu untuk mempertahankan benteng terakhir yang tersisa. Yaman telah muncul sebagai ladang minyak terbaru yang tengah diperebutkan antara Iran dan Arab Saudi, eksportir minyak utama dunia.
Kontrak E-mini berjangka S&P 500 naik 0,1 persen pasca indeks acuan merosot sebesar 0,2 persen pada Kamis kemarin di New York untuk menghapus keuntungan tahun ini. Penurunan saham perusahaan konsumen dan transportasi bebani rebound saham teknologi. (izr)
Sumber: Bloomberg

Saham Asia Bergerak Turun Untuk Hari Kedua

BESTPROFIT FUTURES MALANG (27/3) - Saham Asia bergerak turun pada hari kedua, merupakan penurunan harian terbesar dalam hampir dua bulan terakhir, yang dipimpin oleh pelemahan saham industri dan sebagian ekuitas Jepang ditransaksikan tanpa hak pembayaran dividend.
Indeks MSCI Asia Pacific turun 0,2 % ke level 147,10 pukul 09:05 pagi di Tokyo. Indeks tersebut menuju penurunan 0,3 % pekan ini setelah kemarin melemah 1,1 %. Sementara ekuitas AS mengalami penurunan untuk hari keempat, dengan indeks Standard & Poor 500 menghapus gain tahun ini, di tengah kekhawatiran kenaikan saham menjelang prospek ekonomi dan keuntungan perusahaan.
Indeks Topix Jepang turun sebesar 0,4 %. Lebih dari 1.440 dari 1.858 perusahaan dalam perdagangan di indeks dari hari tanpa hak untuk pembayaran dividen berikutnya, menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg. (vck)
Sumber: Bloomberg

Indeks S&P 500 Ditutup Turun, Menghapus Kenaikan Tahun 2015

BESTPROFIT FUTURES MALANG (27/3) - Saham AS turun pada hari keempat, yang merupakan penurunan terpanjangnya sejak Januari lalu, diikuti saham transportasi yang dibayangi perusahaan teknologi mengalami rebound. Sementara obligasi juga mengalami penurunan di tengah menurunnya permintaan pelelangan, sedangkan minyak mentah naik seiring Arab Saudi mengebom sasaran di Yaman.

Indeks Standard & Poor 500 melemah 0,2 % pada pukul 16:00 sore waktu New York, menghapus kenaikan pada tahun 2015. Indeks tersebut berfluktuasi antara keuntungan dan kerugian sepanjang sesi setelah sebelumnya turun sebesar 0,8 %. Indeks Stoxx Europe 600 merosot 0,9 %. Imbal hasil obligasi tenor 10 tahun catat penguatan sebesar 8 basis poin menjadi 2 %. Indeks Spot Dollar Bloomberg menguat 0,3 %. Minyak mentah AS naik pada hari kelima, dan emas menguat sebesar 0,7 % pada laju kenaikan di antara logam.

Indeks S & P 500 telah jatuh sebesar 2,5 % pada minggu ini, turun 0,1 % untuk tahun ini, karena data manufaktur penjualan rumah mengalami penurunan menimbulkan kekhawatiran bahwa pertumbuhan ekonomi mungkin melambat menurut para analis dan pada saat yang sama juga analis memperkirakan kontraksi pertama dalam laba kuartalan sejak 2009. Yaman melakukan perlawanan terhadap Iran dan Arab Saudi, sebagai eksportir minyak utama dunia. (knc)

Sumber : Bloomberg

Bursa Saham Eropa Ditutup Melemah 0,9% Ditengah Ketegangan Timur Tengah

BESTPROFIT FUTURES MALANG (27/3) - Bursa Saham Eropa mencatat penurunan tajam pada hari ke-2 dalam kurun waktu hampir 3 bulan terakhir ditengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.

Indeks Stoxx 600 tergelincir 0.9% ke level 394.54 pada sesi penutupan perdagangan saham menyusul Arab Saudi dan para sekutunya yang telah menyerang para pemberontak di Yemen. Bursa Saham Benua Biru sempat memangkas penurunan sebesar 1.8% diakhir sesi perdagangan saham. Sepanjang tahun ini acuan saham Eropa tersebut berada pada laju penurunan mingguan tertajamnya setelah naik 0.4% dari rekornya. Sementara saham-saham perusahaan produsen energi membalikkan gain setelah timbulnya kekhawatiran mengenai meningkatnya ketidakstabilan di Timur Tengah yang telah menyebabkan kenaikan harga minyak.

Sepanjang tahun 2015 ini Indeks Stoxx 600 telah reli sebesar 18% terkait optimisme bahwa stimulus dari ECB (European Central Bank) akan memulihkan perekonomian kawasan tersebut. Sementara itu, serangan terhadap para pemberontak Syiah di Yemen menandai sebuah eskalasi ketegangan di Iran yang dikenal sebagai salah satu negara pengekspor minyak terbesar di dunia. Sedangkan minyak sendiri naik sebesar 3.1% dengan sempat memangkas gain awal sebesar 6.6%.

Saham-saham jasa penerbangan melemah ditengah meningkatnya harga minyak. Saham International Consolidated Airlines Group SA turun 3.4%, Deutsche Lufthansa AG anjlok 2.9% dan Air France-KLM Group turun 1.3%. (bgs)

Sumber : Bloomberg

Wednesday, 25 March 2015

Data Kepercayaan Bisnis Jerman Angkat Emas Mencapai Level 2 1/2 Pekan Tertinggi

BESTPROFIT FUTURES MALANG (26/3) - Emas mencapai level 2 ½ minggu tertinggi pada hari Rabu, naik untuk sesi keenam seiring meningkatnya data kepercayaan bisnis Jerman dapat mendorong penguatan mata uang euro terhadap dolar, dan meredanya ekspektasi untuk kenaikan suku bunga AS.
Euro naik 0,4 % terhadap mata uang AS setelah menurut survei terhadap kepercayaan bisnis Jerman memicu ekspektasi bahwa pemulihan ekonomi zona euro meningkat, memperpanjang kenaikan setelah barang tahan lama AS secara tak terduga menurun.
Spot emas naik 0,3 % ke level $ 1,196.35 per ounce pada pukul 2:52 siang waktu setempat, setelah sebelumnya menyentuh level $ 1,199.70, yang merupakan level tertingginya sejak 6 Maret lalu. Emas berjangka AS pengiriman bulan April naik $ 5,60 per ons  atau 0,5 %, untuk menetap di level $ 1.197.
Spot perak naik 5 % ke level $ 16,96 per ons setelah sebelumnya menguat ke level 5 pekan tertinggi di level $ 17,11. (knc)
Sumber : Reuters

Indeks Topix Menuju Penurunan Terbesar dalam Tujuh Pekan

BESTPROFIT FUTURES MALANG (26/3) - Saham jepang merosot mengirim indeks Topix menuju kerugian terbesar dalam tujuh pekan terakhir pasca aksi selloff saham teknologi AS.
Indeks Topix merosot sebesar 0,8 persen ke level 1,580.03 pukul 09:03 pagi di Tokyo, 31 saham dari 33 sub industri mengalami koreksi. Indeks Nikkei 225 Stock Average turun sebesar 0,7 persen ke level 19,610.07. Yen ditransaksikan pada level 119,49 per dolar pasca menguat sebesar 0,2 persen pada Rabu kemarin pasca data menunjukkan penurunan tak terduga dalam pesanan barang tahan lama Amerika yang mendorong beberapa ekonom untuk menurunkan prakiraan pertumbuhan ekonomi AS untuk kuartal pertama. Indeks Standard & Poor 500 turun tajam dalam dua pekan terakhir.
Tingkat pesanan untuk barang yang dapat bertahan setidaknya dalam tiga tahun turun 1,4 persen pada Februari. Para ekonom memperkirakan tingkat pesanan naik sebesar 0,2 persen.
Ekonom di JPMorgan Chase & Co memangkas perkiraan mereka untuk Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal pertama pasca laporan manufaktur ke level 1,5 persen kecepatan tahunan dari 2 persen. The Federal Reserve Bank of Atlanta juga menurunkan proyeksi pertumbuhan tahunan pada kuartal pertama menjadi 0,2 persen dari 0,3 persen, menurut website-nya.
Kontrak E-mini berjangka Indeks S&P 500 naik sebesar 0,1 persen pasca indeks saham acuan turun sebesar 1,5 persen pada Rabu di New York seiring aksi jual saham semi-konduktor menyebar ke pasar yang lebih luas. Indeks Nasdaq Composite Index turun 2,4 persen, terbesar dalam 11 bulan terakhir. (izr)
Sumber: Bloomberg