BESTPROFIT FUTURES MALANG (10/4) - Bursa Saham Asia mencatat kenaikan
mingguan, setelah kemarin indeks acuan tersebut ditutup pada level
tertingginya dalam kurun waktu 7 tahun terakhir ditengah Indeks Nikkei
225 Stock Average mencapai level 20,000 untuk pertama kalinya sejak 15
tahun terakhir.
Indeks MSCI Asia Pacific tergelincir 0.2% ke
level 151.60 pukul 9:14 pagi ini waktu Tokyo. Pekan ini indeks acuan
Saham Asia mencatat kenaikan sebesar 2.5%. Sementara Indeks Nikkei 225
stagnan di level 19,938.08 setelah sempat mencapai level 20,000 untuk
pertama kalinya sejak April 2000 silam. Sedangkan Indeks Hang Seng
melonjak pada pekan ini ditengah permintaan saham dari investor China
setelah adanya penurunan valuasi pada Bursa Hong Kong telah mencapai
level tertingginya sejak 2011 lalu dan otoritas China memudahkan bagi
dana domestik untuk menggunakan link bursa lintas batas.
Kemarin
Indeks Hang Seng China Enterprises atau Indeks H-share melonjak 2.6%
seklaigus ditutup pada level tertingginya sejak November 2010 lalu,
meski Indeks Shanghai Composite turun untuk pertama kalinya dalam 6 hari
terakhir. Hari ini ekuitas China akan masih fokus pada rilis data
indeks harga konsumen dan produsen. (bgs)
Sumber : Bloomberg
Thursday, 9 April 2015
Indeks Nikkei 225 Menguat untuk Pertama Kalinya Diatas Level 20.000
BESTPROFIT FUTURES MALANG (10/4) - Indeks
Nikkei 225 Stock Average Jepang naik di atas level 20.000 untuk pertama
kalinya dalam 15 tahun terakhir, dipicu oleh penguatan saham Fast
Retailing Co. setelah Uniqlo penjualan pakaian meningkatkan prediksi
laba.
Indeks Nikkei 225 naik
0,3 % ke level 20.006 pada pukul 09:08 pagi waktu Tokyo, menuju
penutupan tertingginya sejak 14 April tahun 2000 silam. Saham Fast
Retailing menguat 3,1 %, memacu kenaikan terbesarnya pada saham Jepang,
setelah diperkirakan meningkatnya laba bersih sebesar 20 %. Indeks Topix
naik 1,596.19 % ke level 1,596.41, menuju kenaikan mingguan sebesar 2,1
%. Sementara itu, Yen diperdagangkan pada level 120,61 per dolar
setelah kemarin melemah 0,4 % seiring meningkatnya angka pekerjaan AS
mendorong penguatan dolar.
Saham Fast Retailing
menaikkan perkiraan kenaikan tahunan sebesar 20 % menjadi 120 miliar yen
($ 998 juta), memicu kenaikan penjualan domestik maupun internasional.
Nomura mengatakan akan mendorong prospek untuk tingkat pengecer,
sahamnya harus mencapai ¥ 55.000 dalam 12 bulan. Kemarin saham tersebut
ditutup pada level ¥ 48.500.
Yen melemah terhadap
dolar setelah data menunjukkan klaim pengangguran AS menurun dalam 4
pekan terakhir dibandingkan dalam hampir 15 tahun. Data tersebut dirilis
setelah jeda sehari dari pertemuan terakhir Federal Reserve yang
mengumumkan kenaikan suku bunga pertama sejak 2006 pada tahun ini. (knc)
Sumber : Bloomberg
Saham AS Menguat Setelah Saham Energi Mengalami Reli
BESTPROFIT FUTURES MALANG (10/4) - Saham-saham
AS naik setelah perusahaan energi menguat di tengah rebound dalam
minyak mentah, mengimbangi hasil kuartalan dari perusahaan Alcoa Inc.
dan Bed Bath & Beyond Inc. yang mengecewakan investor.
Indeks S&P 500 menguat 0,4% ke level
2,091.09 pada pukul 04:00 sore di New York, sebelumnya indeks tersebut
diperdagangkan di sekitar harga rata-rata selama 50 hari terakhir.
Pada hari Rabu kemarin, indeks S&P
500 naik setelah risalah dari pertemuan terakhir Federal Reserve
menunjukkan para pejabat terbagi mengenai apakah mereka akan menaikkan
suku bunga pada bulan Juni mendatang. Indeks acuan telah turun 1,3% dari
rekor yang dicapai pada 2 Maret yang lalu di tengah kekhawatiran
penguatan dolar dan penurunan harga minyak akan menurunkan
keuntungan.(frk)
Sumber: Bloomberg
Wednesday, 8 April 2015
Dolar Pangkas Penurunan Pasca The Fed Rilis Risalah Pertemuan
BESTPROFIT FUTURES MALANG (9/4) - Dolar
pangkas penurunan setelah Federal Reserve merilis risalah hasil
pertemuannya yang menunjukkan para pembuat kebijakan pada bulan lalu
terbagi mengenai apakah mereka akan menaikkan suku bunga pada bulan Juni
mendatang.
Indeks
greenback tergelincir setelah mengalami gain dalam dua hari sebelum
rilis risalah The Fed, yang menunjukkan perdebatan internal yang terjadi
sebelum angka payroll yang mengecewakan baru-baru ini. Pelemahan yang
tersembunyi di pasar tenaga kerja memberikan alasan pendekatan bertahap
untuk pengetatan, Gubernur The Fed Jerome Powell mengatakan pada hari
Rabu.
Bloomberg
Dollar Spot Index, yang melacak mata uang AS terhadap 10 mata uang
utama, turun 0,1% ke level 1,192.15 pada pukul 02:04 siang di New York.
Indeks tersebut turun sebanyak 0,6%.(frk)
Sumber: Bloomberg
Bursa Asia Dibuka Berfluktuasi Ditengah Kenaikan Saham Kesehatan & Penurunan Energi
BESTPROFIT FUTURES MALANG (9/4) - Bursa Saham Asian berfluktuasi di sesi
pembukaan, indeks acuan tersebut diperdagangkan mendekati level
tertingginya sejak 2008 silam. Saham perusahaan sektor kesehatan
mendulang gain, sedangkan saham perusahaan energi melemah.
Indeks MSCI Asia Pacific tergelincir 0.1% ke level 150.96 pukul 9:18 pagi ini waktu Tokyo. Kemarin indeks acuan regional tersebut naik ke level tertingginya sejak Juni 2008 silam setelah Saham-saham perusahaan China yang terdaftar di Bursa Hong Kong melonjak. Sementara itu, Indeks Standard & Poor 500 menguat 0.3% setetlah rilis hasil pertemuan FOMC Federal Open Market Committee tanggal 17-18 Maret kemarin memberikan sinyal bahwa The Fed terpecah terkait kenaikan suku bunga AS yang rencana akan dilakukan pada Juni mendatang.
Indeks Topix sedikit berubah. Indeks Kospi Korea Selatan menguat 0.2%. Indeks S&P/ASX 200 Australia dan Indeks NZX 50 Selandia Baru stagnan.
Indeks Hang Seng China Enterprises atau Indeks H-share pada hari Rabu kemarin melonjak 5.8% sekaligus menembus level tertingginya sejak April 2011 lalu. (bgs)
Sumber : Bloomberg
Indeks MSCI Asia Pacific tergelincir 0.1% ke level 150.96 pukul 9:18 pagi ini waktu Tokyo. Kemarin indeks acuan regional tersebut naik ke level tertingginya sejak Juni 2008 silam setelah Saham-saham perusahaan China yang terdaftar di Bursa Hong Kong melonjak. Sementara itu, Indeks Standard & Poor 500 menguat 0.3% setetlah rilis hasil pertemuan FOMC Federal Open Market Committee tanggal 17-18 Maret kemarin memberikan sinyal bahwa The Fed terpecah terkait kenaikan suku bunga AS yang rencana akan dilakukan pada Juni mendatang.
Indeks Topix sedikit berubah. Indeks Kospi Korea Selatan menguat 0.2%. Indeks S&P/ASX 200 Australia dan Indeks NZX 50 Selandia Baru stagnan.
Indeks Hang Seng China Enterprises atau Indeks H-share pada hari Rabu kemarin melonjak 5.8% sekaligus menembus level tertingginya sejak April 2011 lalu. (bgs)
Sumber : Bloomberg
Penguatan Bursa Jepang di Sesi Pembukaan Dibayangi Hasil Pertemuan The Fed
BESTPROFIT FUTURES MALANG (9/4) - Bursa Saham Jepang dibuka menguat pada
hari ke-3 setelah rilis hasil pertemuan Federal Reserve dari pertemuan
terakhirnya menunjukkan bahwa Bank Sentral AS tersebut terpecah terkait
waktu kenaikan suku bunga AS.
Indeks Topix menguat 0.3% ke level 1,592.55 pukul 9:01 pagi ini waktu Tokyo, dengan 27 dari 33 grup industri mencatatkan kenaikan. Sementara Indeks Nikkei 225 Stock Average menguat 0.3% ke level 19,850.30.
Hasil pertemuan The Fed menunjukkan mereka terpecah terkait waktu untuk menaikkan suku bunga yang rencana akan dilakukan pada Juni mendatang atau di tahun 2016. Pertemuan tersebut diselenggarakan menjelang rilis data payroll yang menunjukkan penurunan tajam dari perkiraan sebelumnya.
Sementara dolar reli setelah rilis hasil pertemuan The Fed yang kemarin sempat menghapus gain terhadap yen setelah BOJ (Bank of Japan) mempertahankan rekor stimulus. Sedangkan yen diperdagangkan di level 120.12 per dolar. (bgs)
Sumber : Bloomberg
Indeks Topix menguat 0.3% ke level 1,592.55 pukul 9:01 pagi ini waktu Tokyo, dengan 27 dari 33 grup industri mencatatkan kenaikan. Sementara Indeks Nikkei 225 Stock Average menguat 0.3% ke level 19,850.30.
Hasil pertemuan The Fed menunjukkan mereka terpecah terkait waktu untuk menaikkan suku bunga yang rencana akan dilakukan pada Juni mendatang atau di tahun 2016. Pertemuan tersebut diselenggarakan menjelang rilis data payroll yang menunjukkan penurunan tajam dari perkiraan sebelumnya.
Sementara dolar reli setelah rilis hasil pertemuan The Fed yang kemarin sempat menghapus gain terhadap yen setelah BOJ (Bank of Japan) mempertahankan rekor stimulus. Sedangkan yen diperdagangkan di level 120.12 per dolar. (bgs)
Sumber : Bloomberg
Saham AS Menguat Pasca Risalah The Fed Terkait Suku Bunga
BESTPROFIT FUTURES MALANG (9/4) - Saham-saham
AS naik setelah risalah dari pertemuan terakhir Federal Reserve
menunjukkan bahwa pejabat The Fed terbagi mengenai waktu kenaikan suku
bunga.
Nasdaq
Bioteknologi Index melonjak setelah Mylan NV menawarkan untuk membeli
Perrigo Co. sebesar $ 28.9 miliar. Sementara itu saham Chevron Corp. dan
Exxon Mobil Corp. jatuh setidaknya 1,7% seiring harga minyak melemah
setelah data menunjukkan persediaan minyak mentah AS tumbuh melebihi
perkiraan pada pekan lalu. Saham Alcoa Inc. naik 1,9% sebelum melaporkan
laba setelah pasar saham ditutup.
Indeks
S&P 500 naik 0,3% ke level 2,081.84 pada pukul 16:00 sore di New
York. Indeks Nasdaq Composite naik 0,8%, dikarenakan reli dalam saham
biotek untuk hari kedua.
Para
pembuat kebijakan The Fed pada bulan lalu terbagi mengenai apakah
mereka akan menaikkan suku bunga pada bulan Juni mendatang, perdebatan
yang terjadi sebelum angka payroll yang mengecewakan baru-baru ini,
menurut hasil risalah Federal Open Market Committee tanggal 17-18 Maret
yang dirilis pada hari Rabu.
Beberapa
peserta FOMC berpendapat untuk menaikkan suku bunga pada bulan Juni,
sementara yang lainnya mengatakan kenaikan suku bunga harus ditunda
sampai akhir tahun. Dua orang dari pejabat The Fed mengatakan
kemungkinan perekonomian tidak akan siap untuk pengetatan kebijakan
sampai 2016 mendatang.(frk)
Sumber: Bloomberg
Reli Saham Perawatan Kesehatan Angkat Ekuitas AS Pada Sesi Siang
BESTPROFIT FUTURES MALANG (9/4) - Saham
AS naik ditengah reli saham perawatan kesehatan dikarenakan Mylan NV
menawarkan untuk membeli unit saham sesama produsen obat Perrigo Co
jelang Federal Reserve merilis risalah pertemuan Maret.
Indeks
Nasdaq Bioteknologi melonjak 2,5% karena Mylan naik 14% setelah
perusahaan menawarkan senilai $28.9 milyar untuk Perrigo. Macy Inc naik
ke level tertinggi sepanjang masa, sedangkan Dollar General Corp dan
Netflix Inc menambahkan lebih dari 2,8%. Chevron Corp. dan Exxon Mobil
Corp jatuh setidaknya 1,5% seiring pelemahan harga minyak setelah data
menunjukkan bahwa persediaan minyak mentah AS meningkat lebih dari yang
diperkirakan pekan lalu.
Indeks
Standard & Poor 500 naik 0,2% menjadi 2,080.81 pada 12:36 siang di
New York. Indeks Dow Jones Industrial Average naik 30,12 poin, atau
0,2%, ke level 17,905.54. Indeks Nasdaq Composite naik 0,7% karena saham
biotek mencatat reli untuk hari kedua.
Sentimen
penurunan harga minyak dan penguatan dolar akan merugikan pendapatan
yang telah membebani ekuitas Amerika. Keuntungan pada perusahaan S&P
500 kemungkinan turun sebanyak 5,8% dalam tiga bulan pertama tahun ini,
menurut perkiraan analis yang dihimpun oleh Bloomberg. Proyeksi laba
juga merosot dalam dua kuartal berikutnya.(yds)
Sumber: Bloomberg
Tuesday, 7 April 2015
Dolar Menguat Terkait Investor Kaji Laporan Pekerjaan AS
BESTPROFIT FUTURES MALANG (8/4) - Dolar menguat dikarenakan para pedagang mengkaji hingga pekan lalu mengenai turunnya ekspektasi pada laporan pekerjaan AS.
Greenback
menguat terhadap euro dan yen menjelang rilis notulen rapat kebijakan
The Fed untuk bulan Maret pada Rabu. Mata uang dolar jatuh terhadap
sebagian besar mata uang utama pekan lalu setelah laporan pekerjaan
menunjukkan ekonomi AS menambahkan pekerjaan paling sedikit sejak
Desember 2013 pada bulan Maret. Sementara Presiden Federal Reserve Bank
Of New York William C. Dudley mengatakan hari Senin bahwa lambatnya
pertumbuhan kuartal pertama sebagian besar mencerminkan kondisi
sementara.
Indeks
Bloomberg Dollar Spot, yang menelusuri mata uang AS terhadap 10 mata
uang utama, naik sebanyak 0,5% menjadi 1,191.15 pada 01:25 siang waktu
New York.
Mata uang AS dihargai 0,7% menjadi $ 1,0847 per euro, dan naik 0,7% menjadi ¥120,33.(yds)
Sumber: Bloomberg
Saham Material Naik Angkat Bursa Asia Menguat pada Hari Kelima
BESTPROFIT FUTURES MALANG (8/4) - Saham
Asia naik pada hari kelima seiring saham material dan perusahaan yang
bergerak dibidang kesehatan mengalami kenaikan dan para investor
menunggu keputusan kebijakan Bank of Japan (BOJ) dan merilis hasil
pertemuan Federal Reserve.
Indeks MSCI Asia
Pacific naik 0,1 % ke level 149,21 pada pukul 09:03 pagi waktu Tokyo.
BOJ mengakhiri pertemuan selama 2 hari lalu hingga hari ini, sebanyak 34
ekonom yang disurvei oleh Bloomberg memperkirakan bank sentral Jepang
akan mempertahankan rekor stimulus. Investor menunggu rilis hasil
pertemuan The Fed guna menentukkan waktu kenaikan suku bunga AS setelah
meningkatnya data payrolls memberikan tanda-tanda melemahnya pertumbuhan
pada kuartal pertama di ekonomi terbesar dunia.
BOJ mungkin akan
memperluas stimulus pada akhir Oktober mendatang, menurut 22 dari 34
ekonom yang disurvei oleh Bloomberg. BOJ akan melakukan pelonggaran
kebijakan bank sentral untuk mencegah deflasi dan memicu pertumbuhan
ekonomi. Sebaliknya, The Fed telah mengakhiri program pembelian obligasi
dan sedang memikirkan kenaikan suku bunga pertama sejak 2006 silam.
Potensi pertumbuhan
ekonomi dunia tidak akan segera kembali ke tingkat sebelum krisis
keuangan investasi bisnis pada tahun 2008, meningkatnya urgensi bagi
para pejabat untuk menambah permintaan, menurut Dana Moneter
Internasional di World Economic Outlook yang dirilis hari Selasa. (knc)
Sumber : Bloomberg
Jelang Keputusan BOJ Bursa Saham Jepang Dibuka di Zona Hijau
BESTPROFIT FUTURES MALANG (8/4) - Bursa Saham Jepang dibuka menguat pada
hari ke-2 ditengah pelemahan yen yang telah menaikkan nilai ekspor dan
para investor menunggu keputusan kebijakan moneter dari BOJ (Bank of
Japan).
Indeks Topix menguat 0.5% ke level 1,587.04 pukul 9:01 pagi ini waktu Tokyo dengan 31 dari 33 grup industri mendulan kenaikan. Semenatra Indeks Nikkei 225 Stock Average naik 0.5% ke level 19,730.45. Sedanhkan yen diperdagangkan di level 120.29 per dolar setelah 2 hari lalu mengalami penurunan.
Semua 34 ekonom pada survei Bloomberg memprediksi bahwa hari ini BOJ akan mempertahankan rekor stimulus. Di lain pihak para investor juga menanti hasil pertemuan Federal Reserve sebagai pertimbangan AS akan menaikkan suku bunganya.
BOJ masih jauh dari pencapaian target inflasi, dengan mengacu pada indeks harga konsumen yang flat di Februari kemarin dibanding bulan sebelumnya. Ketika pertemuan di bulan Januari lalu Gubernur Haruhiko Kuroda memperpanjang stimulus hingga Maret 2016. (bgs)
Sumber : Bloomberg
Indeks Topix menguat 0.5% ke level 1,587.04 pukul 9:01 pagi ini waktu Tokyo dengan 31 dari 33 grup industri mendulan kenaikan. Semenatra Indeks Nikkei 225 Stock Average naik 0.5% ke level 19,730.45. Sedanhkan yen diperdagangkan di level 120.29 per dolar setelah 2 hari lalu mengalami penurunan.
Semua 34 ekonom pada survei Bloomberg memprediksi bahwa hari ini BOJ akan mempertahankan rekor stimulus. Di lain pihak para investor juga menanti hasil pertemuan Federal Reserve sebagai pertimbangan AS akan menaikkan suku bunganya.
BOJ masih jauh dari pencapaian target inflasi, dengan mengacu pada indeks harga konsumen yang flat di Februari kemarin dibanding bulan sebelumnya. Ketika pertemuan di bulan Januari lalu Gubernur Haruhiko Kuroda memperpanjang stimulus hingga Maret 2016. (bgs)
Sumber : Bloomberg
Saham AS Ditutup Melemah Jelang Rilis Risalah The Fed
BESTPROFIT FUTURES MALANG (8/4) - Saham
AS ditutup melemah, pasca membukukan gain selama dua, ditengah
penurunan saham konsumen dan utilitas menjelang rilis risalah dari
pertemuan Federal Reserve pada Rabu.
Indeks
Standard & Poor 500 tergelincir 0,2% menjadi 2,076.31 pada 16:00
sore di New York setelah sebelumnya menguat sebanyak 0,4%.
Musim
laba dimulai seiring Alcoa Inc melaporkan hasil kuartalan setelah pasar
saham ditutup pada hari Rabu lalu. Sementara menurut perkiraan analis
yang dihimpun oleh Bloomberg, Laba pada perusahaan S&P 500
kemungkinan turun sebanyak 5,8% dalam tiga bulan pertama di tahun ini,.
Mereka juga memperkirakan penurunan masih berlanjut di dua kuartal
berikutnya.
Berita
pekan lalu melaporkan bahwa data pekerjaan AS merupakan yang terlemah
sejak Desember 2013 di mana penjualan ritel dan pesanan barang
menunjukan performa terburuk di kuartal pertama. Meninggalkan perkiraan
pertumbuhan pada JPMorgan Chase & Co yang hanya sebesar 0,6%.(yds)
Sumber: Bloomberg
Penawaran Perusahaan & Spekulasi Suku Bunga Angkat Saham AS
BESTPROFIT FUTURES MALANG (8/4) - Saham-saham
AS menguat, setelah ekuitas mengalami kenaikan terbesar dalam seminggu,
di tengah penawaran perusahaan dan spekulasi pelemahan data dapat
menunda kenaikan suku bunga.
Saham
FedEx Corp. naik 2,9% setelah setuju untuk membeli saham TNT Express NV
sebesar $ 4,8 miliar. Saham Axalta Coating Systems Ltd. naik 7,1%
setelah Berkshire Hathaway Inc. setuju untuk membeli 20 juta saham
perusahaan tersebut dari afiliasi Carlyle Group LP. Perusahaan perawatan
kesehatan memimpin kenaikan setelah Nasdaq Biotechnology Index menguat
2%. Sementara itu, saham-saham energi memperpanjang kenaikan untuk hari
keempat.
Indeks
S&P 500 naik 0,4% ke level 2,088.24 pada pukul 12:25 siang waktu
New York di tengah penguatan untuk hari ketiga. Indeks Dow Jones
Industrial Average menambahkan 95,06 poin, atau 0,5%, ke level
17,975.91. Sementara Nasdaq Composite Index naik 0,6%, didukung oleh
saham-saham bioteknologi.(frk)
Sumber: Bloomberg
Monday, 6 April 2015
Emas Capai Level Tertinggi Dalam 7 Minggu Terakhir
BESTPROFIT FUTURES MALANG (7/4) - Emas
berjangka menguat ke level tertinggi dalam hampir tujuh minggu terakhir
setelah data pekerjaan AS lebih lambat dari yang diperkirakan para
ekonom, mendorong spekulasi bahwa Federal Reserve akan menunda menaikkan
suku bunga. Perak naik ke level tertinggi dalam satu minggu.
Para
pengusaha di bulan Maret menambahkan 126.000 pekerja, paling sedikit
sejak Desember 2013 dan merupakan yang terkecil dari perkiraan para
ekonom di angka 245.000 dalam survei Bloomberg, menurut laporan
pemerintah pada hari Jumat yang lalu.
Emas
turun selama tiga kuartal berturut-turut setelah mengalami gain dalam
pekerjaan bulanan selama setahun yang melebihi 200.000, langkah
terpanjang sejak tahun 1995, menambahkan tanda-tanda perbaikan dalam
perekonomian Amerika Serkat. Pedagang telah memotong kemungkinan bahwa
The Fed akan menaikkan suku bunga pinjaman pada bulan September
mendatang.
Emas
berjangka untuk pengiriman Juni naik 1,5% untuk menetap di level $
1,218.60 per ons pada pukul 1:42 siang di Comex New York. Harga emas
sebelumnya menyentuh level $ 1,224.50, level tertinggi sejak 17 Februari
yang lalu.(frk)
Sumber: Bloomberg
Dolar Melemah Terkait Pandangan Suku Bunga AS
BESTPROFIT FUTURES MALANG (7/4) - Dolar
turun untuk hari keempat, penurunan beruntun terpanjang dalam sembilan
bulan, setelah para pedagang berspekulasi bahwa Federal Reserve akan
mempertahankan biaya pinjaman rendah lebih lama di tengah tanda-tanda
melemahnya pasar tenaga kerja.
Greenback melemah terhadap sebagian
besar mitra utama setelah indeks kondisi pasar tenaga kerja turun dan
Ketua The Fed, Bank of New York, William C. Dudley mengatakan laju
kenaikan suku bunga akan cenderung "datar" setelah bank sentral mulai
melakukan pengetatan. Euro menguat setelah Menteri Keuangan Yunani Yanis
Varoufakis menegaskan bahwa negaranya akan melakukan pembayaran kepada
Dana Moneter Internasional pekan ini.
Indeks Bloomberg Dollar Spot turun 0,1%
ke level 1,181.58 pada pukul 12:43 siang di New York, memperpanjang
penurunan beruntun terpanjang sejak Juli 2014.
Mata uang Euro menguat 0,2% terhadap
dolar ke level $ 1,0989 dan naik 0,3% terhadap yen ke level 130,91 yen.
Sementara itu, Yen melemah 0,1% terhadap dolar dan berada di level $
119,14 per .(frk)
Sumber: Bloomberg
Bursa Saham Jepang Dibuka di Zona Hijau Pasca Kenaikan Ekuitas AS
BESTPROFIT FUTURES MALANG (7/4) - Bursa Saham Jepang dibuka menguat setelah
Federal Reserve menyatakan bahwa suku bunga kemungkinan akan tetap
bertahan untuk waktu yang lebih lama, sehingga hal tersebut mendorong
ekuitas AS.
Indeks Topix mendulang gain sebesar 0.9% ke level 1,574.82 pukul 9:01 pagi ini waktu Tokyo, dengan semua 33 grup industri mencatat kenaikan. Sementara Indeks Nikkei 225 Stock Average naik 0.8% ke level 19,544.44. Sedangkan yen diperdagangkan di level 119.49 per dolar setelah kemarin melemah 0.5%. Di lain pihak Bursa Saham AS mendulang gain setelah Kepala The Fed New York William C. Dudley menyatakan bahwa laju kenaikan suku bunga kemungkinan akan rendah setelah The Fed mulai untuk memperketat kebijakan moneter.
Komentar Dudley pada hari Senin kemarin mengikuti data ekonomi AS yang melambat dari yang diperkirakan sebelumnya. Rilis data kemarin menunjukkan pertumbuhan pada industri sektor jasa di bulan Maret melambat dibanding bulan sebelumnya. Sementara di hari Jumat rilis data menunjukkan para pengusaha di AS hanya mencetak tipis pada lapangan pekerjaan dalam kurun waktu setahun terakhir. (bgs)
Sumber : Bloomberg
Indeks Topix mendulang gain sebesar 0.9% ke level 1,574.82 pukul 9:01 pagi ini waktu Tokyo, dengan semua 33 grup industri mencatat kenaikan. Sementara Indeks Nikkei 225 Stock Average naik 0.8% ke level 19,544.44. Sedangkan yen diperdagangkan di level 119.49 per dolar setelah kemarin melemah 0.5%. Di lain pihak Bursa Saham AS mendulang gain setelah Kepala The Fed New York William C. Dudley menyatakan bahwa laju kenaikan suku bunga kemungkinan akan rendah setelah The Fed mulai untuk memperketat kebijakan moneter.
Komentar Dudley pada hari Senin kemarin mengikuti data ekonomi AS yang melambat dari yang diperkirakan sebelumnya. Rilis data kemarin menunjukkan pertumbuhan pada industri sektor jasa di bulan Maret melambat dibanding bulan sebelumnya. Sementara di hari Jumat rilis data menunjukkan para pengusaha di AS hanya mencetak tipis pada lapangan pekerjaan dalam kurun waktu setahun terakhir. (bgs)
Sumber : Bloomberg
Saham Perusahaan Energi Angkat Saham AS Di Sesi Penutupan
BESTPROFIT FUTURES MALANG (7/4) - Saham AS ditutup naik karena saham energi menguat setelah minyak mentah melonjak tajam dalam dua bulan terakhir. Emas menyentuh level tertinggi tujuh minggu pada spekulasi Federal Reserve akan menahan suku bunga pinjaman yang lebih rendah lebih lama.
Indeks Standard & Poor 500 naik 0,7% pada 16:00 sore di New York. Saham energi naik sebanyak 1,8%. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik 6,1% dikarenakan pihak Arab Saudi menaikkan harga untuk pengiriman ke Asia, yang merupakan pasar regional terbesarnya.
Indeks Spot Dollar Bloomberg naik 0,3%, sedangkan Imbal hasil obligasi dengan tenor 10-tahun menambahkan tujuh basis poin setelah menyentuh level terendah dua bulan. Emas naik sebanyak 1,5%.
Sementara bursa AS ditutup untuk libur Jumat Agung, Indeks berjangka jatuh 1% setelah rilis laporan ketenagakerjaan dalam perdagangan yang singkat pada 3 April lalu. Perdagangan pada Indeks S&P 500 adalah 1,7% di bawah level sepanjang masa terbarunya yang ditetapkan pada tanggal 2 Maret, setelah pekan lalu membukukan kenaikan kuartalan kesembilan secara beruntun.(yds)
Sumber: Bloomberg
Indeks Standard & Poor 500 naik 0,7% pada 16:00 sore di New York. Saham energi naik sebanyak 1,8%. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik 6,1% dikarenakan pihak Arab Saudi menaikkan harga untuk pengiriman ke Asia, yang merupakan pasar regional terbesarnya.
Indeks Spot Dollar Bloomberg naik 0,3%, sedangkan Imbal hasil obligasi dengan tenor 10-tahun menambahkan tujuh basis poin setelah menyentuh level terendah dua bulan. Emas naik sebanyak 1,5%.
Sementara bursa AS ditutup untuk libur Jumat Agung, Indeks berjangka jatuh 1% setelah rilis laporan ketenagakerjaan dalam perdagangan yang singkat pada 3 April lalu. Perdagangan pada Indeks S&P 500 adalah 1,7% di bawah level sepanjang masa terbarunya yang ditetapkan pada tanggal 2 Maret, setelah pekan lalu membukukan kenaikan kuartalan kesembilan secara beruntun.(yds)
Sumber: Bloomberg
Saham AS Rebound Terkait Komentar Dudley Pasca Rilis Data ketenagakerjaan
BESTPROFIT FUTURES MALANG (7/4) - Saham
AS rebound dari aksi jual pada Indeks berjangka setelah komentar
seorang pejabat The Fed yang kembali memfokuskan investor mengenai
dampak dari kebijakan suku bunga pasca rilis data ketenagakerjaan pekan
lalu.
Saham
perusahaan energi dan utilitas memimpin kenaikan, dengan Hess Corp dan
Halliburton Co naik setidaknya 4,3%. Apple Inc. naik 1,5%, sementara
Coca-Cola Co naik 2,2% ditengah kenaikan pada saham konsumen.
Indeks
Standard & Poor 500 naik 0,8% menjadi 2,083.98 pada 12:38 siang di
New York setelah turun sebanyak 0,5%. Indeks Dow Jones Industrial
Average naik 151,26 poin, atau 0,9%, ke level 17,914.50. Indeks Nasdaq
Composite naik 0,7%.
Indeks
berjangka turun 1% pada hari Jumat pasca data Departemen Tenaga Kerja
menunjukkan payrolls AS menambahkan 126.000 pekerjaan pada bulan Maret,
setidaknya sejak Desember 2013. Ini merupakan serangkaian laporan
terbaru dari sejumlah data ekonomi yang dirilis dibawah ekspektasi di
tahun ini. Sementara bursa saham di AS ditutup untuk hari libur pada
Jumat.(yds)
Sumber: Bloomberg
Sunday, 5 April 2015
Aksi Beli Investor Asing Topang Gerak IHSG Sepekan
BESTPROFIT FUTURES MALANG (6/4) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi menguat namun terbatas pada perdagangan saham pekan ini. Gerak indeks saham ditopang oleh aksi beli asing.
Analis PT Investa Saran Mandiri, Hans Kwee mengatakan, aksi beli asing akan mewarnai perdagangan saham lantaran dana asing yang keluar pada pekan kemarin relatif besar.
"Saya lihat potensi konsolidasi menguat terbatas, aksi jual asing sudah berkurang. Investor asing sudah mulai beli," kata dia kepada Liputan6.com, Jakarta, Senin (6/4/2015).
Dia menuturkan, memang saat ini sentimen penggerak IHSG relatif sepi. Penggerak IHSG didorong oleh data manufaktur Amerika Serikat (AS) meskipun pengaruhnya tidak terlalu besar.
"Data AS memberikan petunjuk kapan The Fed Rate akan naikkan suku bunga," lanjutnya.
Selain itu, dia mengatakan sentimen indeks saham berasal dari penyelesaian utang Yunani. "Yunani belum selesai proposal dia masuk IMF dan ECB menganggap kurang detil agar dia mendapat talangan utang karena utang mereka selesai April nanti," ujar Hans.
Dia mengatakan, indeks saham akan bergerak pada level support 5.390-5.430 pada perdagangan saham pekan ini. Kemudian resistance pada level 5.480-5.500.
Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada mengatakan, indeks saham akan bergerak pada rentan support 5.400-5.438 dan resistance pada level 5.488-5.537. Dia mengatakan, pergerakan indeks saham cenderung variatif pada pekan ini.
"Laju IHSG kembali diuji posisinya antara kemungkinan terjerambab pada aksi profit taking yang ada hingga ekspektasi akan kenaikan seiring imbas positif laju bursa saham global," kata Reza.
Pada pekan ini, Hans merekomendasikan jual ketika menguat saham-saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR), PT Ciputra Development Tbk(CTRA). (Ahm/)
Sumber : Liputan6
Analis PT Investa Saran Mandiri, Hans Kwee mengatakan, aksi beli asing akan mewarnai perdagangan saham lantaran dana asing yang keluar pada pekan kemarin relatif besar.
"Saya lihat potensi konsolidasi menguat terbatas, aksi jual asing sudah berkurang. Investor asing sudah mulai beli," kata dia kepada Liputan6.com, Jakarta, Senin (6/4/2015).
Dia menuturkan, memang saat ini sentimen penggerak IHSG relatif sepi. Penggerak IHSG didorong oleh data manufaktur Amerika Serikat (AS) meskipun pengaruhnya tidak terlalu besar.
"Data AS memberikan petunjuk kapan The Fed Rate akan naikkan suku bunga," lanjutnya.
Selain itu, dia mengatakan sentimen indeks saham berasal dari penyelesaian utang Yunani. "Yunani belum selesai proposal dia masuk IMF dan ECB menganggap kurang detil agar dia mendapat talangan utang karena utang mereka selesai April nanti," ujar Hans.
Dia mengatakan, indeks saham akan bergerak pada level support 5.390-5.430 pada perdagangan saham pekan ini. Kemudian resistance pada level 5.480-5.500.
Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada mengatakan, indeks saham akan bergerak pada rentan support 5.400-5.438 dan resistance pada level 5.488-5.537. Dia mengatakan, pergerakan indeks saham cenderung variatif pada pekan ini.
"Laju IHSG kembali diuji posisinya antara kemungkinan terjerambab pada aksi profit taking yang ada hingga ekspektasi akan kenaikan seiring imbas positif laju bursa saham global," kata Reza.
Pada pekan ini, Hans merekomendasikan jual ketika menguat saham-saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR), PT Ciputra Development Tbk(CTRA). (Ahm/)
Sumber : Liputan6
Ekonomi Jepang Masih Terjebak, Perusahaan Besar Pangkas Belanja Modalnya
BESTPROFIT FUTURES MALANG (6/4) - Seperti diketahui, pada pekan lalu baru
saja dilaporkan bahwa aktivitas manufaktur di Jepang kembali melambat di
bulan Maret. Hal tersebut diiyakan oleh beberapa perusahaan besar di
Jepang, Daikin Industries ‘(6367.T) yang terkenal dengan produksi AC-nya
misalnya. Pihak Daikin menyampaikan bahwa saat ini memang jumlah
pesanan terhadap pabriknya menurun tajam, disebabkan oleh laju pemulihan
Jepang yang masih terjebak pada tren yang lambat.
Pihak manajemen Daikin pun hingga hari
ini masih mencari bagaimana strategi yang efektif dan efisien dalam
rangka meningkatkan output hingga sekitar 20 persen. Saat ini Daikin
telah mengalihkan sejumlah pabriknya yang ada di Tiongkok ke Jepang
untuk memanfaatkan pelemahan yen. Seperti Daikin juga, sejumlah produsen
Jepang memindahkan produksi kembali ke Jepang dari Tiongkok dan tempat
lain untuk mengambil keuntungan dari pelemahan yen, misalnya saja
perusahaan kompetitotnya seperti Panasonic (6752.T) dan Sharp (6753.T)
akhirnya memutuskan untuk membawa kembali produksi pabrik yang berupa
lemari es ke Jepang.
Namun demikian, saat ini
perusahaan-perusahaan di Jepang masih tetap berhati-hati terhadap
penanaman modal baru di pabrik. Pasalnya, setelah sempat meningkatkan
belanja modal sebesar 6 persen pada tahun fiskal 2014 kemarin, sebagian
besar produsen kecil justru merencanakan penurunan belanja modalnya
hingga 14 persen di tahun 2015 ini.
Dalam strateginya meningkatkan
perekoomian di Jepang agar keluar dari tren stagnasi dan deflasi,
Perdana Menteri Shinzo Abe terus menghimbau seluruh perusahaan di Jepang
agar bersedia untuk menggunakan uang yang mereka miliki untuk
berinvestasi agar siklus uang dan investasi dalam perekonomian Jepang
dapat terus berlangsung.
Sayangnya, yang terjadi saat ini adalah
suku bunga yang sudah dipatok rendah di Jepang nyatanya belum mampu
mengangkat laju investasi di negara tersebut. Para pelaku pasar menilai
dalam jangka waktu dekat perekonomian Jepang masih akan suram sehingga
mereka tetap lebih memilih menyimpan tabungannya di bank dibanding
berinvestasi ditengah ketidakpastian kondisi ekonomi negaranya.
Sumber : Vibiznews
Data Ekonomi AS Yang Lemah Bisa Membuat The Fed Tunda Kenaikan Suku Bunganya
BESTPROFIT FUTURES MALANG (6/4) - Pekan lalu berita yang kurang baik
datang dari Negeri Paman Sam, Amerika Serikat (AS), pasalnya data yang
berasal dari pasar tenaga kerja negaranya dilaporkan kurang baik.
Sebagai tambahan, kondisi pasar tenaga kerja AS saat ini cukup disorot
dunia perkembangannya karena selama ini menjadi fokus dan acuan The Fed
dalam menentukan kapan suku bunga The Fed akan dinaikkan.
Pasca melambatnya pertumbuhan PDB pada
kuartal ke-4 2014 lalu, sebagian besar ekonom memang sudah menilai akan
terjadi perkembangan tren pertumbuhan ekonomi yang cenderung negatif di
AS. Oleh karena itu, mereka yakin The Fed masih akan meng-hold kenaikan suku bunganya sambil menunggu rebound di kuartal kedua tahun ini.
Adapun salah satu kontributor terbesar
atas terpukulnya sektor tenaga kerja pada bulan Maret lalu disumbang
oleh pengurangan tenaga kerja dari industri tambang, konstruksi,
manufaktur,kesehatan dan juga rumah makan. Sektor pertambangan hingga
saat ini telah kehilangan 11.000 pekerjaan, sektor perawatan berkurang
6.000 posisi dan paling banyak ada pada industri bar dan restoran
berkurang sekitar 55000 yang biasanya 66.000 pada bulan Februari lalu.
Tidak hanya itu, The Institute for Supply Management (ISM) melaporkan
bahwa laju pertumbuhan industri manufaktur Amerika Serikat (AS) di
bulan Maret jatuh ke level paling lambatnya dalam hampir dua tahun
terakhir. Kondisi ini disebabkan oleh lambatnya jumlah kenaikan pesanan
baru dan jumlah ketersediaan lapangan pekerjaan di industri manufaktur
yang stagnan.
Berdasarkan rilis data dari ISM terlihat
bahwa indeks aktivitas pabrik nasional turun ke skor 51,5 di bulan
Maret dari 52,9 bulan sebelumnya. Pencapaian ini masih dibawah
ekspektasi yang diharapkan sebelumnya, yaitu 52,5. Namun meski demikian,
dengan skor yang masih di atas 50, ekspansi di sektor manufaktur masih
terjadi. Prestasi ekspansi ini telah memasuki bulan ke-28 berturut-turut
hingga Maret lalu.
Sumber : Vibiznews
Pemicu Lambatnya Pertumbuhan Ekonomi Dalam Negeri
BESTPROFIT FUTURES MALANG (6/4) - Hingga hari ini, permasalahan di bidang
infrastruktur Indonesia masih kerap menjadi sorotan utama. Pasalnya,
ketertinggalan di bidang infrastruktur merupakan salah satu penyebab
pertumbuhan ekonomi Indonesia belum dapat mencapai potensi maksimalnya.
Ketertinggalan tersebut antara lain disebabkan belum adanya lembaga
pembiayaan khusus infrastruktur serta lemahnya kesadaran dalam
pembangunan infrastruktur.
Dalam forum diskusi mengenai Bank
Infrastruktur pada Kamis (2/4) di Jakarta, Menteri Keuangan Bambang P.S.
Brodjonegoro mengungkapkan, selama ini, pembangunan infrastruktur di
Indonesia masih mengandalkan pembiayaan dari Anggaran Pendapatan dan
Belanja Negara (APBN). Padahal, kapasitas APBN untuk pembiayaan
infrastruktur sangat terbatas.
Ditambah lagi porsi APBN pada
tahun-tahun yang lalu masih sangat dibebani oleh belanja pemerintah yang
sifatnya mengikat, termasuk subsidi BBM (bahan bakar minyak), yang
konon pembiayaannya bisa menghabiskan Rp250 triliun, hal ini kemudian
yang menyebabkan alokasi untuk infrastruktur menjadi sangat
terbatas. Dengan kemampuan APBN yang terbatas tersebut, sebetulnya Badan
Usaha Milik Negara (BUMN) diharapkan dapat menjadi salah satu harapan
bagi pembiayaan infrastruktur.
Namun sayang, BUMN yang khusus menangani
pembiayaan pembangunan infrastruktur pada masa lalu tersebut tidak
dapat memaksimalkan fungsinya. Dalam perkembangannya, Bapindo justru
mengarah menjadi bank umum, sehingga tidak dapat merealisasikan
pembiayaan infrastruktur. Kombinasi keterbatasan anggaran dan tidak
adanya BUMN yang khusus menangani masalah pembiayaan infrastruktur
tersebut, merupakan penyebab kurang berkesinambungannya pertumbuhan
ekonomi Indonesia. Hal ini mengingat, tingginya permintaan tidak dapat
diimbangi dengan ketersediaan infrastruktur yang memadai, sehingga
pertumbuhan ekonomi tidak dapat tumbuh seoptimal mungkin.
Analogi sebuah siklus pertumbuhan ekonomi itu dilihat dari sisi demand and supply. Jika demand tidak diimbangi sisi supply yaitu
infrastruktur, maka akan ada suatu titik dimana kita tidak bisa tumbuh
lebih tinggi lagi, bahkan mencapai target pertumbuhan sebesar 6 persen
saja cukup sulit.
Sumber : Vibiznews
Dolar Turun pada Hari Keempat Seiring Melemahnya Data Ekonomi AS
BESTPROFIT FUTURES MALANG (6/4) - Dolar
turun setelah sebelumnya mengalami kenaikan selama 3 minggu, seiring
melemahnya data ekonomi AS mendukung prospek suku bunga yang lebih
tinggi.
Indeks Dolar AS
terhadap mata uang utama memperpanjang penurunan pada hari keempat,
ditetapkan untuk penurunan terpanjang dalam 9 bulan terakhir, setelah
sebuah laporan pada Jumat kemarin menunjukkan pengusaha Amerika menambah
lebih sedikit lapangan pekerjaan di bulan Maret dibandingkan pada
bulan-bulan sebelumnya sejak Desember 2013 lalu, membebani dalam
pemulihan perekonomian AS. Dana lindung nilai dan spekulan besar lainnya
memangkas spekulasi bullish pada Dolar AS sejak Desember lalu. Mata uang Aussie melemah sebesar 10 sen dari paritas dengan Dolar Selandia Baru.
Indeks Spot Dollar
Bloomberg, yang melacak mata uang AS terhadap 10 mata uang utama, turun
0,1 % ke level 1,181.66 pada pukul 09:08 pagi waktu Tokyo dari Jumat
kemarin. Sementara itu, Dolar AS merosot 0,4 % ke level $ 1,1009 per
euro, dan turun 0,1 % ke level 118,87 yen.
Perbedaan jumlah
taruhan pada kenaikan dolar dibandingkan dengan penurunan pada kontrak
turun 45.730 kontrak menjadi 366.640 pada pekan yang berakhir 31 Maret,
menurut data dari Commodity Futures Trading Commission yang berbasis di
Washington. Itu setidaknya sejak periode yang berakhir 16 Desember lalu.
Dolar Australia turun
0,2 % ke level NZ $ 1,0043, setelah sebelumnya menyentuh level NZ $
1,0007, yang merupakan level terendahnya sejak dua mata uang tersebut
melemah di tahun 1980-an. (knc)
Sumber : Bloomberg
Mengecewakannya Data Pekerjaan AS, Antarkan Bursa Saham Jepang Dibuka Melemah
BESTPROFIT FUTURES MALANG (6/4) - Bursa Saham Jepang melemah setelah rilis
data menunjukkan adanya pertumbuhan yang melambat pada lapangan
pekerjaan di AS dalam kurun waktu lebih dari setahun terakhir, hal
tersebut mengantarkan yen mendulang gain dan memicu penurunan pada
sektor ekspor negeri Sakura tersebut.
Indeks Topix melemah 0.7% ke level 1,552.48 pukul 9:00 pagi ini waktu Tokyo setelah pekan lalu menguat sebesar 0.7%. Sementara Indeks Nikkei 225 Stock Average anjlok 0.7% ke level 19,291.05. Sedangkan yen menguat 0.1% ke level 118.84 per dolar setelah Jumat kemarin sempat naik sebesar 0.6% menyusul laporan pekerjaan menunjukkan para pengusaha hanya mencetak lapangan pekerjaan sebesar 126,000 pada bulan Maret kemarin, angka tersebut sekaligus terendah sejak Desember 2013 lalu.
Kenaikan sebesar 126,000 pada sektor pekerjaan sangat kurang dari perkiraan sebelumnya pada survei Bloomberg dan dibandingkan dengan kenaikan 264,000 di bulan sebelumnya yang sekaligus lebih kecil dari laporan awal, hal itu menurut rilis data dari Departemen Tenaga Kerja AS. Sedangkan perkiraan rata-rata pada survei Bloomberg dari para ekonom menyatakan naik sebesar 245,000. (bgs)
Sumber : Bloomberg
Indeks Topix melemah 0.7% ke level 1,552.48 pukul 9:00 pagi ini waktu Tokyo setelah pekan lalu menguat sebesar 0.7%. Sementara Indeks Nikkei 225 Stock Average anjlok 0.7% ke level 19,291.05. Sedangkan yen menguat 0.1% ke level 118.84 per dolar setelah Jumat kemarin sempat naik sebesar 0.6% menyusul laporan pekerjaan menunjukkan para pengusaha hanya mencetak lapangan pekerjaan sebesar 126,000 pada bulan Maret kemarin, angka tersebut sekaligus terendah sejak Desember 2013 lalu.
Kenaikan sebesar 126,000 pada sektor pekerjaan sangat kurang dari perkiraan sebelumnya pada survei Bloomberg dan dibandingkan dengan kenaikan 264,000 di bulan sebelumnya yang sekaligus lebih kecil dari laporan awal, hal itu menurut rilis data dari Departemen Tenaga Kerja AS. Sedangkan perkiraan rata-rata pada survei Bloomberg dari para ekonom menyatakan naik sebesar 245,000. (bgs)
Sumber : Bloomberg
Thursday, 2 April 2015
Kelihaian Investor Kaya China Zhang Lei Melihat Peluang Bisnis
BESTPROFIT FUTURES MALANG (3/4) - Pengusaha China semakin mampu meningkatkan kapasitasnya. Peningkatan
kapasitas itu berlawanan dengan perusahaan multinasional relatif lambat
bergerak.
Salah satu miliarder China Zhang Lei menyampaikan hal itu. Pernyataannya pun memang seperti mencerminkan dirinya ketika menjalankan usahanya. Ia meneliti suatu peluang bisnis lalu menjadikannya sebagai investasi, dan memberikan imbal hasil besar.
Zhang mendirikan perusahaan private equity Hillhouse Capital Group pada 2005. Dengan tangan dinginnya, ia mendapatkan kepercayaan dari Universitas Yale dan investor lainnya untuk menanamkan investasi di suatu bisnis. Kini ia memiliki dana sekitar US$ 18 miliar.
Zhang memiliki latar belakang tak biasa. Ia lahir di Zhumadian, provinsi Henan pada 1972. Kelahiran Zhang saat China berada di puncak revolusi kebudayaan. Ketika itu China sedang membersihkan diri dari segala sesuatu bahkan dari kapitalis.
Namun sejak usia dini, Zhang sudah memperlihatkan bakat bisnis. Pada usia 7 tahun, ia memiliki ide bisnis pertamanya dengan menyewakan buku komik untuk penumpang yang menunggu keretanya. Konsep tersebut menjadi dasar bagi perusahaan seperti Uber dan Airbnb.
Sumber : Liputan6
Salah satu miliarder China Zhang Lei menyampaikan hal itu. Pernyataannya pun memang seperti mencerminkan dirinya ketika menjalankan usahanya. Ia meneliti suatu peluang bisnis lalu menjadikannya sebagai investasi, dan memberikan imbal hasil besar.
Zhang mendirikan perusahaan private equity Hillhouse Capital Group pada 2005. Dengan tangan dinginnya, ia mendapatkan kepercayaan dari Universitas Yale dan investor lainnya untuk menanamkan investasi di suatu bisnis. Kini ia memiliki dana sekitar US$ 18 miliar.
Zhang memiliki latar belakang tak biasa. Ia lahir di Zhumadian, provinsi Henan pada 1972. Kelahiran Zhang saat China berada di puncak revolusi kebudayaan. Ketika itu China sedang membersihkan diri dari segala sesuatu bahkan dari kapitalis.
Namun sejak usia dini, Zhang sudah memperlihatkan bakat bisnis. Pada usia 7 tahun, ia memiliki ide bisnis pertamanya dengan menyewakan buku komik untuk penumpang yang menunggu keretanya. Konsep tersebut menjadi dasar bagi perusahaan seperti Uber dan Airbnb.
Sumber : Liputan6
Meski Defisit Perdagangan Cetak Rekor, Proyeksi Ekonomi AS Q1 Tetap Lambat
BESTPROFIT FUTURES MALANG (3/4) - Selain kabar baik dari pasar tenaga kerja, defisit perdagangan Amerika
Serikat (AS) untuk bulan Februari juga dilaporkan membaik. Pasalnya
defisit perdagangan negara ini berhasil cetak penurunan tajam ke level
terendahnya sejak 2009 silam. Meski prestasi ini cukup memuaskan,
beberapa ekonom menilai kontribusi menyempitnya defisit perdagangan pada
bulan lalu belum mampu mengangkat ekonomi AS pada kuartal pertama tahun
ini karena nilai tukar dolar yang masih kuat terhadap major currencies lain dan masih lemahnya permintaan global.
Bila disesuaikan dengan inflasi, defisit
menyempit menjadi $ 50.800.000.000 pada bulan Februari dari sebesar $
54.600.000.000 di bulan sebelumnya. Sengketa antarburuh yang terjadi di
pelabuhan Pantai Barat tampaknya telah memperlambat aliran impor dan
ekspor negara ini. Sementara itu, nilai tukar dolar yang kuat,
permintaan global yang lemah serta harga minyak mentah yang lebih rendah
juga kemungkinan besar berdampak pada neraca perdagangan pada bulan
Februari.
Pada bulan Februari, impor turun 4,4
persen menjadi $ 221.700.000.000, terendah sejak April 2011. Impor
produk minyak bumi menjadi yang terendah sejak September 2004. Impor
dari Tiongkok anjlok 18,1 persen, mendorong defisit perdagangan
AS-Tiongkok turun cukup signifikan yaitu sebesar 21,2 persen menjadi $
22.500.000.000.
Demikian juga halnya dengan ekspor yang
turun 1,6 persen menjadi $ 186.200.000.000 pada bulan Februari, terkecil
sejak Oktober 2012. Ekspor ke Kanada dan Meksiko, yang merupakan mitra
dagang utama AS jatuh pada bulan Februari, demikian juga dengan ekspor
ke Tiongkok jatuh 8,9 persen, sementara ke Uni Eropa tidak berubah.
Sumber : Vibiznews
Ekuitas AS Ditutup Naik Ditengah Data ekonomi Jelang Data Tenaga Kerja
BESTPROFIT FUTURES MALANG (3/4) - Saham
AS ditutup naik, setelah ekuitas turun selama dua hari terakhir,
seiring tren data ekonomi bervariasi terus sebelum laporan tenaga kerja
pada hari Jumat.
Saham
CarMax Inc reli ke level tertinggi sepanjang masa pasca laba kuartal
keempat lebih kuat dari perkiraan. Lorillard Inc dan Reynolds Amerika
Inc naik seiring pihak otoritas mengkaji merger perusahaan rokok
tersebut. Qualcomm Inc dan Google Inc tergelincir lebih dari 1,4%.
Indeks
Standard & Poor 500 naik 0,4% menjadi 2,066.80 pada 16:00 sore di
New York, dan diselesaikan untuk pekan tertinggi sebesar 0,3%.
Indeks
saham memperpanjang kenaikan setelah Iran dan kekuatan dunia mengatakan
mereka mencapai kesepakatan untuk mengakhiri sengketa nuklir selama
satu dekade terakhir.(yds)
Sumber: Bloomberg
Dolar Melemah Menjelang Rilis Data Payroll AS
BESTPROFIT FUTURES MALANG (3/4) - Dolar
jatuh untuk hari kedua jelang rilis data nonfarm payrolls pada Jumat
ditengah sinyal pertumbuhan ekonomi AS yang mungkin kehilangan
momentumnya.
Indeks Spot Dollar
Bloomberg, yang menelusuri mata uang AS terhadap 10 dari rekan utama,
turun 0,6% menjadi 1,191.23 pada 16:00 sore waktu New York, setelah
mengakhiri kenaikan empat hari pada Rabu. Kenaikan sebesar 6,2% dalam
tiga bulan yang berakhir 31 Maret adalah kenaikan kuartal pertama
tertajam sejak 2004.
Dolar melemah 1,1%
menjadi $1,0880 per ons, memangkas gain di 2015 sampai 10%, dan
ditransaksikan sedikit berubah pada level ¥119,72.(yds)
Sumber: Bloomberg
Emas Ditutup Turun Jelang Rilis Data Payroll AS
BESTPROFIT FUTURES MALANG (3/4) - Emas ditutup turun pada hari Kamis ini
menyusul dampak pelemahan dolar diimbangi oleh positifnya data ekonomi
yang memberikan harapan kepada pasar tenaga kerja untuk naik meskipun
pertumbuhan ekonomi stagnan menjelang rilis data nonfarm AS.
Spot emas anjlok 0.3% ke level $1,200.10 per ounce pukul 3:01 sore waktu New York. Sedangkan emas untuk pengiriman bulan Juni turun $7.30 per ounce dengan ditutup di level $1,200.90.
Emas sempat membalikkan kenaikan setelah rilis data menunjukkan sejumlah warga Amerika yang mengajukan klaim pengangguran pada pekan lalu secara mengejutkan turun, sementara defisit neraca perdagangan AS bulan Februari menurun ke level terendah sejak Oktober 2009 silam.
Akan tetapi dolar masih berada di bawah tekanan terkait perkiraan bahwa pertumbuhan ekonomi AS kuartal pertama melambat tajam.
Para investor menanti rilis data nonfarm payroll AS di hari Jumat ini dimana survei para ekonom dari Reuters memperkirakan bahwa data tersebut akan menunjukkan kenaikan sebesar 245,000 di bulan Maret kemarin setelah bulan Februari juga mencatat kenaikan sebesar 295,000.
Spot perak turun 1.2% ke level $16.68 per ounce, sementara platinum menurun 0.7% ke level $1,150.50 per ounce dan palladium naik 0.1% ke level $743 per ounce. (bgs)
Sumber : Reuters
Spot emas anjlok 0.3% ke level $1,200.10 per ounce pukul 3:01 sore waktu New York. Sedangkan emas untuk pengiriman bulan Juni turun $7.30 per ounce dengan ditutup di level $1,200.90.
Emas sempat membalikkan kenaikan setelah rilis data menunjukkan sejumlah warga Amerika yang mengajukan klaim pengangguran pada pekan lalu secara mengejutkan turun, sementara defisit neraca perdagangan AS bulan Februari menurun ke level terendah sejak Oktober 2009 silam.
Akan tetapi dolar masih berada di bawah tekanan terkait perkiraan bahwa pertumbuhan ekonomi AS kuartal pertama melambat tajam.
Para investor menanti rilis data nonfarm payroll AS di hari Jumat ini dimana survei para ekonom dari Reuters memperkirakan bahwa data tersebut akan menunjukkan kenaikan sebesar 245,000 di bulan Maret kemarin setelah bulan Februari juga mencatat kenaikan sebesar 295,000.
Spot perak turun 1.2% ke level $16.68 per ounce, sementara platinum menurun 0.7% ke level $1,150.50 per ounce dan palladium naik 0.1% ke level $743 per ounce. (bgs)
Sumber : Reuters
Wednesday, 1 April 2015
Negatifnya Data Ekonomi Hantam Dolar Tumbang
BESTPROFIT FUTURES MALANG (2/4) - Dolar melemah setelah secara
mengejutkannya data ekonomi AS yang menunjukkan penurunan, sehingga
memunculkan kembali spekulasi bahwa Federal Reserve tidak akan
terburu-buru untuk menaikkan suku bunga.
Indeks Spot Dolar Bloomberg anjlok untuk pertama kalinya dalam 5 hari terakhir setelah laporan data pekerjaan dari pihak swasta dan indeks manufaktur menunjukkan penurunan dari yang diperkirakan sebelumnya. Hal tersebut terjadi menjelang laporan data nonfarm payroll dari Departemen Tenaga Kerja AS yang akan dirilis pada 3 April besok.
Indeks Dolar Spot Bloomberg anjlok 0.2% ke level 1,198.19 pukul 5 sore ini waktu New York. Bulan Maret kemarin indeks acuan tersebut mendulang gain yang sekaligus kenaikan pada bulan ke-9 yang merupakan kenaikan terlama secara beruntun sejak 2004 silam.
Dolar AS turun 0.3% ke level $1.0763 per euro setelah pada 16 Maret lalu sempat mencapai level $1.0458 yang sekaligus level tertingginya sejak Januari 2003 silam.
Sedangkan yen mendulang gain untuk pertama kalinya dalam 3 hari terakhir terhadap dolar dengan mencatatkan kenaikan 0.3% ke level 119.76. Sementara dolar terhadap euro hanya sedikit berubah di level 128.89. (bgs)
Sumber : Bloomberg
Indeks Spot Dolar Bloomberg anjlok untuk pertama kalinya dalam 5 hari terakhir setelah laporan data pekerjaan dari pihak swasta dan indeks manufaktur menunjukkan penurunan dari yang diperkirakan sebelumnya. Hal tersebut terjadi menjelang laporan data nonfarm payroll dari Departemen Tenaga Kerja AS yang akan dirilis pada 3 April besok.
Indeks Dolar Spot Bloomberg anjlok 0.2% ke level 1,198.19 pukul 5 sore ini waktu New York. Bulan Maret kemarin indeks acuan tersebut mendulang gain yang sekaligus kenaikan pada bulan ke-9 yang merupakan kenaikan terlama secara beruntun sejak 2004 silam.
Dolar AS turun 0.3% ke level $1.0763 per euro setelah pada 16 Maret lalu sempat mencapai level $1.0458 yang sekaligus level tertingginya sejak Januari 2003 silam.
Sedangkan yen mendulang gain untuk pertama kalinya dalam 3 hari terakhir terhadap dolar dengan mencatatkan kenaikan 0.3% ke level 119.76. Sementara dolar terhadap euro hanya sedikit berubah di level 128.89. (bgs)
Sumber : Bloomberg
Emas Melonjak Tajam Dalam Dua Bulan Terakhir Pasca Perkiraan Payroll AS
BESTPROFIT FUTURES MALANG (2/4) - Emas melonjak ke level tertinggi dalam dua bulan terakhir diatas level $
1.200 per ons pasca sebuah laporan pada sektor swasta menunjukkan bahwa
perusahaan-perusahaan AS menambahkan pekerja lebih sedikit dari
perkiraan pada bulan Maret, sehingga meningkatkan spekulasi bahwa
Federal Reserve akan menunda untuk menaikkan suku bunga.
Logam mulia mengakhiri
penurunan tiga sesinya. Jumlah Pekerjaan bertambah 189.000, kenaikan
terkecil sejak Januari 2014 dan di bawah perkiraan rata-rata menyerukan
kenaikan 225.000 dalam survei Bloomberg terhadap para ekonom, menurut
data dari ADP Research Institute di Roseland, New Jersey, menunjukkan
pada hari Rabu.
Emas turun selama tiga
kuartal secara beruntun ditengah sentimen pertumbuhan ekonomi AS yang
lebih cepat akan memacu The Fed untuk menaikkan suku biaya pinjaman.
Suku bunga yang lebih tinggi memangkas daya tarik logam mulia. Sementara
data dari departemen tenaga kerja pada Jumat diproyeksikan akan
menunjukkan bahwa para pengusaha akan menambahkan hampir seperempat juta
pekerja dalam angka payroll di bulan Maret.
Emas berjangka untuk
pengiriman Juni naik 2,1% untuk menetap di level $ 1,208.20 per ons pada
pukul 1:43 di New York Comex, kenaikan tertajamr untuk kontrak teraktif
sejak 15 Januari lalu.(yds)
Sumber: Bloomberg
Indeks Topix dibuka Menguat dari Level Terendah dalam Tiga Pekan
BESTPROFIT FUTURES MALANG (2/4) - Saham
Jepang menguat mengirim indeks Topix naik dari level terendahnya dalam
tiga pekan terakhir, seiring saham Asuransi memimpin kenaikan.
Indeks
Topix naik sebesar 0,6 persen ke level 1,537.47 pukul 09:01 pagi di
Tokyo, naik untuk pertama kalinya dalam tiga hari terakhir. Indeks
Nikkei 225 Stock Average menguat sebesar 0,5 persen ke level 19,125.72.
Sementara itu, yen menguat sebesar 0,2 persen ke level 119,54 per dolar.
Kontrak
E-mini berjangka indeks Standard & Poor 500 turun sebesar 0.1
persen pasca indeks acuan melemah sebesar 0,4 persen pada penutupan
perdagangan kemarin terkait lemahnya perkiraan data perkerjaan dan
manufaktur .
Kekhawatiran
pertumbuhan Ekonomi telah membebani kinerja saham-saham Jepang pekan
ini, indeks Topix turun sebesar 0,9 persen rabu kemarin pasca survey
Tankan Bank of Japan (BOJ) survai menunjukkan produsen besar melihat
pelemahan aktifitas bisnis pada kuartal ini dan sebagian sebagian
perusahaan besar berencana untuk mengurangi investasi pada tahun depan. (izr)
Sumber: Bloomberg
Saham Asia Menguat untuk Pertama Kali dalam Enam hari Jelang Data Pekerjaan AS
BESTPROFIT FUTURES MALANG (2/4) - Saham
Asia naik untuk pertama kalinya dalam enam hari terakhir, ditopang
penguatan saham industri, seiring investor menunggu rilis laporan
pekerjaan bulanan AS untuk petunjuk tentang kebijakan moneter The Fed
dan sebelum banyak pasar di seluruh dunia ditutup untuk liburan.
Indeks
MSCI Asia Pacific naik sebesar 0,4 persen ke level 146,53 pukul 09:02
pagi di Tokyo. Indeks mengalami koreksi selama lima hari terakhir,
dipimpin oleh penurunan di antara perusahaan kesehatan dan material,
pasca tingkat valuasi pada indeks regional naik ke level tertinggi dalam
lima tahun terakhir.
Sebuah
laporan pemerintah AS yang akan dirilis pada hari Jumat mendatang
diperkirakan menunjukkan perekrutan naik 245.000 pada bulan Maret. The
Fed mengatakan kenaikan suku bunga pertama sejak 2006 akan tergantung
pada data yang menunjukkan kekuatan ekonomi dan kembalinya target
inflasi.
Indeks
Topix Jepang dibuka menguat 0,6 persen. Indeks Kospi Korea Selatan naik
sebesar 0,4 persen. Indeks S&P/ASX 200 Australia meningkat sebesar
0,4 persen, sementara Indeks NZX 50 Selandia Baru tergelincir 0,4
persen. (izr)
Sumber: Bloomberg
Saham AS Ditutup Turun, Sementara Obligasi Meningkat; Minyak Menguat
BESTPROFIT FUTURES MALANG (2/4) - Saham AS ditutup turun diikuti dolar, sementara obligasi naik seiring menurunannya perkiraan data dari yang diperkirakan pada perekrutan dan manufaktur yang meningkatkan kekhawatiran atas melambatnya pertumbuhan ekonomi. Minyak naik pasca produksi minyak mentah Amerika turun.
Indeks Standard & Poor 500 turun 0,4% pada 04:00 sore di New York, pasca membukukan kenaikan kuartalan kesembilan secara beruntun. Imbal hasil obligasi dengan tenor 10-tahun turun enam basis poin menjadi 1,87%.
Indeks Spot Dollar Bloomberg melemah 0,2% pasca membukukan gain selama empat hari. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) reli 5,2% untuk gain terbesar dalam dua bulan terakhir.(yds)
Sumber: Bloomberg
Indeks Standard & Poor 500 turun 0,4% pada 04:00 sore di New York, pasca membukukan kenaikan kuartalan kesembilan secara beruntun. Imbal hasil obligasi dengan tenor 10-tahun turun enam basis poin menjadi 1,87%.
Indeks Spot Dollar Bloomberg melemah 0,2% pasca membukukan gain selama empat hari. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) reli 5,2% untuk gain terbesar dalam dua bulan terakhir.(yds)
Sumber: Bloomberg
Tuesday, 31 March 2015
Izin Pembangunan Rumah di Australia Turun
BESTPROFIT FUTURES MALANG (1/4) - Jumlah
penerbitan izin pembangunan rumah di Australia jatuh pada bulan
Februari lalu, berbanding terbalik pada empat bulan sebelumnya yang
meningkat secara berturut-turut.
Persetujuan
pembangunan atau merenovasi rumah dan apartemen turun 3,2% dari
Januari, menurut Badan Biro Statistik Australia pada hari Rabu.
Persetujuan bangunan naik 14,3% pada bulan Februari dari tahun sebelumnya, menurut ABS.
Izin
untuk pembangunan rumah turun 0,1% pada bulan Februari dari Januari,
sementara persetujuan untuk apartemen, townhouse dan tempat tinggal
lainnya turun sebesar 6%. (izr)
Sumber: MarketWatch
Saham Jepang Dibuka Melemah Setelah Tankan
BESTPROFIT FUTURES MALANG (1/4) - Saham
Jepang memperpanjang penurunan pada Rabu pagi ini, dengan data dalam
negeri, memberikan isyarat saham asing dan yen mengalami penurunan.
Indeks
Nikkei Stock Average turun 0,7 %, sementara kemarin melemah sebesar 1,1
%, sedangkan Indeks Topix jatuh sebesar 0,8 %. Diikuti dengan anjloknya
saham AS, serta diawasi pengetatan Bank of Jepang (BOJ) pada kuartalan
"Tankan" menurut survei bisnis sentimen, yang menunjukkan bahwa indeks
untuk perusahaan terbesar kehilangan ekspektasi dari survei Wall Street
Journal dan memperkirakan penurunan belanja modal tahun fiskal tersebut.
Sementara mata uang yen menunjukkan tidak segera menanggapi Tankan,
mulai menguat setelah pembukaan pasar perdagangan saham, seiring mata
uang Dolar AS kembali melemah di bawah level 120 yen. (knc)
Sumber : MarketWatch
Saham Asia Turun Pasca Catat Kenaikan Kuartalan Tertinggi Sejak 2013
BESTPROFIT FUTURES MALANG (4/1) - Saham
Asia turun pasca indeks saham regional catat penguatan kuartalan
tertinggi sejak 2013 lalu. Saham bahan material dan konsumen pimpin
penurunan.
Indeks
MSCI Asia Pacific turun sebesar 0,3 persen ke level 145,85 pukul 09:01
di Tokyo. Pada hari Selasa indeks catat penutupan kuartal terbaik sejak
kuartalan ketiga 2013 lalu, naik sebesar 6,1 persen, Sementara di China,
bank sentral mulai mendorong stimulus. Valuasi pada indeks naik pekan
lalu ke level tertinggi sejak Mei 2010 lalu.
Indeks
Topix Jepang turun sebesar 0,3 persen. Indeks Tankan kuartalan untuk
produsen besar berada di level 12 pada bulan Maret, Bank of Japan
mengatakan hari ini, dibawah perkiraan ekonom di level 14. Sebuah angka
positif berarti optimis melebihi jumlah pesimis.
Indeks
Kospi Korea Selatan tergelincir sebesar 0,2 persen dan Indeks Australia
S&P/ASX 200 turun 0,1 persen. Indeks NZX 50 Selandia Baru mendatar.
Kontrak
pada indeks FTSE China A50 naik 0,3 persen. Manajer uang internasional
telah menjual saham China akibat tingkat valuasi yang naik ke level
tertinggi sejak 2010 lalu dan penurunan pertumbuhan ekonomi China.
Indeks Shanghai Composite menguat sebesar 84 persen selama 12 bulan
terakhir telah melampaui setiap pasar utama lainnya di seluruh dunia. (izr)
Sumber: Bloomberg
Bursa AS Ditutup Melemah 0,9% Pasca Anjloknya Saham Jasa Kesehatan & Industri
BESTPROFIT FUTURES MALANG (1/4) - Bursa Saham AS berakhir melemah ditengah
penurunan saham perusahaan pelayanan kesehatan dan industri yang
sekaligus memangkas kenaikan kuartalan ke-9 secara beruntun pada Indeks
Standard & Poor 500.
Indeks S&P 500 merosot 0.9% ke level 2,068.05 pukul 4 sore ini waktu New York yang sekaligus menandai kenaikan kuartalan terlama secara beruntun sejak 1998 silam. Sementara Indeks Nasdaq Composite melemah 0.9% dengan mencatat kenaikan kuartalan terpanjang secara beruntun yang pernah tercapai.
Indeks S&P 500 berayun rata-rata 1.1% diantara level terendahnya dalam sehari terakhir dan tertingginya dalam kuartal pertama yang juga merupakan pergerakan harian tertinggi sejak kuartal ke-2 di tahun 2012 lalu, menurut data dari Bloomberg. Indeks acuan tersebut mengalami penurunan sebesar 2.2% dari rekor yang tercatat pada 2 Maret kemarin dan termasuk diantara bursa dengan performa terburuk dari 24 bursa di negara maju sepanjang tahun 2015 ini. (bgs)
Sumber : Bloomberg
Indeks S&P 500 merosot 0.9% ke level 2,068.05 pukul 4 sore ini waktu New York yang sekaligus menandai kenaikan kuartalan terlama secara beruntun sejak 1998 silam. Sementara Indeks Nasdaq Composite melemah 0.9% dengan mencatat kenaikan kuartalan terpanjang secara beruntun yang pernah tercapai.
Indeks S&P 500 berayun rata-rata 1.1% diantara level terendahnya dalam sehari terakhir dan tertingginya dalam kuartal pertama yang juga merupakan pergerakan harian tertinggi sejak kuartal ke-2 di tahun 2012 lalu, menurut data dari Bloomberg. Indeks acuan tersebut mengalami penurunan sebesar 2.2% dari rekor yang tercatat pada 2 Maret kemarin dan termasuk diantara bursa dengan performa terburuk dari 24 bursa di negara maju sepanjang tahun 2015 ini. (bgs)
Sumber : Bloomberg
Kecemasan Hutang Yunani Kembali Hantam Bursa Saham Eropa di Sesi Penutupan
BESTPROFIT FUTURES MALANG (1/4) - Bursa Saham Eropa ditutup melemah menyusul
rilis data yang bervariasi dan perdebatan dana talangan Yunani,
sementara Bursa Saham Inggris gagal mendulang gain pasca rilis data
pertumbuhan ekonomi.
Indeks FTSE 100 Inggris turun 1.72% ke level 6,773.04 poin.
Indeks DAX 30 Jerman anjlok 0.99% dengan ditutup di level 11,966.17 poin dan Indeks CAC 40 di Paris merosot 0.98% ke level 5,033.64 poin.
Sedangkan mata uang euro melemah $1.0740 dari level $1.0825 yang tercatat kemarin.
Deflasi Zona Eropa bulan Maret menurun, menurut rilis data pemerintah pada hari Selasa ini, sehingga berhasil meredam kecemasan bahwa perekonomian sedang menghadapi kecemasan yang serius setelah indeks harga konsumen mencatat penurunan pada bulan ke-4 secara beruntun.
Akan tetapi dengan situasi Yunani yang sedang mengalami krisis keuangan sekaligus hal pahit bagi mitra-mitra Eropa lainnya dan euro yang sedang mengalami penurunan tajam, para analis merasa khawatir jika krisis hutang baru di Zona Eropa dapat mempengaruhi perekonomian dunia. (bgs)
Sumber : AFP
Indeks FTSE 100 Inggris turun 1.72% ke level 6,773.04 poin.
Indeks DAX 30 Jerman anjlok 0.99% dengan ditutup di level 11,966.17 poin dan Indeks CAC 40 di Paris merosot 0.98% ke level 5,033.64 poin.
Sedangkan mata uang euro melemah $1.0740 dari level $1.0825 yang tercatat kemarin.
Deflasi Zona Eropa bulan Maret menurun, menurut rilis data pemerintah pada hari Selasa ini, sehingga berhasil meredam kecemasan bahwa perekonomian sedang menghadapi kecemasan yang serius setelah indeks harga konsumen mencatat penurunan pada bulan ke-4 secara beruntun.
Akan tetapi dengan situasi Yunani yang sedang mengalami krisis keuangan sekaligus hal pahit bagi mitra-mitra Eropa lainnya dan euro yang sedang mengalami penurunan tajam, para analis merasa khawatir jika krisis hutang baru di Zona Eropa dapat mempengaruhi perekonomian dunia. (bgs)
Sumber : AFP
Monday, 30 March 2015
Emas Berjangka Turun Tajam Dalam Tiga Pekan Terakhir
BESTPROFIT FUTURES MALANG (31/3) - Emas
mengalami penurunan tertajam dalam tiga pekan terakhir pada tanda-tanda
bahwa investor meninggalkan logam mulia meski pasca reli baru-baru ini.
Nilai lindung
memangkas posisi beli ke level terendah sejak Desember 2013. Aset global
pada emas ETP turun 56,6 metrik ton pada bulan Maret, yang tertajam
dalam 15 bulan terakhir. Reli harga dalam dua pekan sebelumnya karena
spekulasi bahwa suku bunga AS akan meningkat pada laju yang lebih lambat
dari yang diharapkan sebelumnya.
Meskipun para otoritas
The Fed memangkas outlook untuk suku bunga pinjaman di akhir tahun,
investor berspekulasi bahwa para otoritas masih akan mengangkat suku
bunga acuan mendekati nol guna mencegah inflasi dari lonjakannya seiring
perekonomian yang mengalami rebound. Emas secara historis telah
digunakan sebagai lindung nilai terhadap harga konsumen yang lebih
tinggi.
Emas berjangka untuk
pengiriman Juni turun 1,3% untuk menetap di level $ 1,185.30 per ons
pada pukul 1:40 di New York Comex, yang merupakan penurunan tertajam
sejak 6 Maret.
Indeks harga konsumen, yang tidak termasuk makanan dan bahan bakar, naik sebanyak 1,4% pada bulan Februari dari tahun sebelumnya, menurut angka Departemen Perdagangan menunjukkan pada Senin.(yds)
Sumber: Bloomberg
Indeks Topix Reli Melanjutkan Penguatan Kuartalan Terbesar dalam Dua Tahun
BESTPROFIT FUTURES MALANG (31/3) - Saham Jepang naik mengirim indeks Topix mencatat rally kuartalan paling tajam dalam dua tahun terakhir, seiring optimisme atas prospek stimulus China didukung penguatan saham global dan pelemahan yen mendorong sektor eksportir.
Indeks Topix naik sebesar 1,2 persen ke level 1,576.12 pukul 09:02 pagi di Tokyo, menuju penguatan kuartalan sebesar 12 persen, terbesar sejak kuartal pertama 2013 lalu. Indeks Nikkei 225 Stock Average naik sebesar 0,9 persen ke level 19,589.22. Sementara Yen, ditransaksikan pada level 120,06 per dolar pasca kemarin terkoreksi tajam dalam hampir tujuh pekan terakhir. Indeks ekuitas global rally sebesar 0,7 persen pada Senin kemarin pasca China mengumumkan langkah-langkah untuk merasangkan pertumbuhan pasar perumahan dan gubernur bank sentral China (PBOC) mengatakan para pembuat kebijakan dapat berbuat lebih banyak untuk mendukung pertumbuhan ekonomi terbesar kedua di dunia.
Euro melemah 0,5 persen terhadap dolar kemarin. Yunani, negara berhutang terbesar di Eropa, mengalami kebuntuan dalam pembicaraan dengan negara-negara kawasan euro dan Dana Moneter Internasional (IMF) terhadap persyaratan yang melekat untuk dana penyelamatan senilai 240 miliar euro ($ 260 milyar). Kebuntuan, membuat Yunani bergantung pada pinjaman Bank Sentral Eropa, yang beresiko mengarah ke default dalam beberapa pekan kedepan.
China memiliki ruang untuk bertindak, baik dengan menurunkan suku bunga dan pelonggaran langkah-langkah "kuantitatif", kepala Bank Rakyat China (PBOC) Zhou Xiaochuan mengatakan pada hari Minggu. China mengambil langkah Senin untuk mendukung pasar properti dengan menurunkan uang muka yang diperlukan dan memperpendek minimum holding period untuk pembebasan pajak penjualan untuk beberapa pemilik rumah. Indeks Shanghai Composite ditutup melonjak sebesar 2,6 persen kemarin.
Kontrak E-mini berjangka S&P 500 stagnan pasca indeks acuan menguat sebesar1,2 persen pada Senin kemarin di New York, mencatat reli dua hari pertama sejak 17 Februari lalu dan memperpanjang keuntungan kuartalan kesembilan. (izr)
Sumber: Bloomberg
Indeks Topix naik sebesar 1,2 persen ke level 1,576.12 pukul 09:02 pagi di Tokyo, menuju penguatan kuartalan sebesar 12 persen, terbesar sejak kuartal pertama 2013 lalu. Indeks Nikkei 225 Stock Average naik sebesar 0,9 persen ke level 19,589.22. Sementara Yen, ditransaksikan pada level 120,06 per dolar pasca kemarin terkoreksi tajam dalam hampir tujuh pekan terakhir. Indeks ekuitas global rally sebesar 0,7 persen pada Senin kemarin pasca China mengumumkan langkah-langkah untuk merasangkan pertumbuhan pasar perumahan dan gubernur bank sentral China (PBOC) mengatakan para pembuat kebijakan dapat berbuat lebih banyak untuk mendukung pertumbuhan ekonomi terbesar kedua di dunia.
Euro melemah 0,5 persen terhadap dolar kemarin. Yunani, negara berhutang terbesar di Eropa, mengalami kebuntuan dalam pembicaraan dengan negara-negara kawasan euro dan Dana Moneter Internasional (IMF) terhadap persyaratan yang melekat untuk dana penyelamatan senilai 240 miliar euro ($ 260 milyar). Kebuntuan, membuat Yunani bergantung pada pinjaman Bank Sentral Eropa, yang beresiko mengarah ke default dalam beberapa pekan kedepan.
China memiliki ruang untuk bertindak, baik dengan menurunkan suku bunga dan pelonggaran langkah-langkah "kuantitatif", kepala Bank Rakyat China (PBOC) Zhou Xiaochuan mengatakan pada hari Minggu. China mengambil langkah Senin untuk mendukung pasar properti dengan menurunkan uang muka yang diperlukan dan memperpendek minimum holding period untuk pembebasan pajak penjualan untuk beberapa pemilik rumah. Indeks Shanghai Composite ditutup melonjak sebesar 2,6 persen kemarin.
Kontrak E-mini berjangka S&P 500 stagnan pasca indeks acuan menguat sebesar1,2 persen pada Senin kemarin di New York, mencatat reli dua hari pertama sejak 17 Februari lalu dan memperpanjang keuntungan kuartalan kesembilan. (izr)
Sumber: Bloomberg
Saham Asia Naik untuk Kuartal Terbaiknya dalam 3 Tahun Terakhir
BESTPROFIT FUTURES MALANG (31/3) - Saham
Asia naik, dengan indeks acuan regional bersiap untuk kuartal
terbaiknya dalam 3 tahun terakhir seiring China bergerak untuk mendukung
pertumbuhan ekonomi, mengirim penguatan saham Amerika Serikat dan Eropa
dan mata uang yen melemah terhadap dolar.
Indeks MSCI Asia
Pacific naik 0,6 % ke level 147,35 pada pukul 09:01 pagi waktu Tokyo,
mengalami kenaikan kuartalan sebesar 6,9 %, yang merupakan kenaikan
terbesarnya dalam 3 bulan pertama sejak tahun 2012. Bank sentral China
mengumumkan langkah-langkah yang bertujuan untuk menghentikan penurunan
pada saham properti setelah Gubernur Zhou Xiaochuan mengatakan bahwa
pada akhir pekan lalu para pembuat kebijakan dapat melakukan lebih
banyak untuk mendukung perekonomian terbesar di Asia. Indeks Shanghai
Composite melonjak sebesar 17 % pada tahun ini sampai dengan kemarin dan
Indeks Topix Jepang menguat sebesar 11 %.
Indeks Topix naik 1,2 %
pada hari ini setelah kemarin yen turun 0,8 % terhadap dolar. Indeks
Australia S & P / ASX 200 menguat 1,2 % dan Indeks NZX 50 Selandia
Baru naik 0,2 %. Indeks Kospi Korea Selatan meningkat 0,7 %.
Kontrak pada Indeks
FTSE China A50 naik 1,5 % pada sesi terbaru. Kenaikan saham China
daratan pada tahun ini memicu ekspektasi pelonggaran kebijakan bank
sentral, optimisme pemerintah tidak akan membiarkan pertumbuhan ekonomi
jatuh pada tahun ini di bawah target 7 % dan terkait pemerintah
mengurangi pembatasan pada penjualan properti. (knc)
Sumber : Bloomberg
Ekuitas AS Ditutup Menguat Ditengah Aktifitas Merger Perusahaan
BESTPROFIT FUTURES MALANG (31/3) - Saham
AS ditutup menguat, melanjutkan kenaikan kuartalannya ditengah
aktifitas merger sejumlah perusahaan dan optimisme bank sentral optimis
yang akan mendukung pertumbuhan global.
Indeks Standard &
Poor 500 menguat 1,2% menjadi 2,086.22 pada 04:00 sore di New York,
mempertahankan kenaikan kuartalan beruntun terpanjang sejak tahun 1998.
Dengan kenaikan sebesar 0,2% pada hari Jumat, indeks tersebut
menyelesaikan gain back-to-back pertama setelah 28 hari , menurun tajam
sejak 1994 silam.
Ketua Federal Reserve
Janet Yellen pada hari Jumat kemarin menyatakan bahwa Bank Sentral AS di
tahun ini diperkirakan akan menaikkan suku bunga dengan kenaikan
selanjutnya dilakukan secara bertahap tanpa mengikuti prediksi yang ada.
Sementara Gubernur Bank Sentral China menyatakan bahwa pemerintahnya
dapat melakukan upaya yang lebih guna mendukung pertumbuhan ekonomi di
China.
Laba kuartal pertama
untuk perusahaan S&P 500 diperkirakan menurun untuk pertama kalinya
sejak tahun 2009. Perusahaan akan melihat kontraksi 5,8% untuk periode
tiga bulan, menurut perkiraan ekonom yang dihimpun oleh Bloomberg.
Perkiraan pertumbuhan Laba untuk kuartal yang positif sejak Januari,
data menunjukkan.(yds)
Sumber: Bloomberg
Bursa Saham AS Sesi 1 Menguat 1% Ditengah Aktifitas Merger Sejumlah Perusahaan
BESTPROFIT FUTURES MALANG (31/3) - Bursa Saham AS sesi 1 menguat dengan
memperpanjang kenaikan kuartalannya ditengah aktifitas merger sejumlah
perusahaan dan optimisme bank sentral yang akan mendukung petumbuhan
ekonomi global.
Indeks S&P 500 menguat 1% ke level 2,082.02 pukul 11:57 siang ini waktu New York. Kuartal pertama ini indeks acuan tersebut mengalami kenaikan sebesar 1.1% yang sekaligus mempertahankan kenaikan kuartalannya terpanjangnya secara beruntun sejak 1998 silam. Sementara Indeks Dow Jones Industrial Average naik 264.69 poin atau 1.5% ke level 17,977.35. Sedangkan Indeks Nasdaq Composite menguat 0.8%.
Ketua Federal Reserve Janet Yellen pada hari Jumat kemarin menyatakan bahwa Bank Sentral AS di tahun ini diperkirakan akan menaikkan suku bunga dengan kenaikan selanjutnya dilakukan secara bertahap tanpa mengikuti prediksi yang ada. Sementara Gubernur Bank Sentral China menyatakan bahwa pemerintahnya dapat melakukan upaya yang lebih guna mendukung pertumbuhan ekonomi Negeri Tirai Bambu tersebut. (bgs)
Sumber : Bloomberg
Indeks S&P 500 menguat 1% ke level 2,082.02 pukul 11:57 siang ini waktu New York. Kuartal pertama ini indeks acuan tersebut mengalami kenaikan sebesar 1.1% yang sekaligus mempertahankan kenaikan kuartalannya terpanjangnya secara beruntun sejak 1998 silam. Sementara Indeks Dow Jones Industrial Average naik 264.69 poin atau 1.5% ke level 17,977.35. Sedangkan Indeks Nasdaq Composite menguat 0.8%.
Ketua Federal Reserve Janet Yellen pada hari Jumat kemarin menyatakan bahwa Bank Sentral AS di tahun ini diperkirakan akan menaikkan suku bunga dengan kenaikan selanjutnya dilakukan secara bertahap tanpa mengikuti prediksi yang ada. Sementara Gubernur Bank Sentral China menyatakan bahwa pemerintahnya dapat melakukan upaya yang lebih guna mendukung pertumbuhan ekonomi Negeri Tirai Bambu tersebut. (bgs)
Sumber : Bloomberg
Subscribe to:
Comments (Atom)


