BESTPROFIT FUTURES (02/07) - Dollar diperdagangkan mendekati level 6
pekan terendahnya terhadap euro menjelang Pidato Gubernur Federal
Reserve Janet Yellen hari ini, setelah bulan lalu menyatakan bahwa suku
bunga AS akan tetap rendah dalam waktu yang cukup lama.
Kemarin
Dollar turun pada hari ke-5 setelah indeks manufaktur AS naik kurang
dari perkiraan ekonom sebelumnya. Dollar Australia mendekati level
tertingginya sejak November tahun lalu jelang perdagangan hari ini. Mata
uang Selandia Baru turun dari level 3 tahun tertingginya setelah harga
susu bubuk merosot pada sebuah pelelangan. Sementara ECB (European
Central Bank) besok akan mengumukan kebijakan.
Sejak kemarin
dollar berada pada level $1.3680 per euro pukul 8:20 pagi ini waktu
Tokyo, saat menyentuh level $1.3700, merupakan level tertinggi sejak 21
Mei lalu. Dollar berada pada level 101.54 yen dari level 101.53 di New
York. Sementara Euro berada pada level 138.90 yen dari level 138.88.
Indeks
Spot Dollar Bloomberg, yang mencatat mata uang dollar terhadap 10 mata
uang lainnya, berada pada level 1,002.75 dari level kemarin 1,002.67,
level penutupan terendah sejak 6 Mei lalu.
Hari ini di Washington Yellen akan memberikan testimoninya dihadapan IMF (International Monetary Fund).
Dollar
Australia tergelincir 0.1% ke level 94.89 sen AS setelah kemarin
menyentuh level 95.05, level yang tak terlihat sejak 7 November tahun
lalu.
Dollar Selandia Baru melemah 0.1% ke level 87.67 sen AS
dari level tertingginya kemarin 87.91. Pekan lalu dollar Selandia Baru
mencatat level 87.94, level tertinggi sejak mencapai level tertingginya
88.43 di Agustus 2011 lalu. (bgs)
Sumber : Bloomberg
Tuesday, 1 July 2014
Monday, 30 June 2014
Harga Kopi Arabika Rebound Signifikan di Bursa ICE US
Harga kopi varian Arabika di Bursa ICE US
terpantau ditutup menguat pada perdagangan Senin 30 Juni 2014 setelah
anjlok pada Jumat lalu. Penguatan harga kopi Arabika di Bursa ICE US
dipicu oleh fluktuasi harga kopi seiring belum jelasnya panen kopi
Brasil.
Belum jelasnya dampak kekeringan Brasil
terhadap kopi siap panen di negara tersebut, masih terus berimbas pada
fluktuasi harga kopi varian Arabika. Walaupun, telah beredar isu terkait
kerusakan cukup signifikan pada salah satu perkebunan kopi di kawasan
Minas Gerais, akan tetapi investor masih belum yakin untuk menjadikan
hal tersebut sebagai tolak ukur terhadap panen keseluruhan Brasil.
Walaupun demikian, harga kopi varian
Arabika pada perdagangan Senin lalu cukup terangkat oleh anjloknya harga
kopi Arabika pada perdagangan hari Jumat. Harga kopi varian Arabika
yang anjlok hingga 4,6% pada Jumat lalu, membuat harga kontrak kopi
Arabika di Bursa ICE menjadi relatif murah sehingga memicu aksi beli
pada awal perdagangan pekan ini.
Pada perdagangan Senin 30 Juni 2014 di
Bursa ICE US, harga kopi Arabika ditutup menguat. Harga kopi Arabika
berjangka ICE US untuk kontrak September 2014 naik 1,48% ke tingkat
harga $175,10/ton atau menguat $2,55/ton.
Sedangkan dari perdagangan di Bursa
LIFFE, harga kopi varian Robusta terpantau justru ditutup melemah. Harga
kopi Robusta berjangka LIFFE untuk kontrak September 2014 turun 0,88%
ke tingkat harga $2.016/ton atau melemah $18/ton.
Analis Vibiz Research dari Vibiz
Consulting memprediksi harga kopi Arabika akan cenderung untuk kembali
bergerak menguat pada perdagangan hari ini. Hal tersebut dilandasi oleh
potensi aksi beli menjelang masa panen Brasil dengan landasan adanya isu
kerusakan kopi di kawasan Minas Gerais. Terkait pergerakan harga kopi
pada perdagangan hari ini, range normal diprediksi akan berada di
kisaran $168-$179 pada Arabika dan $1.950-$2.056 pada Robusta.
Sumber : Vibiznews
Ekspor Kayu Dan Barang Dari Kayu Meningkat
Laporan terkini dari Badan Pusat
Statistik menunjukkan bahwa nilai ekspor nonmigas dengan golongan barang
HS 2 Dijit yaitu Kayu, barang dari kayu (44) , mengalami peningkatan di
bulan April dan mencapai angka 368.4 juta Dollar AS (FOB). Pada bulan
sebelumnya yaitu bulan Maret ekspor golongan barang ini hanya mencapai
sekitar 345.1 juta Dollar AS, sehingga dengan demikian telah naik
sekitar 23.3 juta Dollar AS, atau naik sekitar 6.75 %.
Sedangkan secara kumulatif dari awal
tahun ini, kinerja ekspor golongan barang ini telah mencapai angka
sekitar 1360.2 juta Dollar AS dan memiliki porsi sekitar 2.83% terhadap
ekspor nonmigas kumulatif untuk keseluruhan golongan barang.
Kinerja ekspor kumulatif golongan barang
ini pada tahun lalu menunjukkan angka 1152 juta Dollar AS, sehingga
dengan demikian dibandingkan dengan periode tersebut menunjukkan adanya
kenaikan sekitar 208.2 juta Dollar AS atau sekitar 18.07 %.
Analis Vibiz Research dari Vibiz
Consulting mengemukakan bahwa kinerja saham untuk sektor terkait di
Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk tiga bulan ini nampak menunjukkan
kinerja yang positif dimana indeks saham untuk sektor MISC-IND mengalami
kenaikan sekitar + 0.18 % dalam 3 bulan terakhir. Sementara itu indeks
komposit (Jakarta Stock Exchange Composite Index, JCI) untuk periode
yang sama menunjukkan kenaikan sekitar 1.89 % dalam 3 bulan terakhir.
Indeks LQ45 yang merupakan indeks yang
terdiri dari 45 saham Perusahaan Tercatat yang dipilih berdasarkan
pertimbangan likuiditas dan kapitalisasi pasar dengan kriteria-kriteria
yang sudah ditentukan, juga menunjukkan sinyal yang positif. Indeks LQ45
mengalami kenaikan sekitar 2.48% dalam 3 bulan terakhir.
Sementara itu Jakarta Islamic Index (JII)
yang merupakan indeks yang menggunakan 30 saham yang dipilih dari
saham-saham yang masuk dalam kriteria syariah (Daftar Efek Syariah yang
diterbitkan oleh Bapepam-LK) dengan mempertimbangkan kapitalisasi pasar
dan likuiditas, menunjukkan kenaikan sekitar 2.06% dalam 3 bulan
terakhir.
Sumber : Vibiznews
Uji Terbang Pesawat Pendarat Baru NASA Berhasil
BESTPROFIT FUTURES (07/01) - Badan Antariksa
Nasional Amerika NASA menyatakan, uji terbang yang dilakukan atas
pesawat pendarat baru planet Mars telah berhasil baik meskipun payungnya
tidak membuka sepenuhnya.
NASA berharap menggunakan pesawat itu dalam penerbangan berawak di masa depan ke planet merah itu.
Balon yang digerakkan motor dan helium hari Sabtu
membawa pesawat berbentuk piring besar itu dari landasan luncur di
Hawaii ke lokasi pada ketinggian lebih dari 36 ribu meter di atas
Samudera Pasifik yang atmosfirnya setipis atmosfir Mars.
Namun, payung selebar 34 meter yang direncanakan membimbing pesawat itu terjun ke laut tidak membuka sepenuhnya.
Walaupun demikian, NASA mengatakan merasa puas
dengan hasilnya. Dan ujicoba itu menjadi pengalaman yang lebih berharga
daripada sekiranya segalanya berjalan sempurna.
Sumber : VOA Indonesia
Indeks S&P 500 Berakhir Mendatar ditengah Reli Kuartalan
BESTPROFIT FUTURES (01/07) - Indeks
Standard & Poor 500 stagnan catat kenaikan kuartalan terpanjang
sejak tahun 1998 lalu, seiring naiknya tingkat penjualan rumah yang
tertunda mengimbangi data manufaktur yang lebih lemah dari perkiraan.
Indeks
S & P 500 turun kurang dari 0,1 persen ke level 1,960.03 pada pukul
4 sore di New York. Indeks acuan naik sebesar 4,7 persen untuk kuartal
ini, Kenaikan keenam berturut-turut. Indeks Dow Jones Industrial Average
kehilangan 27,19 poin, atau sebesar 0,2 persen, ke level 16,824.65 hari
ini. Indeks Nasdaq Composite naik sebesar 0,2 persen.
Indeks
S & P 500 diperdagangkan di 16,6 kali proyeksi laba anggotanya,
mendekati valuasi tertinggi dalam empat tahun terakhir. Indeks telah
gagal untuk catat keuntungan atau kerugian melebihi 1 persen untuk 51
hari berturut-turut, terpanjang sejak 1995 lalu.
Indeks
Volatilitas Chicago Board Options Exchange naik sebesar 4,2 persen ke
level 11,68. Indeks, yang dikenal sebagai VIX, mendekati level
terendahnya sejak Februari 2007 lalu. (izr)
Sumber: Bloomberg
Emas Catat Kenaikan Bulanan Terbesar Sejak Februari
BESTPROFIT FUTURES (01/07) - Emas berjangka pada
Senin menetap dengan kenaikan bulanan terbesar sejak Februari, setelah
para pedagang menunggu kemungkinan pasar katalis berikutnya, yang
kemungkinan akan datang dalam bentuk data bulanan ketenagakerjaan AS dan
pertemuan Bank Sentral Eropa pada akhir pekan ini.
Emas untuk pengiriman Agustus naik $ 2, atau 0,2%,
untuk sesi ini dan menetap di level $ 1.322 per ons di divisi Comex New
York Mercantile Exchange.
Harga logam kuning tersebut, pelacakan kontrak teraktif, telihat mengalami keuntungan 6,1% untuk bulanan dan 3% untuk kuartalan.
Emas memperlihatkan sedikit reaksinya terhadap
laporan AS yang dirilis hari ini (Senin 30/6/14), menunjukkan bahwa PMI
Chicago mengalami pelemahan pada bulan Juni dan penjualan rumah yang
tertunda pada bulan Mei naik 6,1%.
Di Eropa, inflasi di zona euro tetap stabil di 0,5%
pada bulan Juni, meleset dari perkiraan pembacaan 0,6% menjelang
pertemuan ECB pada hari Kamis mendatang.
Sementara itu di Comex, perak untuk pengiriman
September turun hampir 8 sen, atau 0,4%, untuk menetap di level $ 21,06
per ons setelah mengikuti gain pekan lalu sekitar 0,6%. Untuk bulan ini,
harga perak naik hampir 13% dalam sebulan dan mencatat gain kuartalan
sebesar 6,6%. (frk)
Sumber: MarketWatch
Sunday, 29 June 2014
Saham Industri dan Teknologi Naik, Antarkan Bursa Saham Asia Menguat
BESTPROFIT FUTURES (30/06) - Bursa Saham Asia menguat, indeks acuan
saham regional tersebut memperpanjang gain mingguan ke-7, akibat saham
teknologi informasi dan industri yang menguat.
Indeks MSCI Asia Pacific menguat 0.2% ke level 145.32 pukul 9:02 pagi waktu Tokyo. Pekan lalu acuan saham tersebut mengalami kenaikan sebesar 0.3%. Sementara Bursa Saham Hong Kong dan China belum membuka jam perdagangan sahamnya. Indeks Topix Jepang menguat 0.3% setelah yen diperdagangkan mendekati level tertingginya dalam lebih dari 5 pekan terakhir terhadap dollar. Data manufaktur China dan survei Bank of Japan terkait sentiment bisnis akan dirilis besok.
Pekan lalu Indeks MSCI Asia Pacific mengalami kenaikan 5.1% sepanjang kuartal ini, kenaikan tertinggi sejak 3 bulan terakhir hingga 30 September 2013 lalu dan naik 2.4% pada Juni lalu, kenaikan pada bulan ke-2 secara berturut-turut.
Produksi industri Jepang Mei lalu naik sebesar 0.5% dibanding April, sementara rilis hari ini menunjukkan penurunan sebesar 2.8%.
Sumber : Bloomberg
Indeks MSCI Asia Pacific menguat 0.2% ke level 145.32 pukul 9:02 pagi waktu Tokyo. Pekan lalu acuan saham tersebut mengalami kenaikan sebesar 0.3%. Sementara Bursa Saham Hong Kong dan China belum membuka jam perdagangan sahamnya. Indeks Topix Jepang menguat 0.3% setelah yen diperdagangkan mendekati level tertingginya dalam lebih dari 5 pekan terakhir terhadap dollar. Data manufaktur China dan survei Bank of Japan terkait sentiment bisnis akan dirilis besok.
Pekan lalu Indeks MSCI Asia Pacific mengalami kenaikan 5.1% sepanjang kuartal ini, kenaikan tertinggi sejak 3 bulan terakhir hingga 30 September 2013 lalu dan naik 2.4% pada Juni lalu, kenaikan pada bulan ke-2 secara berturut-turut.
Produksi industri Jepang Mei lalu naik sebesar 0.5% dibanding April, sementara rilis hari ini menunjukkan penurunan sebesar 2.8%.
Sumber : Bloomberg
Ketegangan Irak Dinilai Tak Pengaruhi Produksi Minyak, WTI & Brent Turun
BESTPROFIT FUTURES (30/06) - Minyak mentah WTI (West Texas
Intermediate) turun pada hari ke-3 dan Brent merosot ditengah adanya
spekulasi yang menyatakan bahwa produksi minyak Irak tidak akan
dipengaruhi oleh ketegangan pada penghasil minyak terbesar ke-2 OPEC
tersebut.
Kontrak berjangka turun sebesar 0.3% di New York, perpanjang penurunan pekan lalu sebesar 1.4%. Militer Rusia sedang membantu guna mempersiapkan angkatan udara Irak untuk merebut kembali wilayah Irak Utara yang diduduki oleh para milisi Islam. Pertempuran belum menyebar hingga Irak Selatan, yang merupakan rumah bagi lebih dari sepertiga produksi minyak Irak.
WTI untuk pengiriman bulan Agustus turun sebesar 34 sen ke level $105.40 per barel pada perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange dan berada pada level $105.48 pukul 9:44 pagi waktu Sydney. Kontrak tergelincir sebesar 10 sen ke level $105.74 pada 27 Juni lalu. Volume semua kontrak berjangka diperdagangkan sebesar 41% dibawah 100 hari rata-rata. Bulan ini harga telah mengalami kenaikan sebesar 2.7% dan 3.8% pada kuartal ke-2.
Brent untuk penyelesaian bulan Agustus turun sebesar 26 sen atau 0.2% ke level $113.04 per barel di ICE Futures Europe exchange, London. Acuan minyak mentah Eropa diperdagangkan lebih tinggi sebesar $7.62 dibanding WTI. (bgs)
Sumber : Bloomberg
Kontrak berjangka turun sebesar 0.3% di New York, perpanjang penurunan pekan lalu sebesar 1.4%. Militer Rusia sedang membantu guna mempersiapkan angkatan udara Irak untuk merebut kembali wilayah Irak Utara yang diduduki oleh para milisi Islam. Pertempuran belum menyebar hingga Irak Selatan, yang merupakan rumah bagi lebih dari sepertiga produksi minyak Irak.
WTI untuk pengiriman bulan Agustus turun sebesar 34 sen ke level $105.40 per barel pada perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange dan berada pada level $105.48 pukul 9:44 pagi waktu Sydney. Kontrak tergelincir sebesar 10 sen ke level $105.74 pada 27 Juni lalu. Volume semua kontrak berjangka diperdagangkan sebesar 41% dibawah 100 hari rata-rata. Bulan ini harga telah mengalami kenaikan sebesar 2.7% dan 3.8% pada kuartal ke-2.
Brent untuk penyelesaian bulan Agustus turun sebesar 26 sen atau 0.2% ke level $113.04 per barel di ICE Futures Europe exchange, London. Acuan minyak mentah Eropa diperdagangkan lebih tinggi sebesar $7.62 dibanding WTI. (bgs)
Sumber : Bloomberg
Iran Memulai Ekspor Mobil ke Rusia
BESTPROFIT FUTURES (30/06) - Iran mulai mengekspor mobil ke Rusia untuk
pertama kalinya dalam lima tahun pada hari Senin, setelah memenuhi
standar-standar emisi yang telah ditingkatkan.
Para pekerja di pabrik Iran-Khodro di Teheran melakukan pengiriman perdana, yang mencakup sedan Samand dan Runna. Produsen mobil terbesar Iran itu berencana mengekspor 10 ribu mobil ke Rusia pada tahun 2015.
Iran-Khodro mengekspor lebih dari 12 ribu mobil ke Rusia dari tahun 2007 hingga 2009, tetapi pengirimannya terhenti sewaktu Rusia menerapkan standar emisi Euro-4 yang lebih ketat.
Dimulainya kembali ekspor tersebut berlangsung pada waktu perdagangan dengan Iran semakin terbuka besar, menyusul suatu perjanjian nuklir sementara yang dicapai November lalu. Sebagian sanksi internasional diperlonggar sebagai imbalan atas dihentikannya atau dibatasinya beberapa bagian program nuklir negara itu. Iran berharap akan mencapai perjanjian akhir dengan Rusia dan negara-negara besar dunia lainnya akhir bulan depan.
Ekspor ini juga mencerminkan meningkatnya kerjasama antara kedua negara. Rusia membangun pembangkit listrik tenaga nuklir bagi Iran yang mulai beroperasi pada tahun 2011. Teheran dan Moskow sedang membahas tentang pembangunan lainnya.
Sumber : VOA
Para pekerja di pabrik Iran-Khodro di Teheran melakukan pengiriman perdana, yang mencakup sedan Samand dan Runna. Produsen mobil terbesar Iran itu berencana mengekspor 10 ribu mobil ke Rusia pada tahun 2015.
Iran-Khodro mengekspor lebih dari 12 ribu mobil ke Rusia dari tahun 2007 hingga 2009, tetapi pengirimannya terhenti sewaktu Rusia menerapkan standar emisi Euro-4 yang lebih ketat.
Dimulainya kembali ekspor tersebut berlangsung pada waktu perdagangan dengan Iran semakin terbuka besar, menyusul suatu perjanjian nuklir sementara yang dicapai November lalu. Sebagian sanksi internasional diperlonggar sebagai imbalan atas dihentikannya atau dibatasinya beberapa bagian program nuklir negara itu. Iran berharap akan mencapai perjanjian akhir dengan Rusia dan negara-negara besar dunia lainnya akhir bulan depan.
Ekspor ini juga mencerminkan meningkatnya kerjasama antara kedua negara. Rusia membangun pembangkit listrik tenaga nuklir bagi Iran yang mulai beroperasi pada tahun 2011. Teheran dan Moskow sedang membahas tentang pembangunan lainnya.
Sumber : VOA
Ekspor Perhiasan/Permata Mengalami Penurunan
Laporan terkini dari Badan Pusat
Statistik menunjukkan bahwa nilai ekspor nonmigas dengan golongan barang
HS 2 Dijit yaitu Perhiasan/permata (71) , mengalami penurunan di bulan
April dan hanya mencapai angka 339.4 juta Dollar AS (FOB).
Pada bulan sebelumnya yaitu bulan Maret
ekspor golongan barang ini dapat mencapai sekitar 441.7 juta Dollar AS,
sehingga dengan demikian telah turun sekitar -102.3 juta Dollar AS, atau
turun sekitar -23.16 %.
Sedangkan secara kumulatif dari awal
tahun ini, kinerja ekspor golongan barang ini telah mencapai angka
sekitar 1641.1 juta Dollar AS dan memiliki porsi sekitar 3.41% terhadap
ekspor nonmigas kumulatif untuk keseluruhan golongan barang.
Kinerja ekspor kumulatif golongan barang
ini pada tahun lalu menunjukkan angka 782.5 juta Dollar AS, sehingga
dengan demikian dibandingkan dengan periode tersebut menunjukkan adanya
kenaikan sekitar 858.6 juta Dollar AS atau sekitar 109.72 %.
Analis Vibiz Research dari Vibiz
Consulting mengemukakan bahwa kinerja saham untuk sektor terkait di
Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk tiga bulan ini nampak menunjukkan
kinerja yang positif dimana indeks saham untuk sektor MINING mengalami
kenaikan sekitar + 8.25 % dalam 3 bulan terakhir. Sementara itu indeks
komposit (Jakarta Stock Exchange Composite Index, JCI) untuk periode
yang sama menunjukkan kenaikan sekitar 2.77 % dalam 3 bulan terakhir.
Indeks LQ45 yang merupakan indeks yang
terdiri dari 45 saham Perusahaan Tercatat yang dipilih berdasarkan
pertimbangan likuiditas dan kapitalisasi pasar dengan kriteria-kriteria
yang sudah ditentukan, juga menunjukkan sinyal yang positif. Indeks LQ45
mengalami kenaikan sekitar 3.29% dalam 3 bulan terakhir.
Sementara itu Jakarta Islamic Index (JII)
yang merupakan indeks yang menggunakan 30 saham yang dipilih dari
saham-saham yang masuk dalam kriteria syariah (Daftar Efek Syariah yang
diterbitkan oleh Bapepam-LK) dengan mempertimbangkan kapitalisasi pasar
dan likuiditas, menunjukkan kenaikan sekitar 2.75% dalam 3 bulan
terakhir.
Sumber : Vibiznews
Korea Utara kembali uji coba rudal
BESTPROFIT FUTURES (30/06) - Korea Utara telah meluncurkan dua rudal ke laut dari pantai timur Korea Utara, ungkap laporan dari Korea Selatan.
Seorang juru bicara kementerian pertahanan di Seoul menolak memberikan rincian lebih lanjut, namun kantor berita Yonhap mengatakan rudal tersebut bergerak dengan cepat dengan kisaran 500 km (310 mil).
Beberapa hari yang lalu, Korea Utara juga melakukan uji coba rudal dan mengatakan pihaknya berhasil melancarkan rudal baru yang disebut canggih dengan presisi tinggi.
Korea Utara sering melakukan uji coba rudal untuk memperbaiki kemampuan militernya.
Uji coba ini dilakukan hanya beberapa hari sebelum kedatangan Presiden Cina Xi Jinping di Korea Selatan untuk membahas program senjata nuklir Korea Utara.
Cina adalah satu-satunya sekutu utama Korea Utara dan menyokong ekonomi bangsa yang terisolasi tersebut.
Korea Utara berada di bawah sanksi Perserikatan Bangsa-Bangsa karena program senjata dan nuklirnya.
Korea Utara pernah melakukan uji coba nuklir pada tahun 2006, 2009 dan 2013, dan diperkirakan memiliki bahan nuklir yang cukup untuk membuat sejumlah bom kecil.
Sumber : BBC
Seorang juru bicara kementerian pertahanan di Seoul menolak memberikan rincian lebih lanjut, namun kantor berita Yonhap mengatakan rudal tersebut bergerak dengan cepat dengan kisaran 500 km (310 mil).
Beberapa hari yang lalu, Korea Utara juga melakukan uji coba rudal dan mengatakan pihaknya berhasil melancarkan rudal baru yang disebut canggih dengan presisi tinggi.
Korea Utara sering melakukan uji coba rudal untuk memperbaiki kemampuan militernya.
Uji coba ini dilakukan hanya beberapa hari sebelum kedatangan Presiden Cina Xi Jinping di Korea Selatan untuk membahas program senjata nuklir Korea Utara.
Cina adalah satu-satunya sekutu utama Korea Utara dan menyokong ekonomi bangsa yang terisolasi tersebut.
Korea Utara berada di bawah sanksi Perserikatan Bangsa-Bangsa karena program senjata dan nuklirnya.
Korea Utara pernah melakukan uji coba nuklir pada tahun 2006, 2009 dan 2013, dan diperkirakan memiliki bahan nuklir yang cukup untuk membuat sejumlah bom kecil.
Sumber : BBC
Thursday, 26 June 2014
Obama minta US$500 juta untuk Suriah
BESTPROFIT FUTURES (27/06) - Presiden Barack Obama meminta Kongres
Amerika Serikat untuk menyetujui dana US$500 juta untuk melatih dan
mempersenjatai anggota kelompok 'oposisi bersenjata Suriah moderat'.
Dana tersebut akan membantu Suriah membela diri menghadapi serangan rezim, demikian isi pernyataan Gedung Putih.Bantuan, tambah Obama, juga akan ditujukan untuk menghadapi ekstrimis seperti Negara Islamis di Irak dan Levant (ISIS).
Pergerakan maju ISIS di Irak membuat sejumlah anggota Kongres untuk menekan Presiden Obama.
"Pendanaan ini akan mendukung usaha pemerintah Washington yang sejak lama berupaya memperkuat oposisi Suriah moderat, baik sipil maupan bersenjata," kata Gedung Putih.
Dana akan membantu dalam menstabilisasi daerah kekuasaan oposisi serta mengatasi ancaman teroris.
Gedung Putin menambahkan pemberontak yang menerima dana akan lebih dulu diseleksi untuk mengatasi kekhawatiran peralatan akan dikuasai pihak musuh.
Presiden Obama mendapat tekanan dari sejumlah anggota Kongres untuk meningkatkan bantuan di kawasan tersebut.
Bulan lalu Obama telah mengisyaratkan peningkatan bantuan bagi oposisi Suriah dalam pidato di akademi militer West Point.
Sumber : BBC
Dana tersebut akan membantu Suriah membela diri menghadapi serangan rezim, demikian isi pernyataan Gedung Putih.Bantuan, tambah Obama, juga akan ditujukan untuk menghadapi ekstrimis seperti Negara Islamis di Irak dan Levant (ISIS).
Pergerakan maju ISIS di Irak membuat sejumlah anggota Kongres untuk menekan Presiden Obama.
"Pendanaan ini akan mendukung usaha pemerintah Washington yang sejak lama berupaya memperkuat oposisi Suriah moderat, baik sipil maupan bersenjata," kata Gedung Putih.
Dana akan membantu dalam menstabilisasi daerah kekuasaan oposisi serta mengatasi ancaman teroris.
Gedung Putin menambahkan pemberontak yang menerima dana akan lebih dulu diseleksi untuk mengatasi kekhawatiran peralatan akan dikuasai pihak musuh.
Presiden Obama mendapat tekanan dari sejumlah anggota Kongres untuk meningkatkan bantuan di kawasan tersebut.
Bulan lalu Obama telah mengisyaratkan peningkatan bantuan bagi oposisi Suriah dalam pidato di akademi militer West Point.
Sumber : BBC
Pilar Ekonomi Thailand Masih Lemah, Perdagangan Masih Defisit
Pemerintah Thailand melaporkan kondisi
perdagangan luar negerinya yang terkini melalui Departemen Kementerian
Perdagangan Promosi Perdagangan Internasional yang menunjukkan
terjadinya defisit oleh masih kontraksinya ekspor pasca kekacauan
politik di negeri gajah tersebut.
Ekspor Thailand dilaporkan telah turun
lebih dari yang diharapkan pada bulan Mei lalu yang menunjukkan bahwa
pilar ekonomi masih lemah pasca militer yang mengambil alih pemerintahan
negara tersebut, dan ini tugas awal yang berat pemerintah militer
menghadapi pertumbuhan setelah tujuh bulan terjadi kekacauan politik.
Sebagai informasi, pada tanggal 22 Mei 2014 lalu tentara Thailand
merebut kekuasaan dalam upaya untuk memulihkan ketertiban dan
mendapatkan solusi ekonomi yang sudah babak belur oleh melemahnya
permintaan dan berkurangnya kedatangan wisatawan.Ekspor yang sebagian besar di antaranya adalah barang-barang industri telah turun 2,14 persen pada Mei dari tahun sebelumnya yang menambah turunnya ekspor bulan April sekitar 0,9 persen secara basis tahunan. Selain itu pada bulan Mei, impor juga turun untuk 10 bulan berturut.
Dilaporkan juga pada bulan Mei, ekspor ke China turun 5,7 persen, namun ekspor ke AS naik 2,8 persen dari tahun sebelumnya. Dan Kementerian juga memperkirakan pertumbuhan ekspor sebesar 3,5 persen tahun ini, meskipun sampai bulan Mei lalu ekspor telah turun 1,22 persen.
Dengan kondisi perdagangan demikian Thailand memiliki defisit perdagangan sebesar $ 810 juta pada bulan Mei, lebih besar dibandingkan dengan perkiraan sebelumnya untuk surplus $ 300 juta. Dan dalam lima bulan hingga akhir Mei defisit perdagangan mencapai $ 1,56 miliar dengan ekspor yang turun 1,22% dan impor turun 14%.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting melihat turunnya ekspor dibulan Mei ini memberikan kekhawatiran bagi pasar bahwa pertumbuhan ekonomi Thailand kuartal kedua akan mengalami penyusutan dari pertumbuhan 2,1 persen di kuartal pertama. Dan sebelumnya bank sentral Thailand telah memangkas proyeksi pertumbuhan setahun penuh menjadi 1,5 persen dari 2,7 persen.
Sumber : Vibiznews
Korea Utara Uji Coba 3 Misil ke Laut Jepang
BESTPROFIT FUTURES (27/06) - Korea Selatan mengatakan, Korea Utara telah menguji coba tiga misil jarak pendek ke Laut Jepang.
Kementerian Pertahanan Korea Selatan di Seoul, mengatakan, misil-misil itu diluncurkan dari pantai timur Semenanjung Korea, Kamis (26/6). Misil-misil tersebut melesat sejauh 190 kilometer sebelum jatuh ke laut.
Korea Utara belum menanggapi laporan itu.
Tidak ada kabar mengenai jenis misil yang ditembakkan, dan apakah peluncuran itu merupakan uji senjata baru.
Sebelumnya tahun ini, Korea Utara juga mengujicoba sejumlah misil, termasuk misil-misil jarak menengah, sewaktu berlangsung latihan militer bersama skala besar Amerika-Korea Selatan.
Peluncuran misil hari Kamis ini bertepatan dengan munculnya spekulasi luas bahwa Pyongyang mungkin bersiap melangsungkan uji senjata nuklir bawah tanah keempatnya, yang merupakan pelanggaran terhadap resolusi-resolusi PBB.
Sumber : VOA
Kementerian Pertahanan Korea Selatan di Seoul, mengatakan, misil-misil itu diluncurkan dari pantai timur Semenanjung Korea, Kamis (26/6). Misil-misil tersebut melesat sejauh 190 kilometer sebelum jatuh ke laut.
Korea Utara belum menanggapi laporan itu.
Tidak ada kabar mengenai jenis misil yang ditembakkan, dan apakah peluncuran itu merupakan uji senjata baru.
Sebelumnya tahun ini, Korea Utara juga mengujicoba sejumlah misil, termasuk misil-misil jarak menengah, sewaktu berlangsung latihan militer bersama skala besar Amerika-Korea Selatan.
Peluncuran misil hari Kamis ini bertepatan dengan munculnya spekulasi luas bahwa Pyongyang mungkin bersiap melangsungkan uji senjata nuklir bawah tanah keempatnya, yang merupakan pelanggaran terhadap resolusi-resolusi PBB.
Sumber : VOA
Pengaruh Pelambatan Ekonomi, Bursa Saham AS Ditutup Melemah 0.1%
BESTPROFIT FUTURES (27/06) - Bursa Saham AS melemah akibat rilis data
yang menunjukan bahwa belanja konsumen Mei lalu naik kurang dari
perkiraan sebelumnya dan Federal Reserve menyatakan bahwa suku bunga
diperkirakan akan naik pada Maret tahun depan. Sementara itu, Obligasi
Treasuries AS naik dengan ekuitas emerging-market dan minyak
tergelincir.
Indeks Standard & Poor 500 melemah 0.1% ke level 1,957.22 pukul 4 sore waktu New York, memangkas penurunan pada perdagangan pagi sebesar 0.8%. Imbal hasil Obligasi Treasuries AS dengan tenor 10 tahun turun 3 basis poin atau 2.53%, level terendah dalam 3 pekan terakhir. Indeks Stoxx Europe 600 melemah kurang dari 0.1%, menghapus kenaikan pada perdagangan pagi sebesar 0.3%. Indeks MSCI Emerging Markets melonjak 0.6%. Minyak tergelincir 0.6% ke level 2 pekan terendahnya dan emas berjangka turun 0.4%.
Presiden Fed Bank of St. Louis James Bullard telah memprediksi bahwa kenaikan pertama suku bunga bank sentral akan terjadi pada kuartal pertama tahun depan akibat menurunnya tingkat pengangguran dan naiknya inflasi. Belanja konsumen AS Mei lalu tumbuh tidak sesuai dengan perkiraan sebelumnya, sementara klaim pengangguran turun, menurut rilis data hari ini. Kemarin data mengindikasikan bahwa ekonomi Amerika turun tajam dalam 5 tahun terakhir, menegaskan perlunya The Fed guna mendukung pemulihan dengan kebijakan moneter akomodatif.
Belanja konsumen, yang memberikan kontribusi 70% ekonomi, naik 0.2% setelah April lalu sedikit menunjukkan kenaikan, menurut rilis data dari Departemen Perdagangan AS. Perkiraan rata-rata dari 76 ekonom pada survei Bloomberg menyatakan naik sebesar 0.4%. Pendapatan naik 0.4% dan tingkat tabungan naik ke level 8 bulan tertingginya. (bgs)
Sumber : Bloomberg
Indeks Standard & Poor 500 melemah 0.1% ke level 1,957.22 pukul 4 sore waktu New York, memangkas penurunan pada perdagangan pagi sebesar 0.8%. Imbal hasil Obligasi Treasuries AS dengan tenor 10 tahun turun 3 basis poin atau 2.53%, level terendah dalam 3 pekan terakhir. Indeks Stoxx Europe 600 melemah kurang dari 0.1%, menghapus kenaikan pada perdagangan pagi sebesar 0.3%. Indeks MSCI Emerging Markets melonjak 0.6%. Minyak tergelincir 0.6% ke level 2 pekan terendahnya dan emas berjangka turun 0.4%.
Presiden Fed Bank of St. Louis James Bullard telah memprediksi bahwa kenaikan pertama suku bunga bank sentral akan terjadi pada kuartal pertama tahun depan akibat menurunnya tingkat pengangguran dan naiknya inflasi. Belanja konsumen AS Mei lalu tumbuh tidak sesuai dengan perkiraan sebelumnya, sementara klaim pengangguran turun, menurut rilis data hari ini. Kemarin data mengindikasikan bahwa ekonomi Amerika turun tajam dalam 5 tahun terakhir, menegaskan perlunya The Fed guna mendukung pemulihan dengan kebijakan moneter akomodatif.
Belanja konsumen, yang memberikan kontribusi 70% ekonomi, naik 0.2% setelah April lalu sedikit menunjukkan kenaikan, menurut rilis data dari Departemen Perdagangan AS. Perkiraan rata-rata dari 76 ekonom pada survei Bloomberg menyatakan naik sebesar 0.4%. Pendapatan naik 0.4% dan tingkat tabungan naik ke level 8 bulan tertingginya. (bgs)
Sumber : Bloomberg
Emas Jatuh Pasca Rilis Data Klaim Pengangguran AS Menunjukan Kekuatan Ekonomi
BESTPROFIT FUTURES (27/06) - Emas
jatuh pada hari Kamis pasca rilis data klaim pengangguran AS yang
meningkat dan harga minyak mentah turun di bawah level dua bulan
tertingginya yang dicapai awal pekan ini, dan kurangnya minat investasi
lebih lanjut bisa menekan logam mulia, menurut para pelaku pasar.
Bullion
jatuh karena pengeluaran konsumen AS naik kurang dari yang diharapkan
pada bulan Mei lalu yang mendorong ekonom untuk menurunkan perkiraan
pertumbuhan kuartal kedua.
Ada,
sedikit keraguan berkembangnya perekonomian, mengurangi daya tarik emas
sebagai lindung nilai. Laporan lain yang dirilis pada hari Kamis
menunjukkan jumlah orang Amerika yang mengajukan klaim tunjangan
pengangguran turun lagi pekan lalu.
Spot emas turun sebesar 0,3 persen ke level $1,315.16 per ons pukul 14:19 siang di New York.
AS
COMEX emas berjangka untuk pengiriman Agustus turun sebanyak $5,60 per
ons ke level $1.317, dengan volume perdagangan sekitar 10 persen di
bawah rata-rata 30-hari, data Reuters awal menunjukkan.
Logam
mulia telah naik sebesar 4 persen sejak Kamis lalu dan mencapai level
tertinggi dalam dua bulan terakhir pada hari Selasa di level $ 1,325.90
terkait keprihatinan atas meningkat kekerasan di Irak.
Harga
emas juga mengalami tekanan terkait komentar dari Presiden The Fed St
Louis James Bullard bahwa kenaikan suku bunga dapat dilakukan lebih
awal. Hal ini menyebabkan penurunan harga minyak mentah karena meredanya
kekhawatiran atas gangguan ekspor dari Irak yang dilanda perang. (izr)
Sumber: Reuters
Wednesday, 25 June 2014
Meski Penjualan Tumbuh 300%, EMDE Tidak Bagi Dividen
PT Megapolitan Development Tbk
membukukan pada kuartal pertamanya di 2014 Penjualan sebesar Rp49,2
miliar, tumbuh 301% dibandingkan dengan pendapatan pada kuartal 1-2013
sebesar Rp14,1 miliar. Pendapatan bersihnya sebesar Rp 23.740.969.247
atau Rp 7,09 per lembar saham.
Laba bersih kuartal 1 2014 menunjukan
peningkatan yang cukup besar yaitu 1358% dimana jika dibandingkan dengan
laba bersih kuartal 1 tahun 2013 hanya sebesar Rp 1.604.360.691.
Hal ini disebabkan oleh produk properti
cinere Parkview yang dirilis pada akhir tahun 2013 sehingga memberikan
peningkatan pendapatan pada kuartal pertama.Juga dengan adanya penjualan
Vivo sentul yang meningkatkan pendapatan mereka pada kuartal 1 2014
Pada tahun ini EMDE tidak membagikan
dividennya dikarenakan untuk membangun sejumlah proyek apartemen.Dana
proyek ini berfokus pada pembangunan Centro Cinere yang terdiri dari 4
proyek dan juga untuk proyek di daerah cinere.
Untuk membangun 2 bisnis unit
tersebut,emiten menganggarkan belanja modal Rp 800 miliar untuk tahun
2014 dan sudah terpakai Rp 37.5%.Untuk pengembangan Vivo Sentul
dibutuhkan waktu 5 tahun hingga proyek selesai.
Saat ini kondisi kondisi keuangan pada
kuartal pertama EMDE dengan DER y0.72 lebih besar dibandingkan BSDE
yaitu sebesar 0.66 akan tetapi lebih kecil dari APLN yaitu 0.81. Terjadi
peningkatan rasio DER disebabkan peningkatan utang untuk menghadapi
berbagai proyek kedepannya.
Lalu ROA EMDE pada kuartal pertama
sebesar 0.02 ,lebih kecil dari BSDE yang sebesar 0.03 dan lebih besar
dari APLN yaitu sebesar 0.04.
Dan untuk perdagangan sahamnya di lantai
bursa hari rabu (25/6), EMDE dibuka anjlok 2,1 persen dari penutupan
perdagangan sebelumnya di posisi 140 menjadi 137 hingga akhir
perdagangan dengan volume perdagangan hanya 12400 lot saham.
Secara teknikal, analis Vibiz Research
dari Vibiz consulting melihat indicator Stochastic menunjukan bahwa
EMDE sedang pada posisi oversold dan juga chart menunjukan sudah
menempel pada garis bawah Bollinger band ada kemungkinan untuk bullish
beberapa hari kedepan.
Sementara itu indicator adx menunjukan
garis +Di di 29 dan –DI di 15 dan garis adx di 55 dimana ini memang
menunjukan potensi bearish akan tetapi EMDE saat ini dekat di posisi
support,juga saat ini menunjukan bullish engulfing patern. Saat ini
saham berpotensi rebound ke level resistencennya yaitu di Rp149 karena
baru saja menyentuh dengan level supportnya di Rp 138 dimana didukung
dengan indicator-indicator yang telah dijelaskan.
Sumber : Vibiznews
Helikopter militer Ukraina ditembak jatuh
BESTPROFIT FUTURES (26/06) - Militer Ukraina mengatakan satu helikopter
mereka telah ditembak jatuh oleh kelompok pro-Rusia di sebelah timur,
menewaskan sembilan orang yang ada di dalamnya.
Mereka mengatakan Mi-8 helikopter ditembak dengan menggunakan roket sesaat setelah lepas landas di luar kota Sloviansk yang dikuasai kelompok pemberontak.
Kelompok pro-Rusia belum berkomentar terhadap aksi kekerasan terbaru ini.
Sehari sebelumnya, kelompok ini sebetulnya sudah berjanji untuk melakukan gencatan senjata hingga Jumat (27/06), sebagai respon atas rencana perdamaian yang dilontarkan pemerintah.
Namun presiden Ukraina mengatakan dia mungkin akan mengakhiri itu karena "adanya aksi kekerasan yang berkelanjutan dari pihak pemberontak yang dikontrol dari luar negeri".
Tercatat sebelumnya sudah ada dua helikopter militer dan satu pesawat yang ditembak kelompok pemberontak.
Di sisi lain, kelompok pro-Rusia juga tampaknya tidak memiliki niat untuk mempertahankan gencatan senjata. Alexander Borodai, pimpinan dari Republik Rakyat Donetsk yang didirikan sepihak mengatakan dalam pandangannya mempertahankan gencatan senjata tidak ada gunanya.
"Saya mengatakan secara resmi bahwa tidak ada gencatan senjata dan menimbang segalanya, tidak akan ada lagi gencatan," katanya kepada televisi Rusia. "Secara umum, apa yang bisa kita lakukan adalah terus melanjutkan perjuangan."
Sumber : BBC
Mereka mengatakan Mi-8 helikopter ditembak dengan menggunakan roket sesaat setelah lepas landas di luar kota Sloviansk yang dikuasai kelompok pemberontak.
Kelompok pro-Rusia belum berkomentar terhadap aksi kekerasan terbaru ini.
Sehari sebelumnya, kelompok ini sebetulnya sudah berjanji untuk melakukan gencatan senjata hingga Jumat (27/06), sebagai respon atas rencana perdamaian yang dilontarkan pemerintah.
Namun presiden Ukraina mengatakan dia mungkin akan mengakhiri itu karena "adanya aksi kekerasan yang berkelanjutan dari pihak pemberontak yang dikontrol dari luar negeri".
Tercatat sebelumnya sudah ada dua helikopter militer dan satu pesawat yang ditembak kelompok pemberontak.
Di sisi lain, kelompok pro-Rusia juga tampaknya tidak memiliki niat untuk mempertahankan gencatan senjata. Alexander Borodai, pimpinan dari Republik Rakyat Donetsk yang didirikan sepihak mengatakan dalam pandangannya mempertahankan gencatan senjata tidak ada gunanya.
"Saya mengatakan secara resmi bahwa tidak ada gencatan senjata dan menimbang segalanya, tidak akan ada lagi gencatan," katanya kepada televisi Rusia. "Secara umum, apa yang bisa kita lakukan adalah terus melanjutkan perjuangan."
Sumber : BBC
Wall Street Ditutup Naik, Didukung Membaiknya Kinerja Emiten, Monsanto Naik 5,1% Menjadi 126,73
Bursa saham AS ditutup naik untuk pertama
kalinya dalam tiga hari karena para investor berspekulasi ekonomi sudah
mulai pulih dari kontraksi kuartal pertama dan Monsanto Co mengumumkan
rencana buyback saham senilai $10 miliar.
Indeks Standard & Poor 500 naik 0,5
persen menjadi 1,959.53 pada pukul 4 pm di New York, rebound setelah
penurunan 0,6 persen kemarin. Indeks Dow Jones Industrial Average naik
49,38 poin, atau 0,3 persen, ke 16,867.51 hari ini. Sementara Nasdaq
naik 29,40 poin atau 0,68% ke level 4,379.76 dan Indeks Russell 2000
naik 0,8 persen.
Data ekonomi menunjukkan bahwa produk
domestik bruto AS menyusut 2,9 persen pada kuartal pertama, kinerja
terburuk sejak 2009. Pesanan untuk peralatan bisnis naik pada bulan Mei,
tanda bahwa investasi perusahaan membantu menghidupkan kembali
perekonomian setelah kemerosotan pada awal tahun. Monsanto (MON) juga
menaikkan prediksi laba setahun penuh dan diposting fiskal laba kuartal
ketiga lebih baik dari perkiraan.
Indeks Volatilitas CBOE OEX, juga dikenal
sebagai VIX tua, turun 6 persen menjadi 9,76. Dua hari yang lalu,
indeks jatuh ke 8,9, level terdekat pertama di bawah 9 karena
perhitungan dimulai pada tahun 1986.
Monsanto naik 5,1 persen menjadi $
126,73. Perusahaan menaikkan perkiraan pendapatan fiskal setahun penuh
dari $ 5,10 ke $ 5,20 per saham. Laba bersih adalah $ 1,62 per saham,
mengalahkan $ 1,55 rata-rata perkiraan analis yang dikumpulkan oleh
Bloomberg.
CBS naik 6,2 persen menjadi $ 62,48.
Mahkamah Agung 6-3 putusan adalah kemenangan bagi perusahaan siaran.
Mereka mengatakan Aereo mengancam dasar-dasar industri dengan menjual
program online tanpa membayar biaya lisensi.
Bristol-Myers Squibb Co naik 3 persen
menjadi $ 49,73. Perusahaan ini mengatakan telah menguji nivolumab, obat
kanker kulit di lebih dari 35 penelitian terhadap beberapa jenis tumor.
Schlumberger Ltd melonjak 6,4 persen
menjadi $ 113,85, untuk kenaikan terbesar sejak November 2011. Chief
Executive Officer Paal Kibsgaard mengatakan bahwa pendapatan perusahaan
jasa energi terbesar dalam kapitalisasi pasar bisa mencapai $ 10 per
lembar di 2017.
Valero (VLO), yang memiliki dan
mengoperasikan kilang di AS, Kanada dan Aruba, jatuh 8,3 persen menjadi $
51,35, penurunan terbesar sejak November 2011. Marathon Petroleum
kehilangan 6,3 persen menjadi $ 80,97.
General Mills Inc mundur 3,6 persen
menjadi $ 51,76 untuk hari keempat kerugian. Perusahaan melaporkan laba
kuartalan yang meleset dari estimasi dan mengatakan akan mulai melakukan
review atas manufaktur dan distribusi jaringan di Amerika Utara sebagai
bagian dari upaya yang lebih luas untuk mengurangi biaya.
Sumber : Vibiznews
Sentimen Pemulihan Ekonomi, Bursa Saham AS Ditutup Menguat Dalam 3 Hari Terakhir
BESTPROFIT FUTURES (26/06) - Bursa Saham AS menguat untuk pertama
kalinya dalam 3 hari terakhir akibat para investor berspekulasi bahwa
ekonomi akan mengalami pemulihan dari kontraksi di kuartal pertama dan
Monsanto Co. mengumumkan rencana pembelian saham kembali sebesar $10
miliar.
Indeks Standard & Poor 500 menguat 0.5% ke level 1,959.51 pukul 4 sore waktu New York. Acuan ekuitas As tersebut mengalami kenaikan 1.9% di Juni lalu, menuju gain bulan ke-5. Hari ini Dow Jones Industrial Average naik 49 poin atau 0.3% ke level 16,867.13. Indeks Russell 2000 naik 0.8%.
Prosentase laba pada Indeks S&P 500 atau yang dikenal sebagai imbal hasil pendapatan keseluruhan sebesar 5.6%, melebihi imbal hasil 2.6% pada obligasi Treasury AS dengan tenor 10 tahun,menurut data yang dihimpun oleh Bloomberg.
Bursa Saham AS menuju ke 3 kali terendah di bulan ini dalam 6 tahun terakhir. Setiap hari di bulan Juni sebesar 5.6 miliar saham telah berpindah tangan, mengikuti tiap bulannya sejak 2008 kecuali untuk dua Agustus sebelumnya, menurut data yang dihimpun oleh Bloomberg. (bgs)
Sumber : Bloomberg
Indeks Standard & Poor 500 menguat 0.5% ke level 1,959.51 pukul 4 sore waktu New York. Acuan ekuitas As tersebut mengalami kenaikan 1.9% di Juni lalu, menuju gain bulan ke-5. Hari ini Dow Jones Industrial Average naik 49 poin atau 0.3% ke level 16,867.13. Indeks Russell 2000 naik 0.8%.
Prosentase laba pada Indeks S&P 500 atau yang dikenal sebagai imbal hasil pendapatan keseluruhan sebesar 5.6%, melebihi imbal hasil 2.6% pada obligasi Treasury AS dengan tenor 10 tahun,menurut data yang dihimpun oleh Bloomberg.
Bursa Saham AS menuju ke 3 kali terendah di bulan ini dalam 6 tahun terakhir. Setiap hari di bulan Juni sebesar 5.6 miliar saham telah berpindah tangan, mengikuti tiap bulannya sejak 2008 kecuali untuk dua Agustus sebelumnya, menurut data yang dihimpun oleh Bloomberg. (bgs)
Sumber : Bloomberg
Subscribe to:
Comments (Atom)





