Thursday, 19 February 2015

Laporan Bulanan BOJ: Pemulihan Ekonomi Jepang Masih Akan Moderat

BESTPROFIT FUTURES MALANG (20/2) - Bank sentral Jepang (BOJ) dalam laporan bulanan terhadap perkembangan ekonomi dan keuangan terkini yang diumumkan hari Kamis(19/02) menyebutkan bahwa pemulihan ekonomi negeri tersebut masih bergerak moderat.
BOJ juga menyebutkan bahwa pemulihan konsumsi swasta masih tetap lamban di beberapa daerah meskipun konsumsi swasta secara keseluruhan tetap tangguh dengan latar belakang peningkatan stabil dalam situasi kerja dan pendapatan. Pada saat yang sama, bank juga menyebutkan ekspor sedang bertumbuh demikian juga dengan produksi industri.
Terhadap tingkat inflasi, Bank of Japan juga mengatakan bahwa inflasi harga konsumen alami peningkatan tahunan sekitar 0,5 persen. Padahal dalam pernyataan sebelumnya di bulan Januari BOJ menyebutkan inflasi berada di kisaran 0,5 persen menjadi 1 persen.
Terhadap kondisi moneter, bank sentral merevisi tingkat tahunan peningkatan jumlah outstanding pinjaman bank menjadi 2,5 persen sedangkan dalam pernyataan sebelumnya bank menyebutkan  bahwa tingkat pinjaman sekitar 2,5 persen menjadi 3 persen.
Untuk suku bunga jangka panjang dan harga saham telah meningkat pada bulan ini namun dalam laporan sebelumnya bank menyatakan  bahwa suku bunga jangka panjang jatuh. Sehubungan dengan outlook ekonomi kedepan, bank sentral mengatakan ekonomi Jepang diperkirakan akan melanjutkan tren pemulihan moderat.

Sumber : Vibiznews

Pasokan Minyak AS Kembali Cetak Rekor, Harga Minyak Lesu

BESTPROFIT FUTURES MALANG (20/2) - Harga minyak mentah di akhir perdagangan dini hari tadi mengalami penurunan lanjutan setelah dirilis data pasokan minyak mentah dari Amerika Serikat (19/2). Harga minyak mentah WTI dan Brent makin tergerus karena data pasokan minyak mentah dari pemerintah AS menunjukkan bahwa level rekor tertinggi kembali dicapai.
Pasokan minyak mentah komersial di Amerika Serikat mengalami peningkatan sebesar 7,7 juta barel di level rekor tertinggi 425,64 juta barel untuk minggu yang berakhir tanggal 13 Februari lalu. Kenaikan mingguan pasokan minyak tersebut lebih tinggi dibandingkan perkiraan analis yang berada di level 3,2 juta barel.
Pasokan bensin juga mengalami peningkatan yang jauh melampaui ekspektasi. Pasokan bahan bakar tersebut meningkat sebesar 485 ribu barel dibandingkan dengan 167 ribu barel ekspektasi. Minyak distilasi mengalami penurunan sebesar 3,8 juta barel sementara ekspektasi adalah terjadi penurunan sebesar 2,1 juta barel.
Harga minyak mentah berjangka jenis WTI untuk kontrak Maret ditutup melemah sebesar 98 sen atau setara dengan 2 persen. Harga minyak mentah tersebut berakhir pada posisi 51,16 dollar per barel. Harga minyak mentah WTI tersebut sempat mengalami penurunan hingga ke posisi 49,15 dollar per barel malam tadi.
Harga minyak mentah Brent juga terpantau melemah sebesar 33 sen dan ditutup pada posisi 60,17 dollar. Harga sempat mengalami penurunan ke level terendah harian di posisi 57,80 dollar per barel.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga minyak mentah jenis WTI kontrak paling aktif akan mengalami penurunan lanjutan. Di awal perdagangan hari ini harga minyak mentah berusaha untuk melakukan rebound meskipun masih terbatas karena pasar Asia sebagian masih liburan Imlek.
Untuk perdagangan hari ini harga minyak mentah WTI kontrak Maret diperkirakan akan mengalami level resistance di 53,00 dollar. Resistance selanjutnya ada di 54,50 dollar. Jika terjadi pelemahan harga akan menemui support pada posisi 51,00 dollar dan 50,00 dollar.

Sumber : Vibiznews

Tuesday, 17 February 2015

Pengangguran di Australia dan Tingkat Suku Bunga

BESTPROFIT FUTURES MALANG (18/2) - Tingkat pengangguran di Australia lompat pada minggu lalu mencapai ketinggian selama 13 tahun membangkitkan keprihatinan bahwa RBA akan harus memangkas tingkat suku bunganya lagi di bulan Maret untuk menstimulir pertumbuhan dan menghentikan tingkat pengangguran dari spiral yang tak terkendali.
Menurut biro statistic, tingkat pengangguran melompat ke 6.4%, naik dari 6.1%, dengan jumlah pekerjaan jatuh sebanyak 12.200 dibandingkan dengan yang diperkirakan dimana penurunannya hanya 5000, yang menyebabkan dolar Australia jatuh ke kerendahan baru selama enam tahun.
Tom Kennedy ekonom dari JPMorgan berkata : Meringkaskan situasi yang terjadi sekarang ini, dan memprediksikan bahwa bank sentral akan tidak punya pilihan kecuali bertindak lebih jauh terhadap tingkat bunga
Andrew Masters dari Fibo Group mengatakan,”Pada tahap ini data cukup bercampur, ada angka-angka perumahan yang cukup kuat, tetapi ada juga angka pengangguran bulan Januari yang negatip, jadi seimbang.” “Pada tahap ini bulan Mei lebih mungkin daripada bulan Maret, tetapi bulan Maret akan menjadi meeting yang seru dalam hal perkiraan dan penetapan harga pasar.” Hal yang bisa mencegah RBA dari memotong tingkat suku bunga lebih jauh adalah perhatian terhadap pasar properti yang terus naik yang menurut sebagian orang akan terus naik apabila tingkat bunga diturunkan lebih rendah lagi.
Hal lain yang menimbulkan keprihatinan terhadap ekonomi Australia pada minggu yang lalu, adalah angka CPI China yang mengecewakan muncul di 0.8% di bulan Januari turun jauh dari kenaikan 1.5% di bulan Desember, menandakan level terendahnya sejak November 2009.

Sumber : Vibiznews

Emas Berjangka Catat Penurunan Mendekati Level $ 1.200

BESTPROFIT FUTURES MALANG (18/2) - Emas berjangka turun ke level terendah dalam enam pekan terakhir mendekati level $ 1.200 per ounce terkait spekulasi bahwa permintaan emas di China akan menurun selama liburan Tahun Baru Imlek. Sementara perak turun, dan platinum turun ke level terendah lebih dari lima tahun terakhir.
Volume untuk kontrak Shanghai Gold Exchange turun ke level terendah dalam setahun. Pasar di China, sebagai pembeli emas terbesar kedua di dunia, akan ditutup selama lima sesi mulai Rabu. Sementara investor mengkaji risiko dari gangguan dalam pembicaraan antara Yunani dan kreditor seiring ekuitas AS diperdagangkan mendekati rekor tertinggi.
Emas berjangka untuk pengiriman April turun 1,5 % dan berada di level $ 1,208.60 pukul 1:54 siang di Comex New York. Sebelumnya, harga emas menyentuh level $ 1,203.30, merupakan level terendah untuk kontrak teraktif sejak 6Januar lalui. Lantai perdagangan ditutup pada Senin kemarin untuk hari libur Presidents Day. (vck)
Sumber: Bloomberg

Bursa Saham AS Berakhir Menguat 0.1% Ditengah Optimisme Yunani

BESTPROFIT FUTURES MALANG (18/2) - Indeks Standard & Poor 500 mencapai rekor pada hari ke-2 terkait spekulasi bahwa kebuntuan hutang Yunani mereda seiring rebound harga minyak.

Indeks S&P 500 menguat 0.1% ke level 2,100.00 pukul 4 sore ini waktu New York. Sementara kemarin Bursa Saham Negeri Paman Sam tersebut libur.

Pemerintah Yunani diperkirakan akan meminta perpanjangan terkait kesepakatan hutangnya selama 6 bulan kedepan, hal itu diutarakan oleh seorang analis, sebuah langkah yang dapat meredakan kebuntuan dengan para kreditur terkait masa depan hutang Yunani.

Pembicaraan yang ditujukan untuk menemukan titik temu antara Yunani dan para krediturnya hari Senin lalu berakhir tanpa pemecahan kebuntuan. Dengan tidak adanya kesepakatan, sehingga pemerintah Yunani akan kehabisan uang pada Maret mendatang dan ditekan untuk memilih antara tidak melakukan janji saat pemilu atau meninggalkan Eropa.

Pekan lalu Indeks S&P 500 naik ke level tertingginya sepanjang sejarah seiring saham-saham perusahaan teknologi reli dan harga minyak rebound dengan mengakhiri penurunan. Tanda-tanda meredanya ketegangan antara Yunani dan para pemimpin dari Eropa juga telah mendorong kenaikan ekuitas AS. (bgs)

Sumber : Bloomberg

Bursa Saham AS Sesi 1 Berfluktuasi Ditengah Kebuntuan Yunani

BESTPROFIT FUTURES MALANG (18/2) - Bursa Saham AS berfluktuasi, setelah pekan lalu Indeks Standard & Poor 500 mencapai rekornya, fluktuasi Bursa Negeri Paman Sam tersebut hari ini akibat para investor mengkaji resiko kebuntuan hutang Yunani ditengah penurunan harga minyak yang terimbangi oleh kenaikan saham-saham perusahaan jasa kesehatan.

Indeks S&P 500 melemah 0.1% ke level 2,094.82 pukul 12:14 siang ini waktu New York. Sementara Dow Jones Industrial Average tumbang 20.39 poin atau 0.1% ke level 17,998.96.52. Sedangkan Indeks Russell 2000 stagnan setelah Jumat lalu mencatatkan rekor. Senin lalu Bursa Saham AS libur.

Pembicaraan yang ditujukan untuk menemukan titik temu antara Yunani dan para krediturnya hari Senin lalu berakhir tanpa pemecahan kebuntuan. Dengan tidak adanya kesepakatan, sehingga pemerintah Yunani akan kehabisan uang pada Maret mendatang dan ditekan untuk memilih antara tidak melakukan janji saat pemilu atau meninggalkan Eropa.

Pekan lalu Indeks S&P 500 naik ke level tertingginya sepanjang sejarah seiring saham-saham perusahaan teknologi reli dan harga minyak rebound dengan mengakhiri penurunan. Tanda-tanda meredanya ketegangan antara Yunani dan para pemimpin dari Eropa juga telah mendorong kenaikan ekuitas AS. (bgs)

Sumber : Bloomberg

Saham Eropa Ditutup Stagnan Seiring Penurunan Saham Yunani

BESTPROFIT FUTURES MALANG (18/2) - Saham Eropa stagnan karena kenaikan saham perusahaan pembuat makanan dan minuman yang mengimbangi penurunan ekuitas Yunani.
Indeks Stoxx Europe 600 naik 0,1 % ke level 377,02 pada penutupan perdagangan hari ini, setelah mengalami penurunan sebesar 0,7 %. Sementara saham  Diageo Plc dan Anheuser-Busch InBev NV naik lebih dari 1,5 %, sehingga mendorong indeks saham makanan dan minuman naik ke level tertingginya.
Indeks FTSE 100 Inggris naik 0,6 % ke level tertinggi sejak Desember 1999 lalu, didorong oleh peningkatan dan keuntungan di Diageo lebih dari 1,9 % pada saham pembuat rokok British American Tobacco Plc dan Imperial Tobacco Group Plc.
Indeks ASE Yunani turun 2,5 %, memangkas penurunan sebesar 4,7 %. Menteri keuangan zona euro mengatakan tidak akan ada lagi pembicaraan tentang dukungan keuangan kecuali pemerintah Yunani meminta perpanjangan program bailout yang ada. Pembicaraan berakhir secara tiba-tiba pada hari Senin kemarin, ketika Yunani menolak proposal dari zona euro dengan persyaratan program bailout saat ini.
Indeks ASE turun di antara 18 saham barat Eropa. Sementara Indeks DAX Jerman melemah 0,3 %. Sebuah laporan menunjukkan kepercayaan investor di perekonomian terbesar di zona euro naik kurang dari perkiraan.
Indeks Stoxx 600 turun 0,1 % pada Senin kemarin di tengah pembicaraan Yunani setelah ditutup pada hari Jumat lalu di level tertinggi dalam tujuh tahun terakhir. Indeks acuan tersebut naik 10 % pada tahun 2015 ini seiring Bank Sentral Eropa meluncurkan pelonggaran kuantitatif. (vck)
Sumber: Bloomberg

Monday, 16 February 2015

Tidak Adanya Kesepakatan Antara Yunani dan Kreditur Menekan Euro

BESTPROFIT FUTURES MALANG (17/2) - Euro melemah untuk hari ketiga terhadap dolar terkait pembicaraan antara Yunani dan kreditor berakhir tanpa kesepakatan.
Mata uang euro anjlok ke level terendah satu minggu terhadap yen pada hari Senin setelah pemerintah Yunani yang baru terpilih mengatakan tidak bisa menerima proposal itu untuk tetap pada ketentuan perjanjian bailout saat ini. Bank of Japan (BOJ) memulai pertemuan kebijakan dua hari-nya pada hari Selasa. Aussie diperdagangkan satu sen dari level terendah pasca-float dengan pasangannya mata uang Selandia Baru sebelum rilis risalah dari pertemuan Reserve Bank of Australia bulan ini, ketika memotong suku bunga ke rekor terendah.
Mata uang bersama 19 negara tersebut turun 0,1% menjadi $ 1,1340 pada pukul 09:15 pagi di Tokyo, setelah turun 0,3% pada hari Senin. Terhadap yen, euro turun 0,2% menjadi 134,23 yen, memperpanjang penurunan tiga hari, 1,5%. Mata uang Jepang naik 0,1% menjadi 118,35 per dolar.
Menteri Keuangan Yunani Yanis Varoufakis memimpin delegasi pemerintah Yunani ke Brussels dengan tujuan memenangkan paket bridge enam bulan untuk memberikan Yunani waktu dan ruang keuangan untuk menegosiasikan penyelesaian pasca-bailout. Kreditor mengatakan bahwa pemerintah Yunani harus mematuhi perjanjian yang diambil pemerintahan sebelumnya. Pemerintah Yunani mengatakan dalam sebuah pernyataan e-mail bahwa hal tersebut "tidak masuk akal" dan "tidak dapat diterima."(frk)
Sumber : Bloomberg

KekhawatiranTerhadap Yunani Menekan Bursa Asia

BESTPROFIT FUTURES MALANG (17/2) - Saham-saham Asia melemah pagi ini dari level tertinggi 4 1/2 bulan setelah pembicaraan antara Yunani dan kreditor tidak menemukan titik terang.
Indeks MSCI Asia Pacific turun 0,1% menjadi 143,17 pada pukul 09:01 pagi di Tokyo setelah kemarin ditutup pada level tertinggi sejak 25 September. Pembicaraan di Brussels berakhir tiba-tiba pada hari Senin setelah seorang pejabat dari pemerintahan Perdana Menteri Yunani, Alexis Tsipras mengatakan kawasan euro merekomendasikan bahwa memperpanjang kondisi bailout untuk saat ini tidak dapat diterima. Indeks Stoxx Europe 600 menghentikan gain dua hari. Kontrak pada indeks Standard & Poor 500 merosot 0,5% sejak 13 Februari, dengan pasar AS ditutup kemarin untuk liburan.
Kegagalan untuk mencapai kesepakatan utang Yunani pada 28 Februari, ketika program bantuan saat ini berakhir, beresiko menempatkan keanggotaan negara-negara di Eropa dalam bahaya.
Indeks Topix Jepang turun 0,2%. Indeks Nikkei 225 Stock Average tergelincir 0,4% setelah kemarin ditutup di atas 18.000 untuk pertama kalinya sejak Juli 2007. Indeks S&P/ASX 200 Australia turun 0,5% hari ini. Indeks Kospi Korea Selatan turun 0,3%, dan Indeks NZX 50 Selandia Baru naik 0,1%. Pasar saham di Hong Kong dan China belum dibuka.
Gubernur bank sentral di Indonesia bertemu hari ini untuk membahas kebijakan moneter, dengan ekonom yang disurvei Bloomberg memprediksi tidak akan ada tindakan apapun. Bank sentral Korea Selatan bertemu hari ini, dan juga diharapkan dapat terus menahan tingkat suku bung oleh semua 16 ekonom yang disurvei oleh Bloomberg. Gubernur bank sentral Jepang dijadwalkan untuk menyelesaikan pertemuan dua hari-nya besok, dengan tidak ada perubahan kebijakan yang diperkirakan. Risalah dari pertemuan terakhir Reserve Bank of Australia (RBA), ketika suku bunga dipotong ke rekor terendah, akan dirilis hari ini.
Pasar saham di China daratan ditutup mulai hari Rabu selama seminggu untuk perayaanTahun Baru Imlek. Sementara pasar saham Korea Selatan akan ditutup dari Rabu sampai akhir minggu.(frk)
Sumber : Bloomberg

Pentagon Kembangkan Mesin Pencari Lebih Canggih dari Google Bernama Memex

BESTPROFIT FUTURES MALANG (17/2) - Pentagon melalui lembaga Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) saat ini tengah mengembangkan teknologi mesin pencari yang diklaim jauh lebih unggul daripada Google.
Menurut mereka, mesin pencari berlabel Memex ini sanggup melakukan tugas pencarian lebih dalam, bahkan sanggup menjangkau 95 % pencarian informasi yang tak sanggup dilakukan oleh Google.
Mesin pencari yang namanya diambil dari kombinasi Memory dan Index ini, didesain untuk menjelajah informasi yang tak terindeks di internet, termasuk diantaranya mampu menjelajah database informasi yang tak ditampilkan di Google dan bagian tersembunyi lainnya dimana kegiatan kriminal justru dilakukan.
"Kami membayangkan adanya sebuah paradigma baru dalam pencarian di internet yang akan menyesuaikan konten, hasil pencarian, dan tampilan antarmuka untuk pengguna individu dan untuk pengguna dalam bidang studi tertentu, dan bukan sebaliknya," jelas Manajer Program DARPA Chris White dalam sebuah pernyataannya.
"Dengan menciptakan metode yang lebih baik untuk berinteraksi dan berbagi informasi, kami ingin meningkatkan kemampuan mesin pencari untuk semua orang dan mempermudah orang dalam melakukan pencarian informasi. Kemudahan penggunaan bagi mereka yang bukan programer merupakan hal yang sangat penting," tambahnya sebagaimana dilansir Computer World.
Berbeda dengan hasil pencarian yang ditawarkan oleh Google, Bing, dan Yahoo, yang didasarkan pada iklan dan ditampilkan secara linear berdasarkan algoritma mesin pencari, Memex akan menyajikan informasi ke dalam bentuk infografis yang canggih dimana informasi itu sulit ditemukan oleh Google.
Hal ini diyakini akan sangat membantu dalam memerangi berbagai macam bentuk tindak kejahatan semisal perdagangan manusia, prostitusi online maupun terorisme. Namun DARPA meyakinkan bahwa hal ini juga akan sangat bermanfaat untuk pemerintahan, militer, dan organisasi komersial dalam mencari dan mengorganisir "misi kritis" informasi di Internet.
Semisal bisa dengan cepat menemukan informasi tentang wilayah-wilayah terparah dalam hal terjadi bencana alam.

Sumber : Kompas.com

Emas Perpanjang Kenaikan Terkait Pembahasan Pendanaan Yunani

BESTPROFIT FUTURES MALANG (17/2) - Emas catat kenaikan untuk hari ketiga, merupakan kenaikan terpanjang dalam hampir enam pekan terakhir, terkait pertemuan menteri keuangan zona euro yang berada di tengah jalan buntu atas pendanaan Yunani.
Pembicaraan antara Yunani dan mitra dari zona euro yang berakhir pada kegagalan pada Senin kemarin karena para pejabat di Athena mengecam tuntutan bahwa mereka tetap pada program penghematan pemerintah sebelumnya untuk mempertahankan dukungan keuangan. Sementara bullion naik lebih dari 3 % tahun ini karena partai penghematan Yunani meningkatkan permintaan emas untuk aset safe haven.
Bullion untuk pengiriman segera naik 0,2 % dan berada di level $ 1,232.55 per ounce pukul 17:00 sore di New York, menurut harga Bloomberg.
Emas naik tahun ini setelah mencatatkan dua tahun penurunannya. Proettel mengatakan para pedagang mungkin akan fokus pekan ini pada prospek suku bunga AS, diikuti Federal Reserve akan merilis risalah rapat Januari pada 18 Februari mendatang.
Holdings pada produk yang diperdagangkan di bursa turun untuk hari keempat pada 13 Februari, turun sebesar 3,2 metrik ton menjadi 1,670.7 ton, menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg menunjukkan. Sehingga membatasi penurunan mingguan pertama dalam sebulan terakhir setelah aset mencapai level tertinggi dalam empat bulan terakhir pada 9 Februari. (vck)
Sumber: Bloomberg

Ekuitas Yunani Tumbang, Bursa Saham Eropa Ditutup Melemah 0.1%

BESTPROFIT FUTURES MALANG (17/02) - Bursa Saham Eropa melemah dengan bergerak mendekati level 7 tahun tertingginya, sementara ekuitas Yunani melemah terkait skeptis bahwa kesepakatan hutang akan tercapai.

Indeks Stoxx Europe 600 melemah 0.1% ke level 376.55 pada sesi penutupan perdagangan saham di London, yang sebelumnya sempat melemah 0.3%. Indeks ASE Yunani tumbang 3.8%, sehingga mengukuhkan sebagai bursa saham di negara Eropa Barat dengan pelemahan tajam, hal itu akibat sentiment dari Menteri Keuangan Jerman Wolfgang Schaeuble yang menyatakan di Deutschlandradio bahwa pembicaraan pekan lalu gagal untuk membuat progress yang cukup pada identifikasi permasalahan mendasar. Para menteri keuangan di Eropa akan kembali mengadakan pertemuan kembali di Brussels pada Senin ini guna membahas pendanaan bagi Yunani.

Senin ini saham perbankan Yunani turun tajam pada Indeks Stoxx 600, dengan Saham National Bank of Greece SA, Piraeus Bank SA dan Eurobank Ergasias SA anjlok lebih dari 12%. Volume saham pada Indeks Stoxx 600 yang berpindah tangan sebesar 35% lebih rendah dari 30 hari rata-rata. Sementara itu, Bursa Saham AS libur. (bgs)

Sumber : Bloomberg

Sunday, 15 February 2015

Jepang Terseok Keluar Dari Resesi Dengan Pertumbuhan GDP Di bawah Perkiraan

BESTPROFIT FUTURES MALANG (16/2) - Ekonomi Jepang berkembang kurang dari perkiraan ekonom pada kuartal keempat, menggarisbawahi kesulitan dalam memicu pertumbuhan sementara gain dalam ekspor tertahan oleh pelemahan dalam permintaan di rumah tangga.
Produk domestik bruto Jepanng tumbuh pada 2,2% untuk tahunan dalam tiga bulan yang berakhir pada 31 Desember yang lalu, Kantor Kabinet mengatakan pada hari Senin di Tokyo. Proyeksi rata-rata analis yang disurvei oleh Bloomberg News untuk peningkatan sebesar 3,7%. Nominal PDB, yang disesuaikan untuk perubahan harga, naik 4,5% untuk tahunan dari kuartal sebelumnya.
Lemahnya rebound menunjukkan tantangan bagi Perdana Menteri, Shinzo Abe untuk menghidupkan kembali ekonomi terbesar ketiga dunia tersebut dari stagnasi dalam dua dekade terakhir. Upah naik dan peningkatan belanja konsumen cenderung penting tahun ini untuk memacu kegiatan di luar sektor ekspor, di mana pelemahan yen telah memberikan kontribusi terhadap lonjakan keuntungan pada perusahaan seperti Toyota Motor Corp.
"Sementara ekonomi Jepang keluar dari resesi, sulit untuk meramalkan pemulihan yang kuat dalam beberapa bulan ke depan," Hiroaki Muto, ekonom dari Sumitomo Mitsui Asset Management Co, mengatakan sebelum data dirilis. "Permintaan domestik mungkin tidak akan mendapatkan banyak momentum."
Mata uang Jepang telah melemah sekitar 28% terhadap dolar sejak Abe mengambil alih kekuasaan pada Desember 2012 silam, membantu meningkatkan pendapatan eksportir. Penurunan yen juga meningkatkan biaya impor dan melemahkan sentimen konsumen.
Produk domestik bruto mengalami kontraksi sebesar 6,7% pada kuartal kedua dan anjlok di revisi 2,3% dalam tiga bulan berikut setelah pemerintah menaikkan pajak penjualan pada bulan April yang lalu untuk membantu mengekang beban utang terberat di dunia.(frk)
Sumber : Bloomberg

Indeks Saham Jepang Ikuti Penguatan Penguatan Saham AS

BESTPROFIT FUTURES MALANG (16/2) - Indeks saham Jepang meningkat pasca saham AS melonjak ke level rekor tertingginya dan pertumbuhan ekonomi terbesar kedua di Asia mulai keluar dari resesi pada kuartal terakhir.
Indeks Topix jepang naik 0.6 persen ke level 1.458.70 pukul 9:03 pagi di Tokyo, sekitar 33 saham sub industri terapresiasi. Indeks pekan lalu menguat sebesar 2.3 persen. Indeks Nikkei 225 menguat 0.5 persen ke level 18,010.02. Sementara itu, yen Jepang menguat 0.1 persen ke level 118.59 per dolar untuk hari ketiga.
Ekonomi Jepang berkembang sebesar 2,2 persen basis tahunan pada kuartal keempat, pasca mengalami kontraksi selama dua periode sebelumnya. Harapan rata-rata dari 32 ekonom yang disurvei oleh Bloomberg sebelum data sementara adalah untuk pertumbuhan 3,7 persen. Data laju produksi industri akan dirilis hari ini.
Rebound tipis menunjukkan tantangan Perdana Menteri Shinzo Abe untuk menghidupkan kembali pertumbuhan ekonomi terbesar ketiga dunia dari stagnasi dalam dua dekade terakhir. Upah naik dan peningkatan belanja konsumen cenderung penting tahun ini untuk memacu kegiatan di luar sektor ekspor, di mana pelemahan yen memberikan kontribusi terhadap lonjakan keuntungan pada perusahaan seperti Toyota Motor Corp.
Yen naik sebesar 0,3 persen terhadap dolar pekan lalu, pasca Bank of Japan (BOJ) mengatakan untuk melihat pelonggaran moneter lebih lanjut sebagai kontraproduktif untuk saat ini. Penambahan stimulus bisa memicu kerugian dalam mata uang yang merusak kepercayaan diri. BOJ dijadwalkan akan melakukan pertemuan pekan ini.
Kontrak pada indeks Standard & Poor 500 naik sebesar 0,2 persen setelah indeks acuan naik ke rekor tertingginya pada hari Jumat lalu. Pasar AS ditutup pada Senin ini untuk liburan.
Rilis data menunjukkan bahwa perekonomian kawasan euro kembali mendapat momentum didukung oleh kenaikan ekuitas pada Jumat kemarin, dengan indeks saham global yang naik ke level tertinggi hampir dalam tiga bulan terakhir. (izr)
Sumber: Bloomberg

Minyak Memperpanjang Gain Setelah Pengeboran Minyak AS Melambat

BESTPROFIT FUTURES MALANG (16/2) - Minyak memperpanjang kenaikan untuk hari ketiga sebagai tanda-tanda perlambatan dalam pengeboran minyak di AS didukung oleh spekulasi bahwa produksi minyak mentah akan menurun di tengah melimpahnya stok global.

Minyak berjangka naik sebanyak 1,7% di New York setelah naik 2,1% sampai 13 Februari lalu untuk kenaikan mingguan ketiga. Pengebor memangkas jumlah rig dalam pelayanan dari 84 sampai 1,056, terendah sejak Agustus 2011, menurut data dari perusahaan minyak milik pemerintah Baker Hughes Inc. Libya dapat menutup output pada semua bidang jika pihak berwenang gagal untuk menahan serangan-serangan.

Meningkatnya produksi minyak mentah AS memberikan kontribusi terhadap surplus yang mendorong harga hampir 50% lebih rendah pada tahun lalu. Lonjakan minyak baru-baru ini sebagian disebabkan oleh penurunan posisi net short dan rebound dalam minyak Brent berjangka akan terhenti, Qatar National Bank QSC, pemberi pinjaman terbesar di Arab, mengatakan dalam sebuah laporan e-mail pada 14 Februari.

Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman bulan Maret naik sebanyak 91 sen menjadi $ 53,69 per barel di perdagangan elektronik New York Mercantile Exchange dan berada di level $ 53,37 pada pukul 10:06 pagi waktu Sydney. Kontrak menguat menjadi US $ 1,57 hingga $ 52,78 pada 13 Februar yanng lalui. Volume semua berjangka yang diperdagangkan adalah sekitar 51% di bawah rata-rata 100-hari.

Minyak Brent untuk pengiriman April naik sebanyak 80 sen, atau 1,3%, ke $ 62,32 per barel di bursa ICE Futures Europe exchange. Kontrak minyak brent naik $ 2,24 ke $ 61,52 pada 13 Februari. Minyak mentah patokan Eropa lebih besar $ 7,97 dari WTI untuk bulan yang sama.(frk)

Sumber : Bloomberg

Harga Minyak WTI dan Brent Berakhir di Teritori Hijau, Sentuh Level Tertinggi di 2015

BESTPROFIT FUTURES MALANG (16/2) - Harga minyak mentah berakhir naik pada penutupan perdagangan di sesi Amerika Serikat Sabtu dini hari lalu (15/2). Harga minyak mentah menanjak ke level tertingginya tahun ini setelah data pertumbuhan ekonomi Eurozone melampaui ekspektasi dan data menunjukkan bahwa produksi pertambangan minyak mentah di AS kembali turun.
Jumlah oprasi pengeboran minyak di Amerika Serikat mengalami penurunan sebanyak 84 minggu ini menjadi 1056. Ini merupakan sinyal kuat bahwa tekanan anjloknya harga minyak mentah mengakibatkan produsen menunda proses produksi.
Sementara itu pasar juga berperilaku positif terhadap pergerakan harga minyak menyusul rilis data yang menunjukkan bahwa pertumbuhan GDP Flash di Eurozone untuk kuartal keempat mengalami kenaikan yang lebih baik dari ekspektasi. Terjadi pertumbuhan sebesar 0,3 persen, lebih besar dari ekspektasi sebesar 0,2 persen.
Pada akhir perdagangan dini hari tadi harga minyak mentah WTI untuk kontrak Maret ditutup melemah sebesar 1,57 dollar atau setara dengan 3,1 persen dan berakhir pada posisi 52,78 dollar per barel. Sementara itu harga minyak mentah Brent pada akhir perdagangan di bursa London juga menguat sebesar 2 dollar dan ditutup pada kisaran 61 dollar per barel. Harga sempat mencapai posisi 61,77 dollar.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga minyak mentah jenis WTI kontrak paling aktif masih berpotensi untuk melanjutkan kenaikan pada perdagangan Senin besok. Indikator teknikal memberikan sinyal bullish meskipun masih lemah.
Untuk perdagangan hari ini harga minyak mentah WTI kontrak Maret diperkirakan akan mengalami level resistance di 55,00 dollar. Resistance selanjutnya ada di 58,00 dollar. Jika terjadi pelemahan harga akan menemui support pada posisi 50,00 dollar dan 48,50 dollar.

Sumber : Vibiznews

Harga Emas Masih Positif Imbas Pelemahan Dollar AS

BESTPROFIT FUTURES MALANG (16/2) - Harga emas pada akhir perdagangan Sabtu dini hari lalu berhasil bertahan di teritori positif untuk dua sesi berturut-turut (15/2). Harga logam mulia menghapuskan penurunan yang sempat terjadi di awal pekan meskipun tetap ditutup dengan membukukan penurunan mingguan untuk tiga minggu berturut-turut.
Harga emas bergerak naik selama dua sesi terakhir pekan lalu ditopang oleh melemahnya nilai tukar dollar akibat buruknya data ekonomi Amerika Serikat. Pelemahan nilai tukar dollar membuat asset yang diperdagangkan dalam dollar – termasuk komoditas emas – menjadi relative lebih murah bagi pembeli luar negeri sehingga permintaannya meningkat.
Akan tetapi outlook bagi pergerakan dollar AS masih cenderung menguat meskipun saat ini sedang terjadi rehat terhadap rally-nya. Para pelaku pasar cukup yakin bahwa Fed akan mulai menaikkan suku bunga acuannya tahun ini.
Harga emas berjangka Comex di New York mengalami penutupan menguat sebesar 9 dollar pada posisi 1229 dollar per barel. Hari Senin perdagangan di AS akan tutup untuk merayakan Hari Presiden.
Harga emas spot terpantau tutup pada posisi 1228,50 dollar. Harga emas mengalami kenaikan sebesar 6,9 dollar atau 0,05 persen dari posisi penutupan perdagangan sebelumnya. Hari Rabu lalu harga sempat terpukul hingga mencapai posisi paling rendah dalam satu bulan belakangan.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga emas spot LLG  akan mengalami pergerakan menguat lanjutan di sesi perdagangan Asia Senin besok. Untuk jangka pendek indikator teknikal mulai mengarah ke pola bullish.
Untuk perdagangan selanjutnya harga logam mulia diperkirakan akan menghadapi support di level 1218 dollar. Resistance selanjutnya ada di 1205 dollar. Jika terjadi rebound harga akan menemui resistance pada posisi 1236 dollar dan 1245 dollar.

Sumber : Vibiznews

Thursday, 12 February 2015

Dolar Merosot Pasca Rilis Laporan Penjualan Retail

BESTPROFIT FUTURES MALANG (13/2) - Dolar jatuh tajam dalam hampir lima bulan terakhir pasca sebuah laporan menunjukkan penjualan ritel turun lebih dari perkiraan, keraguan pada laju pertumbuhan ekonomi AS, yang telah menjadi salah satu dari beberapa titik terang dalam ekonomi global.
The Fed sedang mempertimbangkan kapan harus menaikkan suku bunga di tengah gelombang pelonggaran global yang telah dilakukan lebih dari 10 bank sentral yang menambah stimulus tahun ini dalam upaya untuk mendorong pertumbuhan. Bank sentral Swedia baru-baru ini kembali melakukan pelonggaran kuantitatif, mengirimkan krona ke level terlemah sejak April 2009 lalu.
Indeks Spot Dollar Bloomberg tergelincir 1 persen ke level 1,163.11 pukul 05:00 di New York, penurunan terbesar sejak 18 September lalu, berdasarkan data pada 2004, ditutup pada level tertinggi sepanjang masa pada Rabu kemarin.
Dolar tergelincir 1,1 persen ke level 119,11 yen dan 0,6 persen ke level $1,1403 per euro. Yen menguat pasca laporan bahwa Bank of Japan pembuat kebijakan mengaggap pelonggaran lebih lanjut yang kontraproduktif. (izr)
Sumber: Bloomberg

Emas Kembali Tunjukkan Kilaunya Setelah Anjloknya Penjualan Ritel AS

BESTPROFIT FUTURES MALANG (13/2) - Emas berjangka naik untuk pertama kalinya dalam 3 hari terakhir setelah penjualan ritel AS bulan Januari lalu turun melampaui perkiraan sebelumnya, sehingga hal itu memberikan sinyal perekonomian yang stagnan dan meningkatkan permintaan akan logam mulia sebagai aset safe haven.

Penurunan 0.8% pada penjualan ritel mengikuti penurunan 0.9% di Bulan Desember tahun 2014, hal itu menurut rilis data pada hari Kamis. Perkiraan rata-rata dari survey para ekonom oleh Bloomberg menyatakan turun 0.4%. Emas juga mencatatkan gain menyusul naiknya klaim pengangguran yang melampaui dari perkiraan sebelumnya, menurut rilis data dari Departemen Tenaga Kerja AS.

Emas pada bulan Januari lalu mengalami peningkatan 8% sebagai akibat dari penurunan ekuitas global, sehingga mendorong permintaan aset alternatif. Sementara itu, kepemilikan pada produk-produk yang diperdagangkan di bursa berbasis emas telah mengalami kenaikan 4.9% sepanjang tahun 2015 ini ditengah penurunan di pasar mata uang.

Emas berjangka untuk pengiriman bulan April naik 0.1% dengan ditutup di level $1,220.70 per ounce pukul 1:40 siang waktu Comex di New York. Harga emas turun 1.8% pada 2 sesi sebelumnya. Emas telah mengalami kenaikan 3.1% sepanjang tahun ini.

Para menteri keuangan Zona Eropa gagal mencapai kesepakatan terkait bagaimana untuk mempertahankan arus pendanaan ke Yunani dan bersiap untuk mmeulai pembicaraan pada pekan depan. Resiko kebuntuan mengakibatkan Yunani tidak memperoleh hutang diakhir bulan ini, ketika dana talangan saat ini berakhir.

Sementara itu, dolar kembali turun sebesar 1.2% terhadap 10 mata uang lainnya. Hari Rabu lalu, dolar mencapai level tertingginya sejak akhir Desember 2004 silam.

Kontrak berjangka perak untuk pengiriman bulan Maret mencatatkan gain 0.2% ke level $16.794 per ounce, naik untuk pertama kalinya dalam 3 hari terakhir.

Platinum berjangka untuk pengiriman bulan April naik 0.4% ke level $1,200.50 per ounce di New York Mercantile Exchange dengan memangkas penurunan pada sesi ke-4 secara berturut-turut. Palladium berjangka untuk pengiriman bulan Maret naik 0.9% ke level $773.65 per ounce yang merupakan kenaikan tertinggi dalam lebih dari sepekan terakhir. (bgs)

Sumber : Bloomberg

Saham Asia Menguat Diikuti Won Ditengah Kenaikan Sektor Komoditi

BESTPROFIT FUTURES MALANG (13/2) - Saham Asia naik, memicu lonjakan mingguan kedua untuk indeks acuan regional setelah saham Amerika melonjak diikuti harga komoditas dan Ukraina melakukan kesepakan untuk gencatan senjata. Mata uang pasar negara berkembang naik seiring yen mengalami penguatan.
Indeks MSCI Asia Pacific naik 0,6 % pukul 09:31 pagi waktu Tokyo, saham pertambangan dan energi mendorong Indeks Australia S & P / ASX 200 menuju penutupan tertingginya sejak Mei 2008. Indeks Standard & Poor 500 berjangka turun 0,1 % setelah saham dalam tiga poin dari rekornya. Indeks Topix Jepang memperpanjang kenaikan dari level 7 tahun tertinggi, terkait yen kemarin mempertahankan kenaikan sebesar 1,1 %. Sedangkan mata uang Won Korea dan Ringgit Malaysia naik 0,3 % dan Emas kembali menguat.
Ekuitas global meningkat pada pekan kedua seiring kesepakatan yang bertujuan untuk menghentikan konflik Ukraina selama 10 bulan dan optimisme kompromi pada Yunani meredakan kekhawatiran geopolitik. Sebagian besar logam industri kemarin melonjak dan minyak rally lebih dari 4 %. Ketua bank sentral Australia mengatakan kepada anggota parlemen untuk menurunkan suku bunga, setelah negara tersebut mengikuti  gelombang global pelonggaran moneter pekan lalu. Bank of Japan (BOJ) mengatakan akan meningkatkan stimulus sebagai kontraproduktif.
Indeks Komoditi Bloomberg kemarin naik 1,4 %, kenaikan satu hari paling tajam sejak 3 Februari lalu. (knc)
Sumber : Bloomberg