BESTPROFIT FUTURES (13/01) - Minyak WTI naik dari delapan bulan terendah untuk berakhir lebih dari 1 % pada hari Jumat , setelah lebih lemahnya dari perkiraan data pekerjaan AS menimbulkan spekulasi bahwa Federal Reserve akan menunda menurunkan program pembelian obligasi tersebut dari yang telah diantisipasi sebelumnya .
Program stimulus The Fed dipandang oleh banyak investor sebagai pendorong utama dalam meningkatkan harga komoditas karena cenderung menekan nilai dolar .
Di New York Mercantile Exchange , minyak mentah untuk pengiriman Februari naik 1,16 % pada hari Jumat untuk menyelesaikan mingguannya di USD92.72 per barel pada penutupan perdagangan .
Kontrak Februari jatuh ke USD91.24 per barel pada hari Kamis , terendah sejak 2 Mei , sebelum pemangkasan kerugian berakhir pada USD91.66 per barel, turun 0,73% . Minyak mentah WTI kemungkinan akan mencari support di USD91.24 per barel , terendah dari 9 Januari dan resistance pada USD94.18 per barel , tertinggi dari 8 Januari. Pada minggu lalu, minyak mentah WTI , kehilangan 1,55 % , penurunan mingguan kedua berturut turut .
Ekonomi AS menambahkan 74.000 pekerjaan pada Januari , Departemen Tenaga Kerja mengatakan , kenaikan terkecil sejak Januari 2011 dan jauh di bawah ekspektasi untuk 196.000 pekerjaan baru .
Tingkat pengangguran turun ke level terendah dalam lima tahun sebesar 6,7 % dari 7 % pada bulan November , tapi ini bukan karena sebagian orang kehilangan pekerjaan . Tetapi karena tingkat partisipasi tenaga kerja yang jatuh ke level terendah hampir 35 tahun dari 62,8 % .
Indeks dolar , yang melacak kinerja greenback terhadap enam mata uang utama lainnya , turun 0,41 % pada hari Jumat menjadi berakhir pada 80,74 , terendah sejak 2 Januari .
Kontrak minyak mentah dalam mata uang dolar cenderung naik ketika dolar jatuh , karena hal ini membuat minyak lebih murah bagi pembeli dalam mata uang lainnya .
CFTC dalam laporan untuk pekan yang berakhir 7 Januari menunjukkan bahwa spekulan meningkat tajam net short eksposur mereka ke NYMEX crude futures . Para spekulan mendorong posisi net short minyak mereka sebanyak 18.115 kontrak ke 52.674 kontrak, sementara mengurangi posisi net long sebanyak 3.576 kontrak ke 293.342 kontrak.
Pada pekan ini , investor akan mengamati dengan seksama data AS pada penjualan ritel , inflasi dan sentimen konsumen , serta pidato oleh dua pejabat Federal Reserve pada hari Selasa .
Di Bursa ICE Futures di London , kontrak minyak Brent untuk pengiriman Februari naik 0,81 % pada hari Jumat untuk menyelesaikan mingguannya di USD107.25 per barel . Diawal sesi , minyak Brent jatuh ke USD106.03 per barel , terendah sejak 13 November.
Minyak Brent untuk pengiriman Februari naik tipis 0,22 % pada pekan ini . Sementara itu, selisih antara Brent dan WTI sebesar USD14.53 per barel pada penutupan perdagangan pada hari Jumat .
Sunday, 12 January 2014
Emas Batangan Diperdagangkan Lebih Mahal Dari Pekan Lalu
BESTPROFIT FUTURES (13/01) - Mengawali perdagangan emas batangan pekan ini Antam mahalkan harga jual emasnya dari perdagangan pekan lalu. Kenaikan harga jual ini dikarenakan meningkatnya harga emas di pasar spot emas dan pasar berjangka akhir pekan lalu yang kini terus menanjak. Selain menaikkan harga jual emas batangan hingga Rp.5000 juga Antam menaikkan Rp.4000 harga buybacknya.
Untuk perdagangan emas batangan hari Senin (13/01) harga untuk minted bars ukuran 1 gram dijual Rp.535.000 dengan harga buybacknya menjadi Rp. 479.000/gram. Untuk ukuran minted bars lainnya seperti ukuran 500gr, Antam menjualnya di Rp.496.500 per gramnya menjadi Rp.247.800.000.
Harga emas spot yang terpantau bergerak rally, dan harga emas tersebut terpantau menguat setelah ditutup pada posisi 1246.75 dollar per troy ons Sabtu dini hari lalu. Harga emas tersebut juga berada pada posisi paling tinggi sejak tanggal 6 Januari lalu. Dan kinipun sedang bergerak positif ke 1251 USD/toz.
Demikian juga dengan Harga emas berjangka Comex untuk kontrak pengiriman bulan Februari tampak mengalami kenaikan sebesar 1.4 persen dan ditutup pada posisi 1246.90 dollar akhir pekan lalu. Peningkatan harian emas berjangka ini merupakan yang paling besar sejak tanggal 2 Januari.
Analis Vibiz Research memperkirakan harga emas batangan keesokan harinya akan kembali menguat setelah adanya reaksi positif investor dari penguatan data pekerjaan AS dan juga permintaan Asia yang terus meningkat
Harga Emas Naik Signifikan Di Akhir Pekan; Fed Diperkirakan Akan Perlambat Tapering
BESTPROFIT FUTURES (13/01) - Pada akhir perdagangan Sabtu dini hari lalu harga emas mengalami kenaikan tajam, baik di pasar spot maupun berjangka (13/01). Harga komoditas logam mulia tersebut mengalami kenaikan terbesar dalam satu minggu setelah data NFP di AS mengalami kenaikan yang tidak sebanyak ekspektasi. Ini meningkatkan spekulasi bahwa Fed akan memperlambat program tapering-nya.
NFP mengalami kenaikan sebesar 74,000 saja di bulan Desember lalu. Kenaikan ini lebih kecil bahkan dibandingkan dengan proyeksi yang paling pesimis. Sebelumnya proyeksi median berada pada level 241,000.
Harga emas spot LLG ditutup pada posisi 1246.75 dollar per troy ons Sabtu dini hari lalu. Harga komoditas tersebut membukukan kenaikan tajam sebesar 19.55 dollar dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan sebelumnya. Harga emas tersebut juga berada pada posisi paling tinggi sejak tanggal 6 Januari lalu.
Harga emas berjangka Comex untuk kontrak pengiriman bulan Februari tampak mengalami kenaikan sebesar 1.4 persen dan ditutup pada posisi 1246.90 dollar akhir pekan lalu. Peningkatan harian emas berjangka ini merupakan yang paling besar sejak tanggal 2 Januari. Harga emas sempat melemah sebesar 0.2 persen pada sesi perdagangan tersebut.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan emas baik spot maupun berjangka akan cenderung mengalami kenaikan lanjutan. Harga komoditas ini diperkirakan akan bergerak pada kisaran 1230 – 1260 dollar per troy ons.
Thursday, 9 January 2014
Surplus Perdagangan Cina Meleset dari Perkiraan, Hang Seng Naik 0,4%
BESTPROFIT FUTURES (10/01) - Ekspor China dan surplus perdagangan untuk bulan Desember meleset dari perkiraan Jumat .
Ekspor naik 4,3 % dari tahun sebelumnya , menurut data yang dilaporkan , setelah melonjak 12,7 % pada bulan November , dengan hasil dibawah perkiraan konsensus untuk peningkatan 4,5 % dari survei Wall Street Journal .
Impor sebesar 8,3 % lebih tinggi dari bulan yang sama tahun lalu , percepatan dari pertumbuhan 5,3 % pada bulan November dan di atas 5 % proyeksi ekonom . Surplus perdagangan yang dihasilkan adalah $ 25,6 Milyar , penyempitan dari bulan sebelumnya $ 33,8 Milyar, dengan perkiraan sebesar $ 32,2 Milyar.
Saham bergerak hanya sedikit lebih tinggi setelah data , dengan indeks Hang Seng naik 0,4 % , dibandingkan dengan kenaikan 0,2 % menjelang laporan.
Indeks Shanghai Composite terhapus kerugian 0,4 % untuk perdagangan datar , sedangkan dolar Australia sering sensitif terhadap data China , tetap stabil sekitar 89 sen AS . "
Rumor bahwa data akan lemah menyebabkan ketakutan pasar kemarin sehingga laporan ini sejalan dengan rumor , dan setelah kemarin dijual ada kemungkinan akan terjadi penjualan tambahan , " tulis Andrew Sullivan dari Kim Eng Securities setelah rilis data .
Ekspor naik 4,3 % dari tahun sebelumnya , menurut data yang dilaporkan , setelah melonjak 12,7 % pada bulan November , dengan hasil dibawah perkiraan konsensus untuk peningkatan 4,5 % dari survei Wall Street Journal .
Impor sebesar 8,3 % lebih tinggi dari bulan yang sama tahun lalu , percepatan dari pertumbuhan 5,3 % pada bulan November dan di atas 5 % proyeksi ekonom . Surplus perdagangan yang dihasilkan adalah $ 25,6 Milyar , penyempitan dari bulan sebelumnya $ 33,8 Milyar, dengan perkiraan sebesar $ 32,2 Milyar.
Saham bergerak hanya sedikit lebih tinggi setelah data , dengan indeks Hang Seng naik 0,4 % , dibandingkan dengan kenaikan 0,2 % menjelang laporan.
Indeks Shanghai Composite terhapus kerugian 0,4 % untuk perdagangan datar , sedangkan dolar Australia sering sensitif terhadap data China , tetap stabil sekitar 89 sen AS . "
Rumor bahwa data akan lemah menyebabkan ketakutan pasar kemarin sehingga laporan ini sejalan dengan rumor , dan setelah kemarin dijual ada kemungkinan akan terjadi penjualan tambahan , " tulis Andrew Sullivan dari Kim Eng Securities setelah rilis data .
Harga Emas Batangan Tidak Berubah Waspadai Tertekannya Rupiah
BESTPROFIT FUTURES (10/01) - Harga emas batangan yang diperdagangakan Antam hari ini tidak mengalami perubahan dari harga jualnya namun untuk harga buybacknya dinaikkan hingga Rp.2000. Antam berhati-hati untuk menaikkan harga emasnya dikarenakan kurs Rupiah terhadap dolar masih terjatuh, sehingga harga jual tidak berubah dari perdagangan hari sebelumnya meskipun harga spot emas rebound.
Untuk perdagangan emas batangan hari Jumat (10/01) harga untuk minted bars ukuran 1 gram dijual Rp.530.000 dengan harga buybacknya menjadi Rp. 475.000/gram. Untuk ukuran minted bars lainnya seperti ukuran 500gr, Antam menjualnya di Rp.490600 per gramnya menjadi Rp.245.300.000.
Harga emas spot yang terpantau bergerak naik tipis , dan harga emas tersebut terpantau menguat setelah dibuka di 1225 USD/oz t di awal perdagangan (00.00 GMT). Emas telah naik sekitar 2.20 USD/oz t atau sekitar 0.17 % dan pada saat berita ini diturunkan nilai bergulir terpantau berada pada kisaran 1227.2 USD/oz t.
Demikian juga dengan harga emas berjangka untuk kontrak bulan Februari di Comex mengalami kenaikan sebesar 0.3 persen dan ditutup pada posisi 1229.40 dollar per troy ons. Meningkatnya harga emas ini dikarenakan permintaan fisik yang diprediksi akan meningkat.
Analis Vibiz Research memperkirakan harga emas batangan awal pekan depan akan kembali stabil dikarenakan pasar menunggu data tenaga kerja AS malam ini. Jika data tersebut positif dolar akan semakin terangkat sehingga menekan harga emas batangan antam.
Emas Spot Bergerak Mix
BESTPROFIT FUTURES (10/01) - Emas yang ditransaksikan di pasar spot dini hari ini (10 Januari) terpantau bergerak naik tipis , dan harga emas tersebut terpantau menguat setelah dibuka di 1225 USD/oz t di awal perdagangan (00.00 GMT). Emast elah naik sekitar 2.20 USD/oz t atau sekitar 0.17 % dan pada saat berita ini diturunkan nilai bergulir terpantau berada pada kisaran 1227.2 USD/oz t.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting mengemukakan bahwa terhadap Euro emas spot terpantau bergerak turun. Emas di pasar spot tersebut dibuka di kisaran 902.05 EUR/oz t di awal perdagangan (00.00 GMT) dan telah turun sekitar -0.59 EUR /oz t atau sekitar -0.06 %. Pada saat berita ini diturunkan nilai bergulir terpantau berada pada kisaran 901.45 EUR /oz t.
Demikian juga menghadapi Sterling emas spot terpantau turun setelah dibuka pada kisaran 744.1 GBP/oz t di awal perdagangan (00.00 GMT). Emas telah melemah sekitar -0.14 GBP /oz t atau sekitar -0.02 % dan pada saat berita ini diturunkan nilai bergulir terpantau berada pada kisaran 743.95 GBP /oz t.
Sementara itu Department of Labor (AS) melaporkan bahwa jumlah penduduk AS yang mengajukan klaim tenaga kerja, mengalami penurunan dibandingkan dengan periode sebelumnya. Indikator Unemployment Claims dilaporkan turun ke angka 330K dari nilai periode sebelumnya yaitu 345K. Perkembangan yang menggembirakan tersebut menunjukkan kinerja yang lebih baik dari estimasi sejumlah ekonom, yang memperkirakan hanya akan turun ke angka 337K.
Wednesday, 8 January 2014
Laporan Harga Grains: Jagung dan Gandum Anjlok Luar Biasa Akibat Naiknya Pasokan
BESTPROFIT FUTURES (09/01) - Harga komoditas jagung berjangka di penutupan perdagangan bursa CBOT dini hari tadi mengalami penurunan yang signifikan (09/01). Tadi malam harga komoditas ini sempat anjlok ke level paling rendah dalam 40 bulan belakangan. Harga gandum ikutan turun ke level paling rendah sejak tahun 2011 di tengah spekulasi bahwa pasokan global mengalami peningkatan yang tajam.
Pasokan jagung pada musim tanam yang berakhir tanggal 1 Oktober diperkirakan akan mengalami kenaikan menjadi 163.08 juta metric ton, tertinggi sejak tahun 2001. Penanaman gandum musim dingin di Amerika Serikat mengalami kenaikan hingga ke level tertinggi dalam enam tahun.
Harga pangan di seluruh dunia mulai melambat kenaikannya seiring dengan rekor panen dari India hingga Amerika Serikat dan Brazil. Pasokan yang tinggi mengakibatkan harga jagung, kedelai dan gandum masuk ke dalam trend bearish. Pada tahun 2013 lalu indeks S&P GSCI Agriculture mengalami penurunan tajam sebesar 22 persen, terbesar sejak 1981.
Harga jagung berjangka kontrak Maret mengalami penurunan sebesar 2.1 persen dan ditutup pada posisi 4.17 dollar per bushel dini hari tadi. Penurunan harian ini merupakan yang terbesar sejak 18 November 2013. Harga komoditas sempat menyentuh 4.14 dollar, paling rendah sejak 12 Agustus 2010.
Harga gandum berjangka kontrak Maret anjlok 2.3 persen dan ditutup pada posisi 5.8875 dollar per bushel. Harga sempat melorot ke level 5.8675 dollar, terendah sejak 19 Desember 2011.
Harga kedelai tampak juga mengalami penurunan mengikuti anjloknya harga jagung dan gandum. Terpantau komoditas ini membukukan penurunan sebesar 0.5 persen dan ditutup di level 12.6925 dollar per bushel.
Harga Emas Ditutup Melemah Setelah Rilis Catatan Rapat Fed
BESTPROFIT FUTURES (09/01) - Pada penutupan perdagangan dini hari tadi harga emas terpantau mengalami penurunan yang cukup signifikan (09/01). Harga emas kembali mengalami penurunan untuk dua hari berturut-turut setelah pada sesi perdagangan Senin lalu sempat menyentuh posisi paling tinggi dalam 3 minggu belakangan. Melemahnya harga emas didorong oleh rilis catatan rapat Fed yang menunjukkan keinginan bank sentral untuk kembali menurunkan program pembelian obligasi bulanannya.
Tadi malam Fed merilis catatan rapatnya yang berlangsung pada tanggal 17 – 18 Desember 2013 yang lalu. Dalam rapat tersebut bank sentral memutuskan untuk mulai mengurangi program pembelian obligasi bulanannya dari 85 miliar dollar menjadi 75 miliar dollar per bulan.
Rilis catatan rapat juga menunjukkan bahwa Fed melihat adanya risiko stabilitas keuangan di masa depan apabila program stimulus tidak dikurangi. Hal ini memicu aksi jual di pasar emas karena investor memandang hal tersebut sebagai sebuah sinyal bahwa tahun ini stimulus akan sama sekali dihapuskan.
Harga emas spot LLG pada akhir perdagangan terpantau ditutup pada posisi 1225.70 dollar per troy ons. Harga komoditas ini membukukan penurunan sebesar 6.10 dollar dibandingkan dengan posisi penutupannya pada perdagangan kemarin.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan harga emas spot LLG pada perdagangan hari ini akan cenderung masih melanjutkan penurunannya. Untuk hari ini harga komoditas ini diperkirakan akan mengalami pergerakan pada kisaran 1215 – 1235 dollar per troy ons.
Tuesday, 7 January 2014
Harga Minyak WTI Ditutup Naik, Hentikan Penurunan 5 Hari Berturut-turut
BESTPROFIT FUTURES (08/01) - Harga minyak mentah jenis WTI berjangka di bursa Nymex dini hari tadi membukukan peningkatan yang lumayan (08/01). Harga komoditas tersebut menghentikan penurunan terpanjang sejak bulan September yang sempat terjadi pada perdagangan sebelumnya menyusul rally di bursa saham. Data ekonomi dari Amerika Serikat dan Jerman membaik.
Selama lima hari berturut-turut sebelumnya harga minyak mentah mengalami pelemahan. Akan tetapi kemarin data pengangguran di Jerman mengalami penurunan untuk pertama kalinya dalam lima bulan belakangan. Data yang berbeda juga menunjukkan bahwa keyakinan bisnis di negara dengan ekonomi terbesar di kawasan euro tersebut membaik.
Naiknya WTI juga terjadi karena cuaca yang amat dinging di Amerika Serikat. Dilaporkan bahwa negara tersebut akan mengalami musim dingin paling dingin dalam 20 tahun belakangan.
Harga minyak mentah jenis WTI berjangka untuk kontrak pengiriman bulan Februari mengalami kenaikan sebesar 24 sen dan ditutup pada posisi 93.67 dollar per barel di Nymex dini hari tadi. Harga minyak Brent mengalami kenaikan sebesar 62 sen atau 0.6 persen dan ditutup pada posisi 107.35 dollar per barel.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan harga minyak mentah berjangka Nymex pada perdagangan hari ini akan cenderung masih berupaya untuk mempertahankan rebound. Untuk hari ini harga minyak mentah diperkirakan akan mengalami pergerakan pada kisaran 92.00 – 97.00 dollar per barel.
Emas Spot Turun Terhadap Major Currencies
BESTPROFIT FUTURES (08/01) - Emas spot dini hari ini ( 08 Januari ) nampak bergerak melemah setelah dibuka di 1237.55 USD/oz t di awal perdagangan (00.00 GMT) dan telah turun sekitar -6.25 USD/oz t atau sekitar -0.50 %. Nilai bergulir tampak berada pada 1231.3 USD/oz t.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting menyampaikan bahwa naiknya sentimen positif terhadap mata uang Dollar AS memberikan dampak tekanan terhadap harga emas spot. Sentimen positif terhadap Dollar AS nampak menguat setelah Bureau of Economic Analysis (AS) melaporkan kepada publik bahwa defisit perdagangan mengalami penyempitan pada periode bulan November .
Perkembangan tersebut ditunjukkan dengan adanya kenaikan pada indikator fundamental Trade Balance yang menguat ke angka -34.3B dari nilai pada periode sebelumnya yaitu -39.3B. Laporan yang menguntungkan tersebut menunjukkan kinerja yang lebih baik dari estimasi sejumlah ekonom, yang memperkirakan akan memburuk ke angka -40.2B.
Menghadapai Sterling pada XAUGBP emas spot telah melemah sekitar -3.35 GBP/oz t atau sekitar -0.44 % dan pada saat berita ini diturunkan nilai bergulir terpantau berada pada kisaran 750.05 GBP /oz t.
Sedangka dalam perdagangannya dengan kurs Euro, emas dibuka pada 907.35 EUR/oz t di awal perdagangan (00.00 GMT) dan telah turun sekitar -3.39 EUR /oz t atau sekitar -0.37 % dan pada saat berita ini diturunkan nilai bergulir terpantau berada pada kisaran 903.95 EUR /oz t.
Monday, 6 January 2014
Bursa Hong Kong Menguat Sambut Janet Yellen
BESTPROFIT FUTURES (07/01) - Pada perdagangan di bursa Hong Kong pagi ini terjadi kenaikan yang lumayan (07/01). Bursa saham menguat terbatas setelah keluarnya keputusan terpilihnya Janet Yellen sebagai Gubernur Fed yang akan menggantikan Ben Bernanke. Keputusan ini tampak melegakan pasar Asia dan membuat bursa di kawasan Asia cenderung menguat.
Indeks spot hang seng tampak mengalami kenaikan yang cukup baik, meskipun tidak terlalu tajam. Indeks spot ini menguat sebesar 49.57 poin atau 0.22 persen dan berada pada posisi 22733.72 poin.
Indeks berjangka hang seng terpantau dibuka pada posisi 22651, turun sebesar 64 poin dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya. Saat ini indeks berjangka hang seng tampak mengalami pergerakan yang menguat dan berada pada posisi 22728 poin.
Saham-saham unggulan tampak mengalami pergerakan yang menguat. Cheung Kong naik 0.9 hkd menjadi 121.2 hkd. HSBC mengalami kenaikan sebesar 0.9 hkd ke level 84.05 hkd. Hang Seng Bank mengalami kenaikan 0.1 hkd ke posisi 123.6 hkd.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan indeks saham di bursa Hong Kong pada perdagangan hari ini akan cenderung bertahan di teritori positif. Untuk hari ini indeks berjangka hang seng ini diperkirakan akan mengalami pergerakan pada kisaran 22600 – 22800 poin.
Emas Spot Bergerak Positif Namun Antam Turunkan Emas Batangannya
BESTPROFIT FUTURES (07/01) - Harga emas batangan yang diperdagangkan Antam hari ini diturunkan lagi ke posisi perdagangan akhir pekan lalu, dimana turun hingga Rp.3000. Perdagangan spot emas hari Senin kemarin sempat mengalami goncangan setelah dirilis memburuknya kinerja manufaktur AS. Namun untuk harga buybacknya Antam hanya menurunkan Rp.1000.
Sehingga untuk perdagangan emas batangan hari Selasa (07/01) harga untuk minted bars ukuran 1 gram dijual Rp.532.000 dengan harga buybacknya menjadi Rp. 474.000/gram. Untuk ukuran minted bars lainnya seperti ukuran 100gr, Antam menjualnya di Rp.493.500, per gramnya menjadi Rp.49.350.000, untuk ukuran ini hari ini diperdagangkan kembali setelah kemarin tidak diperdagangkan karena keterbatasan stok.
Harga emas spot yang terpantau sebelum berita ini disampaikan mengalami peningkatan setelah sempat jatuh ke posisi 1236,60 USD/toz, dimana sekarang spot emas bergerak di 1241,50 USD/toz. Namun untuk emas berjangka Comex untuk kontrak Februari mengalami kenaikan sebesar 0,23 persen dan ditutup pada posisi 1240,90 USD/toz dini hari tadi.
Analis Vibiz Research memperkirakan pergerakan spot emas masih akan kembali bergerakan positif sehingga diperkirakan akan bergerak dalam kisaran 1225 USD/toz- 1240 USD/toz.
Terhadap Major Currencies Emas Di Pasar Spot Bergerak Mix
BESTPROFIT FUTURES (07/01) - Harga emas spot pada dini hari ini ( 07 Januari ) menunjukkan adanya kenaikan dari harga pembukaan yang berada pada 1235.2 USD/oz t di awal perdagangan (00.00 GMT). Emas spot telah naik sekitar 2.25 USD/oz t atau sekitar 0.18 % dan pada saat berita ini diturunkan nilai bergulir terpantau berada pada kisaran 1237.45 USD/oz t.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting mengemukakan bahwa melemahnya sentimen positif terhadap Dollar AS memberikan dorongan naik terhadap XAUUSD terkait dengan perkembangan kurang menggembirakan yang terjadi pada perdagangan saham di bursa AS . Indeks saham unggulan Dow Jones Industrial Average pada hari ini terpantau ditutup melemah sekitar -0.27 % pada 16425.1, dan indeks S&P 500 Index yang juga ditutup melemah sekitar -0.25 % pada 1826.77.
Hal ini terkait dengan laporan dari Institute for Supply Management bahwa indikator ISM Non-Manufacturing PMI mengalami penurunan ke angka 53.0 dari 53.9, menunjukkan adanya pelemahan kinerja pada sektor manufaktur di Amerika Serikat.
Sementara itu emas spot dengan perdagangannya menghadapi Sterling juga nampak naik setelah dibuka di 751.9 GBP/oz t di awal perdagangan (00.00 GMT). Emas telah naik sekitar 1.55 GBP /oz t atau sekitar 0.20 % dan pada saat berita ini diturunkan nilai bergulir terpantau berada pada kisaran 753.45 GBP /oz t.
Namun menghadapi Euro pada XAUEUR secara umum terpantau menunjukkan pergerakan turun. Perdagangan pasangan emas di pasar spot ini setelah dibuka pada kisaran 908.15 EUR/oz t di awal perdagangan (00.00 GMT) telah turun sekitar -0.75 EUR /oz t atau sekitar -0.08 % dan pada saat berita ini diturunkan nilai bergulir terpantau berada pada kisaran 907.4 EUR /oz t.
Sunday, 5 January 2014
Outlook Emas Minggu Ini
BESTPROFIT FUTURES (06/01) - Harga emas memulai 2014 dengan nada yang kuat dan kenaikan bisa berlanjut paling tidak pada sebagian dari minggu ini dengan para trader yang mengikuti indeks komoditi melanjutkan merelokasi asset mereka.
Emas berjangka Februari naik pada hari Jumat, di settled di $1,238.60 per ons pada divisi Comex dari New York Mercantile Exchange, naik 2% pada minggu lalu.
Perak bulan Maret juga naik pada hari Jumat, di settled di $20.128 per ons, naik 0.39% minggu lalu.
Di Survey Emas Kitco News, dari 34 partisipan, 17 melakukan respons. Ini adalah kurang dari normal dengan masih banyaknya yang tidak masuk kerja karena memperpanjang liburan Tahun Baru mereka. Sepuluh melihat harga naik, sementara enam melihat harga turun dan satu netral. Partisipan pasar yang disurvey termasuk bullion dealers, investment bank, trader berjangka, dan analis grafik tehnikal.
Minggu lalu, partisipan survey umumnya bullish. Per 11:30 a.m. EST, Comex Februari, emas telah mengalami kenaikan $21 per ons selama seminggu.
Mereka yang melihat harga naik lebih tinggi berkata emas bergerak bagus setelah testing kerendahan tahun lalu di $1.180 area dan mengalami rebound.
Frank Lesh, broker dan analis berjangka di FuturePath Trading mengatakan pada Kitco News, “pembelian fisik tetap kuat…….dan seharusnya berlanjut untuk mensupport pasar ini secara mendalam, tetapi volume kurang dan kita masih perlu melihat lebih banyak partisipan untuk melanjutkan pergerakan ini. Saya percaya emas akan melanjutkan kenaikanya minggu ini”. (ms/JA/vbn)
Thursday, 2 January 2014
Emas Melonjak ke Tertinggi Tiga Minggu Atas Meningkatnya Permintaan di Asia
BESTPROFIT FUTURES (03/01) - Emas berjangka melonjak ke tertinggi dalam tiga minggu di tengah spekulasi bahwa permintaan untuk emas batangan dan perhiasan akan meningkat di Asia . Platina membukukan kenaikan terbesar dalam lebih dari dua bulan .
Premi untuk pengiriman segera emas di Cina $ 23 per ounce hari ini , dibandingkan dengan rata-rata $ 16,21 pada bulan Desember dan $ 18,72 untuk rata rata pada tahun lalu , data yang dikumpulkan oleh Bloomberg menunjukkan . The Reserve Bank of India pada 31 Desember meloggarkan pembatasan aturan import emas . Dua hari yang lalu , emas anjlok dan menyentuh $ 1,181.40 , terendah sejak akhir Juni .
" Kami melihat permintaan fisik dari Asia terus muncul , dan India melakukan pelonggaran pembatasan import emas yang akan meningkatkan permintaan , " kata Steve Scacalossi , wakil presiden di TD Securities Inc yang berbasis di New York , mengatakan dalam sebuah laporan . " Pasar sedang mencari pembeli di harga murah sekarang . "
Emas berjangka untuk pengiriman Februari naik 1,9 persen untuk menetap di $ 1,225.20 pada 1:35 di New York , kenaikan terbesar untuk kontrak teraktif sejak 10 Desember.
Pada 2013 , emas jatuh 28 persen , terbesar sejak 1981 dan penurunan pertama sejak tahun 2000 . Beberapa investor kehilangan kepercayaan dalam logam sebagai alternatif investasi di tengah relinya ekuitas AS ke rekor tertingginya dan meredamnya inflasi .
Dalam tiga kuartal pertama tahun 2013 , permintaan di China , konsumen terbesar , mencapai 797,8 metrik ton , diikuti oleh India di 715,7 ton , menurut World Gold Council yang berbasis di London .
Di New York Mercantile Exchange , platina berjangka untuk pengiriman April naik 2,2 persen menjadi $ 1,404.60 per ounce , kenaikan terbesar sejak 17 Oktober.
Perak berjangka untuk pengiriman Maret melonjak 3,9 persen menjadi $ 20,128 per ounce di Comex , dan paladium untuk pengiriman Maret naik 1,7 persen menjadi $ 730,25 per ounce di Nymex , peningkatan terbesar sejak 4 Desember .
Pada 2013 , perak anjlok 36 persen , platina turun 11 persen dan paladium naik 2,1 persen .
Premi untuk pengiriman segera emas di Cina $ 23 per ounce hari ini , dibandingkan dengan rata-rata $ 16,21 pada bulan Desember dan $ 18,72 untuk rata rata pada tahun lalu , data yang dikumpulkan oleh Bloomberg menunjukkan . The Reserve Bank of India pada 31 Desember meloggarkan pembatasan aturan import emas . Dua hari yang lalu , emas anjlok dan menyentuh $ 1,181.40 , terendah sejak akhir Juni .
" Kami melihat permintaan fisik dari Asia terus muncul , dan India melakukan pelonggaran pembatasan import emas yang akan meningkatkan permintaan , " kata Steve Scacalossi , wakil presiden di TD Securities Inc yang berbasis di New York , mengatakan dalam sebuah laporan . " Pasar sedang mencari pembeli di harga murah sekarang . "
Emas berjangka untuk pengiriman Februari naik 1,9 persen untuk menetap di $ 1,225.20 pada 1:35 di New York , kenaikan terbesar untuk kontrak teraktif sejak 10 Desember.
Pada 2013 , emas jatuh 28 persen , terbesar sejak 1981 dan penurunan pertama sejak tahun 2000 . Beberapa investor kehilangan kepercayaan dalam logam sebagai alternatif investasi di tengah relinya ekuitas AS ke rekor tertingginya dan meredamnya inflasi .
Dalam tiga kuartal pertama tahun 2013 , permintaan di China , konsumen terbesar , mencapai 797,8 metrik ton , diikuti oleh India di 715,7 ton , menurut World Gold Council yang berbasis di London .
Di New York Mercantile Exchange , platina berjangka untuk pengiriman April naik 2,2 persen menjadi $ 1,404.60 per ounce , kenaikan terbesar sejak 17 Oktober.
Perak berjangka untuk pengiriman Maret melonjak 3,9 persen menjadi $ 20,128 per ounce di Comex , dan paladium untuk pengiriman Maret naik 1,7 persen menjadi $ 730,25 per ounce di Nymex , peningkatan terbesar sejak 4 Desember .
Pada 2013 , perak anjlok 36 persen , platina turun 11 persen dan paladium naik 2,1 persen .
Harga Emas Spot LLG dan Berjangka Ditutup Naik Terbesar dalam 3 Minggu
BESTPROFIT FUTURES (03/01) - Pada akhir perdagangan dini hari tadi harga emas berjangka dan LLG ditutup dengan membukukan penurunan paling besar dalam tiga minggu belakangan (03/01). Harga logam mulia ditutup menguat di tengah spekulasi bahwa permintaan untuk emas batangan dan perhiasan akan meningkat di Asia. Harga platinum membukukan kenaikan terbesar dalam lebih dari dua bulan belakangan.
Permintaan emas dalam bentuk fisik dari Asia masih kuat, terutama karena India telah menurunkan hambatan impor emas dari negara lain. Para pembeli tampak mulai melakukan bargain hunting setelah harga emas mengalami penurunan tajam pada tahun 2013 lalu.
Harga emas berjangka untuk kontrak pengiriman bulan Februari mengalami kenaikan sebesar 1.9 persen dan ditutup pada posisi 1225.20 dollar per troy ons dini hari tadi. Harga emas berjangka Comex tersebut mengalami peningkatan terbesar sejak tanggal 10 Desember lalu.
Harga emas spot juga ditutup dengan membukukan kenaikan signifikan. Tercatat dini hari tadi harga emas spot berakhir pada posisi 1224.35 dollar per troy ons, mengalami peningkatan sebesar 20.35 dollar dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan sebelumnya.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan harga emas spot LLG maupun harga emas berjangka Comex pada perdagangan hari ini akan cenderung sideways. Kenaikan harga emas masih belum menemukan kesinambungan, sehingga ada kemungkinan terjadi aksi ambil untung sementara. Untuk hari ini harga emas diperkirakan akan mengalami pergerakan pada kisaran 1220 – 1230 dollar per troy ons.
Wednesday, 1 January 2014
Memulai 2014 Harga Emas Batangan Tidak Berubah
BESTPROFIT FUTURES (02/01) - Membuka perdagangan emas batangan tahun 2014, Antam tidak mengubah harga jual dan harga buybacknya emasnya dari harga penutupan perdagangan akhir tahun 2013 yang telah diturunkan Antam pasca semakin melemahnya harga spot emas dan juga berjangka. Akhir tahun lalu spot emas jatuh ke posisi yang terendah yang jatuh 0,85% dari perdagangan sebelumnya.
Harga emas semakin terpuruk dikarenakan reboundnya dolar AS dimalam tahun baru setelah menerima sentimen positif dari investor setelah baru Standard & Poor’s (AS) menyampaikan kepada publik bahwa terdapat sinyal positif pada sektor perumahan di negara ini .
Sehingga perdagangan hari ini (02/01/14) harga emas batangan untuk minted bars ukuran 1 gram dijual Rp.524.000 dengan harga buybacknya menjadi Rp. 464.000/gram. Untuk ukuran minted bars lainnya seperti ukuran 500gr, Antam menjualnya di Rp.484.600, per gramnya menjadi Rp.242.300.000. Minted bars ukuran 50gr dijual Rp.486.000, per gramnya menjadi Rp. 24.300.000. Dan untuk ukuran 5gr dijual Rp.495.000, per gramnya menjadi Rp.2.475.000.
Perdagangan emas spot pada malam tahun baru lalu kembali melemah setelah emas dibuka pada 1197.1 USD/oz t di awal perdagangan (00.00 GMT) lalu turun sekitar -10.19 USD/toz atau sekitar -0.85 % dan pada saat berita ini diturunkan emas naik kembali ke posisi 1212,30 USD/toz.
Demikian juga dengan emas berjangka Comex untuk kontrak Februari mengalami kenaikan sebesar 0.43 persen dan ditutup pada posisi 1202.30 dollar per troy ons.
Analis Vibiz Research memperkirakan pergerakan spot emas akan positif mengawali perdagangan 2014 dan diperkirakan akan bergerak dalam kisaran 1201,50 USD/toz- 1235,25 USD/toz.
Bursa Sydney Naik ke 5 Minggu Tertinggi; Volume Masih Tipis
BESTPROFIT FUTURES (02/01) - Bursa saham Australia pada sesi perdagangan di awal tahun 2014 hari ini tampak mengalami kenaikan yang cukup baik (02/01). Bursa saham Australia merupakan satu-satunya bursa di Asia yang sudah dibuka pagi ini. Bursa Jepang masih libur sedangkan bursa saham Korea Selatan akan dibuka lebih lambat dari biasanya. Bursa saham China juga sudah akan kembali buka hari ini.
Indeks ASX 200 di bursa Sydney mengalami kenaikan hingga mencapai level paling tinggi dalam lima minggu belakangan. Akan tetapi perdagangan hari ini volumenya memang masih tipis karena masih banyak investor yang memilih libur hingga Senin minggu depan.
Terpantau indeks ASX 200 mengalami kenaikan sebesar 23.09 poin atau 0.43 persen hari ini dan berada pada posisi 5357.30 poin. Indeks saham ini berada pada level paling tinggi sejak akhir bulan November lalu seiring dengan kenaikan saham-saham di sektor pertambangan.
Harga tembaga tampak masih berada di kisaran tertinggi dalam empat bulan belakangan. Kenaikan harga tembaga tersebut mendorong kenaikan sebesar 2 persen saham Atlas Iron. BC Iron juga mengalami peningkatan sebesar 0.7 persen.
Sementara itu dollar Australia terpantau mengalami pergerakan yang kembali melemah. Mata uang ini masih berada di bawah level 0.87 dollar setelah PMI China melambat di bulan Desember lalu.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan bursa saham Australia pada perdagangan hari ini akan cenderung menguat terbatas. Untuk hari ini indeks benchmark di bursa saham tersebut diperkirakan akan mengalami pergerakan pada kisaran 5320 – 5390 poin.
Sunday, 29 December 2013
Harga Emas Batangan Akhir Tahun Dinaikkan
BESTPROFIT FUTURES (30/12) - Menutup perdagangan emas batangan tahun ini, Antam menaikkan harga emasnya setelah harga emas dunia baik emas spot dan juga emas berjangka mengalami kenaikan setelah melemahnya nilai tukar mata uang dolar AS. Perdagangan pagi ini (30/12) Antam menaikkan harga jual emasnya hingga Rp.3000 sedangkan harga buybacknya dinaikkan hingga Rp.2000.
Sehingga harga emas batangan untuk minted bars ukuran 1 gram dijual Rp.527.000 dengan harga buybacknya menjadi Rp. 467.000/gram. Untuk ukuran minted bars lainnya seperti ukuran 500gr, Antam menjualnya di Rp.487.600, per gramnya menjadi Rp.243.800.000. Minted bars ukuran 50gr dijual Rp.489.000, per gramnya menjadi Rp. 24.450.000. Dan untuk ukuran 5gr dijual Rp.498.000, per gramnya menjadi Rp.2.490.000.
Akhir pekan lalu harga spot emas ditutup pada posisi US$ 1214/toz . Harga emas mengalami kenaikan sejak 20 Desember lalu. Demikian juga harga emas berjangka Comex untuk kontrak Februari mengalami kenaikan sebesar 0.1 persen dan ditutup pada posisi 1214 dollar per troy ons akhir pekan lalu. Harga emas berjangka ini telah mengalami rally selama tiga hari berturut-turut dan merupakan rally paling panjang sejak tanggal 16 Agustus lalu.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan harga emas akhir tahun ini akan menguat namun dalam pergerakan yang terbatas. Hari ini harga spot emas diperkirakan akan mengalami pergerakan pada kisaran 1205 – 1225 dollar per troy ons.
Harga Minyak Koreksi Tipis, Masih Bertahan di Atas 100 Dollar
BESTPROFIT FUTURES (30/12) - Pada perdagangan di Asia Senin pagi harga minyak mentah tampak masih bertahan di atas level 100 dollar per barel untuk dua hari berturut-turut (30/12). Harga komoditas tersebut naik cukup signifikan pada perdagangan akhir pekan kemarin setelah laporan resmi dari Departemen Energi Amerika Serikat menunjukkan bahwa pasokan minyak mentah mengalami penurunan lebih dari ekspektasi dan mencapai level paling rendah sejak bulan September lalu.
Harga minyak mentah mengalami koreksi pagi ini, meskipun tipis saja. Harga minyak pekan lalu berakhir di level tertinggi sejak Oktober. Pasokan minyak mentah di Amerika Serikat mengalami penurunan untuk empat minggu berturut-turut pada periode pekan yang berakhir tanggal 20 Desember lalu. Pasokan dilaporkan berada pada posisi 367.6 juta barel. Pasokan minyak mentah tersebut mengalami penurunan tajam sebesar lebih dari 2.65 juta barel yang merupakan level prediksi Bloomberg.
Harga minyak mentah untuk kontrak Februari jenis WTI hari ini tampak mengalami penurunan sebesar 19 sen. Harga minyak mentah tersebut diperdagangkan pada posisi 100.13 dollar per barel. Harga komoditas ini pada akhir perdagangan minggu lalu mengalami peningkatan sebesar 77 sen atau 0.8 persen dan ditutup pada posisi 100.32 dollar per barel.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan harga minyak mentah jenis WTI pada perdagangan hari ini akan cenderung mengalami pergerakan yang melemah terbatas. Untuk hari ini harga komoditas berjangka tersebut diperkirakan akan mengalami pergerakan pada kisaran 99.80 – 100.60 dollar per barel.
Monday, 23 December 2013
Bursa Australia Menguat Didukung Pencapaian Wall Street; Sektor Tambang Jadi Pahlawan
BESTPROFIT FUTURES (24/12) - Pada perdagangan di bursa saham Australia
pagi hari ini terjadi peningkatan yang cukup baik (24/12). Jelang
liburan Natal para pelaku pasar tampak sumringah karena didukung oleh
pencapaian Wall Street yang positif pada akhir perdagangan dini hari
tadi.
Indeks benchmark di bursa Sydney hari ini
tampak kembali menguat hingga mencapai level tertinggi dalam tiga
minggu untuk dua hari berturut-turut. Akan tetapi volume perdagangan
hari ini memang relatif lebih ringan sebab para investor mulai keluar
pasar dan liburan.
Saham-saham pertambangan masih menjadi
pilihan para investor hari ini. Saham pertambangan seng mengalami
kenaikan setelah harga seng tadi malam melejit hingga mencapai level
kisaran 10 bulan tertinggi.
Hari ini indeks ASX 200 tampak naik
sebesar 0.5 persen. Indeks di bursa Australia tersebut diperdagangkan
pada posisi 5318.80 poin.
Analis Vibiz Research dari Vibiz
Consulting memperkirakan bahwa pergerakan indeks spot S&P ASX 200
pada perdagangan hari ini akan cenderung mengalami peningkatan terbatas.
Untuk hari ini indeks saham tersebut diperkirakan akan mengalami
pergerakan pada kisaran 5300 – 5340 poin.
Bursa Jepang Kembali dari Liburan dengan Semangat; Nikkei Melejit ke 6 Tahun Tertinggi
BESTPROFIT FUTURES (24/12) - Penutupan perdagangan di bursa saham Wall
Street dini hari tadi kembali mengalami peningkatan tajam di mana
indeks Dow kembali mencapai rekor tertingginya (24/12). Kondisi ini
memberikan awalan yang positif bagi pergerakan bursa saham Asia. Hari
ini indeks Nikkei di bursa Jepang melejit hingga mencapai posisi
tertinggi dalam enam tahun belakangan.
Indeks Nikkei menguat hingga ke posisi
paling tinggi sejak November 2007 setelah kemarin tutup untuk merayakan
hari ulang tahun Kaisar. Hari ini indeks spot Nikkei meningkat sebesar
101.35 poin atau 0.64 persen di posisi 15971.77 poin.
Indeks berjangka Nikkei 225 terpantau
mengalami pembukaan pada posisi 16015 poin, turun 40 poin dari penutupan
perdagangan sebelumnya. Saat ini indeks berjangka Nikkei tampak
berusaha untuk kembali menguat dan berada pada posisi 16030.
Melemahnya nilai tukar yen masih
memberikan dorongan positif bagi saham-saham lapis biru. Pagi hari ini
Panazonic, Fast Retailing dan KDDI masing-masing melonjak sebesar 2
persen.
Para pelaku pasar fokus pada pengumuman laporan ekonomi bulanan oleh pemerintah Jepang yang dijadwalkan rilis hari ini.
Analis Vibiz Research dari Vibiz
Consulting memperkirakan bahwa pergerakan indeks berjangka Nikkei pada
perdagangan hari ini akan cenderung mengalami peningkatan terbatas.
Untuk hari ini indeks berjangka tersebut diperkirakan akan mengalami
pergerakan pada kisaran 15900 – 16150
Sunday, 22 December 2013
Spot Emas Diperkirakan Meningkat, Antam Naikkan Harga Jual Emas Batangan
BESTPROFIT FUTURES (23/12) - Mengawali perdagangan emas batangan pekan terakhir tahun 2013 ini (23/12), Antam menaikkan harga emasnya sampai Rp.2000 setelah akhir pekan lalu emas spot rebound teknikal setelah sempat turun pada perdagangan hari sebelumnya.
Sehingga harga emas batangan untuk minted bars ukuran 1 gram dijual Rp.526.000 dengan harga buybacknya menjadi Rp. 466.000/gram. Untuk ukuran minted bars lainnya seperti ukuran 500gr, Antam menjualnya di Rp.486.600, per gramnya menjadi Rp.243.300.000. Minted bars ukuran 50gr dijual Rp.488.000, per gramnya menjadi Rp. 24.400.000. Dan untuk ukuran 5gr dijual Rp.497.000, per gramnya menjadi Rp.2.485.000.
Pergerakan harga emas akhir pekan lalu mengalami kenaikan dari level terendah sejak bulan Juni lalu. Kenaikan yang terjadi saat ini dinilai akibat sentimen teknikal sesaat dan masih berpeluang mengalami penurunan kembali selanjutnya. Harga emas sempat terjun bebas dari level 1224 dollar per troy ons ke level 1188 dollar per troy ons. Harga emas spot saat ini naik 0,1% menjadi 1195 dollar per troy ons dengan level support 1187 dollar per troy ons dan level resistant 1217 dollar per troy ons.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan harga emas hari ini akan naik kembali seiring banyaknya permintaan. Untuk itu harga komoditas tersebut diperkirakan akan mengalami pergerakan pada kisaran 1200 – 1220 dollar per troy ons.
Thursday, 19 December 2013
Bursa Australia Lanjutkan Rally Didukung Saham Keuangan
BESTPROFIT FUTURES (20/12) - Pada sesi perdagangan di bursa saham Australia pagi ini tampak terjadi peningkatan yang signifikan (20/12). Bursa saham Australia menguat ke posisi paling tinggi dalam dua minggu belakangan, melanjutkan kenaikan yang terjadi pada perdagangan kemarin, di mana bursa mengalami rally sebesar 2 persen.
Saham-saham di sektor keuangan mengalami kenaikan dan menjadi motor penguatan di bursa saham pagi hari ini. Saham dari empat bank terbesar di negara tersebut mengalami kenaikan masing-masing sebesar 1 persen.
Saham-saham pertambangan tampak mengalami penurunan tajam setelah harga emas anjlok sebesar 2 persen ke level paling rendah dalam enam bulan pada perdagangan tadi malam menyusul keputusan Fed untuk mengurangi stimulus bulanannya. Newcrest Mining dan Kingsgate Consolidated mengalami penurunan masing-masing sebesar 2 persen.
Saham Telstra mengalami peningkatan sebesar 0.6 persen setelah perusahaan mengumumkan akan menjual mayoritas saham miliknya di CSL kepada HKT senilai 1.8 miliar dollar.
Pada perdagangan hari ini indeks saham di bursa Sydney tampak mengalami peningkatan signifikan. Indeks saham S&P ASX 200 mengalami penin gkatan sebesar 37.57 poin atau 0.72 persen dan berada di level 5239.80 poin.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan indeks saham di bursa Australia pada perdagangan hari ini akan cenderung mengalami pergerakan yang positif. Untuk hari ini indeks ASX 200 tersebut diperkirakan akan mengalami pergerakan pada kisaran 5200 – 5270 poin.
Bursa Jepang Retreat dari 6 Tahun Tertinggi; Investor Fokus ke Pengumuman BOJ
BESTPROFIT FUTURES (20/12) - Di hari perdagangan terakhir minggu ini bursa-bursa saham di kawasan Asia tampak bergerak mixed (20/12). Sentimen positif yang terjadi di Wall Street dan membawa Dow Jones kembali cetak rekor tampak dibayangi oleh sentiment negatif di mana para pelaku pasar khawatir mengenai kemungkinan kembali terjadinya kemelut likuiditasi di China seperti yang terjadi pada bulan Juni lalu.
Hari ini bursa saham Jepang terpantau mengalami penurunan. Nikkei retreat setelah kemarin mengalami kenaikan hingga mencapai posisi paling tinggi dalam enam tahun. Para investor tampak berhati-hati jelang rilis kebijakan moneter BOJ yang dijadwalkan dilakukan hari ini. Meskipun tidak ada perubahan kebijakan yang diharapkan, pasar mengharapkan adanya sinyal mengenai stimulus tambahan.
Hari ini saham Panasonic menjadi fokus para pelaku pasar. Panasonic menjadi fokus setelah ada kabar bahwa perusahaan ini akan menutup dua pabrik semiconductornya di Jepang tahun depan. Langkah ini dilakukan sebagai upaya untuk memotong produksi.
Indeks spot Nikkei pagi ini mengalami penurunan sebesar 67.57 poin atau 0.43 persen dan berada di posisi 15791.65 poin. Indeks berjangka Nikkei mengalami pembukaan pada posisi 15800, naik tipis sebesar 15 poin dari posisi penutupan perdagangan sebelumnya. Saat ini indeks berjangka tampak bergerak cenderung melemah dan berada di posisi 15785.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan indeks berjangka di bursa Jepang pada perdagangan hari ini akan cenderung mengalami pergerakan yang terbatas. Untuk hari ini indeks berjangka tersebut diperkirakan akan mengalami pergerakan pada kisaran 15700 – 15900 poin.
Laporan Perdagangan Komoditas Grains: Jagung dan Kedelai Naik Akibat Cuaca Kering
BESTPROFIT FUTURES (20/12) - Pada penutupan perdagangan di bursa CBOT dini hari tadi harga jagung berjangka mengalami kenaikan tajam, terbesar dalam dua minggu belakangan (20/12). Harga kedelai juga membukukan kenaikan di tengah spekulasi bahwa kondisi cuaca yang panas dan kering di Amerika Selatan akan mengurangi kelembaban tanah sehingga menimbulkan risiko rusaknya tanaman pada bulan Januari mendatang.
Selama 10 hari ke depan diperkirakan kondisi cuaca di kawasan penanaman kedelai dan jagung dari Argentina hingga Brazil akan cenderung kering. Suhu udara di Argentina juga diperkirakan akan mengalami peningkatan hingga ke atas 100 derajat Fahrenheit (38 derajat Celcius) hingga Natal tanggal 25 Desember. Kondisi tersebut berpotensi mengakibatkan stress pada tanaman biji-bijian.
Harga jagung berjangka untuk kontrak pengiriman bulan Maret mengalami peningkatan sebesar 1.3 persen dan ditutup pada posisi 4.305 dollar per bushel dini hari tadi. Kenaikan harian yang dialami oleh harga jagung tersebut merupakan yang paling besar sejak tanggal 3 Desember.
Sementara itu harga kedelai berjangka untuk kontrak bulan Maret mengalami peningkatan sebesar 0.4 persen dan ditutup pada posisi 13.19 dollar per bushel. Kenaikan harga kedelai ini terjadi untuk keempat kalinya dalam lima sesi belakangan.
Harga gandum CBOT untuk kontrak Maret mengalami penurunan sebesar 0.3 persen dan ditutup pada posisi 6.1075 dollar per bushel.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan harga komoditas grains pada perdagangan selanjutnya masih berpotensi berada pada pola menguat. Kondisi cuaca yang kurang mendukung progres pertumbuhan tanaman cenderung mengakibatkan aksi beli di pasar.
Harga Emas Anjlok ke Bawah 1200 Dollar Untuk Pertama Kali Sejak Juni
BESTPROFIT FUTURES (20/12) - Pada akhir perdagangan dini hari tadi harga emas mengalami penurunan tajam dan mencapai level terendah sejak bulan Juni lalu (20/12). Harga emas anjlok ke bawah level 1200 dollar per troy ons di tengah tekanan yang terjadi akibat keputusan Fed mengurangi program pembelian obligasi dan sekuritas bulanannya.
Fed mengambil keputusan untuk bahwa perbaikan ekonomi dan kondisi sektor tenaga kerja telah mencukupi untuk dikuranginya program stimulus moneter bulanan. Fed mengurangi program pembelian sekuritas berbasis hipotek atau mortgage backed securities menjadi 35 miliar dollar per bulan dari 40 miliar dollar per bulam. Program pembelian obligasi jangka panjang bulanan juga diturunkan menjadi 40 miliar dollar per bulan dari 45 miliar dollar per bulan.
Untuk mendukung progress mencapai tingkat pekerjaan yang potensial dan stabilitas harga, FOMC kembali menegaskan bahwa suku bunga rendah akan dipertahankan sampai waktu yang tidak ditentukan. Suku bunga dipertahankan pada kisaran 0 – 0.25 persen setidaknya hingga tingkat pengangguran berada di bawah level 6.5 persen.
Harga emas spot LLG pada akhir perdagangan dini hari tadi melemah tajam dan ditutup di level 1188.55 dollar per troy ons. Harga emas tersebut mengalami penurunan sebesar 29.70 dollar dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan sebelumnya. Harga emas tersebut bahkan sempat mengalami penurunan hingga mencapai level harian terendah di posisi 1187.40 dollar yang sekaligus merupakan posisi harga paling rendah sejak tanggal 28 Juni.
Harga emas berjangka Nymex untuk kontrak bulan Februari juga ikut mengalami penurunan tajam. Harga logam mulia berjangka tersebut mengalami pelemahan sebesar 3 persen dan berada pada posisi 1198 dollar per troy ons.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan harga komoditas emas spot LLG pada perdagangan hari ini akan cenderung mengalami rebound terbatas. Untuk hari ini harga komoditas tersebut diperkirakan akan mengalami pergerakan pada kisaran 1180 – 1220 dollar per troy ons.
Wednesday, 18 December 2013
Bursa Hong Kong Susul Sentimen Positif Wall Street dan Kawasan Asia
BESTPROFIT FUTURES (19/12) - Pada perdagangan di bursa saham Hong Kong pagi hari ini terjadi peningkatan yang signifikan (19/12). Bursa saham menguat menyusul sentiment positif yang berkembang pada perdagangan di bursa saham Wall Street dini hari tadi. Wall Street naik setelah Fed menurunkan program pembelian obligasi bulanan menjadi 75 miliar dollar dari 85 miliar dollar. Fed juga menegaskan komitmennya untuk mempertahankan suku bunga rendah.
Hari ini saham-saham unggulan di bursa Hong Kong tampak mengalami pergerakan yang menguat. Saham Cheung Kong mengalami peningkatan sebesar 1.5 hkd menjadi 122.1 hkd. HSBC mengalami pergerakan menguat sebesar 0.75 hkd ke posisi 82.95 hkd. Henderson Land naik 0.1 hkd ke level 44.10 hkd.
Hari ini indeks spot hang seng terpantau mengalami kenaikan yang signifikan. Indeks spot menguat sebesar 167.27 poin atau 0.72 persen dan berada di level 23311.09 poin.
Indeks berjangka hang seng juga ikutan mengalami peningkatan, meskipun masih terbatas oleh kekhawatiran ketatnya likuiditas China. Hari ini indeks berjangka dibuka pada posisi 23267, mengalami peningkatan 79 poin dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan kemarin.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan indeks berjangka hang seng pada perdagangan hari ini akan cenderung bertahan di teritori positif. Untuk hari ini indeks tersebut diperkirakan akan mengalami pergerakan pada kisaran 23200 – 23350 poin.
Impor Nonmigas Dari Uni Eropa Dilaporkan Naik
BESTPROFIT FUTURES (19/12) - Perkembangan impor nonmigas dari Uni Eropa mengacu kepada laporan Badan Pusat Statistik (BPS) terkini menunjukkan meningkat. Perkembangan ini ditunjukkan dengan adanya kenaikan pada nilai impor nonmigas dari negara tersebut dimana nilai pada bulan Oktober dilaporkan dapat mencapai angka sekitar 1108.2 juta Dollar AS (CIF).
Sementara itu kinerja impor nonmigas pada bulan sebelumnya hanya mencapai nilai 1055.5 juta Dollar AS . Dengan demikian kinerja impor nonmigas pada rentang waktu Januari – Oktober mengalami peningkatan sebesar + 52.7 juta Dollar AS, atau sekitar + 4.99 %.
Laporan terkini dari Badan Pusat Statistik juga menunjukkan bahwa impor nonmigas dari awal tahun ini sampai bulan Oktober secara total mencapai nilai 11366.4 juta Dollar AS. Data ini menunjukkan adanya penurunan sebesar -85.89 juta Dollar AS atau sekitar -0.75 %, dimana pada periode yang sama tahun lalu hanya mencapai nilai 11452.3 juta Dollar AS.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting mengemukakan bahwa pada analisa kurs BI hari ini Euro terpantau bergerak terangkat sekitar 6.76 % terhadap mata uang Rupiah pada perdagangan valas hari ini, sementara itu data terkini kurs BI (jual) Euro dengan rate Bank Indonesia berada pada kisaran Rp. 16820.81/EUR dan kurs BI (beli) sekitar Rp. 16650.35/EUR.
Ekspor Nonmigas Ke Eropa Meningkat
BESTPROFIT FUTURES (19/12) - Perkembangan ekspor nonmigas dengan tujuan Uni Eropa menurut laporan Badan Pusat Statistik (BPS) terkini menunjukkan kenaikan yang ditunjukkan dengan adanya peningkatan pada nilai ekspor ke negara tersebut. Nilai ekspor pada bulan Oktober dilaporkan dapat mencapai nilai 1464 juta Dollar AS .
Sementara itu pada bulan sebelumnya ekspor nonmigas ke negara tersebut hanya mencapai nilai 1378 juta Dollar AS. Dengan demikian kinerja ekspor nonmigas pada periode tersebut mengalami kenaikan sebesar + 86 juta Dollar AS, atau mengalami penambahan sebesar + 6.24 %.
Laporan terkini dari Badan Pusat Statistik juga menunjukkan bahwa ekspor nonmigas dari awal tahun ini sampai bulan Oktober secara total mencapai nilai 13856.1 juta Dollar AS. Data tersebut menunjukkan adanya penurunan sebesar -1095.3 juta Dollar AS atau melemah sekitar -7.32 %, dimana pada periode yang sama tahun lalu hanya mencapai nilai 14951.4 juta Dollar AS.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting mengemukakan bahwa pada analisa kurs BI hari ini Euro terpantau bergerak terangkat sekitar 6.76 % terhadap mata uang Rupiah pada perdagangan valas hari ini, sementara itu data terkini kurs BI (jual) Euro dengan rate Bank Indonesia berada pada kisaran Rp. 16820.81/EUR dan kurs BI (beli) sekitar Rp. 16650.35/EUR.
Harga Minyak Mentah Berakhir Naik Akibat Turunnya Pasokan di AS
BESTPROFIT FUTURES (19/12) - Pada perdagangan di bursa komoditas Nymex dini hari tadi harga minyak mentah terpantau mengalami kenaikan yang cukup signifikan (19/12). Harga minyak mentah jenis WTI menguat setelah Fed mengatakan akan mulai mengurangi stimulus moneternya dan menaikkan penilaiannya terhadap pasar tenaga kerja.
Harga minyak mentah mengalami peningkatan sebesar 0.6 persen. Bank sentral AS pada akhir pertemuannya mengumumkan rencana untuk menurunkan pembelian obligasi bulanannya menjadi 75 miliar dollar dari 85 miliar dollar.
Fed memprediksi bahwa tingkat pengangguran akan mengalami penurunan hingga ke level 6.3 persen pada akhir tahun 2014 mendatang. Pasokan minyak mentah mengalami penurunan sebesar 2.94 juta barel minggu lalu, cukup sejalan dengan prediksi Departemen Energi.
Harga minyak mentah jenis WTI ditutup naik 58 sen dan berakhir pada posisi 97.80 dollar per barel. Harga penutupan tersebut merupakan yang paling tinggi sejak tanggal 10 Desember lalu.
Harga minyak mentah Brent untuk kontrak Februari mengalami peningkatan sebesar 1.19 dollar atau 1.1 persen pada posisi 109.63 dollar per barel.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan harga komoditas minyak mentah WTI pada perdagangan hari ini akan cenderung mengalami peningkatan terbatas. Untuk hari ini harga komoditas tersebut diperkirakan akan mengalami pergerakan pada kisaran 95.00 – 99.00 dollar per barel.
Emas Spot Naik Terhadap Dollar, Turun Hadapi Sterling
BESTPROFIT FUTURES (19/12) - Emas yang ditransaksikan di pasar spot dini hari ini ( 19 Desember ) terpantau bergerak naik terhadap Dollar AS , dan harga emas tersebut terpantau menguat setelah dibuka di 1230.75 USD/tr oz di awal perdagangan (00.00 GMT). Emas spot telah sekitar sekitar 3.34 USD/tr oz atau sekitar 0.27 % dan pada saat berita ini diturunkan nilai bergulir terpantau berada pada kisaran 1234.1 USD/tr oz.
Sedangkan pada XAUEUR yaitu emas spot terhadap kurs Euro, harga emas tersebut terpantau naik setelah dibuka di 893.15 USD/tr oz di awal perdagangan (00.00 GMT). Emas spot telah naik sekitar 2.60 EUR/tr oz atau sekitar 0.29 % dan pada saat berita ini diturunkan nilai bergulir terpantau berada pada kisaran 895.75 EUR/tr oz.
Namun demikian harga emas pada perdagangan di pasar komoditi internasional dini hari ini terpantau bergerak turun menghadapi Poundsterling Inggris, setelah dibuka di kisaran 755.7 GBP/tr oz di awal perdagangan (00.00 GMT). Komoditi tersebut telah turun sekitar -6 GBP/tr oz atau sekitar -0.79 % dan pada saat berita ini diturunkan nilai bergulir terpantau berada pada kisaran 749.7 GBP/tr oz.
Sementara itu dari AS, The Fed mengumumkan bahwa bank sentral ini melakukan tapering, yaitu memulai program pengurangan stimulus moneter di negara ini. Kebijakan ini dilakukan dengan mempertimbangkan bahwa terdapat sinyal membaiknya ekonomi AS secara cukup meyakinkan.
Pimpinan The Fed Ben S. Bernanke yang akan segera mengakhiri jabatannya tersebut, mengumumkan keputusan untuk mengurangi jumlah program kepemilikan obligasi menjadi 75 milyar USD per bulan, dari 85 milyar USD per bulan, dan akan efektif dilakukan pada Januari mendatang.
Tuesday, 17 December 2013
Wall Street Ditutup Anjlok, Pasar Tunggu Hasil Pertemuan The Fed Besok
BESTPROFIT FUTURES (18/12) - Bursa Saham AS ditutup anjlok, pasar sedang menunggu Federal Reserve mengumumkan rencana program pembelian obligasi bulanan mereka besok .
Indeks S & P500 turun 0,3 persen menjadi 1,780.95 pada pukul 4 pm di New York .
Indeks ini telah jatuh 1,3 persen di sepanjang bulan Desember ini. Pedagang telah meningkatkan lindung nilai terhadap risiko saham , mendorong Indeks Volatilitas Chicago Board Options Exchange naik 16 persen sejak akhir November .
Ketua Ben S. Bernanke telah meningkatkan empat kali lipat aset Fed sejak 2008 dengan tiga putaran pembelian obligasi dengan maksud mengurangi pengangguran dengan menurunkan biaya pinjaman jangka panjang . Wakil Ketua Janet Yellen , yang mungkin memenangkan konfirmasi Senat pekan ini untuk menggantikan Bernanke , telah menjadi pendukung kebijakan tersebut .
Bank sentral mengatakan akan mempertahankan suku bunga mendekati nol “setidaknya selama ” pengangguran melebihi 6,5 persen , asalkan prospek inflasi tidak lebih tinggi dari 2,5 persen . Data Pengangguran telah turun ke level terendahnya selama lima tahun.
Data hari ini menunjukkan biaya hidup di AS tidak berubah pada bulan November dibandingkan bulan sebelumnya , menunjukkan kemajuan sedikit dalam inflasi.
Di Washington , Senat AS sepakat untuk memutuskan kebijakan anggaran melalui pemungutan suara besok.
Indeks S & P 500 telah naik 25 persen disepanjang tahun ini , mencapai keuntungan tahunan terbesar sejak 2003 , karena dukungan stimulus dan data ekonomi melebihi harapan . Indeks itu telah naik lebih dari 160 persen dari level terendah 12 tahun pada tahun 2009 .
Akankah Kebijakan Abe Melemahkan Yen Lebih Lanjut di 2014?
BESTPROFIT FUTURES (18/12) - Dean Popplewell, direktur riset dan analis di Market Pulse mengatakan ada ekpektasi yang besar bahwa AS dan Eropa akan memimpin setiap rebound di pasar negara maju. Tahun depan, AS diperkirakan akan mengurangi penarikan fiskal (penaikkan pajak dan ukuran belanja) yang telah dialami oleh ekonomi AS selama beberapa tahun terakhir ini.
Diharapkan, hal ini akan membawa pada suatu konsensus dari pertumbuhan riil kira-kira +3%. Hal ini adalah prospek yang jauh lebih baik dari yang di bukakan di seluruh Atlantik. Data yang keras dan lunak baru-baru ini dari Eropa menunjukkan suatu pemulihan yang bertahap dan lebih diam dari blok matauang dengan 17 anggota ini.
Di Jepang dimana Abenomics berkuasa, pelonggaran moneter tambahan, dan stimulus dari panah Abe yang ketiga (baca: proyek-proyek yang dibiayai swasta), yang seharusnya mampu mengkompensasi pengetatan fiskal (pajak penjualan) Tokyo akan dimulai pada akhir dari kuartal pertama di 2014. Jepang adalah ekonomi yang digerakkan dengan ekspor, suatu negara yang memerlukan yen yang lebih lemah untuk mendorong ekspor lebih lanjut dan menaikkan pertumbuhan ekonomi.
Para pengkritik terhadap kebijakan tiga panah Abe tentunya berhati-hati dengan kenyataan bahwa menaikkan tingkat inflasi menjadi 2% tidak dengan serta merta akan menaikkan aktifitas ekonomi dan konsumsi. Bahkan perubahan di struktur ekonomi Jepang, tidak serta merta berarti bahwa matauang yang lebih rendah akan memiliki efek yang sama terhadap ekspor dan pertumbuhan ekonomi.
Aksi jual yen telah mendominasi perdagangan banyak portfolio forex selama setahun yang lalu. Hal ini tentunya telah menjadi perdagangan yang penuh kesabaran, suatu perdagangan yang diperkirakan akan terus mendominasi dalam tahun yang akan datang.
Dollar AS Menguat Pada Pola Konsolidasi
BESTPROFIT FUTURES (18/12) - Dollar AS pada dini hari ini ( 18 Desember ) bergerak menguat terhadap mata uang utama lainnya, Dollar Kanada. Harga pembukaan berada pada 1.0590 di awal perdagangan (00.00 GMT), dan mata uang tersebut telah naik sekitar 17 pips atau sekitar 0.15 % dan nilai bergulir terpantau berada di 1.0607.
Sentimen positif terhadap mata uang Dollar AS nampak menguat setelah National Association of Home Builders menyampaikan bahwa kinerja sektor perumahan di Amerika Serikat mengalami peningkatan dan memberikan sinyal yang cukup positif bagi mata uang tersebut.
Perkembangan tersebut ditunjukkan dengan adanya peningkatan pada indikator ekonomi NAHB Housing Market Index yang bertambah ke angka 58 dari nilai pada periode sebelumnya yaitu 54. Adanya informasi yang menggembirakan tersebut menunjukkan performa yang lebih baik dari estimasi sejumlah ekonom, yang memperkirakan hanya akan naik ke angka 55. Dollar AS terpantau bergerak positif merespon perkembangan tersebut.
Subscribe to:
Posts (Atom)